
Wanita Pemuas Nafsu di Ranjang
Bab 3
Melihat ayu tertidur disampingnya, Alfons tersenyum..
Mengusap pipi putih ayu... Lalu mencium hidungnya...
Menyelimuti dengan penuh Cinta...
" Ratuku.... Tidurlah..." Bisik Alfons kembali mengecup kening ayu..
Perlahan turun dari ranjang dengan menggunakan piyama Alfons keluar kamar...
Kembali menoleh ... Seolah meyakinkan diri kalau ayu tidur lelap.
Di luar kamar berjaga dua orang body guard yang hormat membungkukkan badannya saat Alfons keluar kamar...
" Tetap berjaga...!" Titah Alfons
" Siap Boss.." jawab dua bodyguard
Perlahan Alfons menuruni tangga..
Alfons menghampiri Alyssa dan Rifki yang masih duduk menghadap laptop nya...
" Tadi kenapa...?" Tanya Alfons pada Rifki
" Zulfian gagal eksekusi kiriman dari Jerman..." Jawab Rifki
" Saya sudah hubungi pak Robby... Langsung ditangani beliau Boss..." Jawab Alyssa
" Menurut Zulfian... Saat akan eksekusi tiba-tiba ada patroli laut..." Ujar Rifki
" Bukannya ada Anton yang urus patroli...?" Tanya Alfons..
" Anton bilang dia tidak tau akan ada eksekusi barang... Tapi sekarang sudah aman... Barang ada di gudang Anton..."
Alfons tersenyum sinis...
" Permainan kotor manusia berseragam..." Alfons mengambil handphone Alyssa begitu saja dari meja.. lalu menghubungi salah satu kontak...
" Malam Bu Alyssa..." Terdengar suara berat pria menjawab telpon..
" Malam pak Taher... " Jawab Alfons
" Ma... malam tuan Maxwell..." Jawab suara pria itu terdengar gagap saat menjawab..
" Sepertinya anak buah bapak ada yang ngajak becanda sama saya... Sekali lagi ada ganjalan eksekusi... Saya pastikan bapak berakhir dengan seragam orange di layar TV..." Dan sambungan telepon terputus...
" Seminggu kedepan.. stop suntikan valas... Dollar biar kan menguat... turun kan saat semua eksekusi selesai..."
Titah Alfons lalu berjalan ke arah kolam renang...
Assisten nya segera berlari menyiapkan perlengkapan renang Alfons..
Rifki dan Alyssa membawa laptopnya dan pindah ke pinggir kolam renang...
Byurrrr....
Alfons meluncur indah kedalam kolam renang...
Rifki dan Alyssa fokus dengan layar laptopnya...
Alfons berdiri diujung kolam... Membenahi letak kacamata renang nya... Lalu kembali meluncur di kolam renang dengan gaya kupu-kupu...
Didalam kamar ayu yang terbangun langsung tangannya mencari tubuh suaminya... Tangan nya menggapai sisi kanannya...
Matanya terbuka... " Jaaaaa...." Panggil Ayu...
Lalu duduk melihat ke pintu kamar mandi .. lalu berjalan ke kamar mandi dan membuka nya...
" Jaaaaa..." Ayu kembali memanggil Alfons...
Dengan memakai piyama dan kimono ayu keluar kamar..
Dua orang body guard membungkukkan badannya memberi hormat... Ayu tersenyum dan melihat kebawah...
" Tuan di kolam renang nyonya..." Ujar salah satu bodyguard..
Ayu mengangguk lalu turun kebawah di ikuti dua orang body guard...
Rifki dan Alyssa menoleh dan berdiri melihat ayu datang...
Melihat suaminya berenang ayu membuka kimononya hanya dengan piyama ... Ayu melompat ke dalam kolam renang.... Dan berenang menghalangi Alfons..
Pandangan mereka bertemu dibawah air...
Alfons menarik ayu lebih dalam lalu memeluk nya... Dan berenang kepinggir kolam... Alfons membuka kacamata renang nya, Pandangan mereka bertemu.. Alfons mengecup bibir ayu
Rifki dan Alyssa saling berpandangan dan memutar matanya...
" Kamu ga ikutan loncat...?" Tanya Rifki...
" Kamu aja duluan loncat..." Jawab Alyssa..
" Kenapa... Kalian mau ikut berenang...?" Tanya Alfons
" Ga boss .. Rifki ga bisa berenang Boss..." Ujar Alyssa...
" Eits... Sembarangan yang ngajarin Boss berenang itu akuuuu..." Bisik Rifki...
" Yang benerrrr...?" Ujar Alfons..
" Ish denger aja dia.." guman Rifki...
Alfons melambaikan tangannya pada Alyssa...
Alyssa mengangguk dan membawakan dua gelas wine untuk Boss nya...
Ayu tersenyum pada Alyssa... " Terimakasih..." Ucapnya...
" Your welcome nyonya..." Jawab Alyssa lalu kembali berdiri disamping Rifki...
" Kok bangun...?" Tanya Alfons...
Ayu tersenyum... Lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Alfons...
Alfons tersenyum...
" Jaaaa... Aduuuuuh kaki ku jaaaa..." Pekik ayu sambil mengangkat kakinya ke atas...
Alfons terlihat panik...
Alyssa dan Rifki gegas mendekat pinggir kolam...
Begitu sampai dipinggir kolam.. ayu menarik Alyssa yang tak menyangka akan ditarik oleh ayu...
Byurrrr...
Tubuh Alyssa pun nyebur kedalam kolam renang... Rifki segera mundur..
Melihat Rifki mundur Alfons naik ke atas dan mengejar Rifki...
" Yaaaa... Boss no no no bosssss...." Teriak Rifki menghindari Alfons dan berlari..
Alfons berhenti mengejar dan menyeringai...
Grapppp...
Dua bodyguard memegang lengan Rifki. Dan melemparkannya ke dalam kolam renang
Lalu Alfons melompat masuk kedalam kolam renang...
Ayu dan Alfons
menciptakan air kolam renang pada Rifki dan Alyssa...
Malam itu tidak ada tuan Maxwell yang garang... Yang ada tuan Alfons yang begitu bahagia bercengkrama dengan istri dan assisten kepercayaan nya.
Empat orang dalam kolam tertawa...
Alfons mengangkat ayu naik dari kolam renang.
Dua orang assisten perempuan mendekat dengan handuk dan kimono ..
Alfons menurunkan ayu dan mengambil handuk lalu menutup tubuh ayu dengan handuk...
Rifki dan Alyssa segera naik dengan tubuh basah kuyup... Dan mengambil handuk ...
" Delapan tahun baru ini dijeburin ke kolam..." Guman Rifki...
Alyssa senyum.... " Makanya mandi... Boss tahu kamu ga pernah mandi..." Ujar Alyssa
" Ish sembarangan... Aku sehari mandi dua kali... Kalau ingat...." Jawab Rifki
Alfons mengajak ayu kembali ke kamarnya... Dengan bergandengan tangan mereka menaiki tangga menuju lantai dua...
Beberapa kali ayu bersin-bersin..
" Kamu kenapa nyebur ke kolam... Jadi bersin terus kan. . " ujar Alfons... Dan mengeringkan tubuh ayu dengan handuk..
" Aku siram air hangat aja .." jawab ayu lalu berjalan ke kamar mandi... Menyalakan shower... Air hangat pun mengguyur tubuh Ayu yang masih memakai piyama...
Alfons masuk kedalam kamar mandi... Lalu memeluk tubuh ayu dibawah guyuran shower...
Membuka piyama nya.. sampai tidak tersisa kain menutup tubuh mulus ayu...
Alfons menambi shampoo dengan telaten memandikan ayu...
Mereka saling menyabuni tubuh...
" Sudah... Nanti sakit..." Ujar Alfons sambil mengeringkan tubuh ayu dengan handuk dan memakai kan kimononya...
Keduanya keluar dari kamar mandi dengan kimono biru...
Alfons menarik ayu agar duduk... Lalu mengeringkan rambut basah ayu dengan hair dryer...
" Jaaaa... "
" Hmmmm"
Alfons mematikan hair dryer..
Lalu menyisir rambut ayu dengan tangannya...
" Ja... Apa kamu tidak mempunyai kekasih..?" Tanya ayu penasaran...
Alfons menggeleng..
" Sejak aku ikut papah ke Taiwan, aku langsung masuk asrama selama enam bulan aku diasrama... Cowok semua... Terus kita ke new York... Lima tahun disana juga masuk asrama... Udah kaya Harry Potter lah..." Jawab Alfons...
" Terus kenapa kamu ga ngabarin aku...?" Ujar ayu
" Mana bisa.... Waktu di new York sempat beberapa kali aku telpon.. tapi tidak tersambung... Lalu aku kecelakaan..." Wajah Alfons berubah ...
" Seandainya tidak terjadi kecelakaan itu... Tidak akan ada airmata yang jatuh disini..." Ujar Alfons menunjuk pipi ayu..
" Kecelakaan...?" Tanya ayu...
Alfons mengangguk..
Lalu menarik ayu kedalam pelukannya...
" Dalam komaku... Aku melihat kamu memanggil ku .. terus begitu..." Ujar Alfons membenamkan wajah ayu ke dadanya..."
Ayu menarik tubuh nya perlahan, dan menatap wajah Alfons
" Kamu sempat koma...? Kapan ?" Tanya ayu..
" Tiga tahun sebelum kamu menikah dengan Eko Pujo Haryanto..." Jawab Alfons
Ayu tersentak... Mendengar Alfons menyebutkan namanya lengkap...
" Seandainya tidak terjadi kecelakaan itu... Kamu tidak akan ada yang menyentuh..." Ujar Alfons geram...
Ayu mencium hidung Alfons...
Alfons menarik ayu dalam pelukannya.
" Maafin aku yaaa ..!" Ujar Alfons...
Dengan sekali hentakan... Alfons menggendong ayu yang melompat dan melingkarkan kakinya di pinggang Alfons...
" Ja... Kok bisa tahu nama lengkap mas Yanto...?" Tanya Ayu...
" Eko Pujo Haryanto mantan suami kamu membunuh sahabatku Jeremy,,, juga mencuri delapan puluh juta dollar ku..." Batin Alfons...
" Morning Ratu...." Kecup Alfons di hidung Ayu...
" Morning sayang..." Jawab ayu memeluk Alfons...
"Aku hari ini ke kantor... Jangan kemana-mana ya... Nikmati hari-hari kamu jadi ratu ku... Sebentar castil nya belum sempurna..." Ujar Alfons..
Ayu duduk bersandar menyandarkan kepalanya di lengan Alfons...
" Tu... Apa Eko pernah memberikan kamu hadiah ..?" Tanya Alfons...
" Ga pernah sih .. hanya setelah meninggal mertuaku menyerahkan rumah Cinere untuk ku... Tapi sekarang masih disewa orang kata mas Yanto sih dulu disewakan tiga tahun... " Jawab Ayu...
" Kamu pernah kesana...?" Alfons menoleh pada ayu, berharap ada petunjuk dimana Eko
menyembunyikan uangnya...
" Pernah dua kali... Sekali seminggu sebelum nikah mengambil mobil mas Yanto yang disimpan disana... Yang kedua kalinya, setelah menikah dua hari kalau ga salah sebelum berangkat ke Thailand kita mampir.. tapi aku ga turun dari mobil... Mas Eko memberikan apa gitu sama orang yang katanya menyewa rumah itu... " Ujar ayu...
" Mau Nemani aku mandi...?" Tanya Alfons.... Dengan mengedipkan mata...
Ayu beranjak dan mengangkat rambutnya keatas dan membuat sanggul kecil dengan rambut Nya...
Alfons berjalan ke kamar mandi di ikuti oleh ayu...
Sepertinya mandi bersama tiap pagi menjadi ritual pasangan pengantin baru ini...
Ayu membantu Alfons memasangkan dasi..
Kamar yang luasnya empat kali ruang keluarga ayu... Dengan kamar khusus pakai Alfons dan ayu yang berjejer memanjang dengan etalase kaca ditengahnya dengan koleksi dasi berwarna merk... Ayu seperti berjalan di tengah boutique...
Pakaian ayu yang tergantung semuanya masih berlebel...
Ayu benar-benar menjadi Ratu seperti janji Alfons...
" Pakai ini ya suami....?" Ayu menyodorkan jas kulit ...
Alfons mengangguk... Dan mencium kening ayuy...
" Handphone mu sudah aku ganti yang baru dengan nomor baru .." ujar Alfons,, ayu mengangguk...
Lalu mereka dengan berpegangan tangan berjalan turun... Lalu membuka pintu jalan tembus ke rumah Bu Yuni...
Mata ayu terbelalak..." Aku baru tahu kalau ini pintu ke rumah mama..." Ayu memeluk lengan Alfons...
Ruang makan rumah Bu Yuni sudah berubah menjadi ruang makan yang besar dengan meja makan yang mewah...
Terlihat beberapa pelayan berseragam menyiapkan hidangan
Ayu dan Alfons berjalan keruang keluarga yang juga sudah berubah...
Bu Yuni terlihat sedang melakukan theraphy dibantu dua orang perawat...
Ayu berlari menemui mamanya...
" Mama sudah bisa berdiri...?" Pekik ayu girang...
Dengan mata berkaca-kaca Bu Yuni mengangguk...
" Nak Alfons.... Terimakasih..." Ujar Bu Yuni sambil menoleh pada Alfons yang segera menghampiri mertuanya ... Dan memeluk Bu Yuni..
" Mama akan berjalan lagi... Soalnya nanti mama akan ramai dengan delapan orang cucu..." Ujar Alfons
Bagus dan Bagas memeluk ayu yang terlihat bahagia...
" Selamat mbak... Akhirnya kita bisa melihat wajah cantik mbak tanpa semburat sedih maupun lelah... " Ujar bagus
" Mama yang semangat theraphy nya.. sehari dua kali..." Ujar Alfons... Bu Yuni mengangguk...
" Hari pertama saja mama sudah bisa berdiri..." Ujar ayu senang...
Dua orang ahli theraphy yang khusus didatangkan Alfons dari China tersenyum lalu bicara dengan Alfons dengan bahasa Mandarin..
" Mertua Anda dalam sebulan akan bisa berjalan... Masalahnya ada syaraf terjepit... Tapi dengan akupuntur akan mempercepat penyembuhan nya..." Ujar wanita dengan seragam serba putih dengan mata sipit itu...
" Okey... Lakukan yang terbaik untuk mama mertua saya... Kalau ada kebutuhan apapun kamu hubungi Alyssa sekertaris saya..." Ujar Alfons... Kedua wanita itu mengangguk..
Tante Tiara memberi tahu kalau sarapan sudah siap...
Alfons membantu Bu Yuni berjalan perlahan...
" Tuan... Tolong jangan dipaksakan... !" Ujar perawat dari China itu dalam bahasa Mandarin...
" Mama pakai kursi roda lagi ya...!" Ujar Alfons...
" Mama bisa kok ..." Jawab Bu Yuni dengan semangat...
" Mama... Jangan terburu-buru... Jangan dipaksakan... Nanti sore kan masih theraphy lagi..." Ujar ayu membujuk ibunya untuk duduk dikursi roda...
Bu Yuni menyerah... Lalu duduk dikursi roda lalu didorong oleh Tante Tiara...
Bu Yuni duduk di ujung meja.. disampingnya Alfons dan ayu... Disamping kiri bagus dan Bagas... Lalu Tante Tiara dan Tanti...
" Mas Rifki mbak Alyssa ayo sama-sama sarapan...!" Ajak Bu Yuni...
" Kami sudah tadi Bu ... Terimakasih..." Tolak Alyssa
" Mereka sarapan duluan Bu dengan staff lainnya... Jaga-jaga ga kebagian waktu..." Jawab Alfons
Alfons memberi isyarat pada Rifki dan Alyssa untuk pergi dari ruang makan..
Pelayan dengan seragam hitam berdiri standby siap melayani...
Alfons mengambil paha atas ... Dan memberikan pada Bu Yuni...
" Mama makan yang banyak... Biar ada tenaga kalau theraphy nanti..." Bu Yuni tersenyum...
Acara sarapan pagi dengan senda gurau membuat ruangan hangat..
Oweeeee oweeeee oweeeee
Terdengar tangisan putri...
Suster Tita menggendong putri ke ruang makan..
" Baru bangun cucu kesayangan nenek.." ujar Bu Yuni menyapa cucunya...
Putri melihat Alfons..
" Mau gendong papah...?" Tanya Alfons lalu berdiri dan mengambil putri dari suster Tita...
Alfons mencium Putri lembut... Lalu membawa putri duduk...
Tangan putri memainkan dagu Alfons...
" Sini sama mama...!" Ajak ayu..
Putri menyembunyikan kepalanya di dada Alfons.. semua nya tertawa...
" Sebentar lagi kamar putri selesai ya .." ujar Alfons..
" Putri biar tidur sama mama saja ..!" Ujar Bu Yuni
Rumah ayu benar-benar dirubah jadi castil yang indah... Miniatur rumah Barbie...
Alfons membeli rumah dikiri kanan rumah ayu dan tiga rumah dibelakangnya..
" Sama mama dulu ya... Papa mau kekantor ..." Ujar Alfons pada putri Seolah pada putri kandungnya sendiri..
Ayu mengambil putri dari tangan Alfons ..
Dengan erat putri memegang kemeja Alfons..
Alfons tersenyum gemas..
Putri Tertawa Tergelak lucu... Semuanya ikut Tertawa...
Alfons berdiri dan mencium kepala ayu...
" Aku berangkat dulu..." Pamit Alfons... Lalu menyalami Bu yuni dan Tante Tiara lalu memukul kepala Tanti dengan handphone nya...
" Ouh... Sakit koh...." Teriak Tanti..
" Tante... Tanti naksir Rifki tuh..." Ledek Alfons...
Rifki yang merasa namanya disebut langsung masuk ke ruang makan...
" Iya Boss..?" Tanyanya..
" Kamu kapan melamar Tanti...?" Tanya Alfons...
Rifki dengan wajah merah terlihat malu... Sementara Tanti tertunduk malu..
" Cieeee.... Kapan nih ..?" Ledek Bagus...
" Mas Bagus dan mas Bagas dulu lah... Masa aku dulu...?" Ujar Tanti...
" Yeeee..kamu sama mbak ayu cuma beda setahun.... Nyuruh kita duluan ..." Ujar Bagus...
Alfons melambaikan tangan pada putri... Lalu berjalan meninggalkan ruangan diikuti Rifki dan Alyssa..
" Kamu kok ga bareng...?" Tanya Bagus
" Ga... Aku pakai motor nanti.." jawab Tanti walaupun sebenarnya berharap Rifki mengajaknya...
Alfons menoleh pada Rifki... "Kenapa ga ajak Tanti sekalian...?"
" Dia pakai motor Boss.. aneh perempuan kok sukanya pakai motor ninja..." Jawab Rifki...
" Baguslah... Keren kan ya... Al..?" Ujar afons pada Alyssa.. Alyssa mengangguk...
" Soalnya dia ga bisa naek motor Boss..." Jawab Alyssa...
Rifki langsung menarik rambut Alyssa yang dikuncir kuda...
" Ish ... Enak aja..." Ujar Rifki...
Diluar kantor ketiga orang ini memang sangat dekat.....
Didalam mobil nya... Alfons menyalakan handphone nya...
" Kamu coba datangi rumah Cinere... Rumah warisan Eko untuk Ratu ku..!" Titah Alfons...
Alyssa segera meminta staffnya dilapangan bergerak menuju rumah Cinere....
Mobil berjalan sedang membelah ramainya Jakarta pagi hari...
Alyssa menjawab telpon..
" Boss... Rumah Cinere seperti nya disewa oleh orang nya James... Atau memang Eko bekerja untuk James.. orang kita akan coba menyusup..." Ujar Alyssa...
Alfons mengangguk..
Anda Mungkin Juga Suka





