Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan

Annaya dan Kaisar Kegelapan

9.2 / 10.0
Vlad IV, pangeran vampir penguasa klan dari Kastil Bran, hidup dalam kesepian panjang meski memiliki kekuatan dan kekayaan melimpah. Takdir mempertemukannya dengan Annaya, gadis mandiri yang trauma akibat pengkhianatan masa lalu, di sebuah kelas merangkai bunga. Meski kekuatan supranatural Kazi tak mempan padanya, percikan asmara tetap muncul. Mampukah Kazi meyakinkan Annaya yang skeptis akan cinta untuk bersatu, sementara perbedaan dunia menjadi penghalang besar bagi mereka?

Annaya dan Kaisar Kegelapan Bab 1

1

Kastil Bran, yang terletak di daerah Bran, Transylvania, merupakan kastil yang dianggap sebagai inspirasi setting film yang menceritakan istana tempat tinggal Count Dracula. Popularitas kastil ini amat sangat tinggi di mata para penggemar film horor, terbukti sangat banyak dijual beberapa souvenir berbau vampir seperti topeng, gigi taring atau bahkan jubah kebesaran vampir.

Bahkan sering diadakan pesta besar-besaran pada perayaan Halloween setiap tahunnya. Pada 1920, daerah Transylvania berpindah tangan dari Hungaria ke Rumania yang saat itu berbentuk kerajaan. Kastil ini kemudian menjadi milik keluarga Kerajaan Rumania, bahkan sempat dijadikan rumah sakit oleh salah satu anggota Kerajaan Rumania, yaitu Putri Ileana, ketika Perang Dunia II meletus.

Vampir sebagai tokoh mitologi yang digambarkan menghisap darah manusia masih menjadi perdebatan hingga kini, sedang Count Dracula sebagai leluhur vampir dikabarkan sebagai makhluk terkeji yang pernah dilahirkan untunglah sudah tiada.

Sehingga kemasyhuran nama Putri Ileana yang terkenal sangat dermawan membantu rakyat kecil sedikit mengaburkan legenda menyedihkan kastil Bran yang penuh dengan kekejaman.

Yang tidak diketahui banyak orang adalah Putri Ileana mempunyai cucu yang sangat tampan, hasil kisah cinta dari putrinya yang sangat cantik Putri Carmelina dan Vlad Tepes(Vlad III). Cucunya itu mempunyai keistimewaan yang dirahasiakan hingga kini dia dinamakan Vlad IV Kazıklı Voyvoda.

Keadaan yang telah berubah membuat semuanya lebih mudah bagi para pengawal abadi untuk mengurus dan melindungi Vlad IV yang dipanggil dengan nama Kazi.

***

Malam ini di Kazi mengikuti pelatihan merangkai bunga di Jemima Foral Education. Program pembelajaran yang ditawarkan bermacam-macam salah satunya adalah kelas European Flower Arranging membuat rangkaian bunga bergaya eropa.

Miss Daniella menjelaskan, "Bisnis florist tidak hanya cukup terampil merangkai bunga saja, namun juga memiliki pengetahuan sebanyak-banyaknya mengenai bunga dan konsep bisnis yang matang.”

Sejenak Miss Daniella berhenti menjelaskan, "Anna jangan kau buat mainan bunga itu lagi! Nanti bunga bagianmu akan patah semua sebelum pelajaran dimulai lo!”

Kazi melihat ke arah Anna yang ditegur oleh Miss Daniella tadi terlihat cuek, matanya melamun dan pandangannya menerawang jauh.

Gadis yang sangat cantik, berkulit seputih salju dengan rambut hitam berombak yang sangat indah. Badannya sangat berlekuk. Akan tetapi dia berpakaian seenaknya, sweater kedodoran menutupi tubuhnya yang aduhai. Mata Kazi yang sangat tajam mampu melihat kemolekan Anna yang tak mampu dilihat orang normal.

“Oasis banyak kalian pakai untuk berlatih. Oasis, busa yang bisa digunakan untuk rangkaian vas meja. Sedangkan bamboo dan stereofoam digunakan untuk rangkaian bunga seperti ucapan selamat atau turut berduka cita. Selain itu, sediakan juga alat pemotong bunga, kawat, tang potong, pita, foral tape, alat penyemprot bunga, wadah atau vas bunga dan lainnya.”

Kazi melirik ke arah Anna yang tetap melamun, ingin sekali rasanya menyentuhnya untuk mengingatkan agar lebih konsentrasi agar tak dimarahi kembali oleh Miss Daniella.

Tiba-tiba mata Anna menatap Kazi dengan ramah, ”Hei kau lihat bulan di sana? Bulan terasa sangat indah malam ini, bulat bersinar bundar menerangi halaman yang cukup rindang.”

“Hei ssst, sudah jangan ramai saja, nanti kau ditegur kembali oleh Miss Daniella.”

“Ah biarin dia memang sangat cerewet.”

“Mengapa kau tidak pernah takut sama sekali padanya?”

“Dia masih terhitung bibiku, dari mulai kecil hingga sekarang aku selalu dicerewetin walaupun aku tidak melakukan kesalahan kau tahu nggak?” kata Anna sampai berbisik.

Kazi menggeleng, "Bagaimana aku bisa tahu kalau kau belum menceritakannya?”

“Sekarang pikiranku bukan ada di sini. Aku sedang disibukkan dengan hitung-hitungan untung dan rugi, pemasukan dan pengeluaran tokoku minggu ini. Soal hitung-hitungan yang sangat membuatku pening.”

“Lalu yang membuatmu sangat gembira dan merasa senang itu kegiatan apa?”

“Apa ya? Aku suka jualan dan berkreasi. Tentu saja tidak mengikat seperti merangkai bunga ini, yang harus beginilah... harus begitulah.”

“Ah rupanya jiwamu sangat bebas.”

Kazi sekarang tahu bahwa segala hal yang berkaitan dengan administrasi sangat membuat Annaya merasa sangat kesulitan. Rupanya Tuhan Maha Baik, inilah cara Kazi mendekati Anna, dia sangat pandai urusan matematika, karena hidupnya yang panjang memberikannya banyak waktu untuk belajar. Benaknya bagai kalkulator yang mampu menghitung dengan cepat.

“Haduh mengapa bulu kudukku terasa merinding ya?”cetus Anna lagi.

“An....naa, jangan ganggu Tuan Kazi, dia pelanggan terbaik toko bunga kita dan baru pertama kali ikut pelatihan merangkai bunga ini.”

“Oh maafkan aku yang telah mengganggumu ya,” Anna merasa malu.

“Tak mengapa, ” kata Kazi menenangkan Anna yang kelihatan sangat sedih. Kazi sedikit kesal pada Miss Daniella yang senang sekali menegur Anna.

“Mengapa kau ada di sini kalau kau memang mempunyai toko sendiri?”

“Setiap malam aku menjemput bibi. Dia adalah adik bungsu ibuku yang merawatku dari mulai bayi walaupun cerewet dia sangat baik. Sebagai pengganti ibu waktunya dihabiskan untuk menggangguku hehehe.”

“Oh begitu.”

“Setelah aku mengantarnya pulang aku akan kembali ke toko.”

“Tokomu terletak dimana?”

Di area pertigaan yang sangat ramai, tempat turis biasa berkunjung.

“Tokomu menjual souvenir?”

“Ya segalanya.”

“Baiklah sekarang silakan kalian boleh merangkai bunga, dan kau Anna aduuh, jangan mengganggu Tuan Kazi teruuus.”

Kazi mau membuka mulut untuk membela Anna, langsung dipegang tangannya oleh Anna untuk melarangnya membuka suara.

Anna tersenyum dengan manis lalu menggeleng pelan.

"Aku sudah terbiasa,” terdengar bisikannya yang manja.

"Sudah tidak berpengaruh lagi untukku. Ayo mulai bekerja jangan hiraukan aku.”

Tangan Kazi yang cekatan mulai membuat karya yang sangat indah, dia telah berlatih berabad-abad. Merangkai bunga melatih kekuatannya agar tetap lembut dan mampu mengira-ngira berapa kekuatan yang dibutuhkan untuk merobek setangkai bunga. Saat tidak ada yang melihatnya, dia memotong tangkai itu dengan kuku dan tangannya, kekuatan yang terukur membuat potongan bunga dan rangkaian bunganya sangat bagus.

“Wah seharusnya kau tak usah kursus lagi Tuan Kazi, buatanmu sangat artistik dan kelihatan berkelas, ini bukan karya kelas pemula.”

Anna mendengus dengan tanpa gaya melihat hasil karya Kazi.

“Huh mengapa aku tak bisa membuat sepertimu? Mendekati aja tak bisa.”

Kau kurang pengalaman baik waktu atau latihan, ucap Kazi dalam hati.

Daniella mendekati Kazi kembali sambil membawa brosur lomba, ”Kazi kau mau ikut lomba merangkai bunga? Mewakili kelas ini, pasti kau akan menang! Selama ini kelasku tak pernah mengirimkan peserta yang handal. Baru kau muridku yang sangat pandai.”

Anna tersenyum manis,”Bagaimana mau pandai kalau bibi selalu cereweeet!”

“Annaaa....”

“Baiklah maafkan Anna, oh ya Bibi mau pulang jam berapa? Soalnya Anna masih banyak kerjaan nih.”

“Sebentar lagi, Sayang. Oh ya Tuan Kazi bagaimana?”

“Maafkan saya tak bisa.”

“Kenapa?”

Kazi bingung untuk menjelaskan. Bagaimana mungkin dia menjelaskan dunianya yang harus tetap dirahasiakan?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Annaya dan Kaisar Kegelapan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan