Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku dan "Sahabatku"

Aku dan "Sahabatku"

Setelah dikhianati di kehidupan sebelumnya, aku terlahir kembali dan menyetujui perjodohan dengan Aldi Noran, seorang putra konglomerat, setelah pacar kedua puluhku terbukti brengsek berkat Melinda Bosna. Namun, kedok Melinda sebagai sahabat karib belasan tahun mulai terbongkar saat ia mencoba menggoda suamiku di sebuah pesta dengan modus menguji kesetiaannya. Tidak lagi naif seperti dulu, aku langsung mempermalukan putri sopirku yang berlagak sosialita itu dan mengungkap niat busuknya yang ingin merebut Aldi dariku.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku berjalan keluar dengan santai, sementara Aldi membantu Melinda naik ke kursi di samping sopir.

Setelah itu, Aldi langsung menginjak pedal gas dan melaju pergi bahkan tanpa melirik ke arahku.

Aku berjalan mengelilingi mal untuk membunuh waktu, lalu pulang ke rumah Keluarga Noran.

Begitu aku pulang, aku langsung melihat Melinda yang sedang duduk di sofa di ruang tamu. Ekspresinya terlihat gembira.

Saat melihatku pulang, dia pun memijat pelipisnya sambil berkata, "Agnes, Kak Aldi mengundangku untuk tinggal sebentar di sini sampai lukaku sembuh. Kamu nggak keberatan, 'kan?"

Aku meletakkan barang yang kubawa dan bertanya dengan nada mengejek, "Kamu sudah nggak punya batas privasi, ya?"

"Agnes! Ngapain kamu di sini!" tegur Aldi dengan dingin. "Apa mungkin Melinda akan terluka kalau bukan karena kamu menakut-nakutinya?"

"Dia akan tinggal beberapa lama di sini untuk memulihkan diri! Kamu yang menyebabkan semua ini, jadi kamu juga yang harus merawatnya!"

Ah, aku mengerti. Aldi berharap aku, sang putri kandung dari keluarga kaya ini, melayani Melinda?

Aku pun mengambil tas tanganku lagi dan mulai berjalan keluar. "Oke, aku nggak akan mengganggu kalian. Aku pulang ke rumah orangtuaku saja."

"Kamu!" Aldi sontak terdiam. Melinda yang berdiri di belakangnya pun memasang ekspresi sedih seolah-olah aku mengasihaninya, lalu berkata dengan lembut, "Sudahlah, Agnes, ini juga bukan masalah besar. Aku nggak butuh permintaan maafmu."

"Kak Aldi itu pria baik-baik. Kuharap kamu bisa menyayanginya dengan sepenuh hati."

Ekspresi Aldi sontak terlihat lembut, ekspresi yang belum pernah kulihat semenjak kami menikah.

Dia memegangi tangan Melinda sambil memerintahkan kepala pelayan, "Bibi Alma! Tolong bersihkan kamar di lantai dua dan siapkan segala sesuatu yang Melinda inginkan!"

Setelah itu, dia menoleh ke arahku dan berkata dengan tidak sabar, "Kamu tunggu di sini! Aku akan membereskan semua ini denganmu ketika aku kembali!"

Aku refleks tertawa. "Oke, kutunggu di sini. Aku mau lihat siapa yang ingin menyelesaikan masalah dengan siapa."

"Kalau kamu sebegitunya mencintai putri sopirku, nanti kuminta orangtuaku untuk memberikannya kepadamu!"

Melinda sontak terhuyung, matanya tampak berkaca-kaca dan dia berkata dengan terisak, "Agnes, aku tahu kamu masih marah padaku. Tapi, aku begini karena aku benar-benar menganggapmu sebagai sahabat dan juga saudaraku."

"Kalaupun kamu nggak bisa memahamiku, kamu nggak seharusnya menuduhku begini ...."

Aku mungkin akan termakan tipu dayanya jika bukan karena terlahir kembali.

Aku pun bangkit berdiri dan menatap Aldi yang sedang melindungi Melinda dalam pelukannya, lalu berkata dengan nada mengejek, "Kamu bilang Aldi itu pria baik-baik? Bukannya dia lagi sibuk memelukmu sekarang? Masa iya kamu masih menganggapnya pria baik-baik?"

"Jangan-jangan yang kamu sebut bajingan itu hanyalah pria yang mau tidur denganmu seperti semua mantanku dulu?"

"Agnes!" Aldi menunjuk ke arahku dengan marah. "Melinda baru saja membuatku mendengar rekaman obrolan itu! Dia nggak ada hubungannya dengan mantanmu!"

"Dia hanya mengobrol santai saja, lalu menyadari kalau mereka menyimpan niat jahat! Dia justru berbaik hati mengingatkanmu!"

"Lalu, kamu! Kamu sebenarnya semurahan apa sampai-sampai punya mantan sebanyak itu!"

Melinda menangis diam-diam di sampingnya dan berkata dengan suara pelan, "Ini bukan salah Agnes, Kak Aldi. Aku memang nggak seharusnya terlalu ikut campur dengan urusannya."

Aldi memegang bahu Melinda dengan lembut sambil berkata dengan nada menghina, "Dia itu cuma putri angkat keluargamu, dia nggak terlahir dengan pembawaan sebagai seorang putri kaya."

"Keluarga Sanara benar-benar sudah meremehkan Keluarga Noran! Masa iya mereka membiarkan bajingan yang bahkan nggak tahu bagaimana menghargai dirinya sendiri menjadi menantu Keluarga Noran!"

Lihat, ini adalah bajingan ke-21 yang berhasil Melinda buktikan kepadaku. Kali ini aku sangat berterima kasih pada Melinda.

Aku pun duduk menyilangkan kaki, lalu bertanya dengan santai, "Jadi, kamu mau membatalkan pertunangan ini sekarang?"

Aldi dan Melinda sontak tertegun.

Sedari dulu, Melinda hanya berani berpura-pura menjadi aku untuk merusak hubunganku. Mana mungkin dia berani memutuskan untuk membatalkan pertunangan seperti ini?

Aldi pun tersadar dari keterkejutannya dan berkata dengan tegas, "Baguslah kalau kamu tahu diri! Posisi sebagai istriku itu sama sekali nggak ditujukan untuk wanita berjiwa bebas sepertimu!"

"Kalau kamu tahu diri, cepat pergi dari sini dan jangan mengotori rumah Keluarga Noran lagi!"

"Sembarangan saja bicara!" Begitu Aldi selesai bicara, suara bentakan marah pun terdengar dari luar. "Membatalkan pertunangan? Kamu nggak berhak memutuskan soal itu!"

Semua orang refleks melihat ke arah sumber suara. Ayahku, Roman Sanara, berjalan masuk dengan ekspresi cemberut. Di belakangnya ada ibuku dan orangtua Aldi yang sama-sama terlihat kesal.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B99208" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B99208
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Balas Dendam Kejam Sang Mantan
9.2
Sepuluh tahun membangun CiptaKarya, aku dikhianati Baskara tepat saat kontrak 800 miliar di depan mata. Di tengah kehamilan, posisiku direbut Saskia, si anak magang, sementara Baskara bersikap dingin. Namun, mereka lupa bahwa algoritma inti perusahaan adalah milikku secara hukum. Aku pun memutuskan pergi dengan menuntut hak penuh. Untuk membalas dendam, aku menghubungi Revan Adriansyah, rival terberat yang kini menjadi sekutu terakhirku.
Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda
9.5
Nara, putri pembantu yang polos, terjerat skandal kelam dengan Axel, sang tuan muda. Axel melecehkan Nara demi membalas dendam karena ibu Nara menjadi simpanan ayahnya. Namun, niat mempermainkan itu berubah menjadi rasa cinta yang obsesif. Axel tumbuh menjadi pria posesif yang membelenggu Nara tanpa ampun. Meski Nara berusaha melarikan diri dari jeratan itu, ia selalu tertangkap kembali. Akankah hubungan penuh luka ini berakhir bahagia atau justru tragis?
Sampul Novel Dalam Pelukan (Sang ) CEO
9.1
Kevin Hadiwajaya, CEO sukses berjuluk monster berwajah malaikat, terobsesi menjadikan asisten pribadinya, Sarah Rania, miliknya seutuhnya. Namun, langkah Kevin terhalang oleh Hansen Rudolf, sahabat kecilnya yang juga mencintai Sarah dengan kelembutan. Di tengah persaingan sengit dua pria ini, Sarah terjebak dalam pertarungan emosi yang memilukan. Akankah ia bertahan dalam pelukan sang bos yang tegas, atau berpaling pada Hansen yang selalu menyapanya dengan kasih?
Sampul Novel Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
8.7
Keira terpuruk setelah perusahaannya nyaris bangkrut dan tunangannya berkhianat demi wanita kaya. Di tengah keputusasaan, ia melarikan diri ke kelab malam hingga mabuk berat. Takdir buruk membawanya terbangun di ranjang yang sama dengan Aksel Sanjaya, CEO dingin di kantornya sendiri. Kini, Keira dan Aksel terjebak dalam konsekuensi rumit akibat satu malam tragis tersebut. Bagaimana mereka menghadapi perubahan hidup yang tidak terduga ini?
Sampul Novel Gadis Pemuas Tuan Grey
8.9
Demi membiayai pengobatan sang ayah yang sakit keras, Laura berusaha mencari pekerjaan tambahan sebagai pengasuh. Namun, niat tulus itu justru berujung petaka saat ia bertemu Greyson. Pria itu merampas kesuciannya dan memaksanya masuk ke dalam ikatan gelap sebagai pemuas hasrat. Kini, Laura terjebak dalam dilema moral yang menyiksa: apakah ia sanggup bertahan menjadi budak nafsu Grey demi mendapatkan uang yang sangat ia butuhkan untuk ayahnya?