Sampul Novel Tragedi kelam satu malam

Tragedi kelam satu malam

7.8 / 10.0
Dalam novel Tragedi kelam satu malam, Laura kembali ke Indonesia membawa rahasia besar setelah menghilang bertahun-tahun. Kendra Adelio harus menghadapi konsekuensi masa lalu demi mengungkap kebenaran di balik hilangnya Laura. Baca romance novel penuh misteri ini di platform web novel kami.
Ringkasan Tragedi kelam satu malam
Laura, sosok wanita tangguh yang menghilang misterius selama bertahun-tahun, tiba-tiba kembali ke Indonesia membawa seorang anak. Kepulangannya memicu amarah Kendra Adelio yang selama ini didera rasa bersalah dan penyesalan mendalam. Meski Kendra telah mengerahkan segalanya untuk mencari Laura, hasilnya selalu nihil. Kini, rahasia di balik tragedi satu malam yang mengubah total garis hidup mereka mulai terkuak. Apa yang sebenarnya terjadi malam itu?
Baca Selengkapnya

Tragedi kelam satu malam Bab 1

Laura, seorang wanita yang berusia 23 tahun baru saja tiba di Indonesia. Kaki jenjangnya melangkah menyusuri koridor bandara ibu kota. Bak wanita berkelas, wajah ayu, rambut hitam pekat panjang yang mengurai, dengan dress yang melekat dalam dirinya menambah kecantikan dalam diri wanita itu.

Tetapi, tangan kanannya menggandeng tangan mungil seorang anak laki-laki yang mungkin berusia 4 tahun.

"Mama," panggilnya.

Membuat sang empu menoleh dan menurunkan badannya.

"Ada apa sayang?"

"Aku lapar," ujarnya dengan mencebikkan bibirnya lucu.

Laura terkekeh, wanita itu mengusap kepala sang anak. "Mari kita makan sayang," ajak Laura membuat si kecil bersorak riya.

Mata Laura melirik satu persatu toko di bandara, wanita itu mencari bakmi, makanan kesukaan sang anak.

"Reynald, kita makan di sana ya?" Ajak sang empu sembari menarik tangan laki laki mungil itu.

Laura memesankan dua porsi bakmi dengan es teh. Wanita itu lalu duduk menunggu pesanannya datang, sembari mengotak atik ponsel genggamnya dan mendengar celoteh sang anak.

Wanita itu rencananya ingin menghubungi sahabatnya namun, niatnya masih di urungkan. Ia memilih menelpon sosok pak Jaka- selaku penjaga rumahnya selama wanita itu berada di Eropa.

Tak lama. Pesanan dua bakmi itu datang membuat Laura tersenyum tipis dan mengucap terima kasih.

Beruntungnya, Reynald bukan anak yang rewel, sejak dalam kandungan dan bayi. Laki-laki itu tidak pernah merepotkan Laura, seakan mengerti keadaan mamanya yang tengah berjuang menghidupi dirinya.

Meskipun begitu, Laura tak akan membiarkan Reynald kesusahan atau bahkan kekurangan apapun. Meski kemandirian ia ajarkan sejak dini, namun Laura memberikan kasih sayang sepenuhnya. Tak heran jika Reynald tumbuh menjadi anak yang cerdas, penurut, bahkan pengertian.

"Mama, apakah kita akan bertemu papa?" tanya Reynald.

Uhuk!

Laura tiba-tiba tersedak, ia meraih es tesnya dan meneguknya dengan cepat. Wanita itu sesekali memukul dadanya dengan pelan.

Ia menoleh pada Reynald, mengingat saat laki-laki itu berusia 2 tahun setengah. Menanyakan dimana papanya, dan Laura menjawab sedang bekerja di Indonesia. Dan sejak itu, Reynald tidak pernah menanyakan lagi dimana papanya.

Namun sialnya, kini Laura kembali ke Indonesia dan anaknya menanyakannya. Membuat Laura ber kelimpungan sendiri mencari jawaban.

Laura menghela nafas pelan, ia menatap dalam Reynald dan mengatakan dengan lembut.

"Apa Reynald sekarang tidak bahagia dengan mama?" tanya Laura.

Reynald menggeleng, "Aku senang, sangat senang," jawab Reynald membuat Laura tersenyum dan mengangguk.

"Jadi, meskipun kita hanya berdua. Tidak masalah bukan?" ucap Laura dengan senyum kecilnya.

Reynald diam untuk beberapa saat dan mengangguk kecil membuat Laura mengusap rambut sang anak.

Pelan-pelan Laura menghela nafas kecil, rasanya sangat berat melihat sang anak yang sekecil itu berusaha memahami keadaannya. Laura selalu bersyukur di dalam hatinya. Reynald seolah lahir dengan kedewasaan yang tertanam sejak kecil.

Keduanya melahap bakmi sampai tandas. Lalu Laura mengajak sang anak keluar dari bandara dan memasuki mobil hitam yang ia sewa yang sudah sejak tadi menunggunya.

Tanpa Laura sadari, ada laki-laki asing yang diam sedari tadi mengawasinya. Diam-diam laki-laki itu memotret Laura lalu mengirimkan pesan pada atasannya.

Bukankah ini wanita yang kau cari?

Photo. Terkirim.

***

Laura ini kini turun dari mobil, wanita itu menghirup nafas dalam dalam. Ia menatap rumah yang di desain minimalis namun elegan itu, dengan lingkungan yang asri karna sedikit jauh dari kota. rumah ini sengaja di bangun bertahun-tahun lalu dan di jaga dan di rawat oleh pak Jaka.

Bertahun-tahun Laura mempercayakan rumah ini pada sosok tua paruh baya itu.

Laura tersenyum kecil. Rumah ini dahulunya adalah rumah sederhana warisan orang tua nya. Setelah orang tuanya meninggal. Dan tragedi malam itu.

Laura menggunakan sebagian uangnya untuk merenovasi rumah ini, karna bagaimana pun ia akan kembali ke Indonesia. Tanah kelahirannya.

"Non Laura sudah pulang?" sapa pak Jaka yang kini rambutnya penuh dengan rambut bewarna putih namun wajahnya masih segar dan semangat.

Laura tersenyum. "Sudah pak, bapak apa kabar?" tanya Laura.

"Baik non, ini den Reynald?" sapa pak Jaka.

Laura tersenyum tipis, ia memperkenalkan pak Jaka pada Reynald sebagai kakeknya.

Pak Jaka adalah orang kepercayaan ayahnya yang sampai kini setia mengabdi pada keluarga Laura. Laki-laki paruh bayah itu kini membantu membawakan koper Laura, sedangkan wanita itu menggendong Reynald yang masih canggung dan asing pada suasana rumah.

"Terimakasih pak Jaka," ujar Laura di balas senyuman tipis.

Meskipun dengan rumah minimalis. Namun rumah ini memiliki halaman yang luas sehingga kamar yang tersedia cukup banyak. Pak Jaka memang tinggal disini sejak dahulu, walaupun Laura pergi bertahun-tahun lalu namun wanita itu percaya pada pak Jaka.

Lihatlah saat ini, keadaan rumah yang rapi, kolam yang bersih, dan tanaman yang terawat.

Laura mensejajarkan tubuhnya dengan anaknya.

"Reynald, sekarang Reynald tinggal disini ya? Kita rangkai lagi semuanya dari awal," ucap Laura lalu mengecup kening Reynald.

Laura memilih kamar yang dekat dengan kolam renang, karna pemandangan jendela nya yang menuju langsung ke taman.

Kini, ia harus menghubungi sahabatnya. Karna Reynald harus masuk ke taman kanak-kanak maka Laura membutuhkan bantuan sahabatnya.

Laura tak ingin menghubungi sejak tadi, karna dirinya tahu bahwa tadi masih di jam kerja dan akan merepotkan sahabatnya. Cukuplah saat ini Laura akan memberikan kejutan pada teman-temannya dan mengatakan bahwa ia akan menetap disini.

***

Disisi lain, sosok laki-laki berwajah tampan dengan rahang tegas dan hidung mancungnya. Sedang memijat pelipisnya. Ia terasa pusing seharian ini. Masalah proyek yang hampir gagal membuat kepala Kendra hampir pecah.

Laki-laki itu berdiri dari tempat duduknya. Memilih menatap bangunan luar dari dalam perusahaannya sejenak.

Laki-laki itu membuka jasnya, dan membuka beberapa kancing kemejanya membuat tubuh atletisnya semakin terlihat dan menambah ketampanannya.

Pintu ruangan Kendra terbuka. Menampilkan Adrian sosok sahabat sekaligus asistennya.

"Duduk lah Ken, perusahaan akan mengerjakan ulang proyek ini," tutur Adrian.

Kendra menghela nafas berat, ntah lah mengapa ia merasa cuaca ibu kota saat ini terasa panas sehingga ia mudah emosi.

"Bayangkan saja, jika proyek itu lalai dan benar-benar gagal kita bisa rugi miliaran Adrian," tekan Kendra.

Pintu terketuk lagi. Menampilkan sosok perempuan yang membawakan kopi untuk Kendra.

Adrian mengambilnya dan meletakkan di meja Kendra lalu menyuruh wanita itu pergi.

"Masih ada waktu seminggu untuk memperbaiki proyek itu," jawab Adrian sembari menepuk pundak sahabat nya itu. "Duduklah, dan minum. Tenangkan dirimu. Jangan seperti orang kesetanan," imbuh Adrian.

Kendra akhirnya kembali duduk, ia menyeruput kopi hitamnya sedikit demi sedikit membuat perasaan gundahnya sedikit hilang.

"Apa karna pesan itu kau jadi seperti ini?" tanya Adrian.

Kendra mengernyit, laki-laki itu meletakkan kopinya. "Pesan? Pesan apa maksudmu?" Tanya Kendra.

"Periksalah ponselmu," jawab Adrian.

Kendra mengambil ponselnya, ia mengecek pesan dari bawahannya yang sudah terkirim 4 jam yang lalu. Sedari tadi ia sibuk dengan pekerjaannya.

Kendra membuka room chatnya itu dan membacanya. Dia diam-diam meremas ponselnya.

"Dia kembali," gumamnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tragedi kelam satu malam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)
8.0
Claire terpaksa menghadapi kenyataan pahit saat ditinggalkan di hari pernikahannya. Demi menjaga martabat, ia akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan saudara kembar calon suaminya. Di tengah upaya menumbuhkan benih cinta dalam rumah tangga barunya, Claire harus menghadapi berbagai ujian berat. Gangguan terus datang dari mantan calon suaminya yang berkhianat, serta kehadiran mantan kekasih sang suami yang berusaha merusak hubungan mereka berdua.
Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Rudi sangat yakin bahwa Rindu merupakan cinta pertama sekaligus terakhir dalam hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat sahabat karibnya, Jaka, justru merebut sosok wanita tersebut. Meski hatinya hancur, Rudi mencoba tegar dan mengikhlaskan keadaan. Walaupun banyak wanita baru yang silih berganti hadir mencoba mengisi hatinya, bayang-bayang masa kecil bersama Rindu tetap tak tergantikan. Akankah kesetiaan Rudi berujung manis? Simak perjuangan cinta Rudi dalam novel ini.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Istriku yang Seorang Taipan
9.5
Tiga tahun menikah, Stephanie hanya menerima sikap dingin dari Erik. Saat harapannya hancur oleh niat buruk sang suami, ia bangkit menjadi wanita terkaya di dunia. Erik yang terkejut melihat transformasi sang mantan istri pun berusaha mengejarnya kembali. Namun, Stephanie kini memegang prinsip bahwa pria hanya penghambat kesuksesan. Erik Palmer yang angkuh kini rela merendah di hadapan publik demi membujuk Stephanie agar bersedia membangun mahligai rumah tangga bersamanya lagi.
Sampul Novel Lima Tahun, Cinta yang Memudar
8.3
Lima tahun Aruna mengabdi sebagai asisten Brama demi wasiat Yudha, pria yang ia cintai. Setelah kontrak usai, ia justru dituduh mencari perhatian meski telah mempertaruhkan nyawa dalam balapan maut demi Brama. Kekejaman Brama memuncak saat ia membiarkan Aruna disiksa Cheryl hingga menjualnya di lelang amal. Merasa pengabdiannya dibalas kehinaan, Aruna memilih mengakhiri hidup di jembatan kenangan Yudha, meninggalkan pesan terakhir yang menghancurkan.
Sampul Novel Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah
8.8
Sebagai ahli negosiasi krisis andalan di Divisi Khusus Kepolisian, Zaki Sadam dikenal sangat profesional dalam meruntuhkan pertahanan psikologis targetnya. Namun, ketangguhan itu runtuh seketika saat berhadapan dengan air mata Cindi Wiryo. Meski semua orang meyakini bahwa Zaki sangat mencintai Cindi dan bersedia memberikan apa saja untuknya, Cindi menyadari sebuah kenyataan pahit yang tersembunyi. Dia tahu persis bahwa hati dan cinta sejati pria itu sebenarnya bukan milik dirinya.
Sampul Novel Tawanan Cinta Tuan Jackson
9.2
Michelle Wilson, gadis berusia 22 tahun, mendadak dilamar oleh Jackson Lee, seorang miliarder tampan namun dikenal sebagai pria hidung belang. Meski Jack memiliki kekayaan melimpah, Michelle dengan tegas menolak niat pria tersebut karena reputasi buruknya dalam bergonta-ganti pasangan. Bagi Michelle, menikahi pria penggila wanita seperti Jack adalah hal yang menjijikkan. Lantas, bagaimana reaksi Jack saat pesonanya dipatahkan begitu saja oleh Michelle?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan