Sampul Novel Cinta  Sang Dokter Untuk Gadis Nakal

Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal

8.5 / 10.0
Dalam Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal, Ayyara yang putus asa akibat pengkhianatan pacarnya mendapat tawaran pernikahan tak terduga dari seorang istri dokter. Romance novel ini mengikuti perjuangan Ayyara menata hidupnya kembali. Baca web novel modern ini secara gratis sekarang.
Ringkasan Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal
Hidup Ayyara hancur setelah menjadi korban pelecehan oleh kekasihnya sendiri. Ia hamil tanpa tahu siapa ayah bayinya karena telah dijadikan bahan taruhan. Di tengah keputusasaan untuk mengakhiri hidup, seorang dokter tampan dan istrinya datang menyelamatkan nyawanya. Secara mengejutkan, sang istri justru memintanya untuk menikah dengan suaminya karena alasan tertentu. Kini Ayyara terjebak dalam dilema besar atas tawaran pernikahan yang tak terduga tersebut.
Baca Selengkapnya

Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal Bab 1

Namaku Ayyara, umurku baru genap dua puluh tahun. Aku masih duduk di bangku kuliah.

Aku adalah anak tunggal, dan kedua orang tuaku sangat menyayangiku.

Semula hidupku selalu bahagia, karena tidak kurang suatu apapun, papa dan mama selalu memanjakan ku, segala apa yang kupinta, mereka selalu memberikan padaku. Namun belakangan ini, papa dan mama sering bertengkar, entah apa penyebabnya.

Saat pulang kuliah, sayup-sayup kudengar suara papa berkata, "Sejak kapan kamu selingkuh dengan lelaki itu? aku tak menyangka Rani, kamu tega mengkhianatiku!"

"Pa, semua yang kamu tuduhkan itu tidak benar Pa, tolong percaya Mama," Kudengar mamaku menghiba.

"Semua buktinya sudah jelas. Apa kamu masih mau menyangkal?" kudengar papa kembali membentak mama.

Praaang...!

Entah barang apa lagi yang dibanting papa, karena khawatir dengan mama, akupun menghampiri mereka.

"Ma, Pa, tolong jangan bertengkar lagi, Arra pusing dengernya, apa tidak bisa diselesaikan baik-baik!" Kataku mencoba menasehati mereka.

"Ara, pergilah! tak usah ikut campur urusan orang tua." Ucap papa sedikit marah padaku.

Aku masih berdiri terpaku, aku masih memikirkan mama, aku takut papa akan menyakiti mama nantinya.

"Ara, kamu nggak dengar apa yang papa bilang. Cepat pergi!" teriak papa seraya melotot kepadaku.

Kejadian seperti itu aku rasakan hampir tiap hari, aku selalu mendengar mereka bertengkar dan itu sangat membuat aku tak betah dirumah, hingga suatu hari aku menceritakan semua yang terjadi antara papa dan mamaku pada Andrean pacarku.

"Ndre, aku pusing nih, makin nggak betah aja dirumah," Ucapku saat ketemuan dengan Andre di cafe.

"Pusing kenapa Beb?" Tanyanya.

"Mama papaku tiap hari selalu berantem, aku pusing dengernya, lama-lama nggak tahan rasanya. Aku pengin pergi dari rumah saja," Kataku pada Andre.

"Kamu yang sabar Beb, mungkin mereka sedang ada masalah," balasnya.

"Tapi kan bisa dibicarakan baik-baik, jangan berantem terus kaya gitu," Jawabku lesu.

"Sudahlah sayang, itu urusan mereka, kamu nggak usah ambil pusing, lebih baik kita hapy-hapy yuk!" Ajaknya seraya menggandengku.

"Kita mau kemana Ndre?" Tanyaku setelah menyadari mobil yang kunaiki bersama Andre telah jauh menuju keluar kota.

"Aku akan mengajakmu kesuatu tempat, yang bisa membuat kamu bisa melupakan segala masalah." Ucapnya seraya tersenyum.

"Tapi Ndre, aku takut,"

Jujur aku merasa takut Andre akan berbuat macam-macam padaku.

"Kamu nggak usah takut Ra, aku nggak mungkin macam macam sama kamu." Ujarnya seraya menggengam tanganku.

Aku mengangguk mencoba mempercayainya, semoga saja Andrean tidak membohongiku.

"Ra, sepertinya kamu lelah, minumlah!" Ucapnya seraya menyodorkan sebotol minuman.

Karena kebetulan haus, akupun segera meminumnya, namun tiba-tiba aku merasakan kepalaku sangat pusing, Setelahnya aku tidak ingat apa-apa lagi.

Ketika tersadar, aku merasakan sakit di sekujur tubuhku, terutama di bagian kewanitaanku, dengan kepala yang masih sedikit pusing aku mencoba melihat keadaan sekeliling, dan aku merasa berada, dikamar sebuah hotel.

Kupandangi seluruh tubuhku yang tanpa sehelai benang pun. Andrean dia telah merenggut kesucian ku.

"Andrean bangun! Cepat bangun!" Kataku sembari menggoncang goncangkan tubuhnya.

"Apa yang telah kamu lakukan padaku Ndre?" Tanyaku saat melihat Andrean membuka matanya.

"Ara, kita telah bersenang-senang sayang!" Ucapnya tanpa merasa bersalah.

"Andrean kamu jahat. Kamu tega menodaiku," aku menangis terisak, aku menyesal percaya begitu saja pada Andrean.

"Sudahlah Ara, semua sudah terjadi, kamu nggak usah khawatir, kalau kamu sampai hamil, aku pasti tanggung akan jawab kok," Ucapnya, membuat aku semakin muak dibuatnya.

Aku bergegas hendak keluar, aku ingin pulang saja. Sekalipun itu membuatku malas kalau mengingat papa selalu bertengkar tiap hari dengan mama, tapi setidaknya itulah tempat paling aman sementara untukku.

"Kamu mau kemana Ara?" Tanyanya.

"Pulang!" Jawabku ketus.

"Silahkan pulang! "Tapi ingat, kalau kamu hamil, aku tidak akan bertanggung jawab."

Aku urungkan niatku untuk pulang, aku takut kalau seandainya aku beneran hamil, dan Andrean tak mau bertanggung jawab, apa yang akan terjadi padaku?

"Kemarilah Ara, mulai sekarang hiduplah disini bersamaku, aku akan membuatmu senang terus," Ucapnya.

"Ndre, aku minta kamu nikahin aku segera!" Pintaku.

"Ara, aku pasti nikahin kamu, tapi nanti kalau aku sudah cukup uang, untuk sementara kamu bersabarlah dulu," Katanya.

"Kamu serius kan Ndre?" Tanyaku ragu.

"Iya sayang, aku serius," ujarnya.

Pada akhirnya, aku menuruti Andre, untuk tinggal bersamanya.

***

"Ndre, kok kamu baru pulang?" Tanyaku penasaran, karena akhir-akhir ini Andre jarang pulang kerumah.

"Aku lagi banyak urusan, kamu nggak usah bawel, mending sekarang bikinin aku kopi!" Jawabnya.

Begitulah Andrean kalau ditanya selalu marah-marah, aku selalu mencoba bersabar, walau sebenarnya aku sudah tak tahan hidup dengannya.

"Nanti malam ikut aku Ra. Nih kamu dandan yang cantik!" Ucapnya seraya menyerahkan sebuah paperbag.

"Itu pakaian untuk kamu pakai nanti," Ucapnya.

"Bagus banget Ndre, emang kita mau kemana?" Tanyaku, setelah membuka paperbag, yang berisi sebuah gaun.

"Aku mau ajak kamu, ketemu sama orang tuaku," Jawab Andre.

"Beneran kan Ndre?" Tanyaku dengan antusias.

"Iya benar. Makannya, kamu dandan yang cantik ya," Ucapnya sembari tersenyum.

Ternyata Andrean tak mengingkari janjinya. Dia benar benar, memperkenalkan aku dengan kedua orang tuanya. Sungguh aku merasa, sangat bahagia sekali.

Tiba waktunya Andrean mengajakku pergi menemui orang tuanya, dengan gaun pemberian Andrean, dan memoles wajahku secantik mungkin, aku yakin, orang tua Andrean pasti akan menerimaku.

"Ara, kamu sudah siap?" Tanya Andrean.

"Sudah Ndre, aku udah siap kok," Ucapku seraya tersenyum manis padanya.

"Bagus. Kamu terlihat cantik sekali," Pujinya.

Aku jadi tersipu malu dibuatnya.

"Kita berangkat sekarang!" Ujarnya.

***

"Kok kita kehotel Ndre?"Tanyaku ketika Andrean memarkirkan mobilnya di pelataran sebuah hotel.

"Mama papaku minta kita ketemu disini, nggak mungkin kan kita ketemu di rumah, nanti mereka curiga kalau kita sudah hidup bersama," Ucapnya.

"Ndre, kenapa kita nggak kerumah orang tuamu saja!" Tanyaku yang merasa janggal dengan jawaban Andrean.

"Mereka sibuk, mereka tak selalu ada di rumah, kalau kamu nggak mau ketemu orangtuaku, ya sudah, kita pulang saja!" Ucap Andrean seraya menyalakan kembali mesin mobilnya.

"Ndre, aku percaya kok, ya udah kita turun," Ucapku.

Aku berjalan mengikuti Andrean, menuju kesebuah kamar hotel.

"Ini kamar papa sama mamaku menginap nanti, lebih baik kita tunggu disini, sekarang aku mau hubungi mereka dulu," Andrean keluar kamar.

Tak lama Andrean kembali masuk dan berkata, "Ara sebentar lagi, mama dan papa datang! "Aku mau beli sesuatu dulu untuk mereka, kamu tunggulah di sini!"

"Iya Ndre."

Baru saja Andrean berlalu, tiba-tiba kudengar seorang mengetuk pintu.

Aku terkejut, melihat dua orang asing yang tiba tiba mencekal lenganku.

"Si.. Siapa kalian...?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Sang Dokter Untuk Gadis Nakal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel AFFAIR WITH IPAR
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga tanpa kehadiran buah hati membuat hubungan Alma dan Evan mulai terasa hambar. Di tengah kejenuhan yang melanda, Evan justru mencari pelarian hingga terjebak skandal asmara dengan Laras, adik iparnya sendiri. Pengkhianatan ini menjadi ujian berat bagi pernikahan mereka. Akankah Alma mampu memberikan maaf saat rahasia terlarang antara suami dan adiknya terbongkar? Sebuah kisah emosional tentang kesetiaan yang hancur.
Sampul Novel BIDADARI
8.1
Aida Tazkia merasa rendah diri karena kondisi fisiknya sebagai penyintas kanker. Reiko Byakta Adiwijaya, pria dari keluarga konglomerat, justru tetap menikahinya meski melontarkan hinaan tajam. Di balik pernikahan tanpa cinta ini, tersimpan rahasia besar yang disembunyikan Reiko. Aida kini terjebak dalam belenggu keluarga Adiwijaya yang penuh tekanan. Mampukah ia menemukan kebahagiaan sejati dan cinta tulus di tengah keraguan akan kesempurnaannya sebagai wanita?
Sampul Novel Gairah Cinta Senior
8.4
Diana memprioritaskan masa depan di atas asmara, bahkan nekat menolak cinta Arga meski mereka saling suka sejak lama. Namun, keteguhannya diuji saat ia memasuki dunia perkuliahan. Di tengah upaya Arga yang terus mengejarnya dari jauh, Diana justru bertemu Bara, senior galak dengan reputasi bad boy yang mulai menunjukkan ketertarikan padanya. Kini Diana terjebak dalam dilema antara kesetiaan pada masa lalu atau menyerah pada gairah baru yang menantang.
Sampul Novel Kalung Pengkhianatan, Selma Pemenangnya
9.0
Dua belas kali rencana pernikahanku dengan Zaki hancur karena dia selalu memprioritaskan Selma, adik angkatnya. Saat Zaki kembali meninggalkanku di altar untuk kesekian kalinya, aku menyadari pengabdianku selama delapan tahun sia-sia, terutama setelah melihat Selma memakai kalung simbol cinta kami. Aku pun pergi ke Bali untuk bangkit menjadi arsitek sukses. Kini, Zaki muncul kembali bukan sebagai kekasih, melainkan pelamar kerja di bawah pimpinanku.
Sampul Novel Ketika Istri Sudah Mati Rasa
7.9
Dunia Alexa hancur saat mengetahui pengkhianatan suami dan sahabatnya sendiri. Meski sempat terpuruk, ia bangkit untuk membalas rasa sakit hati tersebut dengan cara yang elegan. Namun, Sintya yang tak puas setelah merebut Ryan justru terus berusaha menghancurkan hidup Alexa, bahkan menyasar Anggia. Di tengah konflik ini, muncul Razka yang setia melindungi Alexa dari segala ancaman. Mampukah Alexa membuka hati kembali setelah dikhianati begitu dalam?
Sampul Novel Pemuas Ranjang Tuan Majikan
8.4
Slater Jagger memberikan sebuah perintah yang sangat tidak biasa kepada asisten rumah tangganya. Selain mengurus segala keperluan domestik, sang majikan menuntut pelayanan di ranjang dan konsumsi ASI secara rutin darinya. Sebagai imbalan atas kesediaan memenuhi fantasi dan kebutuhan pribadinya tersebut, Slater menawarkan kebebasan penuh bagi sang wanita untuk menentukan sendiri nilai gaji yang ia inginkan tanpa ada batasan nominal sedikit pun.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan