Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Bukan Don Juan

Aku Bukan Don Juan

Terlahir tampan dan atletis membuat pria ini memiliki pesona yang tak terelakkan bagi para wanita. Tanpa perlu bersusah payah, ia selalu berhasil memikat siapa pun untuk menyerah pada rayuannya. Berawal dari sekadar iseng, ia justru terjebak dalam kecanduan akan hubungan terlarang. Ada kepuasan luar biasa saat ia menjalin perselingkuhan berisiko dengan istri orang lain secara sembunyi-sembunyi. Inilah kisah penuh gairah yang menantang bahaya demi kenikmatan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Nadia menarik kedua tanganku agar menyentuh kedua bukit kembarnya, pertama-tama rasanya sungkan karena ini pertama kali aku menyentuh benda kenyal itu, ukuran dada Nadia sangat besar dan montok aku rasa dia suntik agar dadanya terlihat penuh dan menggoda. Aku coba meremasnya pelan, teksturnya seperti squizy kenyal-kenyal empuk. Remasan pelanku berubah dari lebih keras karena gemas.

"Akh!!!" Nadia mendesah, aku tahu itu suara desahan karena dia menikmati remasan tanganku di kedua bukit kembarnya. Baru dari luar saja ku pegang dia mendesah seperti itu, gimana kalau langsung.

Sepertinya wanita itu tau isi hatiku, dia mulai membuka kemejanya sampai kancing terakhirnya.

Shit!!! Mataku terkontaminasi dengan kedua bukit kembar milik Nadia yang hampir keluar dari penutupnya.

Sepertinya dia sudah tidak sabar, Nadia langsung naik keatas pangkuanku posisi ku saat ini berhadapan langsung dengan kedua bukit kembar milik Nadia.

Sekali tarik pengait bra miliknya langsung terlepas dan wow ... dua buah itu nyata didepan mataku yang sudah berkabut.

Nadia meremas rambutku dan mendorong wajahku menempel kedadanya, aku tahu apa yang dia harapkan. Menghisapnya, akan kulakukan dengan senang hati.

Seperti bayi yang kehausan, ku hisap kuat ujung puncak salah satu bukit kembar milik Nadia yang berwarna cokelat muda, dan satu tanganku melintir ujung satunya seperti mencari frekuensi radio kuputar-putar gemas.

"Akh!!! Vano ... hisap lebih kuat, sayang. Akh ..." teriak Nadia sambil meremas rambutku dan tidak mengizinkanku melepaskan dari dadanya malah dia semakin mendorong kepalaku sampai terbenam didadanya.

Tanganku yang satu menahan punggungnya agar dia tidak jatuh kebelakang karena tubuhnya sampai melengkung, dadanya membusung sampai aku puas menghisapnya.

Setelah puas bermain dibagian atas tubuhnya Nadia minta lebih.

Plop!!! Hisapanku terlepas paksa karena Nadia menarik rambutku dan mengarahkannya kebagian bawah tubuhnya setelah dia berbaring ditas meja tamu.

"Jilat, sayang." Pintanya

Wow!!! Sumpah ini pertama kali aku melihat milik wanita secara langsung, biasanya hanya lewat video saja. Tapi sekarang tepat didepan mataku lubang surgawi ada didalam sana kata orang-orang.

Aku praktekkan semua yang pernah aku tonton. Wangi khas yang keluar disertai pelumas alami dari dalam membuatku tambah bersemangat. Rasanya aneh tapi lama-lama jadi enak. Wanita itu sudah basah sejak awal dia melebarkan kakinya.

"Sssttt!!! Ahhh!!! Benar, sayang. Disana, iya ujungnya itu yang enak ... terus ... ahhh ..." Nadia terus saja memekik keenakan baru bertemu lidahku dia sudah seperti cacing kepanasan tubuhnya tidak bisa diam dia terus meliuk-liuk.

Sama seperti waktu aku bermain di dadanya dia terus meremas rambutku dan menekannya disana membuatku tidak dapat bergerak.

Permainanku ku kombinasi dengan jemariku, gundukan kecil yang ada ditengah itu tombolnya. Aku kitik-kitik disana Nadia tambah menjerit.

"Enak yah?" tanyaku, pertanyaan bodoh harusnya gak usah ditanya. Jeritan, desahan dan pekikannya sudah mewakilkan.

Untung cafe sudah tutup dan semua karyawan sudah pulang, kalau tidak bisa digrebek kami berdua. Dia bu boss bisa tetap membuka cafenya sedangkan aku pasti langsung dipecat pak boss klo ada yang mengadu.

Rasa ingin tahuku bertambah, ku masukan satu jari tengahku dan ku lihat ekspresinya biasa saja mungkin karena sudah tidak perawan lagi jariku tidak ada rasanya didalam sana, ku masukan dua jari ekspresinya mulai berubah sampai ku tambah satu jari lagi jadi tiga, dia mulai tersenyum penuh arti. Aku mulai memaju mundurkan ketiga jariku disana Nadia mulai mendesah, dua bukit kembarnya tidak ku biarkan menganggur, bergantian ku hisap dan puncaknya sesekali ku mainkan dengan lidahku.

Erangan Nadia sudah tidak karuan tubuhnya sampai melengkung keatas dan tiba-tiba dia mengejang tangannya meremas lenganku sangat kuat.

"Vino ... ahhh ... Aku keluar sayang ..." rancunya.

Tanpa dia bilang aku juga tau dia sudah sampai puncaknya, puncak kenikmatan karena jemariku sudah sangat basah.

Kukira sudah sampai disitu saja keinginannya ternyata dia bangun dari meja ruang tamu lalu mendorongku sampai aku jatuh duduk bersandar disofa, dengan cepat dia membuka ikat pinggang dan celana jeans yang ku pakai.

Aku tidak tahu punya pak bos sebesar apa tapi melihat ekspresi Nadia ketika melihat benda pusakaku yang sangat berharga muncul kepermukaan wajahnya seperti mendapatkan harta karun. Sepertinya punya pak boss gak ada apa-apanya dibandingkan milikku.

Dengan jemarinya yang mungil dan lentik dia mulai menggenggam dan menjilatnya. Seperti makan ice cream Nadia mulai menjilati sekeliling adik kecilku yang saat ini sudah tumbuh besar dan kuat karena kuluman Nadia.

"Nadia ... awas, aku mau keluar nih ... OHHH!!!" teriakku puas.

Wanita itu benar-benar lihai, aku sampai memuntahkan cairan kental milikku di mulutnya, ku kira dia akan marah padaku tapi dia malah senang dan menelannya tanpa rasa geli sekalipun ... Gila!!!

Setelah itu Nadia langsung naik keatas panguanku dan dengan tangannya sendiri dia memasukan benda pusaka milikiku kedalam miliknya.

"Ooohhh," desahnya, kemudian dia mulai bergoyang maju mundur, naik turun, berputar-putar.

Benar kata orang, lubang surgawi wanita sungguh nikmat luar biasa. Ini yang membuat para pria terperangkap jika sudah merasakannya.

Kedua bukit kembar Nadia ikut bergoyang mengikuti gerakan pemiliknya, membuatku tambah gemas dan ingin memakannya.

Ku tarik punggungnya agar dadanya mendekati wajahku. Tak bisa ku ceritakan bagaimana rasanya digampar bolak balik oleh dua gundukan besar kenyal.

Seperti menunggang kuda liar, Nadia semakin liar memmbuatku kewalahan melayani nafsunya. Keringat kami berdua menyatu. Tubuhnya tambah terlihat sexy karena glowing. Ujung rambutnya sudah basah. Tapi dia masih kuat bergoyang sampai akhirnya kami berdua sama-sama mencapai puncak kenikmatan itu.

"Luar dalem?" Tanyaku, aku takut dia hamil.

"Akh!!! Dalam aja sayang ... ahh." jawabnya dengan nafas terengah.

"AHH!!! NADIA,"

"VANO,"

Teriak kami berdua bersamaan karena kami sama-sama puas saat itu. Tubuh Nadia langsung jatuh didalam pelukanku, aku tahu betapa letihnya dia habis bekerja keras. Siapa suruh dia memimpin permainan tidak memberiku kesempatan. Aku sih santai aja yang penting bu boss puas aku juga puas.

Kami istirahat sejenak sebelum kembali memakai pakaian kami.

"Kamu luar biasa, Vano. Aku sampai puas berkali-kali," puji Nadia

"Memangnya sama pak boss bagaimana, Bu?" pancingku

"Suamiku tidak sebesar kamu, eh! Maksudku tidak seperti dirimu. Aku tidak percaya kamu masih perjaka," godanya

"Ibu Nadia yang sudah merebut keperjakaanku," ucapku jujur tapi dia malah tertawa dan tidak percaya.

Tawanya terhenti ketika ponselnya berbunyi, pak boss yang telpon ternyata. Dia memberiku kode agar diam dengan jemari telunjuk yang menempel diantara bibir dan hidungnya yang mancung.

"Iya, sayang. Aku masih di cafe, lagi banyak kerjaan soalnya. Ada beberapa tagihan yang harus aku rekap," ucap Nadia. Entah apa yang mereka bicarakan, yang pasti setelah menutup telponnya Nadia menjadi kalap.

"Cepat pakaian dan rapihkan semuanya, suamiku mau jemput." ucapnya

"Kata ibu pak boss lagi keluar kota,"

"Mana aku tau kalau hari ini dia pulang, barusan telpon dia lagi dijalan menuju cafe,"

Aku langsung loncat dari sofa dan langsung memakai pakaianku, setelah rapih aku keluar dari ruangan bu boss diam-diam kaya maling, lalu aku keluar lewat pintu belakang.

Aman!!! Hampir saja ketahuan.

_______________________________________________

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bekas Luka Ikatan yang Hancur
8.6
Tiga tahun Sinta lalui bersama Trisna, suami dingin yang tak pernah menganggapnya istri. Keadaan kian pahit saat cinta pertama Trisna kembali dan membawa surat cerai. Meski Sinta mengaku hamil, Trisna tetap bersikeras untuk berpisah. Sinta pun menyerah dan menandatangani surat itu di ranjang sakitnya. Namun, Trisna mendadak berubah pikiran. Ia kini bersimpuh memohon maaf dan berjanji akan berubah, meninggalkan Sinta dalam kebimbangan yang mendalam.
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Pertemuan tak terduga dengan Jaden menyeret hidup Cantika ke dalam pusaran takdir yang mencekam. Melalui ultimatum posesif bahwa tak ada orang lain yang boleh memilikinya, Jaden mengurung Cantika dalam belenggu obsesi yang menyesakkan. Kini, Cantika dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari dominasi pria itu atau justru terjerat perasaan cinta saat identitas asli Jaden terungkap. Sebuah kisah romansa penuh aksi tentang rahasia dan ambisi.
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dinikahi Brondong Tajir
9.3
Dunia Keyla Valerie seketika runtuh saat ia memergoki pengkhianatan suaminya yang berselingkuh dengan kakak tirinya sendiri. Di tengah kehancuran hati dan keputusasaan yang mendalam, seorang pemuda tampan dengan gaya badboy tiba-tiba muncul di hadapannya. Tanpa ragu, pemuda kaya raya tersebut langsung mengklaim bahwa Keyla adalah calon istrinya. Bagaimana nasib Keyla selanjutnya menghadapi situasi tak terduga ini? Ikuti kisah selengkapnya sekarang.
Sampul Novel Jerat Cinta Mafia Kejam
8.2
Kinanti terusir dari rumahnya sendiri akibat ulah kerabatnya yang serakah. Ia pun memulai hidup baru di Amerika demi mencari ketenangan. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan Brian, seorang ketua mafia kejam yang terobsesi padanya sejak lama. Dulu Kinanti bisa menghindar, tapi kini ia terjebak dalam kekuasaan Brian yang mutlak. Di tengah tekanan keluarga pamannya yang kembali mengusik, mampukah Kinanti bertahan dari jerat cinta sang mafia?
Sampul Novel Mencintai Istri Kakakku
9.1
Farzan terjebak dalam dilema cinta terlarang terhadap Arini, kakak ipar yang telah merawatnya. Demi menjaga keutuhan rumah tangga sang kakak, Brandon, Farzan berpura-pura menjalin kasih dengan Nadzifa, gadis dari masa lalunya di Zürich. Namun, Nadzifa memiliki agenda terselubung di balik kesepakatan mereka. Saat sebuah insiden membuka peluang bagi Farzan untuk mendapatkan Arini, ia harus memilih antara obsesi lama atau jeratan rencana baru Nadzifa yang misterius.
Sampul Novel MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
8.0
Sebulan pasca menikah, Rio justru berkhianat dengan menikahi siri Marta, sahabatku sendiri. Aku dianggap pajangan tak berarti di rumah kami, hingga suatu malam Rio merenggut paksa kehormatanku demi mengganti rugi mahar yang ia beri. Hancur karena dijadikan tumbal pernikahan tanpa cinta, aku mengadu pada orang tua namun tak mendapat pembelaan. Akhirnya, aku memilih pergi menjauh dan menghapus jejak demi menyembuhkan luka batin yang teramat perih ini.