Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dipaksa Menikah

Dipaksa Menikah

Demian Dewantara merasa sial setelah terpaksa menikahi Hana Anindya Prayoga. Ia mengira Hana sengaja menerimanya karena ketampanannya, meski Hana sebenarnya juga membenci perjodohan ini. Hana merasa terjebak dalam pernikahan tanpa cinta akibat manipulasi sang ayah, Guntoro Prayoga. Awalnya mereka saling muak dalam hubungan yang didasari kepentingan bisnis, namun sebuah peristiwa tak terduga mulai meluluhkan kebencian dan mengubah segalanya menjadi rasa cinta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang gadis cantik bermata rubah dengan pupil hitam legam, bening seperti mata bayi, menatap nanar pada seorang pria yang kini tengah berdiri di hadapannya sedang memegang ponsel. Di layar ponsel tersebut terdapat sebuah video bedurasi dua menit. Di sana, dia tampak sedang digandeng oleh seseorang.

Hana Anindya Prayoga namanya. Dia anak dari Guntoro Prayoga—pemilik sebuah perusahaan bergerak di berbagai bidang. Dia adalah putri satu-satunya di keluarga kaya raya tersebut.

Malam itu, acara pertunangannya digelar dengan seorang pria yang berasal dari keluarga sederhana, namanya Raka Herlambang.

Akan tetapi, pria itu membatalkan pertunangan tersebut disebabkan oleh video tersebut. Apalagi mengingat calon mertuanya juga tidak pernah suka melihat dirinya berhubungan dengan Hana Anindya Prayoga.

"Apakah hanya karena itu kamu menyerah?" tanya Hana Anindya Prayoga sambil terisak-isak.

"Apa? Ini kamu bilang hanya? Belum menikah saja, kamu sudah menyepelekan sesuatu," ujar Raka Herlambang mencelos.

"Tapi ... tapi aku dalam keadaan mabuk. Jika sadar aku nggak mungkin digandeng oleh pria lain," ucap Hana Anindya Prayoga, membela diri.

Raka Herlambang menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tetap tak mau menerima jika calon istrinya disentuh oleh orang lain.

"Kalau kamu memang tidak mau, ya, sudah. Silakan pergi," ucap Guntoro Prayoga dengan suara datar, tetapi menatap sinis pada pria berkaca mata itu.

"Baik. Ini, kan, yang memang Anda inginkan? Sekarang terkabul!" ucap Raka Herlambang membalas dengan sengit.

"Tidak, jangan pergi Raka. Aku mencintai kamu." Hana Nindya Prayoga memohon pada pria yang dicintainya.

Namun, keputusan pria itu sudah bulat. Dia sengaja menarik dasi kupu-kupu yang dihadiahkan oleh Hana Anindya Prayoga lalu melemparnya ke bawah panggung.

Gadis itu terpana melihat kejadian itu. Air matanya terus meleleh tak tertahankan. Semenjak duduk di bangku sekolah menengah mereka menjalin hubungan, akhirnya kandas juga.

***

Setelah kejadian malam yang menghancurkan hati Hana Anindya Prayoga, ayahnya pun menjodohkan dia dengan anak pemilik perusahaan yang bergerak di bidang mode dan pemilik salah satu channel televisi swasta.

Perjodohan yang mungkin sama-sama tidak bisa mereka hindari.

Karena Hana Anindya Prayoga adalah anak tunggal dan dipaksa oleh sang ayah untuk mengembangkan bisnis. Sebagai anak tunggal satu-satunya pewaris perusahaan kedua orang tuanya.

Sementara, Demian Dewantara calon suaminya, adalah anak dari pemilik perusahaan nomor tiga terbesar di Asia.

Bertahun-tahun kedua orang tua mereka menjalin kerja sama yang terlihat sangat klop. Sehingga Hana Anindya Prayoga dan Demian Dewantara menjadi target hibahan harta kekayaan yang melimpah ruah.

Dari itu, mereka melakukan perjanjian dan menjodohkan anak-anak mereka yang kebetulan sesama anak tunggal.

Mungkin mereka berdua takut, kalau suatu hari nanti, harta keyaannya jatuh ke tangan orang lain.

***

Pertanyaan dari pemimpin nikahan, justru membuat gendang telinga Hana Anindya Prayoga terasa pekak, dan hatinya terasa hancur berkeping-keping.

Bayangan wajah pria berkaca mata menari-nari di pelupuk mata, sehingga Hana Anindya Prayoga tak sadar sudah beberapa kali ditanyakan apakah dia bersedia menikah atau tidak. Begitu juga dengan Demian Dewantara yang sudah diketahui sejak lama oleh Hana Anindya Prayoga, juga sangat intim dengan kekasihnya yang bernama Jesica.

***

Hari pertama setelah pernikahan berlangsung.

Hana Anindya Prayoga dan Demian Dewantara hanya sama-sama terdiam di sudut kamar.

Sesekali terdengar hempasan napas karas dari mulut pria berparas tampan, tetapi arogan itu.

Dia terkesan sangat membenci sang istri, tatapan sinisnya mulai terlihat sejak hari pertama bertukar cincin.

Senentara Hana Anindya Prayoga santai saja, selama pria itu tak menyentuhnya, dia akan merasa baik-baik saja.

Namun dari hari ke hari pria berparas tampan memiliki tatapan teduh itu, membuat suasana rumah seperti di neraka.

Demian Dewantara tidak pernah mau menyentuh apa yang disentuh oleh Kim Nuri. Seperti sebelumnya, Hana Anindya Prayoga memegang gelas di atas meja, tapi sang suami langsung buru-buru menjatuhkan gelas itu.

Braakk!

Suara keras dari hempasan kursi meja makan seiring dengan jatuhnya gelas ke lantai.

Hana Anindya Prayoga yang tidak pernah menerima perlakuan itu di tengah-tengah keluarga besarnya, kini dia merasakan setelah hidup dengan pria yang tak pernah dia sukai sama sekali.

Sakit hatinta, sampai kelopak mata cantik itu menjadi terasa panas.

Ingin dia memaki dan membalas perlakuan Demian Dewantara terhadapnya, tetapi dia masih berpikir, akan malu jika terdengar oleh tetangga.

"Dasar wanita sialan! Kenapa juga dia menyetujui perjodohan ini? Apa dia memang suka padaku?" bisik Demian Dewantara dalam hati. "Secara aku, kan, lebih tampan dari pria yang tak jadi menikahi wanita itu," lanjutnya.

Demian Dewantara terus menggerutu dalam kamar mandi. Tak habis pikir dengan sikap istri bohongannya—Hana Anindya Prayoga selalu santai saat dia memperlakukan seperti babu.

"Apakah dia bodoh? Atau kah dia manusia yang terlalu polos? Aghh! Menyebalkan sekali."

Sejak menikah mereka sudah memutuskan untuk tidak sekamar, walaupun berada di bawah satu atap.

Rumah pemberian orang tua Demian Dewantara cukup besar kalau hanya dihuni oleh mereka berdua. Dan lingkungan begitu asri dan di samping kiri kanan juga dihuni oleh pasangan pengantin yang baru-baru menikah.

Sungguh takdir sedang bermain-main. Berkali-kali Hana Anindya Prayoga mencoba untuk tidak ambil pusing, tetapi Demian Dewantara malah semakin menjadi-jadi menyiksanya dengan mulut kasar.

"Apakah aku harus lapor ke ayah? Ah, tidak-tidak. Itu hanya akan membuat hubungan ayah dengan ayah pria angkuh itu akan bermasalah," ujarnya bermonolog.

Kriing!

Nada dering ponsel memaksanya keluar dari lamunan panjang.

"Selamat malam, Sayang. Apa kabar kamu?" terdengar suara Raka Herlambang yang begitu sangat khas di telinganya.

Hana Anindya Prayoga tercengang, kenapa pria itu tiba-tiba menghubunginya lagi?

Namun, ada rasa tidak enak hati ketika menjawab telpon dari mantan tunangannya itu.

"Aku, kan, sudah punya suami," batinnya menyela.

"Halo! Masih di sana, kan, Hana?"

Untuk yang kedua kalinya, Raka Herlambang kembali membuka obrolan.

"Aku ngantuk, Ka. Udah malam, ngobrolnya besok aja, ya?" tawar Hana Anindya Prayoga berbohong, padahal matanya masih ingin terbangun. Kegelisahan hati terhadap sikap sang suami, membuat matanya enggan terpejam.

Hana Anindya Prayoga takut jika kegilaan pria itu menjadi kumat, dia bisa-bisa menggorok lehernya. Itu lah yang ada di pikiran istri cantik yang masih perawan itu, hingga dia bergidik membayangkan hal yang mengada-ngada begitu.

Pukul tiga dini hari, matanya mulai terasa berat. Hana Anindya Prayoga mengunci pintu kamar, dan dia ingin tidur sampai siang. Karena kebetulan esoknya adalah hari Minggu.

***

Mentari masih terlihat malu-malu menampakkan wajahnya. Hana Anindya Prayoga masih terpaku di sudut kamar itu, memandang lekat dedaunan yang terkena bias embun yang ditinggalkan sang malam.

Hari Minggu biasanya ayah dan ibunya datang berkunjung, tetapi minggu ini mereka tidak akan datang. Karena masih berada di luar kota.

Berharap sekali dia mendapatkan pelukan hangat dari ibunya. Akan tetapi, untuk saat itu, dia akan melewati minggu tanpa mereka kedua orang tuanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bahagiaku Bukan Denganmu
7.9
Akibat pertengkaran hebat, Imron menceraikan Humaira demi menikahi Laras yang dianggapnya lebih menawan. Namun, penyesalan datang saat Laras terbukti gagal mengurus rumah tangga. Di balik itu, Laras menyimpan rahasia kelam yang mengancam masa depan mereka. Saat Imron bertemu kembali dengan Humaira yang kini tampil lebih memikat, niat untuk rujuk pun muncul. Akankah Imron bertahan dalam kepalsuan Laras atau berhasil mengejar kembali cinta masa lalunya?
Sampul Novel Delayed Love
9.1
Lima tahun berlalu sejak Reina Valeria berjuang mengubur luka hati dan melupakan sosok pria dari masa lalunya. Namun, takdir berkata lain saat ia justru dipertemukan kembali dengan Rian Nataharja, yang kini menjabat sebagai manajernya di kantor. Pertemuan ini membangkitkan memori lama saat mereka masih sekolah. Apa rahasia di balik hubungan si siswa teladan dan siswi bodoh ini? Reina pun harus menghadapi kembali perasaan yang sempat tertunda.
Sampul Novel GADIS PENCURI VS TUAN MUDA
9.3
Seorang pencuri wanita lihai menjadi buronan elit dengan imbalan jutaan Dollar bagi siapa pun yang melenyapkannya. Di tengah kepungan maut, Martin Jakovsky, tuan muda kaya raya yang menderita alergi aneh terhadap sentuhan wanita, justru mengerahkan segala kekuatannya demi melindungi sang gadis dari kejaran penguasa. Mengapa Martin rela mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya meski ia sendiri tak bisa bersentuhan dengan lawan jenis? Simak kisahnya.
Sampul Novel JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON
7.9
Gideon Mosha adalah mahasiswa cerdas yang hidup dalam pengawasan ketat orang tuanya akibat trauma masa lalu yang hampir merenggut nyawanya. Sang ibu memutuskan menyewa pengasuh pribadi, namun sifat jahil Gideon membuat tak ada yang bertahan lama. Septin Adena, mahasiswi yang butuh biaya, terjebak dalam pekerjaan ini karena mengira akan mengasuh balita. Meski menghadapi tuan muda yang arogan, Septin terpaksa bertahan demi ekonomi. Akankah cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel LUKA DI ANTARA KITA
8.1
Kehidupan rumah tangga seorang istri yang penuh kesetiaan seketika hancur saat ia memergoki suaminya menjalin hubungan gelap dengan sahabat karibnya sendiri. Pengkhianatan ganda ini membawa luka yang sangat mendalam. Kini, di tengah reruntuhan kepercayaan yang telah musnah, ia dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan ikatan pernikahan yang tersisa atau memilih pergi demi kedamaian dirinya sendiri selamanya.
Sampul Novel Menantu jadi pembantu
8.8
Pertemuan Sabira Prameswari dan Daffa Prasetya di media sosial berujung pada pernikahan yang jauh dari kata indah. Sabira terjebak dalam realitas pahit akibat sifat egois sang suami serta dominasi ibu mertua yang terus mencampuri urusan domestik mereka. Di tengah tekanan batin dan konflik rumah tangga yang kian meruncing, Sabira harus menentukan pilihan sulit. Akankah ia tetap bertahan demi komitmen, atau memilih perceraian sebagai jalan keluar?