Sampul Novel Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

9.5 / 10.0
Setelah mengalami kecelakaan demi melihat putranya memenangkan kompetisi piano, seorang istri justru menghadapi kenyataan pahit. Anak yang disayanginya memberikan medali emas kepada cinta pertama suaminya, sementara sang suami malah mencaci penampilannya yang kotor dan melarangnya hadir di pesta perayaan. Terkunci di luar rumah dalam guyuran hujan deras sepanjang malam tanpa kepedulian dari keluarganya, ia akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri pernikahan sepuluh tahun mereka melalui sebuah perceraian.

Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan Bab 1

Di hari putraku mengikuti kompetisi piano, aku mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan menuju tempat acara.

Aku tidak repot-repot menangani lukaku. Aku berjalan tertatih-tatih dan berhasil tiba tepat di acara pemberian penghargaan.

Putraku memenangkan medali emas dan dengan antusias berlari ke arahku.

Aku tersenyum dan menundukkan kepalaku, tetapi dia malah berbalik dan menggantungkan medali emas di leher cinta pertama suamiku.

Bahkan, suami yang kucintai selama sepuluh tahun itu memasang ekspresi tidak senang.

"Lihat apa yang kamu kenakan! Penampilanmu kotor banget. Seperti pengemis!"

"Jangan datang ke pesta perayaan anak kita malam ini. Jangan buat dia malu!"

Aku tidak menanggapinya dan pergi ke rumah sakit sendirian untuk menangani lukaku.

Di tengah hujan lebat, aku berlari kembali ke vila. Namun, aku baru sadar pintu telah terkunci.

Aku mengetuk pintu sepanjang malam di tengah hujan lebat.

Saat fajar menyingsing, aku mengirim pesan kepada mereka.

"Ayo kita bercerai. Sesuai keinginan kalian, kelak aku nggak akan mengganggu kalian lagi."

Aku mengeluarkan kunci pintu vila dari tas dan menaruhnya secara pelan di bawah karpet pintu.

Begitu keluar dari pintu, aku menerima pesan dari Chris Liman.

"Anakku bilang dia ingin makan panekuk yang dijual di Distrik Batani sana."

Jika ini terjadi dulu, aku pasti akan naik kereta bawah tanah ke Distrik Batani untuk membelikannya. Tak lupa juga, segelas susu kedelai yang hangat.

Namun, sekarang ….

Tanpa ragu-ragu sedikit pun, aku mematikan ponselku, lalu mengeluarkan kartu SIM dan membuangnya ke tempat sampah.

Menggunakan WIFI di minimarket, aku membeli tiket untuk kembali ke kampung halaman.

Saat membayar, masuk panggilan telepon whatsapp dari Chris.

Aku tidak sengaja menekan tombol jawab.

Di ujung telepon sana, terdengar nada cemberutnya.

"Vanesa, kamu berkeliaran ke mana pagi-pagi begini? Kenapa masih belum kembali?”

"Anak kita bilang dia ingin makan panekuk, kamu masih belum belikan untuknya? Dia sudah hampir mati kelaparan."

"Kamu hebat sekarang. Bukan hanya mematikan ponselmu, tapi juga ribut mau cerai. Sepertinya kamu …."

Suaranya tiba-tiba hilang. Aku menutup telepon sambil memasang ekspresi datar. Lalu, memblokir akun whatsapp-nya.

Kata-kata tidak penting itu tidak perlu diucapkan lagi.

Kemarin sore, aku sengaja keluar lebih awal dan memesan bunga yang disukai Sean. Aku takut mempermalukannya, jadi aku khusus membeli gaun yang harganya mahal sekali.

Namun dalam perjalanan menuju tempat acara, aku mengalami kecelakaan mobil yang serius.

Aku merangkak keluar dari mobil yang terbalik dan menolak saran tim penyelamat untuk melakukan pemeriksaan. Kemudian, berlari ke tempat acara dengan cemas.

Ada goresan besar di dahiku. Siku dan lututku juga berdarah.

Namun, Chris seolah tidak peduli sama sekali. Dia hanya fokus dengan gaunku yang kotor dan rambutku yang berantakan, tetapi tidak menanyakan lukaku sakit atau tidak.

Aku ingin memeluknya, tetapi dia malah berteriak dan mendorongku menjauh.

"Minggir. Jangan mengotori pakaianku!"

Rasa jijik di matanya begitu jelas hingga mataku mulai terasa perih.

Aku membeku di tempat. Aku hanya bisa melihatnya menggamit lengan Kirana dan mengajaknya pergi.

Sean mengikuti mereka. Saat melewatiku, dia sengaja menyenggolku. Ada tatapan meremehkan yang tidak bisa disembunyikan.

"Lihat penampilanmu. Kamu bahkan nggak bisa dibandingkan dengan Kirana. Pantas saja anakku nggak mau mengakuimu sebagai ibunya!"

Ada orang tua murid kenalanku menepuk pundakku dengan simpati dan bertanya, apa aku perlu dibawa ke rumah sakit atau tidak.

Aku menahan air mata dan menggelengkan kepala. Aku memegang buket bunga yang sudah hancur akibat kecelakaan mobil, lalu meninggalkan tempat itu sendirian.

Setelah masuk ke dalam mobil dan duduk, aku baru sadar sudah terlalu tergesa-gesa.

Aku melihat tanggal di ponselku dan menyadari bahwa hari ini adalah hari ulang tahunku.

Pernikahan kami sudah berjalan sepuluh tahun. Setiap hari aku hanya sibuk mengurusi Chris dan putraku. Aku belum pernah merayakan ulang tahun dengan sungguh-sungguh, jadi tentu saja tidak ada yang mengingatnya.

Bahkan, aku sendiri juga hampir lupa.

Saat petugas mendorong kereta berisi makanan melewatiku, aku memilih sepotong keik kecil yang kelihatannya tidak terlalu enak.

Aku belum makan seharian. Perutku sudah keroncongan karena kelaparan.

Namun, aku masih meletakkan keik itu di atas meja dengan sungguh-sungguh, lalu menangkupkan kedua tanganku untuk membuat permohonan.

"Semoga ke depannya aku bisa hidup demi diriku sendiri."

Aku membuka mataku dan bersiap makan. Namun, di saat aku mengangkat kepalaku, mataku tidak sengaja bertemu dengan tatapan penuh harapan dari gadis kecil yang duduk di sebelahku.

Dia menatap keik yang kelihatannya tidak terlalu enak itu sambil menelan ludah.

Sangat mirip dengan penampilan rakus Sean sewaktu masih kecil.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan