Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Unforgettable CEO

Unforgettable CEO

Elina terjebak dalam malam penuh gairah bersama Kevin setelah tidak sengaja meminum obat perangsang. Kevin yang sedang menunggu teman kencan salah mengira Elina sebagai wanita tersebut dan membawanya masuk. Namun, pertemuan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Kevin. Saat Elina mencoba melarikan diri dari konsekuensi perbuatannya, takdir justru mempertemukan mereka kembali. Kini, Kevin bertekad mengejar wanita yang telah menipunya dalam situasi yang baru.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tiba-tiba pintu itu terbuka sedikit lebih besar lalu muncul tangan yang langsung mencengkeram pergelangan tangan Elina dan menariknya dengan paksa untuk masuk ke dalam. Badan Elina yang sedikit oleng, segera terbawa masuk ke dalam kamar tanpa bisa dia cegah lagi.

“Eh apa-apaan ini!” tolak Elina ketika dia merasa ada seseorang yang membawanya masuk ke dalam kamar tersebut.

Tidak mendapatkan jawaban apa pun atas perlakuan sedikit kasar yang dia terima itu, Elina kini semakin bingung dengan keadaan ini. Dan sekarang tiba-tiba Elina merasa tubuhnya dipeluk oleh seseorang. Pelukan yang sangat erat sampai membuat tubuhnya menempel dengan sempurna di dada bidang yang saat ini sedang mengimpitnya itu.

Entah apa yang terjadi pada tubuh Elina malam ini, bukannya menolak tindakan pria itu, tubuh Elina malah merespons apa yang dia terima saat ini. Elina ikut memeluk tubuh pria itu dan menghirup dalam aroma parfum maskulin yang kini langsung menguar memenuhi rongga hidungnya.

“Sayang,” panggil Elina sambil sedikit mengendus di area leher si pria.

Merasa wanita yang ada dalam pelukannya ini sudah mulai jinak, pria itu mulai mengusap punggung Elina. Dia pun secara perlahan menghujani pundak Elina dengan ciuman hangatnya yang sesekali membuat mangsanya itu mengeluarkan leguhan. Aroma parfum yang dipakai oleh Elina, mampu membuat Kevin, si pria penarik Elina itu semakin terbuai.

“Aaah,” leguhan Elina mulai keluar setelah dia mendapatkan serangan dari Kevin yang menghujaninya dengan ciuman.

Mendengar suara leguhan Elina tepat di telinganya, membuat Kevin semakin bersemangat menikmati hidangan indah di hadapannya itu. Entah mengapa, suara leguhan Elina itu terdengar sangat seksi dan membakar gairah liar Kevin.

Tangan Kevin yang terampil kini dengan sangat lihai segera saja melucuti pakaian Elina karena dia sudah tidak tahan untuk menyalurkan hasratnya.

“Wow ... indah banget sayang,” puji Kevin melihat dua gunung menjulang dengan puncak keras yang menantangnya.

Meski dalam keadaan kamar yang temaram, mata Kevin masih bisa mengenali dengan baik lekuk tubuh Elina. Kevin kembali melahap rakusnya bibir Elina dan kini dia sudah mendapatkan balasan yang tidak kalah panas dari si pemilik bibir merah itu.

Tangan Kevin semakin melingkar kuat di pinggang Elina, agar wanita yang sedang ada dalam kuasanya itu tidak pergi. Tentu saja hal itu kian membakar gelora Elina yang kini mulai mengalungkan tangannya di leher Kevin yang saat ini semakin memperdalam ciuman mereka.

‘Sial! Wanita macam apa ini. Nikmat sekali bibirnya,’ ucap Kevin dalam hati.

Kevin yang sudah terbiasa mencari wanita penghangat ranjang untuk melepaskan kepenatannya bekerja, kali ini sepertinya mendapatkan wanita istimewa dari asisten pribadinya. Kevin merasakan madu lain dari tubuh wanitanya, seolah dia tidak ingin mengakhiri malam ini dengan cepat. Kevin ingin menikmati hidangannya dengan waktu yang sangat lama hingga dia puas.

Bibir Kevin kini mulai menyusuri leher jenjang milik Elina. Leher memikat itu kini sudah mulai basah oleh saliva Kevin dan juga keringatnya sendiri. Elina mulai menggantungkan tubuhnya di leher Kevin untuk menjaga keseimbangannya karena hasrat gila sudah mulai menguasainya.

Kevin yang semakin terikat dengan keindahan wanitanya, secara perlahan dia pun mulai melucuti pakaian yang dikenakan oleh Elina. Wanita cantik yang masuk ke kamarnya itu sama sekali tidak melakukan perlawanan dan hanya mengeluarkan beberapa desahan yang membuat gelora hasrat menggebu dalam diri mereka kian terbakar.

“Perfect!” gumam Kevin yang kini sudah bisa melihat tubuh bagian atas Elina yang sudah tanpa pelindung lagi.

Tatapan mata Elina kini semakin sayu. Kesadarannya yang mulai hilang, hingga membuat dia tidak bisa berpikir lagi tentang apa yang terjadi malam ini. Baginya saat ini hanyalah ingin meneruskan apa yang tadi sudah dia lakukan bersama dengan pria yang saat ini ada di hadapannya.

‘Sejak kapan Bram jadi ganteng dan seksi begini,’ ucap Elina dalam hati saat sekelebat dia melihat wajah tampan di hadapannya.

Tidak ingin hasrat mangsanya turun, Kevin segera menggendong tubuh Elina untuk dia bawa ke atas ranjang yang akan menjadi tempat pertarungan mereka malam ini. Sambil menggendong Elina ala bridal style, Kevin kembali meraup bibir Elina yang sudah menjadi candu bagi dirinya malam ini.

Kevin meletakkan tubuh Elina di atas ranjang lalu menatapnya dengan sorot mata yang sangat lapar. Rasanya adik kecilnya itu saat ini sudah sangat memberontak ingin menikmati juga tubuh Elina yang kini sudah tanpa sehelai benang pun untuk menutupi tubuhnya.

“Berikan pelayananmu yang terbaik malam ini, sayang,” ucap Kevin sebelum dia kembali membuai Elina dan membawanya terbang ke awang-awang.

Pergulatan malam itu berlangsung dengan sangat sengit. Kevin merasakan sensasi lain dari Elina yang tidak pernah dia dapatkan dari wanita yang sering dia sewa. Kevin benar-benar tidak ingin melepaskan Elina sedikit pun.

Erangan demi erangan keluar begitu saja dari bibir Elina ketika dia mendapatkan perlakuan yang membuatnya mabuk kepayang malam ini. Meskipun dia sempat beberapa kali melakukan hubungan badan dengan mantan kekasihnya, namun apa yang dia nikmati malam ini terasa sangat luar biasa.

“Ah sayang ... enak sayang. Aku milikmu malam ini, sayang,” rancau Elina ketika badannya bergerak-gerak karena dorongan dari senjata ampuh milik Kevin.

“Kamu milikku, sayang,” ucap Kevin yang terus memompa area kewanitaan Elina yang membuatnya keenakan itu.

Dua insan yang kini sedang dibakar api gairah yang tengah berkobar dalam tubuh mereka itu sudah tidak lagi berpikir tentang siapa orang yang sedang bersama mereka saat ini. Yang ada di pikiran mereka saat ini hanyalah puncak kepuasan yang mereka nantikan sejak tadi.

Mereka terus berlomba untuk mendapatkan kepuasan. Menikmati malam yang benar-benar membuat mereka sangat lelah, bahagia dan akhirnya tertidur pulas.

***

“Selamat pagi, Bos,” sapa Bima saat masuk ke dalam kamar Kevin.

“Hmm ... gimana, udah ada kabar dari Paris?” tanya Kevin yang baru keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.

“Tadi malam mereka hanya mengirimkan kabar kalau hari ini akan mengirimkan proposalnya pada kita.”

“Oh ok! Oh ya, di mana wanita semalam? Kok aku gak liat dia pas aku bangun,” tanya Kevin.

“Wanita? Memangnya tadi malam Bos tidur dengan siapa?” tanya Bima balik.

Kevin menoleh ke Bima, “Siapa? Bukannya kamu aku suruh cari orang,” ucap Kevin yang sedikit kaget dengan respons asisten pribadinya itu.

“Iya Bos, tapi tadi malam saat saya ke sini ... Bos gak buka pintunya. Saya pikir Bos sudah tidur lalu wanita itu saya suruh pergi,” papar Bima menjelaskan pada Kevin.

Mata Kevin membulat lebar saat dia mendengar apa yang dia dengar dari asistennya itu. Dia semakin bingung dengan sosok wanita yang membuatnya kelabakan tadi malam.

“Apa kamu bilang? Tadi malam ada orang ke sini dan aku tidur dengan dia. Brengsek! Cari dia dan bawa dia ke hadapan aku!” perintah Kevin tegas sambil sedikit membentak Bima.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhir Cinta yang Getir
8.3
Hubungan Arissa hancur setelah menunggu pacarnya, Eldino Marven, selama tiga jam. Pria miliarder yang dikira lumpuh itu rupanya bisa berdiri demi menolong Adena Horian. Lewat rekaman video intim yang provokatif, Arissa menyaksikan Eldino mencium Adena yang mengenakan gaun pengantin rancangannya. Mengetahui dirinya hanya dianggap sebagai pengasuh gratis yang tidak layak dinikahi, Arissa membuang kue buatannya dan menghubungi ibunya untuk menyetujui tawaran kencan buta.
Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
9.3
Tiga tahun Hana mengabdi sebagai istri penurut bagi Bima, namun hatinya tetap dingin. Pernikahan tanpa sentuhan itu akhirnya kandas setelah kakek Bima wafat, membuat Hana diceraikan demi kekasih pilihan suaminya. Di tengah keterpurukan, takdir mempertemukannya dengan Matheo. Sebuah kesalahpahaman fatal membuat Hana dituduh sebagai mata-mata oleh bos kejam tersebut, sebuah pertemuan yang lantas menjungkirbalikkan seluruh sisa hidupnya.
Sampul Novel Kau Bukan Sahabatku-Kau Perusak Rumah Tanggaku
9.5
Putri Wijaya mengira empat tahun pernikahannya dengan Dimas Satria, seorang CEO sukses, adalah kebahagiaan yang sempurna. Namun, dunia wanita cerdas dan lembut ini runtuh seketika saat sebuah video membongkar pengkhianatan suaminya. Dimas ternyata telah menikah lagi secara diam-diam dengan Rina, sahabat yang sudah dianggap Putri seperti adik sendiri. Di tengah hancurnya kepercayaan, Putri harus menghadapi kenyataan pahit bahwa orang terdekatnya adalah perusak rumah tangganya.
Sampul Novel Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
9.5
Kehancuran keluarga Arlena bermula saat wanita lain merebut ayahnya, hingga sang ibu wafat karena duka mendalam. Dendam membara mendorong Arlena untuk membalas rasa sakit itu dengan cara yang tak terduga. Ia menemukan celah saat mengetahui bahwa perusak rumah tangganya adalah istri dari Rafael Vallenzo, bosnya yang sangat berkuasa. Kini, Arlena bertekad merebut Rafael demi pembalasan, namun ia justru terjebak dalam risiko yang mengancam hatinya.
Sampul Novel Kontrak Cinta - Love Contract
7.8
Demi melunasi utang dan membiayai pengobatan sang ayah, Mahesa rela menunda skripsinya untuk bekerja sebagai pelayan kelab malam. Di sana, ia bertemu wanita mabuk yang baru saja patah hati. Tak disangka, wanita itu tiba-tiba menawarkan pernikahan kontrak sebagai solusi finansial bagi Mahesa. Meski sempat ragu, Mahesa akhirnya menerima tawaran tersebut demi keluarganya. Kini, dimulailah kehidupan penuh sandiwara antara Mahesa dan istri barunya tersebut.