Sampul Novel A Whore Mate

A Whore Mate

9.1 / 10.0
Dalam romance novel penuh teka-teki A Whore Mate, Layla dan Alana mengungkap rahasia kelam Zeline. Di balik nilai sempurna dan kemewahan, tersembunyi profesi terlarang yang melibatkan Roger. Ikuti mystery story ini saat pengkhianatan mulai menghancurkan persahabatan mereka di web novel ini.
Ringkasan A Whore Mate
Layla, Alana, dan Zeline adalah mahasiswi Universitas Pembangunan yang berbagi rumah. Sejak awal, gerak-gerik Zeline yang sering keluar malam memicu kecurigaan Layla. Meski jarang kuliah, nilai Zeline secara misterius melampaui Alana. Rahasia mulai terkuak saat Zeline membiayai pengobatan ayah Layla. Ketegangan memuncak ketika Roger, kekasih Alana, ternyata mengenal Zeline sebagai penyedia jasa pemuas nafsu. Ternyata, selama ini mereka tinggal bersama seorang pelacur.
Baca Selengkapnya

A Whore Mate Bab 1

Di tengah remangnya kamar hotel, Zeline masih bisa dengan jelas melihat tubuh itu. Laki-laki yang hanya berbalut handuk di bagian bawah tubuhnya. Kamar hotel yang tak cukup luas untuk membuang sorot matanya, pura-pura tak mengamati.

Zeline menelan ludah, menyesap bibirnya bawahnya sendiri.

“Nggak perlu pamer juga kali, Ra!” umpat Zeline tak tahan. Membuat laki-laki itu terkekeh. Melempar tubuhnya di kasur belakang tubuh Zeline.

Sementara Zeline malu-malu menutup kedua matanya dengan telapak tangan.

“Sepertinya kau sudah tidak sedih lagi,” ucap laki-laki itu. Tangannya melingkar, menggerayangi tubuh Zeline yang masih terbalut kemeja tipis biru langitnya. “Bisakah kita sekali lagi?” bisiknya lagi persis di depan telinga Zeline.

Udara yang berembus di permukaan tengkuk Zeline. Aroma sabun mandi, wangi sampo yang maskulin, dan hangat tubuh laki-laki itu yang mengurung Zeline. Jarak yang terpangkas habis membuat Zeline bisa merasakan dengan jelas, sesuatu di balik handuk itu mulai menegang.

Zeline yang gemas dengan kelakuan Baskara akhirnya bangun. Membalik tubuhnya menghadap ke arah Baskara. Jemarinya dengan genit menggeliat, mendorong tubuh Baskara hingga kini keadaannya berbalik.

Baskara telentang, sementara tubuh Zeline yang hanua berbalut kemeja biru langit kebesaran mengangkang di atasnya.

Zeline menggeliat, mencumbu bibir Baskara sembari melepaskan kain kemejanya satu persatu.

“Berapa harga yang kuterima untuk mandi sekali lagi, Ra?” telisik Zeline sambil berdiri. Meloloskan kain terakhir di tubuhnya. Hanya kemeja tanpa dalaman apa pun.

Baskara tak mau kalah. Melepas ujung handuk yang melilit di pinggangnya. Menarik hingga lolos dari tubuhnya. Terpampang jelas pemandangan itu tubuh berotot dengan batang besarnya mengacung ke arah Zeline yang terkesima.

“Dua juta karena pelanggan tetap,” jawab Baskara sambil terkekeh. Membuat wajah Zeline sesaat tertekuk sebal tapi tetap memaksakan senyum di bibirnya.

“Dua juta ya?” telisik Zeline. Mengangkangi lagi tubuh Baskara yang kini sudah tak terhalang selembar pakaian apa pun. Pelan-pelan turun, gerakan meliuk-liuk tubuh rampingnya seakan tengah menari erotis di depan Baskara. Memamerkan tubuh indah berkulit kuning langsat miliknya.

“Tapi ingat, ini bukan karena kau pelanggan tetap. Ini untuk kejantanan putra Walikota yang tak pernah gagal membuatku menjerit,” lanjut Zeline di tengah aksinya.

Saat cukup rendah, tangannya meraih lagi batang besar milik Baskara. Mencari ujungnya, menelusuri batang berurat yang terasa penuh di genggaman tangannya itu. Bermain, menggesekkan ujungnya persis di depan lubang kenikmatan miliknya.

“Aaaakkkkhhh .....” Zeline memekik.

Kepalanya tengadah menatap langit-langit kamar hotel. Matanya terpejam merasakan kepala batang besar milik Baskara itu pelan-pelan menyibak lubangnya, lagi.

Sensasi yang tercipta masih sama. Sama persis meski semalam ia telah melayani laki-laki ini hingga tiga kali.

Seperti disuguhi pemandangan menakjubkan, Baskara tanpa menunggu perintah tiba-tiba sudah berada di dua buah dada Zeline. Meremasnya lembut, mencumbunya, hingga kecupan-kecupan kecil itu bertambah liar. Menambah banyak koleksi luka membiru di buah dada Zeline hasil bibirnya semalam.

“Ini yang selalu membuatku tak bisa melepaskanmu, Zel. Tubuhmu, Aaahhhh .....” Baskara dengan cekatan mengimbangi gerakan Zeline. Gerakan maju mundur yang terasa bertambah cepat seiring makin basahnya lubang milik Zeline di bawah sana.

Keringat bercucuran, seiring semakin panasnya permainan. Membuat sekujur tubuh mereka semakin licin.

Hingga setelah cukup lama kemudian Baskara meraih pinggang ramping Zeline. Menariknya, menidurkan Zeline hingga kini posisinya berbalik. Zeline telentang pasrah, bersiap menunggu Baskara membenamkan batangnya lagi.

Baskara menyibak dua kakinya, mengangkat kedua pahanya. Hingga dalam waktu singkat, batang berurat itu kembali menerobos masuk lagi. Menyibak dua bibir dengan bulu halus yang sudah basah milik Zeline. Membuat perempuan itu hanya bisa melenguh, menggigit bibirnya sendiri.

Pemandangan indah saat tubuh Zeline bergoyang di bawahnya terpampang jelas. Pemandangan yang membuat gairah Baskara naik dengan cepat.

Tubuh yang berkilatan, buah dada yang melambai. Desahan dan lenguhan yang bersahutan. Lubang vagina Zeline yang terasa meremas kuat kejantanannya.

Semua yang membawa Baskara semakin cepat naik ke puncak birahinya.

Setelah bertahan cukup lama akhirnya laki-laki itu mengerang. Meringis, semua urat di tubuhnya seakan menegang sekaligus. Sekujur tubuhnya mengejang hebat, sesaat sebelum ia mencabut kejantanannya dari lubang milik Zeline.

Dan cairan putih kental itu menyembur keluar.

“Hah .... hah ... hah ... fiuuhh !! yang barusan itu hampir saja.” Baskara terbaring lemas. Terkulai di sebelah tubuh Zeline yang juga baru menikmati orgasmenya tak lama sebelum Baskara mencabut batang besarnya.

Perempuan itu tersenyum ke arah Baskara. Senyuman yang langsung dibalas Baskara dengan kecupan lembut.

“Nanti malam kau kosong?” tanya Baskara.

Zeline refleks menggeleng. “Aku harus melayani Om Firman. Kau tahu kan, demi kuliahku,” jawab Zeline sembari melingkarkan tangannya di perut berotot Baskara. “Kumohon, jaga rahasiaku sampai aku siap.”

Baskara mengangguk, mungkin kalimat permohonan itu juga yang akan ia katakan pada semua pelanggannya. Tapi Om firman, apa laki-laki dosen calon kampus Zeline itu bisa?

“Ciiih .... dosen gendut itu lagi,” umpat Baskara sambil tersenyum miring.

Zeline mengangguk merapatkan tubuh telanjangnya di sebelah tubuh Baskara. “Tapi dompetnya juga gendut sih.”

“Enakan juga aku, gendut dua-duanya,” balas Baskara sombong.

“Dua?” telisik Zeline. “Perut kamu kan bagus.”

Baskara terkekeh lagi. Meraih tubuh telanjang Zeline. Memeluknya, mencumbu tengkuknya, bermain di leher perempuan itu sembari berbisik; “Bukan dengan perut, Zel. Tapi dengan sesuatu di bawah perut. Tanganmu merasakannya juga kan? Belut gendut itu sudah bangun lagi.”

“ARYA BASKARA! Cukup ya! Jangan lagi! Dua juta itu satu kali keluar. Mau punyamu itu enak ya tetep sekali!” protes Zeline ke arah pria di sebelahnya.

Kemudian kedua orang itu pun tertawa.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi A Whore Mate

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akhirnya KAU Mencintaiku
8.0
Tiga belas tahun lamanya Rea mencintai Jeno, termasuk dua tahun pernikahan paksa yang penuh pengorbanan. Meski telah mengabdi sepenuhnya, Jeno tetap berpaling pada mantan kekasihnya. Lelah karena cintanya tak pernah dihargai dan terus diperlakukan kasar, Rea akhirnya memilih menyerah dan meminta cerai. Namun, saat Rea berubah menjadi dingin, Jeno justru mulai merasa kehilangan. Ia baru menyadari betapa berharganya Rea tepat di saat wanita itu ingin pergi.
Sampul Novel Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
9.1
Amara terkejut saat suaminya, Damien Crowhurst, meminta cerai tepat saat ia menyiapkan makan malam. Meski mencintai Damien sejak awal perjodohan mereka pasca kebangkrutan keluarganya, Amara setuju berpisah dan menerima kompensasi besar. Sikap tenangnya mengejutkan Damien serta Selene Marquette, wanita baru yang menghinanya. Setelah empat tahun terbelenggu dalam pernikahan dingin, Amara memilih pergi ke apartemen kecil demi menghirup udara kebebasan yang sesungguhnya.
Sampul Novel Mengasuh Bayi Mantanku
9.6
Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawa istrinya, Safira, Dirga Mahendra terpuruk dan menolak merawat bayi mereka yang selamat. Demi sang cucu, orang tua Dirga mempekerjakan Keysha Adinata sebagai pengasuh. Ternyata, Keysha adalah mantan kekasih Dirga yang dulu terpisah akibat fitnah kejam. Kini mereka bertemu kembali dalam situasi sulit; Keysha harus mengurus anak dari pria yang pernah menyakitinya, sementara rahasia masa lalu mulai terkuak.
Sampul Novel MENGGODA CEO KEJAM
8.3
Pasca kematian ibunya, Reaneta Alisha terpukul mengetahui perselingkuhan ayahnya dengan gadis seumurannya. Demi membalas dendam, Rea berencana memikat Logan Asher Maverick, miliarder dingin yang menjadi pujaan selingkuhan sang ayah. Namun, Logan bukan pria sembarangan yang mudah ditaklukkan. Situasi berubah mencekam saat niat terselubung Rea terbongkar. Logan yang murka kini mengancam nasib Rea. Akankah misi godaan ini justru menjadi bumerang baginya?
Sampul Novel Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua
9.5
Demi melindungi kehormatan suaminya, Zahra rela berkorban dengan mengaku mandul setelah lima tahun membina rumah tangga. Namun, pengakuan palsu ini justru memicu kebencian di hati Fatimah, sang ibu mertua. Hilang rasa hormat, Fatimah kini bertekad menghancurkan pernikahan mereka dengan menjodohkan Roni kepada wanita lain. Tekanan besar muncul saat Roni dipaksa menceraikan Zahra, menguji kesetiaan di tengah campur tangan keluarga yang beracun.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan