Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta

Mafia Kejam Jatuh Cinta

9.6 / 10.0
Deo Morte Picasso, pemimpin mafia Italia yang benci wanita, terpaksa kabur ke desa demi menghindari tuntutan nikah orang tuanya. Di sana, sang Dewa Kematian justru terpikat oleh kembang desa hingga terlibat skandal satu malam. Tragedi kematian orang tua memaksa Deo pergi meninggalkan gadis itu dalam kondisi hamil. Dua tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Deo kini sudah berkeluarga, meninggalkan luka dan tanda tanya besar bagi nasib sang ibu tunggal.

Mafia Kejam Jatuh Cinta Bab 1

Markas Morte

Tampak mobil Rubicon hitam datang diikuti dua Jeep di belakangnya.

Semua pengawal membungkuk kala seorang pria berjas hitam gagah perkasa nan tampan rupawan turun dari mobilnya.

Ya dialah Deo Morte Picasso.

Ketua Klan Wolf yang paling terkenal di Italia.

Deo menapaki karpet merah itu untuk masuk ke dalam markasnya diikuti oleh ketiga sahabatnya.

"Ahh capek banget, ayo ke club," ajak Melvin kala sampai di dalam markas dan menghempaskan tubuhnya di sofa.

"Otak isinya club mulu, sekali- kali mikir lainnya kek," olok Savero sembari melempar bantal sofa itu pada Melvin.

"Yaelah kayak yang dirinya paling suci, tiap hari juga gonta- ganti cewek," olok balik Melvin yang mana hal itu ditertawakan oleh Karel.

"Malam ini kita ke club, Thomas dan anak buahnya akan melakukan pertemuan untuk penjualan marijuana dari China," ujar Deo yang membuat ketiganya langsung berbinar.

"Sungguh? Ke club?" tanya Melvin memastikan jika ia tidak salah dengar.

Deo hanya mengangguk dan menyalakan pematik rokoknya.

"Eh bentar, pertemuan di club? Untuk penjualan marijuana? Wah gila, Thomas memiliki nyali yang sangat besar, bagaimana jika seseorang melaporkannya ke polisi, ia sangat berani sekali," puji Melvin yang heran dengan otak Thomas.

"Karena itu, sebelum ada orang lain yang melaporkan dia ke polisi, mari habisi Thomas lebih dulu," ujarnya sembari menghembuskan asap rokoknya.

"Wah demen banget nih sama yang kayak ginian, gimana kalian mau bertaruh denganku?" tanya Karel yang selalu menawarkan taruhan disetiap situasi dan kondisi apapun.

"Untuk?" tanya Melvin dan Savero secara bersamaan.

"Perempuan yang mungkin akan tewas di tangan Deo karena menggoda atau mengajaknya naik ke atas ranjang," ujar Karel yang begitu yakin jika akan ada penembakan nanti malam di club.

Deo hanya diam sembari menikmati rokoknya.

"Aku bertaruh enggak bakal ada perempuan yang mendekat, lagian siapa sih yang enggak tahu peraturan di club PICASSO, semua perempuan juga tahu kali," ujar Savero dengan begitu yakinnya.

"Iya juga sih, aku juga bertaruh kalau enggak akan ada perempuan yang mendekati si kulkas berjalan ini," ucap Melvin sembari menepuk pundak Deo.

Karel tersenyum kala mereka semua bertaruh.

"Ok, berarti kalian bertaruh jika tidak akan ada perempuan yang mendekatinya?" keduanya mengangguk.

Deo menatap Karel yang tampak girang sekali.

"Kalau aku pasti ada, entah itu perempuan baru atau yang bosan hidup, pasti bakal deketi pak kulkas ini," ucapnya dengan sangat yakin sekali.

"Kalau kita berdua yang menang apa imbalannya?" tanya Savero ingin tahu hadiah apa untuk taruhan kali ini.

"Mobil rubiconku yang baru beli kemarin buat kalian berdua," jawabnya dengan sangat gamblang sekali.

"Ok setuju," sorak keduanya yang kegirangan membuat Deo yang tengah dipertaruhkan hanya diam saja dan melihat keasyikan mereka.

"Udah sore, ayo bersiap," ajak Deo yang sudah beranjak dari sofa untuk pulang membersihkan diri lebih dulu.

"Kita pasti bakal menang," ucap Savero menyakinkan dirinya sendiri.

"Tentu," sahut Melvin.

Karel hanya tersenyum dan sedikit meremehkan keduanya.

***

Di sinilah mereka berempat sekarang, di club PICASSO.

Semua perempuan kini menatap empat pangeran yang tengah berjalan membelah kerumunan itu dengan tatapan liar, kagum dan rasa ingin memiliki.

"Kenapa aku merasa seperti di telanjangi oleh tatapan mereka," gumam Karel sembari menyilangkan tangannya di depan dada.

"Entah kenapa tanganmu di depan dada seperti gayanya seorang banci, apa kau tidak malu dengan profesimu?" tanya Savero yang heran dengan sikap Karel saat ini.

"Sekalipun aku banci, bakal ada ribuan perempuan yang akan mengantri untuk bisa menjadi istriku," ujarnya dengan sangat percaya dirinya membuat Melvin berdecih.

Kini mereka berempat duduk di sudut ruangan di mana itu tempat duduk khusus milik Deo dan ketiga temannya, jadi tak akan ada yang berani mendudukinya.

"Kemungkinan ia akan datang pukul 8 , jadi tunggulah sebentar," ucap Deo memberitahu sembari melihat jam tangannya.

"Berarti kita boleh dong pilih- pilih cewek di sana?" tanya Melvin dengan mata yang berbinar kala beberapa perempuan mengerlingkan sebelah matanya kepadanya.

"Silahkan saja," ujar Deo mempersilahkan Melvin.

"Serius?" tanyanya sembari menatap Deo.

Melvin langsung merubah ekspresinya dan menghempaskan punggungnya di sofa kala Deo memainkan revolvernya.

"Mainnya selalu pistol, dia kira nyawa ini boneka apa, yang sekali tembak cuma tumbang dan berlubang," gerutunya yang kesal kala mereka sedang dalam misi.

Di mana Deo pasti akan melarang mreka untuk melakukan hal lain selain fokus dengan misinya.

"Kurang 5 menit lagi,"gumam Deo yang mana ia sesekali melihat jam tangannya sembari memainkan revolvernya.

"Emang nanti kalau Thomas datang langsung kita serbu gitu? Atau dikepung dulu? Kan anak- anak yang lain lagi berjaga di luar, ia pasti tahu jika kau di sini," ucap Savero yang tidak paham dengan apa yang akan Deo lakukan.

"Ngapain diserbu jika bisa langsung ditembak," jawaban yang sangat tepat di mana seorang Deo paling malas untuk bertele- tele atau rumit.

Ketiganya langsung tepuk tangan dengan jawaban Deo barusan.

Hingga sekarang sudah pukul 8 tepat i mana Deo begitu menunggu momen indah ini.

"Kita lihat saja setelah ini, aku sangat rindu melihat darah," gumamnya pelan sembari mengongkang senjatanya dan mengarahkannya pada ambang pintu tempat orang masuk ke dalam.

"Thomas datang tuan," intruksi pengawalnya yang brjaga di luar club melalui earphonenya.

"Satu,"Deo mulai menghitung dengan senyum seringaian yang terlihat seksi saat ini.

"Dua," ketiga sahabatnya itu juga sangat tidak sabar menunggu momen indah ini dan fokus mereka tak teralihkan dari ambang pintu.

"Tiga," ucap Deo dengan sedikit penuh penekanan dan bersiap untuk menarik pelatuknya.

Bersamaan dengan itu Thomas masuk ke dalam club namun tidak seorang diri melainkan bersama dengan seorang perempuan.

"Valeta."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mafia Kejam Jatuh Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
7.9
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, pernah menguasai dunia sebelum melepaskan kejayaannya demi cinta. Dia memilih hidup sederhana demi melindungi sang istri secara rahasia. Sialnya, setelah sukses, wanita itu justru menganggap Clayden tidak berguna lalu menceraikannya. Namun, roda nasib berputar saat reputasi Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini hanya bisa bersimpuh dan menangis tanpa henti.
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Demi kesembuhan adiknya, Nadia terjun ke dalam rencana licik Satria, ibu dari konglomerat Reza Azhar. Ia diminta menjadi ibu pengganti bagi Reza dan istrinya yang tak kunjung memiliki anak. Namun, duka mendalam melanda saat adiknya meninggal, memicu Nadia untuk kabur membawa rahasia besar: ia tengah mengandung darah daging Reza. Kini, di tengah kejaran Satria dan kebenaran yang mulai terungkap, mampukah Nadia terus bersembunyi dari takdir dan intrik kekuasaan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan