Sampul Novel JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON

JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON

7.9 / 10.0
Dalam JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON, Septin Adena terpaksa menjadi pengasuh pribadi Gideon yang jahil demi ekonomi. Romance novel ini mengisahkan perjuangan Septin menghadapi tuan muda arogan di tengah kungkungan orang tua. Baca kisah seru mereka hanya di webnovel modern novel ini.
Ringkasan JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON
Gideon Mosha adalah mahasiswa cerdas yang hidup dalam pengawasan ketat orang tuanya akibat trauma masa lalu yang hampir merenggut nyawanya. Sang ibu memutuskan menyewa pengasuh pribadi, namun sifat jahil Gideon membuat tak ada yang bertahan lama. Septin Adena, mahasiswi yang butuh biaya, terjebak dalam pekerjaan ini karena mengira akan mengasuh balita. Meski menghadapi tuan muda yang arogan, Septin terpaksa bertahan demi ekonomi. Akankah cinta tumbuh di antara mereka?
Baca Selengkapnya

JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON Bab 1

Septin Adena, gadis cantik dan pemberani yang berusia dua puluh dua tahun yang sekarang terdaftar sebagai salah satu mahasiswi semester akhir di sebuah kampus ternama di Jakarta, saat ini sedang berdiri tegak di ruang tamu sebuah rumah yang elegan. Ruangan besar itu dipenuhi dengan lukisan-lukisan mahal dan perabotan yang mewah menakjubkan. Septin datang untuk melamar pekerjaan sebagai pengasuh Tuan Muda Gideon Mosha, anak tunggal dari keluarga yang dikenal sebagai keluarga elit ini."Aku harus memberikan yang terbaik dalam wawancara ini." ucap Septin dalam hatinya.Pintu pun terbuka, dan Nyonya Kemala, ibu dari Tuan Muda Gideon, masuk dengan langkah anggun. Dia adalah seorang wanita yang berpenampilan eksklusif dengan gaun mewah dan berlian layaknya wanita sosialita kelas atas.Nyonya Kemala yang ramah segera menyapa gadis itu."Selamat datang, Septin. Saya sangat senang kamu datang untuk wawancara pekerjaan. Harap duduk." "Terima kasih, Nyonya Kemala." sahut Septin.Mereka berdua lalu duduk di kursi berlapis kulit yang nyaman. Nyonya Kemala menyandarkan dirinya ke kursi dengan menajamkan pandangannya ke arah Septin."Saya to the point saja ya, Septin. Saya sedang mencari pengasuh yang sangat berkualitas untuk Gideon, anak saya. Ini adalah pekerjaan yang sangat penting." tutur Nyonya Kemala.

"Saya sangat mengerti, Nyonya Kemala. Saya memiliki banyak pengalaman yang cukup dalam merawat anak-anak." serunya. "Ceritakan tentang pengalamanmu dalam merawat anak-anak, Septin." Lanjut sang Nyonya.Septin pun menjelaskan riwayat pekerjaannya kepada Nyonya Kemala,"Saya telah bekerja sebagai pengasuh selama lima tahun. Saya merawat anak-anak dari berbagai usia, dari bayi hingga remaja. Saya selalu berusaha menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih, serta memastikan semua keperluan mereka terpenuhi," tutur Septin menjelaskan semuanya."Sangat baik. Bagaimana Anda mengatasi situasi sulit, seperti ketika seorang anak rewel atau sulit diajak bekerja sama?" tanya sang nyonya. Nyonya Kemala tahu persis tabiat putranya, Gideon yang sangat keras kepala dan semaunya."Saya percaya pada komunikasi yang baik. Saya selalu mendengarkan anak-anak dan mencoba memahami perasaan mereka. Ketika anak sulit diajak bekerja sama, saya mencoba menggunakan pendekatan yang berbeda, seperti permainan atau cerita, untuk membuat mereka lebih kooperatif." sahutnya mantap."Bagaimana pandangan Anda tentang disiplin anak?" Nyonya Kemala lagi-lagi menanyakan hal yang spesifik kepada Septin.Sang nyonya besar sepertinya mulai menyukai septin yang terlihat sangat cerdas dalam menjawab setiap pertanyaan yang dirinya ajukan kepada gadis itu."Saya percaya bahwa disiplin harus bersifat positif dan konstruktif. Saya akan selalu menjelaskan konsekuensi dari perilaku yang tidak diinginkan, akan tetapi juga memberikan pujian dan penghargaan ketika anak melakukan hal yang baik." "Baik. Gideon adalah anak yang cerdas, dan kami ingin dia tumbuh menjadi pribadi yang baik. Bagaimana Anda akan membantu dalam mendukung pendidikannya?" tanya sang nyonya lagi.

"Saya akan membantu Gideon dalam belajar dengan memberikan bimbingan saat dia melakukan pekerjaan rumahnya dari sekolah. Saya juga akan membaca buku bersamanya dan mengajaknya berpartisipasi dalam kegiatan yang mendukung perkembangan intelektualnya." Septin semakin lugas menjawab."Baiklah, terakhir ... Kenapa Anda ingin bekerja untuk keluarga kami?""Saya ingin memberikan kontribusi positif dalam perkembangan Tuan Muda Gideon dan membantu keluarga Anda dengan kebutuhan pengasuhannya. Saya juga terkesan dengan nilai-nilai keluarga Anda yang kuat.""Terima kasih, Septin. Saya akan mempertimbangkan semua yang telah Anda katakan. Kami akan memberi tahu Anda keputusan kami secepatnya."Setelah beberapa saat berbicara, Septin meninggalkan ruangan tersebut dengan harapan yang besar. Dia tahu bahwa posisi pengasuh Tuan Muda Gideon adalah peluang yang sangat berharga, dan dia berharap bisa menjadi bagian dari keluarga yang tersebut sebagai seorang pekerja.Di sebuah sudut gelap kamarnya yang remang-remang, seorang pemuda  duduk dengan mata terpaku pada layar CCTV yang memperlihatkan seorang gadis bernama Septin. Di layar itu, Septin duduk di ruang tamu, dengan ibunya, Nyonya Kemala, yang duduk di depannya. Mereka sedang dalam proses wawancara untuk posisi pengasuh untuknya.Wajah pemuda itu dipenuhi dengan ketegangan, hatinya berdebar kencang. Setiap kata yang terucap dalam wawancara itu seperti kilat yang meluncur begitu cepat. Dia melihat Septin dengan teliti, mencoba membaca ekspresi dan gerakan tubuhnya. Gadis itu duduk dengan sikap yang sopan dan ramah, menjawab pertanyaan dengan percaya diri.Pemuda itu merasa cemburu melihat Septin begitu dekat dengan ibunya, Nyonya Kemala. Tidak seperti Gideon yang merasa memiliki sekat diantara dirinya dan sang ibu.Gideon sangat yakin jika gadis itu pasti akan diterima bekerja sebagai pengasuhnya."Sial! Ini tidak bisa dibiarkan! Bagaimana seorang gadis yang hampir sebaya denganku. Malah menjadi pengasuh ku? Enak saja!" kesal Gideon dalam hatinya.Pemuda itu semakin kesal ketika Septin menjawab pertanyaan tentang pengalaman sebelumnya sebagai pengasuh, pemuda itu bisa melihat kerja keras dan dedikasi dalam matanya. Gadis itu terlihat sangat kompeten. Namun, sesaat sebelum wawancara berakhir, pemuda itu menyadari bahwa dia harus bertindak secepatnya untuk menggagalkan misi ibunya kali ini. Septin keluarga dari rumah megah itu dengan melajukan sepeda motor listrik miliknya menuju ke sebuah pasar tradisional di daerah Jakarta Selatan.Angin panas kota Jakarta mulai menerpa area wajahnya yang putih bersih. Di atas motor yang sedang dirinya kendarai Septin terlihat sedang bersenandung ria mengikuti irama lagu yang berasal dari headset yang tersambung dengan ponselnya.Tak berapa lama setelah itu, sang gadis akhirnya sampai di pasar. Dia pun segera memarkirkan motor listriknya. Lalu melangkah menuju warung sembako milik orang tuanya."Bunda, Ayah! Aku kembali!" sapanya kepada kedua orang tuanya. Sambil meneguk segelas air putih untuk melepaskan dahaganya."Septin, kamu dari mana saja? Kok baru pulang sekarang?" tanya Bunda Wita kepada anak satu-satunya."Maaf, Bunda. Tadi aku mampir untuk wawancara menjadi pengasuh seorang anak balita," seru Septin."Lho ... apakah itu tidak menganggu perkuliahan mu nantinya, Septin? Ayah tidak mau waktu belajar mu menjadi terganggu." Ayah Yoga ikut mengingatkan anak gadisnya. "Nggak kok, Ayah. Pekerjaanku ini ini juga part time," sahut Septin sambil mulai membantu Bunda Wita merapikan warung mereka.Dulu Septin dan keluarganya pernah hidup bergelimang harta. Namun Ayah Yoga mengalami kebangkrutan karena ditipu oleh rekan bisnisnya. Sejak saat itulah mereka mulai hidup pas-pasan. Namun keluarga itu tetap bersyukur dan tak mengeluh sedikitpun.Kembali di kediaman Mosha,Tuan Muda Gideon terlihat sedang mengamuk kepada semua pekerja di rumahnya. Semua barang-barang di dapur berjatuhan akibat dilempar oleh Gideon di bawah lantai. Sang tuan muda mengamuk karena perkara telur mata sapi yang dibuat olehnya tidak sempurna. Para ART tersebut malah menjadi sasarannya."Sialan kalian semua! Nggak guna sama sekali! Aku akan telepon Mommy! Biar kalian dipecat semuanya!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi JERAT PESONA TUAN MUDA GIDEON

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Hasrat dalam Gelapnya Bioskop
8.1
Niat menggoda sang suami di kegelapan bioskop privat berujung pada kekeliruan fatal. Seorang wanita sengaja membiarkan sepasang tangan besar meraba pinggang dan bokongnya. Namun, saat menoleh, ia terkejut menyadari bahwa sosok tersebut adalah pria asing, bukan suaminya. Pria tak dikenal itu ternyata jauh lebih perkasa dan dominan daripada suaminya sendiri. Sentuhan tak terduga itu pun pada akhirnya berhasil menaklukkan sang wanita sepenuhnya dalam jerat gairah malam itu.
Sampul Novel Hello Again, Husband!
9.5
Natta hancur saat memergoki pengkhianatan Hasbi. Keajaiban jam misterius membawanya kembali ke masa SMA, memberinya peluang untuk membalas dendam. Namun, saat menggali masa lalu suaminya, ia justru menemukan trauma mendalam yang selama ini tersembunyi. Pesona Hasbi muda membuatnya bimbang antara amarah atau jatuh cinta lagi. Natta harus memilih: menuntaskan dendamnya atau merajut kembali kebahagiaan di tengah misteri kesalahpahaman yang mulai terungkap.
Sampul Novel Malam Untuk Danira
9.8
Danira hanyalah gadis desa yang merantau demi mengadu nasib di kota. Sialnya, keadaan menyeretnya ke dalam pekerjaan kelam yang tak pernah ia inginkan. Danira terjebak tanpa jalan keluar, seolah tenggelam dalam jurang yang begitu dalam. Namun, sebuah malam tak terduga datang dan menjungkirbalikkan garis hidupnya secara drastis. Takdir baru ini membawa perubahan besar yang tak terbayangkan bagi siapa pun, memberikan pelajaran hidup yang sangat berharga.
Sampul Novel Pernikahan Ketiga
8.8
Kayra Angelina Atmaja, putri pengusaha kejam, hidup dalam penderitaan meski bergelimang harta. Ia menyandang status janda muda yang depresi akibat cemoohan orang setelah pernikahan pertamanya berakhir duka dan yang kedua hancur usai ijab kabul. Di tengah kemalangan ini, Tuan Bima berusaha mengungkap dalang yang membocorkan rahasia masa lalunya di rumah sakit jiwa. Akankah pernikahan ketiga menjadi akhir dari kutukan cinta dan pencarian jodoh sejatinya?
Sampul Novel Putra Rahasianya, Aib Publiknya
9.1
Alina Wijaya mengira hidupnya sempurna sebagai dokter dengan keluarga kaya dan tunangan sukses bernama Ivan. Namun, segalanya hancur saat ia memergoki Ivan bersama Kiara Anindita dan putra rahasia mereka, Leo. Ternyata, keluarga Wijaya dan Ivan hanya memanfaatkannya demi koneksi bisnis. Alina hanyalah pengganti sementara dalam sandiwara kejam ini. Kini, setelah dikhianati oleh orang-orang terdekatnya, Alina tidak akan lagi tinggal diam sebagai korban.
Sampul Novel SIX PRINCE || ALEXA RAWNIE
9.1
Nasib membawa seorang pelayan ke dalam pusaran takdir yang tak terduga. Hidupnya menjadi rumit saat ia dicintai oleh enam pria sekaligus, ditambah kehadiran sosok lain yang juga mengejarnya. Di tengah tumpukan rahasia dan konflik yang terus menguji, ia harus menghadapi dilema untuk memilih salah satu atau semuanya. Cinta bagaikan rantai terkunci yang sulit dilepaskan, memaksa sang gadis mencari kunci untuk mengakhiri segala kerumitan di hidupnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan