Sampul Novel Cinta Lama yang Membawa Duka

Cinta Lama yang Membawa Duka

9.7 / 10.0
Demi menutupi pertemuan rahasianya dengan sang cinta pertama, seorang suami tega memanfaatkan putranya yang baru berusia enam tahun sebagai kedok. Namun, keputusan egois itu berakhir fatal saat sang anak dikirim membeli salep luka bakar dan tewas ditikam orang asing di jalan. Di tengah duka mendalam Susi yang menangisi kepergian putranya, sang suami justru menelepon dengan penuh amarah. Tanpa tahu kebenaran tragis yang terjadi, ia menuduh anaknya telah melukai Wenny dan menuntut bocah malang itu segera pulang untuk meminta maaf.

Cinta Lama yang Membawa Duka Bab 1

Suamiku sengaja membawa putra kami pergi bersamanya agar dia bisa makan malam dengan cinta pertamanya tanpa dicurigai.

Di tengah perjalanan, dia menyuruh anak kami yang baru berusia enam tahun itu membeli salep luka bakar, tetapi malangnya, dia bertemu orang gila dan langsung ditikam hingga tewas di tempat.

Hatiku sangat hancur, dan ketika aku melihat salep luka bakar di tangan putraku, aku menangis histeris tanpa henti.

Namun, suamiku malah menelepon dan memarahiku, "Susi, begini anak hasil didikanmu! Dia melukai Wenny dan nggak mau minta maaf, suruh dia pulang sekarang juga!"

Suamiku sengaja membawa putra kami pergi bersamanya agar dia bisa makan malam dengan cinta pertamanya tanpa dicurigai.

Di tengah perjalanan, dia menyuruh anak kami yang baru berusia enam tahun itu membeli salep luka bakar, tetapi malangnya, dia bertemu orang gila dan langsung ditikam hingga tewas di tempat.

Hatiku sangat hancur, dan ketika aku melihat salep luka bakar di tangan putraku, aku menangis histeris tanpa henti.

Namun, suamiku malah menelepon dan memarahiku, "Susi, begini anak hasil didikanmu! Dia melukai Wenny dan nggak mau minta maaf, suruh dia pulang sekarang juga!"

....

Saat Ryan mengembuskan napas terakhirnya dalam pelukanku, tangannya masih memegang sekotak obat. Aku menangis tersedu-sedu melihat mulutnya yang berdarah, tak sanggup aku berkata-kata.

Saat itu, aku berlutut memohon kepada Tuhan agar menukar nyawaku demi anakku.

Sayangnya, Tuhan sepertinya tidak mendengarkan. Ryan pergi, dan aku pingsan karena putus asa.

Saat aku sadar kembali, tidak ada seorang pun di sekitarku. Jansen menghubungiku, dan saat itu aku barus sadar bahwa dia belum tahu tentang Ryan.

"Sayang, Ryan ...."

Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, Jansen langsung memotong, "Susi, inikah anak hasil didikanmu? Dia melukai Wenny dan nggak mau minta maaf, suruh dia pulang sekarang juga!"

Hatiku langsung terasa berat. Jadi, ini semua karena mereka!

"Jansen! Ryan itu baru enam tahun. Kamu yang menyuruhnya membeli salep luka bakar, bukan?"

"Memangnya kenapa? Dia sengaja menumpahkan air sampai Wenny terluka. Aku cuma menyuruhnya ke apotek dekat sini, tapi dia malah kabur!"

"Susi, beginilah anak hasil didikanmu! Suruh dia pulang dan minta maaf pada Wenny!"

Saat itu, terdengar suara Wenny dari telepon, "Sudahlah Jansen, aku tahu Ryan nggak suka padaku. Anak kecil memang belum paham, nggak masalah kok kalau aku sedikit terluka."

"Jangan membelanya. Susi, kamu dengar, 'kan? Suruh Ryan ke sini sekarang!"

Aku begitu marah hingga pandanganku menggelap, lalu aku menjawab, "Ryan nggak akan datang. Kalau kamu mau menyalahkannya, cari dia sendiri!"

Aku menutup telepon dan langsung memblokir nomornya. Dadaku sesak tidak tertahankan.

Sejak Wenny kembali, Jansen seperti kehilangan akal, bahkan anaknya sendiri diabaikan.

Aku harus meninggalkannya, dan sekaligus membuat mereka membayar atas semua ini!

Aku menjaga jenazah Ryan sendirian sambil menghubungi agen untuk membeli lahan pemakaman.

"Ryan, jangan khawatir, Ibu nggak akan biarkan kematianmu sia-sia."

Aku berjanji dalam hati, akan menguburkan Ryan di sini. Setelah semuanya selesai, aku kembali ke rumah dengan tubuh yang lelah dan segera bertemu Jansen dan Wenny.

"Susi, di mana Ryan! Lihat apa yang dia lakukan pada Wenny!"

Begitu melihatku, Jansen langsung bertanya. Di sampingnya, Wenny dengan tangan terbalut perban berkata dengan lemah, "Susi, jangan marah. Jansen hanya sekadar membantuku, aku ...."

Plak!

Aku tak bisa menahan diri lagi, aku langsung menamparnya!

"Perempuan hina!"

"Apa yang kamu lakukan!" Jansen langsung mendorongku dengan keras hingga aku terjatuh. Aku tersungkur di lantai, kesakitan sampai bercucuran keringat dingin.

"Gara-gara ibu macam kamulah Ryan jadi seperti ini!"

"Berani sekali kamu memukul! Suruh Ryan keluar sekarang!"

Aku mengangkat wajahku, tanpa memedulikan rasa sakit di tubuhku, aku bangkit dan menabraknya sekuat tenaga hingga terjatuh ke samping.

"Binatang! Kalian yang sudah membunuh Ryan, masih berani menuntut dia minta maaf. Kalian yang seharusnya masuk neraka!"

"Jansen, kamu nggak pantas jadi seorang ayah! Kamu bukan manusia!"

Aku menyerangnya dengan penuh kemarahan sampai Jansen terkejut. Detik berikutnya, dia berteriak, "Tahan dia! Dia sudah gila!"

Dua penjaga datang dan menahanku di lantai. Aku berusaha melawan, tetapi tak mampu bergerak.

Dia mengusap wajahnya dengan marah sambil berkata, "Seandainya aku tahu kamu akan seperti ini, aku nggak akan menikahimu!"

"Ya, siapa suruh dulu dia nggak melirik kamu yang masih miskin dan malah pergi ke luar negeri untuk cari yang lebih kaya!"

"Sekarang dia datang lagi karena kamu sudah kaya. Jansen, kamu memang tolol!"

Aku membuka luka lamanya, dan Jansen marah besar, sampai hampir memukulku, tetapi Wenny langsung beraksi.

"Bagaimana bisa kamu berpikir begitu! Aku ... dulu aku terpaksa, bukan sengaja meninggalkanmu, Jansen. Aku nggak menyangka kamu menganggapku seperti itu!"

Dia menangis, lalu Jansen langsung tersentuh dan buru-buru menenangkannya. "Nggak, aku nggak pernah berpikir begitu. Kamu selalu indah di mataku!"

Indah?

Aku tertawa terbahak-bahak sampai dadaku terasa sakit.

Jansen menatapku dengan muak.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Lama yang Membawa Duka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita cantik dengan reputasi buruk sebagai perusak hubungan, memutuskan untuk bertobat. Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Namun, Amber dirampok dan terdampar di hutan beku. Satu-satunya harapan hidupnya adalah pria misterius bernama Tuan Dingin. Duda yang membenci wanita ini dicap kanibal oleh warga sekitar. Akankah Amber mampu meluluhkan hatinya atau justru menjadi korban kebencian sang pria?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan