Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel UNDER PINK MOONLIGHT

UNDER PINK MOONLIGHT

Sofia, gadis polos asal kota kecil, terpaksa tinggal bersama tiga sepupunya: Max, Kaileen, dan Sean. Meski disambut hangat, ia tak menyadari kutukan turun-temurun yang membuat mereka bertiga selalu mencintai wanita yang sama. Demi mengakhiri kutukan itu, Lariette sang ibu meminta Sofia menikahi ketiganya untuk melahirkan anak perempuan. Namun, setelah Sofia memenuhi kesepakatan dan berkorban, Lariette justru berkhianat dan berniat mencelakakannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hujan begitu deras. Angin berembus kencang dan beberapa ranting pohon patah. Jarak pandang pengendara sangat dekat. Oleh karena itu tidak ada orang berkendara yang lewat. Semua orang memilih untuk diam di rumah. Namun, seorang gadis dengan gaun selututnya yang lusuh berjalan dengan sekuat tenaga. Di tangannya ada tas besar berisi pakaian yang sudah pasti ikut basah terkena hujan. Meskipun ia kedinginan, ia terus berjalan menuju sebuah rumah.

Ia meletakkan tasnya di lantai depan pintu. Teras rumah membuatnya tidak terkena hujan. Ia bisa bernapas lega. Setidaknya ia sudah tiba pada tujuan. Untunglah alamat ini tidak sulit dicari sesuai dengan instruksi orang yang ditanyainya di jalan sebelum hujan.

Gadis bernama Sofia itu menekan bel sembari menggigil. Ia menunggu beberapa saat, tidak ada jawaban sama sekali. Wanita itu menarik napas panjang. Ia mencoba menekan sekali lagi. Mungkin saja penghuninya tidak mendengar bunyi bel. Atau bisa saja di rumah ini memang tidak ada orang sama sekali. Sofia mematung. Air menetes dari gaunnya membasahi teras rumah tersebut.

Pintu rumah terbuka. Pria dengan celana pendek biru muda dan hodie hitam muncul. Ia terlihat bingung melihat ada wanita di teras rumahnya.

“Kau kehujanan?” tanyanya langsung.

Pria itu berpikir kalau gadis tersebut sedang menumpang berteduh.

Sofia mengangguk.”Iya.”

“Tidak apa-apa, kau boleh berteduh sampai hujan reda. Tapi, kau basah~kau boleh masuk untuk mengeringkan badan.”

Melihat keramahan pria tersebut Sofia menjadi bingung. “Ehmm~sebenarnya tujuanku memang ke rumah ini.”

Pria itu tertegun.”Ke rumah ini? Kau mencari siapa?”

“Maximillan,Kaileen, dan~Sean.”

Kening pria itu mengkerut.”Tapi, aku tidak mengenalmu. Kau siapa? Lalu, kenapa mencari kami?”

“Namaku Sofia Miller. Katanya aku masih memiliki kekerabatan dengan kalian. Aku juga tidak tahu pasti, tapi, aku~” Ucapan Sofia terhenti karena ia merasakan tubuhnya membeku.

Pria itu adalah Maximillan. Ia langsung menyadari bahwa Sofia kedinginan. Sungguh tega ia membiarkan gadis itu berdiri cukup lama.”Ah, masuklah lebih dulu.” Max meraih tas Sofia yang basah lalu membawanya ke ruang laundry. Ia segera memasukkan semuanya ke mesin pengering.

“Oh, ya, Sofia~kau harus mengeringkan tubuhmu dan berganti pakaian. Setelah itu baru kita bicara.” Max tidak tega melihat wanita terlihat menderita. Apa lagi wajah Sofia terlihat sangat polos.

“Baik terima kasih.”

“Ini pakaian Ibuku, pakai saja.” Max menyerahkan gaun hitam milik ibunya yang tertinggal di ruang laundry. Tak lupa ia memberikan handuk baru.

Sofia bergegas mengeringkan tubuh dan mengganti pakaiannya sebelum sekujur tubuhnya membeku. Sementara itu, Max menyiapkan minuman hangat dan cemilan untuk tamu tidak diundang tersebut.

Sofia kembali dengan wajah pucatnya karena kedinginan. Ia melihat Max sedang menyajikan minuman hangat.

“Silakan duduk, Sofia.”

Sofia duduk dengan hati-hati.”Terima kasih, maaf merepotkanmu. Siapa namamu? Maksudku, kau ini Max, Sean, atau Kaileen?”

“Namaku Max, aku anak tertua di rumah ini. Minumlah dulu.” Max menyerahkan secangkir cokelat hangat.

Sofia menyesapnya. Suasana hatinya langsung menghangat bersama dengan sekujur tubuhnya.”Terima kasih.”

“Sekarang ceritakan kenapa kau datang ke sini mencari kami?”

“Ayahku meninggal dan aku tinggal bersama Ibu tiriku. Lalu, dia menikah lagi dan aku diminta untuk pergi. Karena aku sebatang kara, salah satu tetanggaku menyuruhku mencari keluarga dari Ibuku. Mereka memberi tahu alamat ini.”

“Kau ini~” Max berusaha mengingat siapa saja keluarga Ibunya.

“Kita mungkin tidak saling kenal. Ibuku juga tidak pernah memperkenalkan keluarganya padaku,”kata Sofia dengan ragu. Cerita yang ia bawa akan sulit dipercaya.

“Aku akan menghubungi Ibuku untuk memastikan. Kau tunggu di sini, ya? Nikmati minuman dan makanan ini.” Max bangkit untuk mengambil ponselnya.

Sofia duduk terdiam cukup lama karena Max tidak kunjung muncul. Ia mulai merasa tidak nyaman. Seharusnya ia memilih tinggal sendirian saja. Namun, ia tidak memiliki apa pun yang bisa ia gunakan untuk hidup sendiri.

“Sofia~” Max muncul sembari tersenyum lembut.

“Max~apa Ibumu memberi tahu sesuatu?”tanya Sofia penuh harap.

Max mengangguk.”Iya. Ibuku tinggal di tempat yang jauh dari sini. Dia datang sesekali menjenguk kami. Ibuku mengenalmu, Sofia. Jadi, kau memang anggota keluarga kami. Maaf kalau aku tidak mengenalmu sebelumnya.”

Sofia mengembuskan napas lega. Perjalanannya yang panjang tidak sia-sia.”Apa aku bisa bertemu dengan Ibumu?”

“Dia sedang melakukan perjalanan. Dia akan datang bulan depan. Tetapi, kau tidak perlu khawatir karena kami akan mengurus segala keperluanmu,”kata Max.

“Jadi, apa maksudnya?”

“Mulai sekarang kau akan tinggal di rumah ini bersama kami. Jadi, kau tidak perlu khawatir dengan rasa kesendirianmu.”

Sofia merasa sedikit aneh karena Max menerimanya begitu saja tanpa banyak bertanya lagi. “Terima kasih, maaf telah merepotkanmu.”

Max bangkit, kemudian menuju sebuah pintu.”Ini adalah kamar tamu. Untuk sementara ini kamarmu, ya. Memang kecil, tapi, ini nyaman untuk istirahat.”

“Tidak masalah. Jika ada kamar di belakang juga aku tidak masalah,”kata Sofia sungkan. Tiba-tiba saja Max berubah menjadi sangat baik padanya, walaupun sejak ia datang pria itu sudah sangat baik.

“Tidak, Sofia. Ini adalah kamarmu. Kau boleh istirahat sekarang.”

Sofia mengangguk dengan penuh rasa sungkan. “Nanti saja. Di mana Kaileen dan Sean?”

“Mereka sedang sibuk, jadi, hanya ada aku di rumah ini. Mereka akan segera kembali. Aku akan memperkenalkannya denganmu nanti.” Max menghampiri Sofia dan memegang tangannya,”tanganmu dingin sekali, ayo istirahat saja.”

“Tap-tapi,” Sofia tidak kuasa menolak. Ia memang sedang kedinginan sekaligus kelelahan akibat perjalanan panjang. Namun, ia merasa tidak enak hati jika ia langsung istirahat. Ia adalah tamu di rumah ini.

Max menepuk ranjang yang empuk.”Kebetulan sekali seisi rumah baru dibersihkan. Sepertinya semesta sudah tahu kau akan datang. Berbaringlah.”

Sofia menatap Max dengan bingung. Karena Sofia mematung di tempat, pria itu segera menarik Sofia dan membaringkannya. Setelah itu ia menyelimuti Sofia. Selimut tebal dan halus itu mampu menghangatkan tubuh Sofia seketika.

“Terima kasih, Max, tubuhku sudah mulai hangat.”

Max duduk di sisi ranjang.”Syukurlah kalau begitu. Kau bisa langsung istirahat.”

“Tapi, kenapa? Maksudku, aku baru datang. Aku ini orang asing. Kenapa kau memperlakukanku dengan sangat baik. Padahal ini pertemuan pertama kita.”

“Ibuku sudah konfirmasi bahwa kau adalah

keluarga Ibu. Ya status kita adalah saudara sepupu. Selain itu, Ibu yang memintaku menjagamu dengan sebaik-baiknya. Entahlah, aku juga tidak tahu kenapa. Hanya saja, aku tidak pernah membantah Ibu. Jadi, kau tidak perlu mempertanyakan hal ini,”jelas Max sembari mengusap-usap tangan Sofia.

“Terima kasih.” Sofia menatap Max lekat-lekat. Rasanya seperti mimpi ia bisa bernapas dengan tenang di bawah rumah yang nyaman. Meskipun ini sedikit membingungkan, Sofia berusaha menerima apa pun yang terjadi. Ia harus mensyukurinya.

“Tidurlah yang nyenyak. Aku akan datang lagi nanti kalau kau sudah bangun.”

“Baik.” Sofia ingin terpejam ketika Max sudah pergi. Namun, rasa kantuk melandanya. Dalam hitungan detik pandangannya terasa gelap dan ia pun tidur.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan
9.2
Vlad IV, pangeran vampir penguasa klan dari Kastil Bran, hidup dalam kesepian panjang meski memiliki kekuatan dan kekayaan melimpah. Takdir mempertemukannya dengan Annaya, gadis mandiri yang trauma akibat pengkhianatan masa lalu, di sebuah kelas merangkai bunga. Meski kekuatan supranatural Kazi tak mempan padanya, percikan asmara tetap muncul. Mampukah Kazi meyakinkan Annaya yang skeptis akan cinta untuk bersatu, sementara perbedaan dunia menjadi penghalang besar bagi mereka?
Sampul Novel Bapakku Dukun
9.4
Dijauhi dan dikucilkan oleh masyarakat sekitar adalah makanan sehari-hari bagi sang protagonis. Keluarganya dituduh sebagai pemuja setan dan pelaku pesugihan, bahkan ayahnya kerap dicap gila. Sejak kecil, ia terbiasa menyaksikan berbagai kematian tragis di sekitarnya. Alih-alih peduli pada cemoohan orang, ia tetap bertahan hingga sebuah kebenaran besar akhirnya terkuak secara alami. Alih-alih malu, ia justru merasa bangga bahwa ayahnya adalah seorang dukun.
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming yakin bahwa Diandra, putri dari asisten rumah tangganya, adalah reinkarnasi legendaris Perempuan Naga. Sejak belia, gadis yatim piatu ini menunjukkan tanda-tanda sebagai titisan Dewi Kesayangan Langit dengan kekuatan spiritual besar. Diandra harus berjuang melewati berbagai tragedi dan ujian hidup demi meraih kesuksesan. Kisahnya penuh rintangan rumit, berpadu dengan romansa mendalam serta sisi erotis yang mewarnai perjalanan takdirnya.
Sampul Novel Hamil Anak Ular
8.6
Anjani, seorang ketua komunitas pencinta reptil, menghadapi kenyataan medis yang mustahil saat dokter menyatakan dirinya tengah mengandung tiga belas minggu. Padahal, ia sama sekali belum pernah melakukan hubungan intim dengan pria mana pun. Tuduhan aneh pun muncul dari sang ayah tiri, yang meyakini bahwa janin di rahim Anjani adalah keturunan ular akibat kebiasaan tidurnya bersama Chiko, seekor piton peliharaan kesayangannya. Misteri gelap ini menuntut jawaban atas kebenaran kehamilannya.
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Hidup Amelia berakhir tragis di usia 27 tahun setelah kecelakaan fatal akibat patah hati. Namun, maut justru membawanya melintasi waktu dan bereinkarnasi ke dalam raga Castarica, seorang putri bangsawan yang dikenal kejam bak iblis. Amelia kini terjebak dalam kehidupan baru sebagai istri dari pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Mampukah ia bertahan hidup di tubuh antagonis ini sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi?
Sampul Novel Kisah Cinta Di Negeri Gaib
7.9
Niat Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu bersama para sahabatnya berubah menjadi petaka. Afifa, seorang indigo yang mampu berinteraksi fisik dengan makhluk halus, justru terperangkap di dunia astral setelah membuat sosok gaib bernama Aqeel jatuh cinta. Di tengah berbagai peristiwa misterius di alam lain, Afifa berjuang mencari jalan keluar. Sementara itu, Andrian yang setia menolak menikah dengan orang lain demi menanti kepulangan kekasihnya yang hilang secara misterius tersebut.