Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda

Belenggu Cinta Tuan Muda

9.5 / 10.0
Dalam Belenggu Cinta Tuan Muda, Nara terjebak misi balas dendam Axel. Sebagai putri pembantu, ia harus menghadapi obsesi billionaire yang posesif ini. Baca webnovel romance modern ini untuk mengikuti pelarian Nara dari jeratan skandal dan cinta yang penuh risiko dalam online novel ini.
Ringkasan Belenggu Cinta Tuan Muda
Nara, putri pembantu yang polos, terjerat skandal kelam dengan Axel, sang tuan muda. Axel melecehkan Nara demi membalas dendam karena ibu Nara menjadi simpanan ayahnya. Namun, niat mempermainkan itu berubah menjadi rasa cinta yang obsesif. Axel tumbuh menjadi pria posesif yang membelenggu Nara tanpa ampun. Meski Nara berusaha melarikan diri dari jeratan itu, ia selalu tertangkap kembali. Akankah hubungan penuh luka ini berakhir bahagia atau justru tragis?
Baca Selengkapnya

Belenggu Cinta Tuan Muda Bab 1

"Aku ... aku di mana?"

Nara memandang sekeliling dengan kebingungan saat menyadari bahwa dirinya kini berada di sebuah ruangan yang sangat mewah dan luas dan tak dikenal.

Nara mencoba menggali ingatannya yang terasa samar, mencoba mengingat alasan mengapa kini dia berada di ruangan mewah ini, alih-alih di kamarnya yang sempit.

Secara samar-samar Nara mulai mengingat jika tubuhnya ini beberapa saat lalu telah keluar dengan seorang pria, tapi Nara tak bisa melihat wajah pria itu.

"Kau sudah bangun? Kau menangis semalaman, merepotkan sekali kau tahu."

Wajah Nara seperti tersengat saat mendengar suara berat dengan nada bosan yang berada di belakangnya, seketika dia pun menoleh dengan kedua mata terbelalak lebar.

"Kau ...."

Bibirnya bergetar dengan ekspresi terkejut luar biasa.

Sungguh.

Nara tak tahu, kenapa hidupnya selalu sial dan sial.

Dari semua orang di dunia, kenapa ... kenapa dia harus bertemu orang ini?

Kening mulus Nara berkerut tak suka, tiba-tiba gemetar tanpa sebab karena teringat masa lalu di antara mereka.

"Ada apa dengan ekspresimu itu?"

Pria itu kini duduk di samping Nara yang membuat Nara secara refleks segera menggeser duduknya menjauh sebagai perlindungan diri.

"A-Axel?"

Nara menjerit dalam hati saat menyebutkan nama itu.

'Tidak! Kenapa aku bertemu lagi dengan pria ini?!'

Dia berteriak dengan panik di dalam.

Axel ... Axel adalah pria iblis dari segala iblis di dunia!

Dia berharap salah orang, tapi sepertinya pria tegap yang kini duduk di sampingnya itu memang Axel, tak salah lagi.

Nara telah menghabiskan waktu bertahun-tahun di bawah siksaannya ketika SMA! Dan dia baru saja berhasil bebas dari cengkeraman orang ini saat Axel dikirim keluarganya ke luar negeri.

Nara baru merasakan yang namanya kenyamanan hidup setelah kepergian pria iblis itu ke luar negeri, meski hidupnya membosankan, dia merasa tenang.

Lalu kenapa ... kenapa dia berhasil ditangkap pria ini lagi?

Dan apa ini?

Kenapa dia kini satu kamar dengan Axel?

Dia ingat tadi malam memang minum sendiri di bar sampai mabuk karena kesal dengan sikap teman-teman di kantor yang terus meremehkannya, tapi Nara sama sekali tak menyangka jika akhirnya akan berada di sini bersama Axel.

Nara merasa merinding membayangkan mungkin saja ... tubuhnya diseret Axel ke sini ketika sedang mabuk, seperti beberapa tahun lalu.

"Kau menatapku seperti melihat hantu saja, Nara," ujar Axel dengan muram.

Wajahnya yang tampan itu tampak menyedihkan tapi Nara sama sekali tak percaya dengan ekspresi yang ia tampakkan.

Jangan pernah merasa simpati atau kasihan kepada Axel, atau kau akan menderita seumur hidup!

Nara buru-buru berdiri, melirik ke arah pintu keluar kira-kira butuh berapa langkah untuk kabur dari pria ini dan terbebas dari cengkeramannya, sebelum terlambat.

"T-tidak, tolong jelaskan kenapa aku di sini?"

Axel dengan tangannya yang panjang dengan sigap memegang pergelangan tangan Nara, mencegah dirinya untuk kabur.

Bertahun-tahun pernah hidup bersama, bisa membaca dengan akurat apa saja arti gerakan Nara.

"Kau hilang ingatan lagi?"

Dia bertanya dengan penuh perhatian, berdiri dengan minat penuh seakan Nara adalah prioritas utamanya.

"Lagi? Apa maksudmu? D-dan, tolong jangan mendekat!"

Nara terus berusaha melangkah mundur karena tubuh Axel yang sangat tinggi dan mendominasi, membuat dirinya tanpa sadar mulai gemetar ketakutan.

Dia sepertinya lebih tinggi setelah beberapa tahun tak bertemu, juga bertambah tampan, tapi tetap saja hal itu tak membuat Nara terkecoh.

Dia adalah iblis, jangan terpesona dengan wajahnya yang tampan!

"Reaksimu lucu sekali, Nara. Bukankah sebelumnya kau terlihat begitu galak dan berani padaku? Lalu sikap apa ini sekarang?"

Axel terkikik geli melihat Nara yang seperti tikus terjepit, ekspresi Nara saat ini sangat familiar, seperti ekspresinya beberapa tahun lalu saat menjadi sahabat Axel.

Nara dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan cengkraman Axel di pergelangan tangannya, tapi usaha itu tentu saja sia-sia.

"Axel, bukankah kau berjanji tidak akan pernah muncul lagi di hadapanku? Kenapa sekarang—"

Axel membelai pipi Nara dengan lembut sehingga gadis itu seketika membeku ketakutan.

Pria itu kini sedikit membungkuk di depan Nara dan membisikkan sesuatu.

"Mungkin kau tidak tahu apa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, tapi, aku sekarang, adalah calon suamimu, Nara."

"A-APA?!"

Nara berdiri terhuyung-huyung mendengar ucapan gila pria tersebut, merasa bahwa dia terjebak dalam masalah yang tidak dia lakukan.

Sedangkan Axel hanya tersenyum ramah seakan sudah memprediksi reaksi Nara akan seperti itu.

Nara benar-benar tercengang sampai tak bisa berkata-kata.

Istri? Istri Axel?

Kalau itu Axel, maka kata istri, bukanlah berarti secara harfiah, tapi lebih pada hal yang sangat menakutkan ....

Nara seketika merinding sekujur tubuh, wajahnya tiba-tiba seputih kertas.

Teringat kembali tahun-tahun ketika dia menjadi 'teman' Axel ....

Axel tiba-tiba tersenyum lebar melihat ekspresi Nara, wajahnya tampak begitu terhibur.

"Nah, kalau seperti ini, barulah kau Nara yang kukenal," ucapnya tiba-tiba, menarik tangan Nara dan menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang, lalu menindihnya.

Tangannya yang besar membelai leher Nara dan beranjak ke bawah, menyelinap ke dalam kaus yang dipakai oleh gadis tersebut.

"Singkirkan tanganmu dari tubuhku!"

Axel tertawa keras mendengar ucapan Nara, dia merasa begitu bahagia karena bertemu dengan Nara yang dia kenal.

Akhir-akhir ini gadis itu berubah terlalu banyak dan seperti tak ingat apa pun yang terjadi di antara mereka, persahabatan mereka yang indah dan segala hal antara Axel dan Nara.

Axel berpikir, Karena kecelakaan yang terjadi sebelum ini, mungkin Nara telah mengalami hilang ingatan karena itu berubah menjadi wanita yang sama sekali berbeda.

Namun, ini Nara yang asli, Nara yang dia kenal. Axel langsung tahu karena Nara, sejak dulu adalah miliknya.

Dia berhasil mengembalikan ingatan wanita itu sekarang, betapa senangnya!

Axel menyeringai, meremas lembut buah dada Nara yang penuh dan kencang.

"Kubilang singkirkan tanganmu, Axel!"

Nara mencoba mengeluarkan tangan Axel dari kausnya, tapi tentu saja itu hanya perlawanan yang sia-sia karena kekuatan Axel yang tak sebanding dengan miliknya.

"Kalau aku tak mau? Bagaimana?" goda Axel dengan suara rendah, menurunkan kepalanya dan mulai menjilati leher Nara dengan penuh nafsu.

"A-apa yang coba kau lakukan ...."

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Belenggu Cinta Tuan Muda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akhir dari Penantianku
9.8
Menjalani hubungan bertahun-tahun membuat seseorang yakin telah menemukan pasangan hidup yang ideal. Namun, realita pernikahan jauh lebih rumit saat dua kepribadian asing harus menyatu dalam satu atap. Ujian demi ujian mulai menggoyahkan fondasi rumah tangga mereka hingga konflik tak lagi terbendung. Meski telah lama bersama, perbedaan yang tajam memicu kegagalan fatal yang membuat perpisahan menjadi satu-satunya jalan keluar yang tak terelakkan.
Sampul Novel Balas Dendam Seorang Janda
9.6
Ardena Alverio, anggota pasukan khusus yang dikhianati hingga tewas, terbangun dalam tubuh Lyra Elvine, seorang janda bisu dengan tiga anak kembar. Dunia terkejut saat Lyra yang dianggap lemah tiba-tiba mampu bicara dan menunjukkan otoritasnya. Mantan tentara bayaran hingga peretas jenius kini tunduk di hadapannya. Meski tangguh dalam strategi dan tempur, Ardena kini menghadapi tantangan tersulit: belajar menjadi ibu bagi anak-anaknya di tengah intrik berbahaya.
Sampul Novel DUDA KHILAF
9.4
Malik Indra Wahyuda, duda dengan satu anak, telah gagal membina rumah tangga sebanyak lima kali. Trauma kematian istri pertama membuatnya didiagnosis impoten, hingga istri-istri berikutnya memilih pergi karena kebutuhan batin yang tak terpenuhi. Setelah perceraian kelimanya, Malik nyaris kehilangan harapan hidup. Namun, pertemuannya dengan gadis muda bernama Isna mengubah segalanya. Sebuah kekhilafan satu malam membuktikan bahwa gairah Malik telah kembali.
Sampul Novel Istriku Bukan Selingkuhanku
8.1
Sepuluh tahun menikah, hubungan asmara antara aku dan Mas Bram tetap membara layaknya pengantin baru. Sebagai atasan perusahaan yang sibuk mengontrol cabang luar kota, ia selalu lihai menyusun alasan demi menemui diriku tanpa sepengetahuan ibunya. Pagi ini, kemesraan itu kembali hadir lewat pelukan hangat dan kecupan di leher saat aku memasak. Sosoknya yang romantis sangat memahami cara memuaskan keinginanku hingga aku tak berdaya dalam dekapan gairahnya.
Sampul Novel Nafkah dua puluh ribu darisuamiku
8.4
Memiliki suami dengan karier mapan dan kondisi finansial yang stabil ternyata tidak menjadi jaminan kebahagiaan bagi seorang istri. Meski sang suami mampu menyediakan fasilitas hidup yang sangat layak dan serba berkecukupan, kenyataan pahit justru menghampiri rumah tangga mereka. Ia terpaksa berjuang sendirian untuk menghidupi dirinya sendiri di tengah kemewahan yang ada. Sebuah kisah tentang perjuangan batin dan kemandirian di balik bayang-bayang kemapanan.
Sampul Novel Sebatas Mimpi
8.7
Kehilangan ibu sejak usia lima tahun membuat arah hidupnya sempat goyah. Meski tanpa dekapan mama, kasih sayang melimpah dari kakak serta abangnya menjadi penguat utama. Namun, ujian berat kembali datang saat sang ayah memutuskan menikah lagi dan membiarkan mereka berempat berjuang mandiri demi menyambung hidup. Di tengah kerasnya realita, mampukah persaudaraan mereka bertahan menghadapi kejamnya dunia tanpa sandaran orang tua?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan