Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel WHEN A SPY FELL IN LOVE

WHEN A SPY FELL IN LOVE

Suri Stoka melanggar aturan utama agen rahasia: dilarang jatuh cinta pada target. Dunianya jungkir balik saat ia terpikat oleh ketampanan pria yang seharusnya ia intai. Pendidikan mata-matanya tidak pernah mengajarkan cara menghadapi pesona target yang mengajaknya bertemu kembali. Di tengah dilema misi, sahabat lama Suri yang terjebak zona pertemanan mulai merasa terancam dan menuntut perasaan lebih, menciptakan konflik antara tugas, cinta, dan loyalitas.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku membuka laptopku sambil duduk di atas kasur. "Kalian ingat siapa nama samarannya? Mr. Lion?"

"Benar, Mr. Lion," jawab Manda.

"Aku sedang coba membobol data dari reservasi konser itu," ucapku pelan. Aku mengotak-atik laptopku sambil mencoba kode-kode yang telah kupelajari selama satu semester kemarin.

"Aku tidak sabar," seru Freya dengan mata berbinar-binar. "Jika kita berhasil menjalankan misi ini, poin kita akan naik pesat. Nama kita akan diumumkan pada kelulusan."

"Maaf aku tidak kompeten soal coding, Suri," sesal Manda saat duduk di sebelahku.

"Tidak apa-apa, Manda. Aku yakin Suri juga tidak jago membaca gerak bibir. Iya kan, Suri?" sahut Freya sambil mengamati layar laptopku. "Kalau aku sih, suka semua pelajaran bahasa, kecuali bahasa pemrograman."

"Tidak masalah. Ini bidang kesukaanku," jelasku kembali fokus dengan laptop. Manda mengambil minuman dan menyodorkannya padaku, sedangkan Freya menyobek kemasan keripik kentang dan menyuapiku. Aku jadi agak geli dengan tingkah laku mereka berdua. "Girls, santai saja ya? Aku juga banyak kekurangannya, karena itulah aku butuh kalian. Mungkin Pak Ferdy juga sudah membaca track record kita masing-masing di daftar nilai, sehingga Beliau memasang kita bertiga dalam satu tim dalam misi rahasia ini."

"Aku tidak bisa diam saja nanti aku mengantuk," keluh Manda. "Jika kau butuh sesuatu, bilang saja ya,"

"Haha, baiklah," ujarku. Dua menit kemudian, aku coba mengakses website penyelenggara konser. "Hmm, menarik. Penyelenggara konser ternyata menggunakan pihak ketiga sebagai provider ticketing. Aku sudah menduga ini tidak mudah."

"Apa nama providernya?" tanya Freya.

"TicketZone," jawabku. "Dilihat dari track recordnya, mereka memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam sistem pertiketan."

"Sampai mana kau bisa masuk ke dalam database mereka?" Manda penasaran.

"Sulit, aku mungkin bisa belajar dulu, tapi waktu kita tidak banyak," jawabku berpikir. Tiba-tiba aku terpikir sebuah ide bagus. "Aku akan masuk ke forum hackers. Siapa tahu, ada yang pernah membobol database provider tiket konser ini."

Aku scroll terlalu banyak chat, bergonta-ganti forum, dan akhirnya aku menemukan apa yang aku cari.

"Ada thread menarik username XZX32 ia bilang database sistem provider tersebut bisa diakses secara publik walaupun database dilindungi username dan password. Menarik. Ternyata provider itu meggunakan AWS sebagai provider code mereka. Hmm menarik. Mungkin mereka lupa set database menjadi privat. Cukup banyak artikel yang membahas kesalahan seperti itu," seruku bersemangat. "Salah seorang hacker di forum tersebut pernah membobol data tapi setahun yang lalu. Dan dia menjual datanya."

"Jangan. Tidak relevan lagi, Suri," cegah Freya tak sabar.

"Tapi aku bisa membeli data itu untuk berjaga-jaga." ucapku menawarkan. "Who knows."

"Oke, biar aku saja yang transfer," tawar Manda, lalu ia mengeluarkan ponsel dan mencari aplikasi mobile banking.

"Dia hanya menerima pembayaran lewat bitcoin. Lihat saja screenshotku ini, harganya lima ribu dollar," balasku. "Aku akan coba hubungi via Telegram."

"Mahal. Dan, apa yang akan kau lakukan dengan data setahun yang lalu itu?" Freya ragu, masih mengunyah keripik kentang di mulutnya.

Aku meremas jari-jariku dan tersenyum. "Bagaimana kalau aku bisa membobolnya dengan data kurang relevan itu?"

Manda mencoba menengahi kami. "Sudah kubayar, katakan pada hacker itu, Suri."

Bagus. User dalam forum ini sangat cepat tanggap. Bisnis berjalan lancar, ia dapat uang, dan kami dapat data. "Oke, sabar. Aku akan periksa dulu," kataku memulai pembongkaran data lama. Akhirnya aku dapat informasi juga. Aku cukup kaget melihat peserta yang ikut pada tahun lalu mencapai sekitar lima puluh ribu orang!

"Wow, Suri," Freya melotot menatap layar laptopku. "Itu jumlah yang sangat banyak. Mencari bandar internasional di konser semacam itu bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami."

"Kau benar," ucapku mengangguk. "Tapi biasanya memang di konser-konser semacam ini lah dibutuhkan obat terlarang itu."

"Aku curiga Mr. Lion akan menemui customernya di sana. Mungkin lebih dari satu," celetuk Manda.

"Oh tidak, username valid, tapi password sudah expired. Aku jadi bertanya-tanya apakah aku bisa membobol passwordnya? Sistemnya sangat secure," gerutuku kesal. "Baiklah, aku akan coba menjalankan script sederhana untuk menjalankan Brute Force ini. Cukup lima menit untuk membuat scriptnya."

"Jadi bagaimana, Suri?" Freya tampak bingung.

"Ini akan lama," jawabku. "Kalian berdua tolong urus segalanya mengenai keberangkatan kita pada hari H. Termasuk penyamaran dan reservasi."

Dua jam berlalu, akhirnya aku berhasil masuk ke data base. Jalankan beberapa perintah SQL sederhana untuk ambil data penting. Aku tak perlu semua data. Aku cuma butuh data event itu saja.

"Girls, ada hal menarik di sini," gumamku menjentikkan jari. "Di sini ada lima orang yang berasal dari luar negeri. Aku bisa menilainya dari seri pengenal yang agak unik dari penonton lain."

"Tandai dia, Suri," bisik Manda berapi-api.

"Tiga orang wanita dan dua orang pria," kataku menganalisa. "Intuisiku condong pada dua pria ini."

"Aku juga berpikir begitu. Lagipula kemampuan kita terbatas, tidak bisa memata-matai terlalu banyak target," Freya mengiyakan.

"Aku jadi tidak sabar ingin ke sana," ucapku tersenyum. Kena kau, Mr. Lion!

****

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alfaro David
9.6
Dunia yang keras sanggup mengubah kebaikan menjadi kegelapan. Tanpa bimbingan keluarga, Alfaro tumbuh menjadi pemuda pemberontak yang sulit dikendalikan. Namun, di balik sikap nakalnya, ia menyembunyikan luka batin mendalam di balik topeng tak kasat mata demi melindungi diri. Saat ia menganggap sahabatnya sudah seperti saudara sendiri, sebuah ancaman besar muncul. Akankah ikatan mereka bertahan ketika pengkhianatan mulai merayap masuk ke dalam lingkaran persahabatannya?
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun di Jakarta, Clarissa berjuang menjaga diri saat bekerja di dunia malam. Namun, misinya terancam sejak Arga hadir sebagai pelanggan tetap yang obsesif. Meski Clarissa benci laki-laki dan berusaha menjauh, kekuasaan Arga membuatnya sulit lepas. Arga harus berjuang keras menaklukkan hati Clarissa sambil menghadapi penolakan saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa menyerah pada pria yang kini terus menguntit hidupnya itu?
Sampul Novel Devil Beside Me (21+)
9.2
Renata hancur setelah dicampakkan Dinar karena menolak berhubungan intim. Rasa frustasi membawanya mabuk di bar hingga tak sadarkan diri. Ayah Rena kemudian mengutus Ervin, teman masa kecil sekaligus musuh bebuyutannya, untuk menjadi bodyguard pribadi. Meski awalnya Rena membenci pengawasan ketat Ervin dan berusaha mengusirnya, sebuah ciuman tak terduga mengubah segalanya. Hubungan benci mereka pun bergeser menjadi gairah panas yang tak terkendali.
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Demi melunasi utang sang ayah, Mayzura terpaksa menghadapi pernikahan dengan pria tua. Saat mencoba melarikan diri bersama kekasihnya, ia diselamatkan oleh Sadewa dari ancaman penjahat. Sadewa pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya hingga hari pernikahan tiba. Namun, kedekatan mereka justru memicu perasaan cinta yang tak terduga. Mampukah Sadewa melewati segala rintangan demi Mayzura? Lantas, apa rahasia besar di balik identitas asli sang bodyguard?
Sampul Novel I'm Not a Gangster
9.8
Seorang pemuda desa terpaksa merantau ke kota besar demi menyambung hidup. Dengan tekad sederhana, ia bercita-cita menjadi seorang pengawal profesional. Namun, takdir justru menyeretnya ke dalam gelapnya dunia kriminal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tanpa disadari, ucapan masa lalunya menjadi kenyataan pahit yang menuntunnya menjadi sosok gangster. Kini ia terjebak dalam pusaran konflik bawah tanah yang menguji prinsip serta keberaniannya.
Sampul Novel Mafia in The Morning
9.3
Pasca kontrak kerja berakhir, Mayumi menjadi relawan di acara Jepang demi bertemu idolanya, Mamoru V. Keberuntungan berpihak padanya saat ia terpilih menjadi LO sang cosplayer. Namun, perjalanan menuju studio foto berubah mencekam ketika sekelompok orang bersenjata menyerang mereka. Saat terjebak di gedung tua dalam aksi kejar-kejaran maut, Mayumi terkejut melihat Mamoru mengeluarkan pistol asli. Ternyata, sosok sang idola menyimpan rahasia gelap yang berbahaya.