Sampul Novel Terjebak Empati & Cinta Paksaan

Terjebak Empati & Cinta Paksaan

9.5 / 10.0
Dalam Terjebak Empati & Cinta Paksaan, dokter Selina terjebak perjodohan dengan Rafael, pengusaha yang pernah ia tolong. Romance novel ini mengisahkan perjuangan Selina menghadapi takdir dalam billionaire romance books yang penuh dilema antara kebencian dan rasa cinta yang tak terduga.
Ringkasan Terjebak Empati & Cinta Paksaan
Selina Aurelia Vianey adalah dokter berprestasi sekaligus pewaris rumah sakit yang dikenal sempurna. Namun, hidupnya berbalik total setelah ia menolong Rafael, pengusaha yang sedang mabuk akibat patah hati. Tak disangka, insiden itu membawanya ke perjodohan paksa yang diatur orang tua mereka. Terjebak dalam ikatan tanpa cinta, Selina harus menghadapi Rafael dengan rasa kecewa. Akankah empati berubah menjadi cinta sejati, ataukah ia hanya akan terkurung dalam nestapa?
Baca Selengkapnya

Terjebak Empati & Cinta Paksaan Bab 1

Selina Aurelia Vianey melangkah dengan penuh percaya diri memasuki ruang kantor rumah sakit milik keluarganya, Rumah Sakit Vianey. Pagi itu, seperti biasa, wajahnya dihiasi senyum ramah yang membuat siapa pun yang melihatnya merasa hangat dan nyaman. Sebagai direktur medis sekaligus pemimpin di rumah sakit yang terkenal di kota itu, Selina tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter yang kompeten, tetapi juga sebagai pribadi yang penuh empati dan kecerdasan.

Tak heran, bila setiap langkahnya selalu menarik perhatian. Banyak yang memujinya-terutama para pria-yang melihat Selina sebagai sosok sempurna, wanita idaman yang bisa memenuhi segala kriteria kecantikan, kepintaran, dan kebaikan hati. Namun, di balik kesempurnaannya yang tampak, ada sebuah rahasia besar yang tak banyak orang tahu. Selina, meskipun memiliki segalanya, sering kali merasa terjebak dalam kehidupan yang dipenuhi dengan ekspektasi yang terlalu tinggi dari orang tuanya.

"Selina, pagi ini ada pertemuan dengan para dokter spesialis untuk evaluasi pasien," kata dokter Arjuna, rekan kerjanya yang selalu tampak tenang dan profesional.

"Terima kasih, Dokter Arjuna. Saya akan segera bergabung," jawab Selina sambil melirik jam tangannya. Jam menunjukkan pukul 08:30 pagi-waktu yang tepat untuk mulai bekerja setelah beberapa menit berbincang dengan staf medis di ruangannya.

Namun, suasana yang tenang di rumah sakit itu segera terganggu oleh kejadian yang tak terduga. Di tengah kesibukannya, Selina mendapat telepon dari ibunya, Diana Vianey.

"Selina, ibu ingin berbicara serius. Ini tentang masa depanmu," suara ibunya terdengar penuh ketegasan, jauh lebih serius dari biasanya.

"Ada apa, Bu?" tanya Selina, sedikit bingung.

"Ibu dan ayah sudah memutuskan sesuatu yang sangat penting untukmu. Kami telah mengatur perjodohan dengan anak dari teman lama kami, Rafael Ardan. Kami ingin kamu bertemu dengannya malam ini. Dia adalah pilihan yang tepat untukmu, Selina."

Selina terdiam. Perasaannya bercampur aduk. Ia tahu keluarganya selalu berusaha mengatur masa depannya dengan cara yang mereka anggap terbaik, tetapi ini terasa terlalu jauh. Menjodohkannya dengan seorang pria yang bahkan belum ia kenal dengan baik?

"Bu, aku... aku belum siap untuk ini. Aku belum tahu siapa dia dan apakah kami cocok," jawab Selina, mencoba menahan amarah yang mulai menggelora dalam dadanya.

"Ibu tahu apa yang terbaik untukmu, Selina. Jangan menentang keputusan ini. Kamu harus bertemu dengannya malam ini, dan kita akan bicara lebih lanjut. Jangan kecewakan ibu," kata ibunya dengan nada yang tak bisa dibantah lagi.

Selina menggigit bibirnya, menahan emosinya. Ia tahu tidak ada gunanya melawan orang tuanya, apalagi ketika mereka sudah membuat keputusan bulat. Namun, ia juga merasa dikhianati-terlebih oleh perasaan bahwa hidupnya telah ditentukan oleh orang lain sejak awal.

Malam itu, Selina merasa tidak nyaman saat duduk di ruang makan keluarganya, menunggu kedatangan pria yang akan dijodohkan dengannya. Ia berpura-pura tersenyum saat orang tuanya menyambut tamu yang tiba. Tidak lama kemudian, pintu terbuka dan seorang pria masuk ke dalam ruangan. Pria itu tampak rapi, dengan jas hitam yang pas dan rambut gelap yang sedikit berantakan, memberi kesan bahwa ia baru saja terburu-buru keluar dari mobil.

"Aku Rafael Ardan," pria itu memperkenalkan diri sambil menawarkan tangan untuk berjabat.

Selina menatapnya dengan bingung. Nama itu terdengar familiar, namun ia tidak dapat mengingat di mana ia pernah mendengarnya. Matanya menilai Rafael dari ujung rambut hingga ujung kaki. Di balik penampilannya yang tampan dan percaya diri, ada sesuatu yang tidak ia bisa ungkapkan-sesuatu yang tampak misterius dan tak bisa ia baca.

"Selina, ini Rafael, anak dari teman lama kami," kata ayahnya, menggoda dengan nada yang sangat meyakinkan. "Kami berharap kamu berdua bisa segera mengenal satu sama lain."

Selina merasa terperangkap dalam situasi yang sangat tidak diinginkannya. Meski ia mencoba tersenyum, hatinya penuh dengan kebingungan dan kekesalan. Mengapa ia harus menjalani kehidupan yang ditentukan oleh orang tuanya? Mengapa ia harus terperangkap dalam permainan perjodohan yang tidak pernah ia inginkan?

Malam itu berlalu begitu saja dalam kebisuan yang tak menyenangkan. Pembicaraan mereka terbatas pada percakapan ringan tentang keluarga, pekerjaan, dan masa depan. Selina hanya sesekali menganggukkan kepala, berusaha menjaga kesopanan meskipun hatinya dipenuhi perasaan tidak nyaman. Rafael, di sisi lain, tampak santai dan ramah, seolah tidak ada masalah dengan situasi tersebut. Namun, ada tatapan kosong yang kadang melintas di matanya, yang membuat Selina bertanya-tanya apa yang sebenarnya ia rasakan.

Selesai makan malam, Rafael meminta izin untuk berbicara dengan Selina di luar rumah. Mereka berjalan di halaman belakang rumah Vianey yang dihiasi dengan taman yang indah. Hening menyelimuti mereka berdua saat langkah kaki mereka bergema di jalan setapak.

"Aku tahu ini mungkin tidak mudah bagimu," Rafael memulai percakapan. "Aku juga tidak berharap perjodohan ini menjadi beban bagi kita berdua. Tapi aku rasa kita tidak bisa menentang takdir."

Selina menatapnya tajam, merasa kebingungannya semakin mendalam. "Takdir?" katanya sinis. "Sejak kapan takdir bisa dipaksakan seperti ini? Aku tidak menginginkan ini, Rafael. Aku punya hidup sendiri, dan aku tidak ingin dikendalikan oleh orang tuaku."

Rafael berhenti sejenak, menatapnya dengan ekspresi serius. "Aku tidak berniat mengendalikan hidupmu, Selina. Aku hanya berusaha untuk menjadi orang yang kamu percayai dalam keadaan yang sulit ini."

Selina menghela napas panjang, mencoba mengendalikan emosi yang mulai menguasainya. "Aku tidak tahu apa yang harus kupikirkan sekarang. Aku merasa terjebak."

Rafael mendekat, suaranya berubah menjadi lebih lembut. "Aku mengerti, Selina. Aku juga tidak ingin menjadi beban bagimu. Tapi kita bisa mencoba. Setidaknya memberi kesempatan untuk saling mengenal lebih baik."

Selina menatap matanya, merasa ada kejujuran di balik kata-kata itu, namun entah mengapa, ia tidak bisa menepis perasaan kecewa yang mendalam. Ini bukan hidup yang ia inginkan. Tapi takdir-entah bagaimana caranya-telah memutuskan untuk menempatkannya di jalan ini.

Apakah ia akan menerima kenyataan ini? Ataukah kebencian dan kekecewaan yang ada di dalam hatinya akan mengalahkan segala sesuatu yang mungkin tumbuh antara mereka?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terjebak Empati & Cinta Paksaan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan