Sampul Novel Transmigrasi Sang Mafia

Transmigrasi Sang Mafia

9.1 / 10.0
Dalam Transmigrasi Sang Mafia, Zaira, bos mafia Eropa Timur, terbangun di tubuh Callista yang lemah. Menggunakan intuisi predator, ia bertekad menguasai sekolah dan mengungkap rahasia gelap Kael. Baca mafia novel bergenre action ini sebagai salah satu fiction books pilihan di web novel.
Ringkasan Transmigrasi Sang Mafia
Zaira Leonhardt, pemimpin mafia Eropa Timur yang kejam dan CEO berpengaruh, tewas lalu terbangun dalam raga Callista Renée. Callista hanyalah siswi SMA lemah yang kerap dirundung. Meski terjebak di tubuh rapuh, Zaira menggunakan insting predator dan kecerdasannya untuk berkuasa kembali. Namun, rahasia kelam tubuh barunya mulai terungkap. Sementara itu, siswa populer Kael Evandros ternyata menyimpan misteri yang jauh lebih berbahaya dari masa lalu Zaira sendiri.
Baca Selengkapnya

Transmigrasi Sang Mafia Bab 1

Zaira Leonhardt membuka matanya perlahan, merasakan sesuatu yang aneh dan asing. Dunia yang terlihat bukanlah dunia yang biasa ia kenal - bukan lagi ruang gelap penuh asap dan aroma darah, bukan pula kantor megah di gedung pencakar langit yang selama ini menjadi markasnya.

Di depan matanya terbentang langit putih dan suara burung berkicau yang menggema di telinga. Ia terbaring di atas kasur yang tipis dan kasar, di sebuah kamar kecil yang sempit dan berantakan. Dindingnya dicat dengan warna kusam, dan di sudut ruangan terlihat tumpukan buku pelajaran yang berserakan.

Zaira mengedarkan pandangannya dengan cepat, jantungnya mulai berdegup kencang. Apa yang terjadi padanya?

Sosok yang kini ia lihat di cermin kecil di dinding membuatnya terkejut - bukan wajah dingin dan tajam penuh luka yang selama ini ia kenal, melainkan wajah seorang gadis muda dengan kacamata besar, rambut hitam panjang yang kusut, dan mata yang tampak takut serta bingung.

"Ini... siapa aku?" pikir Zaira dengan suara hati yang bergemuruh.

Ia mencoba mengingat, tapi yang terlintas hanyalah ledakan, darah, dan suara-suara berbisik penuh ancaman. Namun, ada satu hal yang jelas - tubuhnya bukan miliknya lagi. Ia telah terperangkap dalam tubuh gadis lain, seorang gadis yang sangat berbeda dari dirinya.

Callista Renée. Nama yang asing bagi Zaira, namun menjadi identitas barunya. Gadis yang selama ini hidup dalam bayang-bayang dan tanpa keberanian. Lemah dan sering dijadikan bahan ejekan teman-teman sekelasnya.

Zaira tahu dia harus segera mengerti keadaan ini - tapi bagaimana? Dunia baru ini asing dan terasa seperti jebakan.

"Ini bukan mimpi," gumam Zaira. "Aku benar-benar hidup di dalam tubuh gadis ini."

Panik mulai merayapi pikirannya. Bagaimana bisa seorang mafia tangguh, penguasa gelap yang kejam, terdampar dalam tubuh seorang remaja lemah yang bahkan tak bisa melawan bully di sekolah?

Pukul delapan pagi. Suara dering alarm memecah keheningan kamar yang kecil dan pengap itu. Zaira perlahan bangkit, merasakan tubuhnya yang lebih kecil dan rapuh dibanding biasanya. Ia mencoba menggerakkan jarinya, merasakan sesuatu yang asing: rasa takut, cemas, dan lemah.

"Callista harus bangun," ucap Zaira pelan, mencoba menguasai ketakutannya.

Namun, langkahnya ke depan terasa berat. Setiap gerakan seolah mengingatkannya bahwa dirinya kini terkurung dalam dunia yang jauh berbeda. Dunia yang penuh dengan aturan yang tak pernah ia pelajari, di mana dia bukan siapa-siapa.

Di sekolah, hidup Callista memang penuh tekanan. Sejak pagi, tatapan sinis teman-temannya sudah menyambutnya. "Cupuuu!" teriak salah satu gadis dari sudut kelas, membuat tawa kecil pecah di antara mereka.

Zaira merasakan amarahnya memuncak, sensasi dingin yang dulu selalu hadir saat berhadapan dengan musuh. Tapi tubuh ini tak mampu untuk bertindak seperti dulu.

"Diam!" suara itu menggema dalam kepalanya, tapi ia hanya bisa menunduk, menyembunyikan wajah di balik rambut.

Hari-hari yang selama ini dipenuhi hinaan dan rasa takut kini harus ia jalani, sementara di dalam hati yang lain, ada api kemarahan yang membara.

Sore hari di ruang kelas, saat pelajaran selesai, Zaira yang kini mengendalikan tubuh Callista merasakan sesuatu yang aneh. Seorang pria muda berjalan masuk - bukan murid biasa. Dia tampak tenang, tapi aura yang dipancarkannya membuat bulu kuduk berdiri.

Kael Evandros. Nama itu terdengar familiar di benaknya, walau ia tak tahu dari mana.

Kael adalah siswa populer yang tampak sempurna: tampan, kaya, dan memiliki karisma yang tak terbantahkan. Namun, Zaira merasakan sesuatu yang lebih gelap dari tatapan matanya. Sesuatu yang membuat darahnya mendidih, namun juga menarik.

Kael mendekati meja Callista, matanya menatap lurus ke arahnya.

"Callista, kau ikut aku," katanya dengan suara rendah dan penuh arti.

"Kenapa aku harus ikut kamu?" suara Callista terdengar lemah, tapi ada nada tantangan yang baru terasa.

Kael tersenyum tipis, penuh misteri. "Kau akan mengerti nanti. Jangan lari."

Zaira tahu itu bukan ancaman kosong. Ada sesuatu yang berbahaya tapi juga penting menanti di balik pertemuan ini.

Dengan ragu, ia mengikuti Kael keluar dari kelas, menuju parkiran sekolah di mana sebuah mobil hitam mengilap menunggu.

Di dalam mobil, suasana hening menyelimuti. Kael akhirnya membuka suara.

"Kau bukan gadis biasa, Callista. Aku tahu siapa kau sebenarnya... dan apa yang kau sembunyikan."

Zaira menahan napas, jantungnya berdegup cepat. "Apa maksudmu?"

Kael menatapnya dalam-dalam. "Tubuh ini... bukan tubuhmu. Aku tahu kau lebih dari sekadar gadis lemah yang semua orang kira."

Zaira terdiam, bagaimana Kael bisa tahu?

"Jika kau ingin bertahan hidup di dunia ini, kau harus belajar bertarung, bukan hanya dengan tangan, tapi juga dengan pikiran dan hati. Karena musuhmu jauh lebih berbahaya dari yang kau bayangkan."

Perjalanan baru itu dimulai. Dunia yang dulu Zaira tinggalkan sebagai ratu mafia kini harus ia taklukkan kembali dalam wujud yang jauh berbeda, penuh ketidakpastian dan bahaya.

Callista yang dulu lemah kini harus belajar mengendalikan dirinya, menghadapi musuh yang tak kasat mata, dan menerima kenyataan pahit: bahwa ia kini menjadi target dalam permainan yang jauh lebih besar dari sekadar sekolah dan ejekan.

Dan satu hal yang pasti - Zaira tidak akan pernah membiarkan takdir menaklukannya begitu saja.

Ketika mobil itu berhenti di sebuah gedung megah yang sama sekali asing, Kael menoleh dan berkata dengan suara dingin, "Ini baru permulaan, Callista. Kau harus siap kehilangan segalanya... bahkan dirimu sendiri."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Transmigrasi Sang Mafia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.0
Menikah dengan saudara kembar terpandang, Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah, tidak membawa kebahagiaan bagi sepasang kakak beradik kembar ini. Saat diculik perampok hingga kehilangan bayinya, sang istri diabaikan oleh Sam yang sibuk menemani wanita lain bernama Annie. Ketika sang kakak datang menyelamatkannya dari maut, suaminya, Leo, juga menolak membantu dengan alasan serupa. Setelah bertahan hidup dari badai salju yang ekstrem, kedua saudara ini sepakat untuk menggugat cerai suami mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan