Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dicambuk atau Diceraikan?

Dicambuk atau Diceraikan?

Menjalani hukuman cambuk di Diusz menjadi momen paling memalukan bagi sang protagonis wanita. Di hadapan beberapa pria kekar yang menyingkap roknya secara paksa, ia harus pasrah menerima cambukan. Namun, tindakan kejam ini justru memicu reaksi tak terduga dari suaminya sendiri yang mendadak bergairah melihat penyiksaan tersebut. Kejadian intim malam itu akhirnya mengembalikan kebahagiaan rumah tangga mereka yang telah lama hilang dalam novel romantis modern yang penuh ketegangan ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Seberapa memalukan hukuman cambuk di Diusz? Di bawah tatapan beberapa pria kekar, rokku disingkap ke atas dengan kasar dan aku langsung dicambuk. Akan tetapi, suamiku malah bersemangat, sampai-sampai tubuh bagian bawah miliknya bereaksi. Malam itu, akhirnya aku bisa merasakan kembali kebahagiaanku yang telah lama hilang ….

Seberapa memalukan hukuman cambuk di Diusz? Di bawah tatapan beberapa pria kekar, rokku disingkap ke atas dengan kasar dan aku langsung dicambuk. Akan tetapi, suamiku malah bersemangat, sampai-sampai tubuh bagian bawah miliknya bereaksi. Malam itu, akhirnya aku bisa merasakan kembali kebahagiaanku yang telah lama hilang ….

Namaku Vanessa Irlendy, aku berusia 28 tahun, seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki seorang anak.

Tahun lalu setelah melahirkan, mungkin karena pengaruh hormon, kebutuhan biologisku menjadi makin kuat. Akan tetapi, suamiku, Ryan Cottorn, tidak mau menyentuhku lagi. Kami pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, tetapi tidak ada yang salah pada suamiku.

Setelah melahirkan, aku selalu menjaga tubuhku dengan baik. Bentuk tubuhku masih sangat montok, bahkan ukuran dadaku juga menjadi lebih besar dari pada saat sebelum melahirkan …. Dokter menduga masalahnya terletak pada dua hal.

Pertama, melahirkan secara alami pasti akan memengaruhi pengalaman seksual yang dirasakan Ryan.

Kedua, kehadiran Ryan selama proses persalinan, mungkin membuatnya mengalami tekanan dan menderita trauma secara psikologis.

Untuk mendapatkan kembali sensasi kebahagiaan saat melakukan hubungan seksual, kami memutuskan untuk pergi berbulan madu lagi. Perjalanan wisata ke Diusz selama sebulan pun dimulai.

Ketika kami tiba di tempat tujuan dan baru saja turun dari pesawat, suamiku tiba-tiba mengedipkan mata padaku dan menyerahkan sebuah kotak kecil padaku.

"Pergi ke kamar kecil dan kenakan ini!"

Aku penasaran dan bertanya, "Apa ini?"

Dia buru-buru menghentikanku saat aku ingin membuka kotak itu dan membisikkan sesuatu di telingaku.

Aku ragu-ragu dan pergi ke kamar kecil untuk membukanya. Sekilas, aku melihat mainan berwarna merah muda yang tampak berbentuk seperti sebuah terong.

Suamiku bilang benda ini punya efek memperbaiki daerah kewanitaan dan bisa membuatku lebih kencang bagaikan gadis yang masih perawan.

Raut wajahku tampak keberatan, tetapi diam-diam aku merasa senang.

Tampaknya suamiku juga sedikit tidak sabaran!

Demi kebahagiaan masa depanku dan agar penyakit suamiku dapat sembuh secepatnya, aku mengertakkan gigi dan menuruti permintaannya.

Aku menahan rasa tidak nyaman itu dan keluar dari kamar kecil dengan canggung. Suamiku tampak penuh berharap.

"Apakah kamu sudah memakainya?"

Aku menggigit bibir dan mengangguk.

Suamiku makin bersemangat dan menarikku ke tengah kerumunan.

Aku tak dapat menahan diri dan merasa tegang. Aku berusaha keras mempertahankan sikap tenangku, karena takut ketahuan orang lain.

Namun, makin gugup, makin membuatku curiga. Aku selalu merasa dikelilingi oleh tatapan yang agresif dan mimik mesum lawan jenis, seolah-olah tatapan mereka dapat menembus sampai ke dalam pakaianku.

Tiba-tiba, terjadi getaran yang kuat.

"Hm …."

Kakiku lemas dan aku hampir terjatuh ke tanah.

Reaksiku menarik makin banyak perhatian dan tanda tanya orang-orang di sekitarku. Aku dengan cemas meraih lengan suamiku, tiba-tiba aku menyadari kalau dia sedang memegang sebuah remote control kecil di tangannya dan menekannya dengan kuat. Dia mencondongkan tubuhnya ke telingaku. Napasnya langsung menuju ke daun telinga dan leherku, membuatku merasa gatal.

"Bagaimana? Enak tidak?"

Aku merasa malu dan jengkel, lalu aku mencubit pinggangnya dengan keras.

Kalau bukan karena ada banyak orang di depan, aku pasti sudah memarahinya!

Namun, suamiku memelukku dan bernapas dengan kencang.

"Aku … aku mulai merasakannya!"

Usai mengatakan itu, dia dengan kasar menarikku dan kami bergegas ke hotel. Tanpa mandi, dia langsung mendorongku ke tempat tidur.

Jantungku berdetak kencang dan aku sangat menantikannya.

Kalau cara ini bisa berhasil, aku juga pasti bersedia melakukannya.

Namun, begitu dia berbaring di atasku dan menggigitku kurang dari semenit, wajahnya langsung pucat.

Suamiku pergi ke kamar mandi dengan wajah pucat. Dia mengganti pakaian dalamnya, lalu merokok. Nada bicaranya penuh dengan rasa bersalah dan menyalahkan dirinya sendiri.

"Maafkan aku, aku …."

Aku memeluknya erat dan menenangkannya dengan lembut.

"Tidak apa-apa, pelan-pelan saja! Sekarang kita sudah menemukan caranya, cepat atau lambat kamu pasti bisa pulih!"

Usai mengatakan itu, aku merasa hampa dan sangat kecewa.

Ketika dia tertidur lelap, aku merasa sangat gelisah dan kepanasan merayap di sekujur tubuhku.

Malam itu, aku tidak bisa tidur sama sekali.

Keesokan paginya, suamiku bertingkah aneh lagi. Dia mengeluarkan gaun putih dan mendesakku untuk mengenakannya.

Gaun itu tampak indah. Potongan kain pada bagian dada dan pinggangnya sangat pendek, benar-benar mampu menonjolkan lekukan tubuhku.

Namun, bahannya terlalu tipis, warna serta motif pakaian dalamku dapat terlihat dengan jelas. Aku terlalu malu untuk memakainya di luar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Force Skadron7
7.9
Yudi Juliansyah, pemuda asal Bandung anak seorang dokter dan model Prancis, nekat mengejar mimpi menjadi tentara meski ditentang orang tuanya. Setelah terusir dari rumah, ia berjuang mandiri berjualan gorengan demi membiayai sekolah di AAU Yogyakarta. Kerja kerasnya membuahkan gelar Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik Angkatan Udara. Kini, Yudi pulang berseragam untuk membuktikan baktinya. Akankah orang tuanya luluh dan mengakui pilihannya sebagai prajurit?
Sampul Novel Dalam Pelukan (Sang ) CEO
9.1
Kevin Hadiwajaya, CEO sukses berjuluk monster berwajah malaikat, terobsesi menjadikan asisten pribadinya, Sarah Rania, miliknya seutuhnya. Namun, langkah Kevin terhalang oleh Hansen Rudolf, sahabat kecilnya yang juga mencintai Sarah dengan kelembutan. Di tengah persaingan sengit dua pria ini, Sarah terjebak dalam pertarungan emosi yang memilukan. Akankah ia bertahan dalam pelukan sang bos yang tegas, atau berpaling pada Hansen yang selalu menyapanya dengan kasih?
Sampul Novel Istri Dadakan Tuan Kejam
8.9
Kehilangan calon istri dalam kecelakaan tragis mengubah pria ini menjadi sosok kejam yang penuh dendam. Ia bertekad menghancurkan orang yang dianggap bertanggung jawab atas kematian kekasihnya. Demi membalas sakit hatinya, ia menikahi seorang wanita sebagai bagian dari rencana penghancuran. Namun, di tengah misi balas dendam tersebut, hatinya justru goyah. Kedekatan dengan istri barunya mulai menyentuh sisi kemanusiaan yang selama ini ia kunci rapat.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Neng Zulfa
8.5
Zulfa Zahra El-Faza, putri kiai yang dingin terhadap asmara, selalu menolak setiap lamaran yang datang. Namun, keteguhannya runtuh saat mengenal Fatih Thoriqul Firdaus. Meski akhirnya menikah, Zulfa justru terjebak dalam kepedihan. Fatih menyimpan banyak rahasia kelam yang memicu luka mendalam. Di tengah bayang-bayang orang ketiga, sanggupkah kejujuran menyelamatkan cinta mereka? Sebuah kisah tentang pengkhianatan dan pencarian kepercayaan dalam rumah tangga.
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Melanie akhirnya sadar bahwa dirinya hanyalah alat dalam skenario licik Greyson. Tanpa ragu, ia memutuskan pergi demi meraih kebebasan sejati. Greyson yang terbakar cemburu melihat Melanie dikejar banyak pria, berusaha keras menahannya kembali. Meski Melanie bertekad memutus belenggu manipulasi itu, Greyson justru berakhir hancur dan memohon dengan sangat agar tidak ditinggalkan. Ia bahkan rela ikut ke mana pun Melanie pergi asalkan mereka tetap bersama.