Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Berujung Duka atau Suka

Cinta Berujung Duka atau Suka

Saat putri mereka terbaring lemah akibat demam tinggi, Jeffry Aryadi justru sibuk menghadiri rapat sekolah untuk anak dari cinta sejatinya. Panggilan telepon sang istri malah dijawab oleh wanita tersebut yang menangis meminta maaf, memicu kemarahan Jeffry yang membela diri dengan dalih menolong janda dan yatim. Di tengah dinginnya ruang rumah sakit, sang istri akhirnya mengambil keputusan besar. Sambil menemani putrinya yang disuntik, ia menawarkan awal baru bagi mereka untuk hidup berdua saja.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari putriku demam tinggi, Jeffry Aryadi sedang menghadiri pertemuan orang tua untuk anak cinta sejatinya.

Aku meneleponnya, tetapi yang mengangkat adalah si cinta sejatinya itu.

Wanita itu menangis sambil meminta maaf padaku. Jeffry merebut ponselnya, lalu berkata dengan nada marah.

"Mereka adalah janda dan anak yatim, apa salahnya kalau aku membantu mereka?"

Aku memahaminya. Kemudian, aku bertanya pada putri kecilku yang sedang menerima suntikan dengan patuh di samping.

"Bagaimana kalau mulai sekarang kamu tinggal berdua saja dengan Ibu?"

Putriku mengangkat wajahnya yang memerah karena demam tinggi, lalu berkata dengan lembut.

"Baiklah."

"Anak pintar." Aku mencium pipinya.

Kemudian, aku menelepon wali kelas putriku untuk membicarakan tentang prosedur pindah sekolah.

Guru itu mengatakan bahwa prosedur pindah sekolah paling cepat akan membutuhkan waktu setidaknya satu bulan.

Tidak masalah. Aku sudah melalui 8 tahun hidup seperti janda.

Menunggu satu bulan bukan masalah.

Nina membuka mata bulatnya, sesekali melirik ke arah pintu ruang perawatan.

Meskipun dia tidak mengatakan apa-apa, aku tahu bahwa dia sedang menunggu Jeffry.

Aku menelepon Jeffry sekali lagi, hanya berharap dia bersedia mengucapkan selamat malam pada Nina.

Telepon berdering lama sebelum akhirnya diangkat. Suara Jeffry yang dingin dan penuh amarah langsung terdengar lebih dulu.

"Linda, aku hanya menemani Adit menghadiri pertemuan orang tua. Apa perlu kamu menelepon terus untuk mengecek?"

"Kamu bahkan berbohong mengatakan kalau Nina sakit. Kamu mengutuk putrimu sendiri. Kamu sungguh kejam."

Suasana di seberang sana terdengar sangat ramai. Dari suara latar belakang, aku tahu bahwa itu adalah restoran keluarga yang paling ingin dikunjungi Nina.

Jeffry mengatakan bahwa dia sibuk bekerja, tidak memiliki waktu.

Namun, sekarang dia tidak hanya memiliki waktu untuk menghadiri pertemuan orang tua, bahkan memiliki waktu untuk mengajak Melissa Wijaya dan anaknya makan.

Tiba-tiba, dari ujung lain terdengar suara yang jernih, "Ayah, kenapa kamu nggak makan?"

Tanganku bergetar, hingga ponsel di genggamanku hampir terjatuh.

Hampir pada saat yang sama, Jeffry memutus panggilan telepon.

Pria itu sudah seminggu ini tidak pulang ke rumah.

Jika ini dulu, aku pasti sudah mencarinya sambil menangis, menanyakan apakah dia menginap di rumah Melissa lagi.

Namun, sekarang aku bahkan tidak memiliki keinginan untuk meneleponnya.

Hanya saja, pada saat itu Jeffry justru pulang ke rumah.

Begitu masuk, dia langsung memarahiku.

"Kamu sudah seminggu nggak membuatkan bekal untuk Adit, ya?"

"Meski sedang marah, kamu nggak boleh melampiaskannya pada anak itu. Melissa nggak bisa masak, hanya kamu yang bisa membuatkannya."

Ketika melihat aku menundukkan kepala tanpa mengatakan apa-apa, wajah Jeffry sedikit melunak. Dia perlahan meremas tanganku beberapa kali.

"Bukankah kamu selalu ingin mengambil foto pernikahan? Kalau kamu bersikap baik …."

Lucu sekali. Aku sudah bersama dengan Jeffry selama 8 tahun. Namun, kami bahkan tidak memiliki satu pun foto pernikahan, jangankan lagi surat nikah.

Tepat ketika kami ingin mengurus surat nikah, suami Melissa meninggal dunia, hanya meninggalkan anak laki-laki berusia satu tahun.

Melissa tidak sanggup menahan pukulan itu hingga dirawat di rumah sakit. Jeffry sibuk merawatnya, tidak memiliki waktu untuk mengurus hal-hal lain selain Melissa.

Akhirnya, kami masih belum mengurus surat nikah.

Pria itu menggodaku dengan menggunakan foto pernikahan. Dia mengira aku akan menyerah, tetapi ekspresiku tetap acuh tak acuh.

Saat suasana menjadi tegang, wali kelas Nina tiba-tiba meneleponku.

Nina berkelahi dengan seseorang di sekolah.

Aku langsung mengambil tas, bergegas pergi ke sekolah. Jeffry juga mengikutiku dengan cemas.

Dia memarkirkan mobil Hummer hitamnya di depanku. Aku naik ke kursi penumpang tanpa ragu.

Namun, saat melihat tulisan di kursi penumpang, aku sedikit tertegun.

Di kursi penumpang terpasang foto Melissa dengan tulisan: [Kursi khusus kekasih]

Ketika Jeffry memasang sabuk pengaman, dia melihatku memperhatikan stiker itu. Jantungnya berdetak kencang.

Jeffry segera merobek stiker itu, takut aku akan menangis dan mengamuk seperti dulu. Kemudian, dia menjelaskan.

"Melissa hanya iseng memasangnya, kamu jangan ...."

Aku memotong perkataannya dengan tenang, "Ayo cepat pergi. Nina masih menunggu kita di sekolah."

Jeffry menatap wajahku cukup lama, lalu akhirnya mengatupkan bibir tanpa mengatakan apa-apa.

Aku diam-diam mengingat bagaimana Jeffry memasukkan stiker itu dengan hati-hati ke dalam saku setelah merobeknya.

Aku makin merasa bahwa 8 tahun ini tak ada artinya.

Sesampainya di kantor guru, aku melihat seorang anak laki-laki yang tampan sedang menangis dengan kencang,

Rambut Nina tampak acak-acakan, sementara bahunya bergerak-gerak. Jelas dia sedang menangis tanpa suara.

Jika aku tidak salah ingat, anak laki-laki itu adalah putra Melissa, Adit Wangsa.

Jeffry bertubuh tinggi dengan kaki jenjang. Dia melangkah masuk ke dalam kantor lebih dulu dariku, bahkan menutupi tubuhku sepenuhnya.

Ketika Nina melihat Jeffry, matanya langsung berbinar, hendak memeluknya,

Namun, Adit lebih dulu melemparkan dirinya ke dalam pelukan Jeffry.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Babu Kumal VS CEO Kutub Utara
8.4
Terryn dikirim ibunya untuk tinggal bersama sahabat lamanya, Ibu Imelda. Meski dididik menjadi wanita berpendidikan, Terryn justru diperlakukan bak pembantu oleh Deva, putra bungsu Imelda yang dingin dan angkuh. Konflik memuncak hingga sebuah peristiwa besar memaksa mereka menikah atas keinginan Imelda. Terryn yang mencintai Deva harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya tetap tak acuh. Namun, saat Deva mulai luluh, Terryn justru pergi menjauh darinya.
Sampul Novel Billionare and His Secret Wife
8.8
Michelle terbiasa menjual kecantikan fisiknya demi bertahan hidup. Suatu malam, ia terjebak situasi berbahaya saat mengetahui rencana keji para kliennya. Meski dalam pengaruh obat, Michelle berhasil kabur dan menyelinap ke kamar seorang pria asing untuk menuntaskan gairahnya yang tak tertahankan. Pertemuan tak terduga itu ternyata menjadi titik balik yang mengubah garis takdirnya selamanya. Ikuti kisah penuh intrik dan gairah ini dalam balutan romansa yang membara.
Sampul Novel Boss Lady: Mantan Suamiku Ingin Aku Kembali
8.9
Selena dianggap parasit oleh suaminya, Kenneth. Setelah lelah disakiti, ia menuntut cerai dan pembagian harta. Kenneth setuju karena ingin bebas, namun Selena justru bangkit menjadi pengusaha sukses yang dikelilingi pria. Terkejut melihat transformasi mantan istrinya yang mandiri, Kenneth mulai mengejarnya kembali. Saat Selena meluapkan kemarahannya, Kenneth justru mengakui kegilaannya dan memohon untuk rujuk demi menyatukan kekayaan serta masa depan mereka.
Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Sampul Novel Cinta Yang Terenggut
7.9
Sepuluh tahun menikah, rumah tangga Jonathan dan Theresia hancur karena depresi akibat kemandulan. Jonathan yang lelah disiksa secara fisik dan mental akhirnya menggugat cerai. Di tengah proses itu, ia jatuh hati pada Karin, sekretarisnya yang lembut dan kontras dengan sang istri. Namun, Theresia berusaha keras mempertahankan hubungan mereka. Akankah Jonathan berhasil pergi, ataukah ada niat tersembunyi di balik ketulusan Karin yang tampak naif?
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Masa kecil yang penuh kemiskinan dan hinaan mengubah Alena dari gadis lembut menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, adik tirinya yang manja, Alyssa, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?