Sampul Novel Gadis Desa yang Kecanduan Seksual

Gadis Desa yang Kecanduan Seksual

8.7 / 10.0
Dalam novel romantis modern Gadis Desa yang Kecanduan Seksual, seorang petani wanita berjuang mengatasi kecanduan seksual akut yang mengganggu musim panennya. Demi kesembuhan, ia dan suaminya menemui dokter desa baru, namun metode pengobatan sang dokter justru sangat mengejutkan. Baca novel online ini sekarang.
Ringkasan Gadis Desa yang Kecanduan Seksual
Menjadi seorang petani dengan kecanduan seksual yang parah membuat hidupku tidak mudah. Kondisi ini kerap kambuh di waktu krusial, hingga mengacaukan seluruh proses panen di ladang. Di ambang keputusasaan, aku akhirnya menuruti ajakan suamiku untuk berobat kepada seorang dokter yang baru saja bertugas di desa kami. Namun, setibanya di sana, metode penyembuhan yang diterapkan oleh dokter tersebut justru sangat tidak biasa dan membuatku terkejut setengah mati.
Baca Selengkapnya

Gadis Desa yang Kecanduan Seksual Bab 1

Aku adalah seorang petani yang menderita kecanduan seksual berat.

Penyakit ini sering kambuh dan sangat mengganggu proses panen saat musim panen.

Dengan putus asa, aku mengikuti suamiku mencari pengobatan dari dokter desa yang baru datang.

Tetapi, cara pengobatannya membuatku sangat terkejut.

Aku adalah seorang petani yang menderita kecanduan seksual berat.

Penyakit ini sering kambuh dan sangat mengganggu proses panen saat musim panen.

Dengan putus asa, aku mengikuti suamiku mencari pengobatan dari dokter desa yang baru datang.

Tetapi, cara pengobatannya membuatku sangat terkejut.

...

Dalam perjalanan ke dokter bersama suamiku, kecanduanku kambuh lagi. Rasanya seperti ada banyak ular yang merayap di dalam tubuhku, membuatku merasa sangat gatal dan tidak nyaman.

Mataku mulai kabur, dan aku merapatkan kedua kakiku sambil memandang suamiku dengan penuh harap.

Dia mengumpatku dengan suara pelan, "Dasar wanita jalang!"

Air mataku jatuh satu per satu. Ketika pertama kali aku terkena penyakit ini, suamiku masih cukup senang. Namun, seiring berjalannya waktu, dia tidak bisa lagi menahannya.

Dia mematahkan satu tongkol jagung besar dan menyerahkannya padaku, "Sana, urus sendiri."

Aku masuk ke ladang jagung, langsung melepas celana, dan mulai memuaskan diriku sendiri.

Tiba-tiba seseorang memelukku dari belakang. Aku pikir itu suamiku.

Dengan napas terengah-engah, aku berbalik, membuka mata, dan menyadari itu sama sekali bukan dia.

Aku berusaha mendorongnya menjauh dan hendak lari keluar, tetapi orang itu memelukku erat-erat. Aku hanya bisa berteriak minta tolong kepada suamiku, tetapi dia sama sekali tidak menjawab.

Di ladang jagung yang begitu terbuka, bagaimana mungkin dia tidak mendengarnya? Aku tiba-tiba teringat, beberapa hari yang lalu dia sempat berkata ingin mencarikan seorang pria untukku.

Kemungkinan besar, pria ini sengaja dia bawa ke sini.

Tongkol jagung masih ada di dalam tubuhku, dan karena gerakan tarik menarik yang begitu intens, tubuhku sudah lemas seperti air. Tak lama kemudian, aku bahkan kehilangan tenaga untuk melawan.

Pria itu memanfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkan tubuhku dan mengangkat kedua kakiku di pundaknya. Aku terkejut dan ketakutan, lalu memukulnya dengan lemah.

Saat dia hendak membuka kancing celananya, aku mengambil daun jagung di dekatnya dan melemparkannya ke wajahnya.

Karena dia sedang lengah, daun itu langsung mengenai matanya.

Daun jagung sangat tajam, dan jika terkena mata, rasanya sangat sakit.

Dia menamparku dengan keras dan menyebutku munafik.

Suamiku mungkin mendengar ada yang tidak beres, dan dia segera masuk.

"Istrimu benar-benar menyebalkan. Dia hampir membuatku buta. Cari orang lain saja."

Orang itu berkata sambil mengeluarkan uang seratus ribu dan melemparkannya ke tanah, lalu pergi dengan marah.

Suamiku membantuku berdiri dan bertanya apakah aku baik-baik saja.

Hatiku terasa perih, dan air mata kembali jatuh. "Kamu masih berani tanya? Bukankah ini perbuatanmu?'

"Suami macam apa kamu ini? Kamu menyuruh orang lain menyakiti istrimu sendiri, bahkan sampai membayarnya. Kamu benar-benar brengsek," ujarku dengan penuh amarah dan menatapnya tajam.

Dia sama sekali tidak merasa bersalah dan malah memarahiku, "Ini semua gara-gara penyakit anehmu itu. Sedikit-sedikit minta dilayani, memangnya aku harus selalu siap 24 jam? Sebentar lagi musim panen, aku nggak tahu apa kita masih bisa panen?"

"Biarkan saja semua mati kering di ladang dan kerja keras selama setahun jadi sia-sia. Paling kita makan angin saja!"

Setelah selesai bicara, dia langsung pergi dengan marah.

Aku menghapus air mata, dan segera berdiri untuk mengejarnya.

Aku tahu ini salahku. Dia tidak pernah mengeluh dan sudah sangat sabar denganku.

Dalam hati aku berdoa semoga dokter desa ini bisa menyembuhkanku. Kalau tidak, aku hanya bisa pulang dan mencari jarum untuk menjahit diriku sendiri.

Aku bertemu dengan dokter desa yang masih mahasiswa, dan tak disangka, ternyata dia seorang laki-laki.

Walaupun aku sudah tidak muda lagi, bagaimana mungkin aku membiarkan dokter pria memeriksa penyakit seperti ini?

Aku ingin pergi, tetapi suamiku menarik tanganku.

"Kalau kamu nggak mengobatinya, bagaimana kita bisa bekerja di ladang?"

Penyakit ini memang sudah sangat mengganggu kehidupan kami beberapa hari terakhir ini. Jadi, aku terpaksa memberanikan diri untuk tetap di sini.

Setelah terkejut melihat dokter pria muda itu, aku diam-diam memperhatikannya.

Dia sangat tampan dan memiliki tubuh yang sangat bagus. Otot-ototnya yang besar membuat jas putihnya terlihat sangat pas di tubuhnya

Namun, kacamata berbingkai emas di hidungnya membuatnya terlihat dingin.

Aku terpaku melihatnya dan sama sekali tidak mendengar percakapan antara suamiku dengannya.

Hingga suamiku berkata, "Dr. Carlos, aku keluar dulu. Aku serahkan istriku padamu."

Apa? Suamiku tidak ikut menemaniku? Selain itu, kata-kata 'menyerahkan istriku padamu' membuatku berpikir yang tidak-tidak.

Setelah suamiku pergi, Dr. Carlos bertanya tentang apa yang aku rasakan.

Walaupun agak malu untuk mengatakannya, aku tetap memberanikan diri untuk mengatakan yang sebenarnya.

Dia sama sekali tidak terkejut setelah mendengar itu.

Aku bertanya apakah ada obat untuk mengobatinya, tetapi dia mengatakan perlu memeriksanya terlebih dahulu.

Dengan gugup, aku bertanya, "Bagaimana cara memeriksanya? Apa aku harus berbaring di sana?" Aku menunjuk ranjang pasien yang ada di samping.

“Nggak perlu. Periksa di sini saja,” katanya sambil berjongkok dan mulai melepas celanaku.

Aku kaget dan refleks langsung memegang tangannya. “Dokter mau apa?”

“Kalau celananya nggak dilepas, bagaimana aku bisa periksa?” jawabnya dengan nada agak kesal sambil mengerutkan alis.

Wajahku langsung memerah. Berani sekali anak muda ini.

Dengan malu-malu aku berkata, “Biar ... biar aku sendiri saja.”

Lalu, sambil menahan rasa malu, aku melepas celanaku perlahan.

Walaupun aku sering bekerja di ladang, kulitku tetap putih alami dan tidak jadi gelap. Bahkan kulitku masih kencang dan mulus tanpa banyak kerutan. Pernah suatu kali, menantuku sampai salah mengira aku sebagai putriku sendiri dan hampir melakukan hal yang tidak-tidak.

Aku bisa mendengar dengan jelas suara Dr. Carlos menelan ludah.

Hatiku langsung berdebar. Apa mungkin Dr. Carlos punya pikiran aneh tentangku? Aku bahkan sudah cukup tua untuk jadi ibunya.

Namun, di detik berikutnya, dia tiba-tiba mengangkat salah satu kakiku tinggi-tinggi. Lalu, dia menunduk untuk mengamati area itu dengan saksama.

Rambutnya yang tebal menyentuh ujung kulitku, dan aku langsung merasa sangat terangsang.

Tiba-tiba, semuanya berantakan dalam sekejap.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gadis Desa yang Kecanduan Seksual

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD157
8.5
Lu Xun tega menunda pernikahan demi membantu Jian Tong, sahabat wanitanya, memiliki anak melalui donor sperma. Ia bahkan menyodorkan perjanjian pengasuhan bersama dengan sikap dingin. Meski Lu Xun mencoba menyuapku dengan harta agar aku setuju, aku tetap menandatangani dokumen itu dengan tenang lalu pergi. Dia mengira aku akan membesarkan bayi itu bersamanya nanti. Padahal, dia tidak tahu bahwa aku sudah berencana menikah dengan sahabatnya sendiri minggu depan.
Sampul Novel Fastidious
9.6
Almira, mahasiswi semester lima, terancam gagal meraih predikat cumlaude akibat nilai E di satu mata kuliah. Upaya memperbaiki nilai justru berujung salah lamar oleh keluarga dosennya, Aufa. Terjebak pernikahan beda lima belas tahun, Almira harus menghadapi sikap dingin Aufa yang terang-terangan menjaga jarak dan membandingkannya dengan wanita lain bernama Citra. Tanpa rasa takut, Almira membalas ketidakinginan suaminya dengan ketegasan yang setara.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Denish
9.6
Kejadian tak terduga menimpa seorang mahasiswi saat ia memergoki aksi panas dosennya di lorong kampus yang sepi. Pria itu adalah Heruon Danish, sosok pengajar tampan nan populer yang dikenal luas oleh seluruh mahasiswa. Bukannya merasa malu setelah tertangkap basah bersama mahasiswi lain, Danish justru mendekat dengan senyum sensual. Ia melontarkan tawaran provokatif yang menantang gadis itu untuk masuk ke dalam dunianya yang penuh gairah dewasa.
Sampul Novel Heavy Heart
8.4
Tiga belas tahun lamanya sebuah tragedi kelam di bawah guyuran hujan terus menghantui malam-malamku. Bayangan Sakala tak pernah benar-benar hilang, bagaikan bunga Smeraldo yang terasa nyata namun semu. Di tengah kerinduan mendalam, seseorang muncul membawa kabar mengejutkan bahwa dia mungkin masih hidup. Namun, kenyataan jauh lebih rumit saat sosok manis itu hadir. Siapa sebenarnya dirimu? Apakah kamu adalah Sakala yang aku kenang atau orang lain?
Sampul Novel MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
8.0
Sebulan pasca menikah, Rio justru berkhianat dengan menikahi siri Marta, sahabatku sendiri. Aku dianggap pajangan tak berarti di rumah kami, hingga suatu malam Rio merenggut paksa kehormatanku demi mengganti rugi mahar yang ia beri. Hancur karena dijadikan tumbal pernikahan tanpa cinta, aku mengadu pada orang tua namun tak mendapat pembelaan. Akhirnya, aku memilih pergi menjauh dan menghapus jejak demi menyembuhkan luka batin yang teramat perih ini.
Sampul Novel Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova
8.4
Demi menggagalkan rencana jahat ibu tirinya, Alana nekat menjebak Alesio Theodore Kingston, putra tunggal pewaris imperium bisnis Kingston Airlines. Alih-alih marah, sang miliarder Casanova justru menawarkan kontrak pernikahan selama satu tahun. Namun, Alana segera menyadari bahwa di balik pesona menawannya, Alesio menyimpan sisi gelap yang penuh rahasia. Obsesi berbahaya dan gairah sang pria mulai meruntuhkan pertahanan Alana dalam jeratan cinta yang penuh risiko.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan