Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bayangan Pengantin yang Terlupakan

Bayangan Pengantin yang Terlupakan

Menjadi kekasih Ronan Leach, CEO kaya Grup Leach, selama lima tahun ternyata membawa luka mendalam. Meski mengaku cinta, Ronan justru diam-diam menikahi janda sahabatnya dan meresmikan wanita itu sebagai Nyonya Besar Keluarga Leach di depan publik. Setelah berkali-kali memaafkan pengkhianatan Ronan—termasuk saat pria itu menghamili istrinya—sang protagonis akhirnya memilih pergi selamanya. Dia melangkah pergi membawa rahasia kehamilan dirinya sendiri, meninggalkan Ronan yang terlambat menyesali hilangnya sang kekasih dan calon pewaris tunggalnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menundukkan pandangan dengan muram, lalu berbalik masuk ke kamar tidur kecilku di ujung lantai dua.

Kamar ini dulunya adalah ruang kerja Ronan. Pada hari pertama aku pindah ke sini, dia memelukku dan berkata.

"Mollie, besar kecilnya kamar nggak penting. Yang terpenting adalah berada paling dekat denganku. Setelah kamar pengantin kita selesai direnovasi, kita akan menikah."

Saat itu, aku percaya bahwa hari pernikahan kami akan segera tiba.

Namun, kini, lima tahun telah berlalu. Aku masih tinggal di ruang kerja sempit ini, sedangkan kamar pengantin kami justru menjadi kamar tidur wanita lain.

Aku menahan rasa perih di hati sambil membuka koper, lalu melanjutkan membereskan pakaian.

Baru saja merapikan beberapa potong, pintu kamar tiba-tiba didorong terbuka. Sophie masuk dengan perut membuncit, langkahnya begitu angkuh.

Dia mengedarkan pandangan ke sekeliling, lalu berkata dengan pura-pura terkejut.

"Tempat ini bahkan luasnya nggak sampai seratus meter persegi, 'kan? Kamu tinggal di kamar sekecil ini?"

"Iya juga, lagi pula kamu nggak punya status, jadi nggak bisa dianggap bagian dari Keluarga Leach. Bisa mendapat satu kamar saja sudah bagus."

Sophie berjalan mendekat, lalu menatapku dengan penuh kemenangan.

"Kamu tahu kenapa Ronan begitu terburu-buru menikah denganku? Karena begitu aku melahirkan anak ini, dialah yang akan menjadi pewaris Grup Leach."

"Sementara kamu, nggak berarti apa-apa. Kamu hanyalah simpanan Ronan, nggak pantas tampil di depan umum. Singkatnya, kamu adalah pelakor."

Aku menatap Sophie dan berusaha menekan amarah yang membara di hatiku, lalu berkata dengan dingin.

"Sudah selesai? Kalau sudah, silakan keluar."

Sophie tidak menyangka aku akan setenang ini, seketika dia menjadi marah dan hendak mendorongku.

"Mollie Martin, kamu..."

Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, wajah Sophie mendadak pucat. Tubuhnya langsung terjatuh ke lantai sambil berteriak.

"Perutku sakit sekali! Mollie, kamu berani mendorongku!"

Aku menatapnya dengan kaget, belum sempat bereaksi, Ronan sudah bergegas masuk dengan panik.

"Sophie!"

Ronan mendorongku keras, lalu menggendong Sophie dengan cemas. Dia berteriak marah padaku dengan mata memerah.

"Mollie, mengapa kamu begitu kejam? Sophie sedang hamil, bagaimana bisa kamu mendorongnya?"

Aku terhuyung beberapa langkah ke belakang dan berusaha menjelaskan dengan panik.

"Aku nggak mendorongnya, dia sendiri yang jatuh. Itu nggak ada hubungannya denganku!"

Namun, Ronan sama sekali tidak memercayainya. Dia menatapku dengan penuh amarah, menarik lenganku kasar dan menyeretku turun dari tempat tidur, lalu dengan hati-hati meletakkan Sophie di atas tempat tidur.

Selesai melakukan semua itu, Ronan segera mengambil ponselnya dan menghubungi dokter keluarga dengan cemas.

"Dokter, cepat datang. Sophie, perutnya sangat sakit. Aku khawatir anaknya dalam bahaya!"

Sophie bersandar di pelukan Ronan, sambil memandangku dengan penuh kemenangan, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum dingin.

Seluruh tubuhku gemetar, aku menatap Ronan dengan tidak percaya. Bagaimana bisa dia tidak memercayai kata-kataku?

Tidak lama kemudian, dokter pun datang. Setelah memeriksa sebentar, dia menghela napas lega dan berkata.

"Nggak ada masalah serius. Kandungan Nona Sophie hanya terguncang. Cukup beristirahat di tempat tidur."

Ronan masih panik. Dia menanyakan berbagai hal yang harus diperhatikan selama kehamilan, bahkan mencatatnya dengan saksama di sebuah buku kecil, sebelum akhirnya mengantar dokter keluar.

Begitu Ronan pergi, Sophie langsung bangkit dari tempat tidur dan menatapku dengan senyum angkuh.

"Mollie, kamu lihat sendiri, 'kan? Betapa Ronan sangat peduli padaku dan anak ini."

"Kamu pikir kamu itu siapa? Berani-beraninya merebut priaku!"

Tubuhku bergetar karena marah, tetapi aku enggan menanggapi dirinya. Aku berbalik dan berniat berdiri, tetapi Sophie tiba-tiba berkata.

"Sebenarnya, anak ini bukan anak Ronan. Aku menjebaknya dengan obat agar tidur bersamaku, tetapi malam itu nggak terjadi apa-apa. Anak ini adalah anak orang lain."

Aku langsung mendongak dan menatapnya dengan terkejut.

"Apa yang kamu katakan?"

Sophie melengkungkan bibir merahnya dan tertawa congkak.

"Aku bilang, anak ini bukan anak Ronan. Dia hanyalah orang bodoh yang ditipu mentah-mentah."

"Nggak tahu malu! Bagaimana bisa kamu memperlakukannya seperti ini!"

"Aku akan memberitahunya sekarang!"

Sophie menutupi wajahnya, tetapi sama sekali tidak tampak takut.

"Sekalipun kamu tahu, apa yang bisa kamu lakukan? Kamu sama sekali nggak bisa mengubah keadaan. Menurutmu, apakah Ronan akan memercayaimu?"

"Kalau kamu tahu diri, segeralah pergi. Jangan menghalangi aku dan Ronan."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
9.1
Amara terkejut saat suaminya, Damien Crowhurst, meminta cerai tepat saat ia menyiapkan makan malam. Meski mencintai Damien sejak awal perjodohan mereka pasca kebangkrutan keluarganya, Amara setuju berpisah dan menerima kompensasi besar. Sikap tenangnya mengejutkan Damien serta Selene Marquette, wanita baru yang menghinanya. Setelah empat tahun terbelenggu dalam pernikahan dingin, Amara memilih pergi ke apartemen kecil demi menghirup udara kebebasan yang sesungguhnya.
Sampul Novel GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
8.0
Leon Indrajaya, pewaris tunggal kerajaan properti yang kaya raya, dikenal sebagai playboy penakluk wanita. Di balik pesonanya, trauma masa kecil membuatnya menjadi sosok temperamental dan dingin. Saat dipaksa ayahnya menjalani terapi, ia bertemu psikiater cantik, Evita Caroline. Meski Eve telah bertunangan dengan CEO Young Entertainment, Belvin Alexander, Leon justru terobsesi padanya. Akankah Leon nekat merebut Eve dan memicu konflik besar antar konglomerat?
Sampul Novel Melahirkan Keturunan Untuk CEO
9.5
Kinara Ariana, wanita tiga puluh tahun, terjepit situasi sulit saat ibunya butuh operasi mendesak. Demi biaya medis, ia nekat meminta bantuan bos di kantornya. Namun, permintaan itu justru menjebaknya dalam kehidupan sang CEO. Di sisi lain, sang ibu yang sekarat menuntutnya segera menikah. Tanpa diduga, pria asing itu bersedia menikahinya. Seiring berjalannya waktu, rahasia masa lalu sang CEO mulai terungkap dan mengubah takdir hidup Kinara selamanya.
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, Anindya yang hidup sulit terpaksa menerima kontrak pernikahan dengan Reivan, miliarder yang menutup diri akibat masa lalu kelam. Nyonya Nadia menjodohkan mereka demi memenuhi permintaan terakhir Nenek Zylvana yang sedang sakit. Meski awalnya terpaksa, sikap manja sang nenek justru mendekatkan mereka. Namun, ego Reivan memicu konflik besar hingga Anindya harus mempertaruhkan nyawa demi cinta di tengah rahasia yang mulai terkuak.
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO
9.1
Clara kehilangan pekerjaan dan kekasih secara bersamaan. Dalam keputusasaan di sebuah pesta, ia bertemu Arkan, CEO kaya yang menyelamatkannya saat mabuk. Tak hanya memberi posisi di perusahaannya, Arkan tiba-tiba mengajak Clara melakukan pernikahan kontrak. Namun, pilihan itu justru menyeret Clara ke dalam pusaran masalah rumit. Di balik kemewahan hidup barunya, Arkan menyimpan rahasia masa lalu kelam yang menguji ketahanan Clara sebagai istri kontrak.
Sampul Novel Petani Sukses
9.3
Pasca dikhianati dan dijebak kekasihnya, Amanda Santika pulang ke desa untuk membangun kerajaan tani bermodal kalung berlian. Kesuksesannya di bidang pertanian terganggu saat putranya menemukan seorang pria kaya yang sangat mirip dengannya. Pria tampan berwibawa itu terkejut melihat kemiripan mereka, sementara sang balita justru menyeretnya pulang ke rumah. Amanda terperangah ketika anaknya mengumumkan telah menemukan calon suami yang tepat untuk ibunya tersebut.