Sampul Novel Kumpulan Cerita Panas Nan Membara

Kumpulan Cerita Panas Nan Membara

8.9 / 10.0
Antologi ini menyajikan deretan kisah romansa dewasa yang penuh gairah dan intensitas tinggi. Setiap narasi dirancang khusus untuk pembaca berusia 21 tahun ke atas, menghadirkan berbagai skenario nakal yang mampu memicu sensasi mendebarkan serta emosi yang meluap-luap. Dengan fokus pada dinamika hubungan modern yang provokatif, kumpulan cerita ini menawarkan pengalaman membaca yang berani, menggoda, dan pastinya sangat tidak disarankan bagi pembaca di bawah umur.

Kumpulan Cerita Panas Nan Membara Bab 1

Sebagai Eksekutif muda, tentu hidup ku bisa dikatakan sangatlah mapan. Perkenalkan nama ku Fadlan, Aku adalah seorang berdarah campuran, dimana Ayah Ku seorang keturunan Arab, sementara Ibu ku adalah Indo, lebih tepatnya orang Jawa. Masa kecil ku kuhabiskan di Pekalongan, disanalah Aku dilahirkan dan tumbuh jadi dewasa sebelum akhirnya Aku melanjutkan pendidikan ku (Kuliah) di salah satu Universitas ternama di Kota Kembang, kota Bandung.

Tak terasa, sekarang usia ku sudah mendekati angka kepala tiga, dimana Aku sendiri belum juga membina sebuah rumah tangga, walau sebenarnya Orang tua ku sudah mendesak ku agar segera Menikah, termasuk juga kerabat kerabat ku. Sebenarnya Aku bisa dikatakan lumayan Ganteng dan tentu saja Macho, Aku sendiri bertubuh atletis, dengan hidung Mancung dan bulu bulu yang menghiasi bagian wajah ku yang selalu tercukur rapih, dan tentu juga tinggi badan yang sangat ideal, apalagi ditunjang akan kempauan finansial ku sebagai exsekutif muda yang berkarir di salah satu Perusahaan besar, yang berkantor di kawasan SCBD Sudirman Jakarta.

Sekarang Aku tinggal di Jakarta, dimana Aku sudah mempunyai rumah sendiri yang terletak di kawasan Bintaro, dan tentu juga memiliki kendaraan Mobil dan juga Motor besar yang semakin menambah kesan elegan akan pribadi ku,akan penampilan ku. Sementara Orang tua ku dan juga saudara ku tetap berada di Kota Pekalongan, dimana mereka memang mempunyai Usaha disana, usaha yang sudah ada sejak Aku masih kecil.

Aku adalah tipikal orang yang sangat pemilih dalam bergaul, terutama terhadap cewek cewek, banyak yang berusaha mendekati ku, Aku tau itu dari cara mereka berperilaku di hadapan ku, dimana kadang mereka terlihat seolah ingin cari perhatian dari ku, kadang ada malah yang kelewat batas! Seakan memamerkan keseksian akan tubuhnya terhadap ku, mereka tidak tau kalau Aku sudah bosas akan itu, sebab memang Aku sejak SMA sudah terkenal Playboy, dan sangat mudah Cewek Cewek yang ku suka untuk ku tahluk kan, termasuk juga semasa kuliah di Kota Bandung.

Aku sendiri sudah merasakan berganti ganti Pacar, dan tentu juga sudah mencicipinya, mencicipi setiap lekuk tubuh akan keindahan dari seorang Wanita, apalagi Aku sudah kehilangan keperjakaan sewaktu masih di SMA dulu.

Jujur ku akui, akhir akhir ini, Aku sangat tertarik dengan Wanita yang sedang berbadan dua, apalagi kalau sudah dalam keadaan hamil besar, ibarat sudah hamil tujuh atau bahkan mendekati mau melahirkan, entah kenapa Obsesi dan Fantasi ini selalu merasuki pikiran ku, sejak pertama beberapa Minggu yang lalu Aku iseng menonton Video XXX dengan gendre seperri itu. Dimana dalam Video itu sedang bercumbu seorang Pria dengan Wanita Hamil yang bukan Istrinya, dimana di dalam Video itu si Pria dengan buasnya memeras dan menghisap ASI yang sudah terproduksi dari si Wanita tersebut. Ditambah lagi akan APEM si Wanita yang seakan sedang tembem tembemnya dan basah serta bau yang khas yang ada di sana.

Oh... kapan obsesi liar ini akan terlaksana, hanya itu yang ada di dalam pikiran ku sekarang ini, bagi ku sekarang ini wanita seperti itulah yang ter sexy bahkan mengalahkan yang masih perawan sekalipun!

Tentu saja cukup sulit bagi ku untuk melaksanakan obsesi ku ini, karna tentu sulit untuk mencari Wanita hamil besar yang mau merelakan bayi yang ada di rahimnya tuk dimandikan atau di kasih serapan SP☆☆MA oleh Pria lain yang bukan Suaminya.

Sekarang ini, Aku jadi sering menonton Video Video seperti itu di Laptop Ku, dan bahkan ku koleksi, setiap aku menyaksikannya di Laptop ku, seakan Senjata Pamungkas milik ku selalu berontak dan langsung menegan dengan sempurnanya, dimana senjata kebanggaan ku sendiri berukuran Big dan juga berurat dengan tak beraraturan, ya! Kepunyaan ku memang lumayanlah, sekitar delapan belas cm ukurannya saat menegang, karna memang Aku pernah iseng mengukurnya, dan juga pastinya tebal dan keras dengan kepala bak helm tentara di waktu perang dunia ke dua, seperti helm tentara Nazi yang gagah perkasa.

Tak terasa sudah sebulan lebih Obsesi itu menghantui pikiran ku, apalagi saat mata ku melihat sesosok wanita yang sedang berbadan dua dengan perut buncitnya, pikiran kotor ku langsung membuat junior ku bangun dengan sendirinya, terkadang itu membuat ku jadi gak nyaman, karna otomatis celana yang ku kenakan akan terangkat dan seolah bisa terlihat karna bangun, apalagi kalau hal itu terjadi pas di keramaian, yang awalnya Baju ku ku masukkan dengan rapih di celana, mau gak mau harus ku keluarkan, atau bahkan ku bantu untuk menutupinya dengan apa saja yang sedang ku pegang atau ku bawa, seperti tas ataupun buku. Hahaha.... memang gila Obsesi ku ini.

Suatu ketika saat Aku pulang dari Kantor ke rumah ku dengan Mobil Civic ku, tepat mendekati pintu masuk Komplek perumahan, mata ku tertuju melihat dua orang sosok pemulung dengan gerobaknya sedang istirahat tak jau dari gerbang masuk Komplek tempat ku tinggal, dimana di sana ada seorang Lelaki dewasa dan seorang Wanita yang dalam keadaan hamil tua, seperti yang menjadi obsesi ku selama ini, dimana terlijat si wanita dengan perut buncitnya membuat ku melambatkan laju Mobil ku, Aku yakin mereka pastilah sepasang suami istri.

Perjalanan pun ku lanjutkan menuju rumah ku karna tak ada kesempatan bagiku untuk berhenti di sana, sebab itu adalah jalan keluar masuk kendaraan, tentu jika Aku berhenti akan mengganggu pengendara lain jadinya.

Hayalan ku pun langsungsung ke si Ibu hamil tersebut, hayalan hayalan akan obsesi ku. Sesampai di rumah, Aku pun langsung mandi, dan pastinya jadi memanjakan Senjata pusaka ku yang sudah berdiri dengan gagahnya karna hayalan hayalan tersebut. Ku manjakan barang pusaka ku dengan jari ku, ku hayalkan Aku sedang menyetubuhi si Ibu tersebut dengan buasnya, sambil menghisap putingnya yang pasti sudah ada air susunya.

"Aouh....."

Jari ku semakin cepat bergerak maju mundur memanjakan Batang ku, ditambah dengan buih sabun yang semakin membuatnya sedikit lebih licin, dan akhirnya.

Crot...Crot...Crot...

Lahar panas milik ku pun tumpah ke tembok kamar mandi dan juga lanti dengan amat banyak, setelah benih ku keluar, kurasakan kelegaan di pusaka perkasa ku. Dalam angan ku semoga suatu saat nanti dapat kembali melihat mereka dan juga bisa menyapanya, dan tentu Aku juga harus mencari akal agar obsesiku bisa tercapai.

Akhirnya mandi ku pun selesai, seperti biasa, Aku bersantai sebentar sebelum akhirnya makan malam dan mengerjakan file file pekerjean yang belum selesai di Laptop ku sebelum akhirnya Aku pergi tidur.

Tak terasa, hari hari pun berganti, kembali pas Aku pulang kerja dan sudah mendekati komplek tempat ku tinggal, Aku kembali melijat sosok pemulung yang beberapa hari yang lalu ku lihat, mereka sepertinya sedang beristirahat tepat di dekat rumah kosong yang memang sudah tak terurus. Aku pun meneruskan perjalanan ku pulang ke rumah, sesampai di rumah, Aku berniat ingin melihat mereka kembali, ingin menyapa mereka, kebetulan di rumah ada roti, Aku pun membawanya sebagai jalan untuk menyapa mereka. Segera ku hidupkan mesin Motor ku dan ku kunci pintu rumah, Aku pun bergegas ke sana, ke tempat dimana tadi mereka beristirat, berharap mereka masih di situ.

Aku pun sampai disana, dan benar mereka masih berada disitu.

"Pak, ini ada roti Pak"

"Eh... makasih Pak (ucap si Bapak sambil mendekat ke Aku mengambil roti yang ku tenteng di dalam kantong plastik)

"Oh... iya Pak, sering ya disini?

"Hehehe... iya Pak sambil istirahat sebentar disini"

"Udah banyak Pak, dapat hasil mulungnya? (Sambil mata ku selalu tertuju ke si Ibu yang sedang hamil besar itu, dimana dia terlihat sibuk mengopeki plastik dari gelas Aqua)

"Alhamdulillah Pak"

"Oh iya Pak, di rumah saya ada Koran koran bekas dan juga ada besi bekas ordeldil Mobil, ada beberapa kilo, ya lumayanlah, Bapak mau?

"Oh... mau Pak, mau bangat, rumahnya dimana Mas?

"Di dalam komplek ini Pak, tapi tidak sekarang ngambilnya, kalau mau hari Sabtu saja, sekitar jam segini, gimana?

"Oh iya iya Pak, boleh"

"Ya udah dulu ya Pak, Bu, nanti hari sabtu ketemu disini jam segini ya"

"Iya Pak, makasih banyak ya"

"Iya Pak"

Aku pun langsung menghidypkan mesin motor ku dan langsung meluncur balik ke rumah. Segera Aku mandi, lalu makan malam. Tak terasa sekarang sudah sekitar jam Sepuluh malam, Aku kemudian memutuskan untuk tidur, sambil berbaring di ranjang empuk ku, Aku terbayang bayang akan sosok Wanita hamil tersebut, dimana dia terlihat masih muda, sementara si Bapak itu ku taksir sudah berusia sekitar empat puluh tahunan. Aku jadi bertanya tanya dalam hati ku, apakah mereka itu Suami Istri? Atau jangan jangan malah Si Wanita itu anaknya si Bapak tersebut? Ah sudalah, toh nanti malam minggu saat mereka ke sini, Aku akan mengetahuinya, Aku pun Akhirnya meputuskan untuk tidur.

Tak terasa hari hari pun berganti, dan sekarang sudah hari Sabtu, seperti biasanya Aku pun olahraga pagi lari pagi berkeliling Komplek, karna memang setiap Sabtu dan Minggu Aku libur bekerja, biasanya ku luangkan selalu untuk berolahraga.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kumpulan Cerita Panas Nan Membara

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan