Sampul Novel Dendam Istri Muda

Dendam Istri Muda

8.7 / 10.0
Dalam Dendam Istri Muda, Lita berjuang mempertahankan rumah tangga setelah kehilangan bayinya secara tragis. Di tengah duka, Jenni menyusup sebagai istri kedua demi misi balas dendam. Temukan kisah pengkhianatan mendalam ini dalam romance novel terbaru di platform online novel kami.
Ringkasan Dendam Istri Muda
Sepuluh tahun pernikahan Lita dan Khalid hancur seketika saat buah hati mereka meninggal di tangan Jenni, pengasuh yang pernah Lita tolong. Jenni memanfaatkan situasi ini untuk merayu Khalid dan menjadi istri kedua demi menuntaskan dendam lama yang ia simpan. Di tengah duka mendalam dan kehancuran rumah tangga, Lita kini harus menghadapi musuh licik dalam rumahnya sendiri. Akankah hubungan Lita dan Khalid bertahan menghadapi pengkhianatan dan kebencian ini?
Baca Selengkapnya

Dendam Istri Muda Bab 1

Wanita itu terduduk lesu di lantai rumah sakit yang dingin. Pandanganya nanar menatap sang buah hati yang terbaring di ranjang usai dokter mengatakan tak bisa menyelamatkan anaknya. Keluarga serta kerabat yang ada di sana tak kuasa menahan tangis, begitu pun dengan sang ayah yang memilih duduk di pojokan sembari berusaha menyembunyikan kesedihannya.

Lita, ibu dari bayi yang masih berusia enam bulan itu tak mampu berkata-kata lagi. Penantiannya dengan sang suami selama sepuluh tahun pernikahan harus ikhlas melepaskan kepergian buah hati. Bukan karena sakit atau yang lainnya, bayi malang yang sempat diberi nama Muhammad Rais Khalid itu harus meregang nyawa di tangan pengasuhnya sendiri.

Lita tak sanggup menghadapi kenyataan, bagaimana bisa gadis remaja yang sempat ditolongnya beberapa bulan yang lalu, memberinya tempat tinggal serta membiarkan gadis itu hidup bersamanya, dengan tega merenggut nyawa putra semata wayangnya.

Serasa dunianya runtuh saat menemukan Rais terbujur kaku di dalam lemari pendingin. Awal mulanya, Lita hendak menghadiri pesta di salah satu rumah kerabatnya yang tak jauh dari sana. Lita sengaja meninggalkan Rais dengan Wulan, sang pengasuh. Saat hendak masuk ke dalam mobil, hati Lita serasa berat untuk meninggalkan anaknya.

“Ada apa, Sayang?” tanya suaminya yang seperti mengerti dengan kegelisahan Lita.

Wanita tiga puluh empat tahun itu menatap suaminya sebentar, seperti ada yang ingin disampaikan.

“Nggak ada apa-apa, kok, Mas,” jawabnya, namun mata Lita masih memandang Rais yang berada dalam gendongan Wulan. Sang suami pun mengikuti arah pandangan Lita.

“Kalau berat meninggalkan Rais, kita bawa saja hari ini, ajak Wulan sekalian,” tawar Khalid.

“Tidak, Mas. Rais masih terlalu kecil, nggak baik untuk kesehatannya nanti. Di sana banyak orang, aku nggak mau Rais kenapa-napa.” Dengan sedikit ragu, Lita memutuskan untuk tidak membawa putranya meski hatinya menginginkan hal itu.

Khalid mengangguk. Pria berdarah campuran itu pun melajukan mobilnya, meninggalkan Wulan bersama sang buah hati.

Selepas kepergian orang tua Rais, Wulan yang hendak masuk ke rumah pun mendadak menghentikan langkahnya saat Udin, sopir tetangga sebelah menghampirinya.

“Kita jalan, yuk. Hari ini aku libur, lagian kita jarang punya waktu berdua,” ajak Udin yang tak lain adalah kekasih Wulan.

Wulan tampak berpikir, antara menerima atau menolak ajakan Udin. Satu sisi Wulan tak tega meninggalkan Rais sendiri, sisi lain Wulan sangat merindukan jalan berdua dengan Udin.

“Baiklah, tapi tunggu sebentar, ya Sayang. Aku bobo kan Rais dulu.” Wulan melangkah pergi sebelum Udin menjawabnya. Pria hitam dengan bibir tebal serta gigi tonggos itu setia menunggu kekasihnya keluar. Meski sudah lebih dari setengah jam.

Tak lama, Wulan pun keluar dengan pakaian yang lumayan bagus. Tak lupa wajahnya dipolesi dengan bedak tipis dan sedikit blus on untuk membuat pipinya seperti kena tamparan.

Udin terperangah, baru kali ini melihat Wulan dandan. “Waw, kamu cantik sekali,” ujarnya takjub.

Wulan tersipu malu, ternyata kosmetik milik majikannya ini sangat bagus dan bisa membuatnya tampil sedikit cantik. “Ayo pergi, sebelum majikanku pulang.”

Mereka pun pergi entah kemana tujuannya, hanya mutar-mutar keliling kompleks perumahan elit itu dengan sepeda ontel milik Udin.

“Sayang, itu Rais nanti kalau bangun gimana?” tanya Udin sembari fokus mengayuh sepedanya.

Wulan diam, bingung juga mau menjelaskan apa pada kekasihnya ini. Sebenarnya bukan bingung, melainkan ada rasa takut yang mulai menjalar dalam dirinya. Gadis itu merasa bersalah pada bayi mungil tak berdosa itu serta kepada majikannya yang telah baik kepadanya selama ini.

“Yang, ihh kok diem, sih? Mas Udin nanya dijawab, dong,” ujar Udin yang mulai kesal sendiri.

Wulan masih terdiam. Pikirannya mulai menerawang jauh dan tak terarah. Gadis cantik yang tak seberapa itu berencana untuk meninggalkan rumah majikannya secepat mungkin. Entah apa kesalahan yang dia lakukan sehingga ingin pergi dari sana tanpa memberitahukan terlebih dahulu.

“Mas Udin mau ngabulin permintaan Wulan, nggak?” tanyanya pelan.

Udin menghentikan sepeda tepat di taman dekat kompleks. Dia kemudian menatap kekasihnya yang masih menunduk seperti sedih. Udin menggaruk belakang kepalanya yang sama sekali tidak gatal saat melihat sang kekasih menitikkan air mata.

“Sayang kenapa? Apa Mas Udin ada salah?” tanyanya lembut.

Wulan mengangkat kepalanya, menatap Udin dengan mata sendu. “Tolong bawa Wulan pergi dari sini, Mas!” pintanya lirih.

“Lah, kok pergi? Emangnya Sayang mau kemana?” tanyanya yang mulai bingung.

“Kemana aja, Mas. Wulan nggak mau tinggal di sini lagi. Ayo kita pergi.” Wulan merengek seperti anak kecil.

“Iya, Mas Udin akan bawa Neng pergi. Jangan nangis lagi, ya,” bujuk Udin. Senyum di wajah Wulan kembali merekah setelah mendapat apa yang dia inginkan dari sang pacar.

***

Pemakaman bayi mungil dari pasangan yang dikenal romantis ini diliputi isak tangis dari keluarga dan tetangga yang ikut mengantarkan ke peristirahatan terakhir. Lita—sang ibu dari Rais tampak tak kuasa menahan tangis saat anaknya mulai ditutupi dengan papan dan ditimbun dengan tanah. Wanita yang sudah berkepala tiga itu terduduk lesu di bawah rintik hujan yang perlahan mulai deras. Tangisan Lita tersamarkan karena hujan yang turun semakin tak terkendalikan.

“Rais, maafin Bunda, Nak,” teriaknya dengan kencang sembari berusaha meraih putranya yang sudah tertutupi tanah.

Mas Khalid yang melihat istrinya seperti itu pun menghampirinya. Menenangkan Lita yang tangisannya semakin menjadi-jadi. Di dalam pelukan Mas Khalid, Lita meronta-ronta minta dilepaskan. Dia bahkan juga berkata ingin ikut dengan sang buat hati.

“Lepasin, Mas! Aku mau menemani Rais. Kasihan dia sendirian di sana!” pintanya yang tak diindahkan oleh sang suami.

“Tenanglah, Sayang. Jangan seperti ini. Istiqfar, Bunda.”

Khalid semakin mempererat pelukan itu sembari melihat sang buah hati perlahan-lahan ditutup dengan tanah. Mata pria yang hampir berkepala empat itu tak kuasa menahan tangis. Harapan yang pernah ia dan istrinya impikan telah sirna bersama perginya Rais.

“Rais,” isak Lita perlahan menghilang.

Lita tak sadarkan diri, suaminya sedikit panik dan bergegas membawa Lita ke mobil. Kemudian meminta supirnya untuk mengantarkan Lita ke rumah sakit. Sementara itu, Khalid kembali ke pemakaman untuk mendoakan putranya.

***

“Aku mau wanita itu segera ditemukan! Dia harus bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.”

Siang itu, matahari tertutup awan hitam yang siap untuk menumpahkan isinya. Pria berjas biru yang tengah memandang keluar jendela kantornya, tampak menahan amarah yang sudah ia pendam selama ini. Sudah hampir dua minggu sejak pemakaman putranya, sang pelaku yang merupakan baby sitter si bayi tak kunjung ditemukan.

Seluruh pengawal pribadi telah ia kerahkan untuk mencari di mana Wulan tinggal. Khalid tak tega melihat istrinya yang saat ini tengah di rawat di Rumah Sakit Jiwa Bunda Kasih dalam kondisi yang masih seperti itu saja.

“Kami sudah mencarinya siang dan malam. Wanita itu seperti menghilang di telan bumi, bahkan di kampung halamannya pun ia tidak ada. Menurut informasi dari orang kepercayaan kita, dia kabur bersama supir Tuan Ifan.”

Khalid berbalik, menatap asistennya yang tak kalah tampan dengan dirinya. Pria itu mendekat, tertarik mendengar orang yang kabur bersama Wulan.

“Supir Ifan Baskhara?” tanyanya memastikan, asisten itu mengangguk. “Udin?”

Khalid seperti mendapat pencerahan. Ia tak pernah memikirkan tentang pria itu sebelumnya. Padahal Khalid tahu bahwa Wulan ada hubungan dengannya.

“Aku tahu harus mencarinya ke mana,” ujar Khalid dengan sorot mata tajam.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dendam Istri Muda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Meninggalkan Suamiku Karena Mantan Kekasihnya
7.8
Di pesta ulang tahun ke-60, kebahagiaanku hancur saat suami dan anak-anakku mengabaikanku demi Nina Sanders, sang mantan kekasih yang kembali. Selama empat puluh tahun aku berkorban, namun mereka justru menangis haru menyambut Nina yang kini menderita Alzheimer. Saat mereka memperlakukanku layaknya musuh di depan wanita itu, aku menyadari posisiku telah tergantikan. Dengan hati yang hancur, aku memilih menyebut diriku orang asing dan pergi meninggalkan mereka.
Sampul Novel Gapai Mimpi di Usia Senja
8.8
Pulang di tengah hujan lebat, Elita terkejut menemukan rumahnya terkunci. Tetangganya mengungkap bahwa mantan suaminya, Ryan, justru menikah lagi di hari ulang tahunnya yang ke-70 dan sedang menginap di hotel bersama istri baru. Sebulan lalu, Elita menyetujui perceraian tanpa pisah rumah demi melindunginya dari utang saham Ryan, bahkan putranya meminta Elita mengungsi ke rumah lama. Kini, Elita menyadari bahwa pengasingan dan perceraian tersebut hanyalah kedok untuk menyingkirkannya.
Sampul Novel Kini Aku Melupakanmu
9.8
Demi mewujudkan pernikahan impian Clara, cinta pertamanya yang divonis kanker, Ryan Badawi mendesak Mona untuk meminum obat amnesia sementara selama tiga hari. Ryan berjanji akan memberikan penawar dan menikahinya kembali setelah urusan itu selesai. Tanpa ragu, Mona menelan obat tersebut di hadapan Ryan. Namun, Ryan tidak menyadari bahwa formula amnesia itu adalah hasil riset pribadi Mona yang sebenarnya sama sekali tidak memiliki obat penawar. Dalam tiga hari, ingatan Mona tentang Ryan akan terhapus selamanya.
Sampul Novel Menikahi Duda Arogan
8.2
Pasca berpisah dari Adam, Melati terpaksa memulai lembaran baru dengan menikahi seorang duda angkuh yang telah memiliki anak. Pernikahan ini bukan atas dasar cinta, melainkan karena desakan kuat dari ibu dan putra pria tersebut. Kehadiran Melati membawa perubahan besar dalam keseharian Andi yang selama ini terasa kaku dan monoton. Kini, dinamika hidup sang duda arogan pun berubah total saat ia harus beradaptasi dengan sosok istri barunya di rumah.
Sampul Novel Semalam Penuh Gairah
7.9
Allura terjebak dalam malam panas bersama pria asing di sebuah kelab. Tak disangka, seminggu kemudian dia justru menghadapi rencana perjodohan oleh sahabat yang sangat dicintainya. Di tengah kebimbangan antara menuntut tanggung jawab atau menerima perjodohan, rahasia kelam terungkap. Kejadian malam itu ternyata adalah bentuk pembalasan dendam atas kesalahan orang tua Allura di masa lalu terhadap ibu dari pria misterius tersebut. Kisah dewasa ini penuh drama.
Sampul Novel The Trued of Love
9.1
Waktu takkan terulang, begitu pula alur kehidupan Aubrey Calandre. Tumbuh besar sebagai yatim piatu, ia menjadi sosok tomboy yang dingin dan menutup diri dari dunia luar. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Dominique Hameed. Pria kaku itu bagaikan cermin bagi kepribadian Aubrey sendiri. Rentetan peristiwa tak terduga terus menyatukan mereka, perlahan menarik Aubrey keluar dari kesendiriannya. Mampukah sang Raja Es mengisi kekosongan hati Aubrey dengan cinta sejati?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan