Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Kematian tragis menjemput Quinn tepat di malam saat suaminya, Nash, asyik berkencan dengan wanita lain. Di alam baka, Raja Neraka memberikan kesempatan selama tujuh hari bagi Quinn untuk kembali ke dunia demi menuntaskan urusannya. Namun, Quinn hanya menginginkan satu hal: menceraikan Nash dan memutus semua ikatan masa lalu mereka. Baik dalam kehidupan ini maupun setelah mati, ia bertekad agar takdir mereka tidak akan pernah saling bersilang lagi.
Bab
Bagikan

Bab 4

Melihat seluruh ruangan berantakan, ekspresi Nash langsung berubah. Tatapannya suram dan penuh amarah saat dia membentak Quinn, "Quinn, kamu ini sebenarnya ngapain sih! Nggak ada habis-habisnya ya!"

"Kita sudah sepakat bakal simpan semua barang ini sebagai kenangan seumur hidup. Kenapa kamu malah menghancurkannya?"

Quinn menunduk, suaranya pelan. "Kalau sebuah hubungan sudah rusak, menyimpan semua ini hanya akan menambah kesedihan. Lebih baik dihancurkan saja."

Dia terisak sejenak sebelum melanjutkan, "Kita cerai saja."

"Quinn, dalam dua hari ini kamu sudah bilang cerai berapa kali? Aku langsung pulang karena baca pesanmu! Bisa nggak kamu berhenti buat keributan?"

"Sudah kubilang, aku sama Sachi cuma main-main. Kenapa kamu picik banget sih? Masa nggak bisa terima dia?"

Quinn menggeleng. "Yang nggak bisa terima itu dia."

Wajah Nash memucat. Dia menarik Quinn dari lantai dengan kasar, suaranya dingin seperti es. "Lagi pula, sekarang kamu sudah nggak punya keluarga. Setelah pisah sama aku, kamu bisa apa?"

Perkataannya seperti pisau, menyayat hati Quinn berulang kali. Dulu setelah orang tuanya meninggal karena kecelakaan, semua kerabat berubah menjadi serigala dan harimau. Saat itu, Nash yang melindunginya.

Sejak saat itu, Quinn menjadikan Nash satu-satunya keluarga, seperti pelampung di tengah lautan yang harus digenggam erat.

Namun, sekarang dia sudah mati. Ancaman seperti itu tak lagi berarti apa-apa.

Hanya saja, dia tidak menyangka bahwa Nash akan mengatakan hal seperti itu. Benar kata pepatah, orang yang paling dekat yang paling tahu bagaimana cara melukai.

"Kenapa ...." Air mata Quinn mengalir.

Nash termangu sejenak, baru sadar perkataannya barusan terlalu kejam. Dia buru-buru memeluk Quinn, membujuk dengan lembut, "Quinn, maaf. Aku nggak seharusnya bicara begitu."

Quinn mendorongnya, kesedihan di matanya hampir tumpah. "Kenapa kamu tiba-tiba berhenti mencintaiku?"

Nash kembali memeluknya, mencium air mata di wajahnya. "Kamu bicara apa sih? Aku tentu masih mencintaimu!"

"Kalau begitu, kita cerai." Suara itu lirih, tetapi terasa seperti duri yang menusuk. Nash tidak bisa menahan diri lagi.

Dia menahan Quinn di dinding dan membentak keras, "Quinn! Kenapa kamu ngotot banget mau cerai?"

"Karena aku sudah mati. Keinginanku sebelum benar-benar pergi adalah bercerai denganmu. Aku nggak mau punya hubungan apa pun lagi sama kamu. Malam itu setelah aku pergi, aku ditarik penjahat ke gang ...."

Quinn mulai menceritakan apa yang terjadi malam itu. Namun, saat sampai pada bagian bahwa rohnya diizinkan kembali selama tujuh hari, Nash kembali menghardik.

"Quinn, kamu ini sudah 27 tahun! Bukan anak kecil lagi! Aku juga bukan orang bodoh! Jangan ngomong hal-hal konyol lagi, bisa nggak?"

"Kalau kamu benaran nggak bisa terima Sachi, ya sudah, ke luar negeri dulu buat tenangin diri!" Setelah mengucapkan itu, Nash langsung berbalik dan berjalan pergi.

"Jadi, kamu lebih rela aku pergi ke luar negeri daripada memutuskan hubunganmu sama dia?"

Langkah kaki Nash terhenti. Namun, dia tak menoleh. Suaranya dingin saat menyahut, "Terserah kamu mau mikir apa! Setelah bosan, aku pasti balik ke keluargaku!"

Quinn terduduk lemas di lantai, menggeleng dengan hampa. Dia tahu dia tidak akan sempat melihat hari itu datang.

Sejak hari itu, Quinn dan Nash memasuki masa perang dingin. Quinn merasa gelisah karena waktu yang tersisa hanya lima hari.

Dia mengirim pesan ke Nash. Setelah menunggu lama, Nash akhirnya membalas.

[ Aku nggak pulang dulu beberapa hari ini. Kamu tenangin diri dulu. Kalau sudah tenang, baru kita bicara lagi. ]

Quinn menatap pesan dingin itu, tangannya bergetar hebat. Dia menenangkan diri secara paksa, lalu langsung berkemudi ke Grup Peak. Namun, sesampainya di sana, dia langsung dihentikan.

"Aku mau ketemu Nash."

Resepsionis cantik yang baru bekerja itu menjawab dengan sopan, "Maaf, Bu. Saat ini jam istirahat, Pak Nash nggak menerima tamu. Kalau Ibu sudah buat janji, mohon ditunjukkan."

"Aku istrinya."

Resepsionis itu terkejut sejenak, lalu menggeleng. "Kak Sachi sudah memberi arahan, siapa pun nggak boleh mengganggunya dan Pak Nash, termasuk Ibu."

Quinn tertawa getir. Sudah lama dia tidak ke perusahaan. Rupanya kekuasaan sudah berganti.

"Kak Quinn!" Tepat saat itu, Sachi mendekat. Dia memakai gaun berwarna cerah dengan tas keluaran terbaru di tangannya, tampak muda dan cantik.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 99 Hari Bersama Kaisar Tiran
9.8
Kim Nara tewas tragis di tangan kekasihnya sendiri, Axel, setelah memergoki perselingkuhannya. Namun, takdir memberinya kesempatan hidup kembali demi membalas dendam melalui sebuah tugas misterius. Ia terbangun dalam raga permaisuri cantik dari seorang kaisar tiran yang kejam. Nara segera menyadari kenyataan mengerikan bahwa setiap istri sang kaisar selalu mati pada hari ke-99. Kini, ia harus berpacu dengan waktu sebelum ajal kembali menjemputnya.
Sampul Novel Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali
9.1
Dendam lama bangkit saat Dersik kembali ke Desa Mangpusu. Meski puluhan tahun berlalu, ia tetap awet muda dan mempesona, siap menuntut balas atas tragedi masa lalunya. Sunarni, sang mantan majikan, kini tunduk karena rasa bersalah saat keluarganya dihabisi satu per satu. Di tengah teror Begu Ganjang, Surya sang dukun sakti mencurigai Dersik sebagai mantan kekasihnya. Ironisnya, putra Sunarni justru jatuh cinta pada wanita misterius yang bertekad menghancurkan mereka.
Sampul Novel Istri Dari Masa Depan
8.2
Pasca terjatuh dari tangga, Li Mei terbangun di rumah reyot yang asing. Alih-alih di rumah sakit, ia justru mendapati Bai Changyi, pria tampan yang mengaku sebagai suaminya, bersiap menceraikannya karena menyangka Li Mei mencoba bunuh diri. Meski bingung, Li Mei menolak berpisah dan memilih bertahan demi ambisinya. Di era kuno ini, mampukah ia mengubah nasib dan mewujudkan impian menjadi pengusaha kaya raya bersama suaminya yang penuh rahasia?
Sampul Novel King Of King
8.2
Di Negeri Awan, Elisabet yang merupakan selir keempat Kaisar Oro melahirkan putra bernama Starling di bawah naungan bintang raksasa. Namun, hasutan dukun keji membuat Kaisar percaya bahwa bayi itu hasil perselingkuhan Elisabet dengan Jenderal Robert. Demi keselamatan abadi istana, sang Kaisar dituntut untuk menjadikan darah dagingnya sendiri sebagai tumbal persembahan. Akankah ambisi kekuasaan mengalahkan naluri ayah saat nyawa Starling terancam di tangan Oro?
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Teror mistis menghantui tanah Kalimantan melalui legenda kuno yang haus darah. Fokus utama ancaman gaib ini mengincar para ibu hamil serta mereka yang tengah berjuang dalam proses persalinan. Di tengah suasana mencekam, hukum adat menjadi perlindungan terakhir yang mutlak. Siapa pun, termasuk anggota suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci yang telah ditetapkan secara turun-temurun. Pelanggaran kecil sekalipun dapat berujung pada petaka yang sangat fatal.
Sampul Novel Mencintai Musuh Keluargaku
9.1
Perseteruan abadi klan Nocturn dan Dravein di Ravenbrook kian memanas saat Isabelle Greystone tanpa sengaja masuk ke wilayah lawan. Ia bertemu River Blackwood, vampir Nocturn yang terpikat tanpa tahu asal-usul Isabelle. Rahasia identitasnya yang terbongkar memicu perang besar antar keluarga. Di tengah tumpahan darah dan ujian kesetiaan, mampukah cinta terlarang mereka bertahan, ataukah mereka akan hancur oleh takdir permusuhan kuno yang mematikan?