Sampul Novel THE SECRET BEHIND DEATH

THE SECRET BEHIND DEATH

8.3 / 10.0
Dalam novel THE SECRET BEHIND DEATH, Albian harus mengungkap misteri perubahan dirinya pasca koma. Di tengah genre modern romance ini, ia berjuang menghadapi penolakan orang tercinta. Baca mystery story ini sebagai pilihan fiction books menarik tentang pencarian kebenaran yang tersembunyi.
Ringkasan THE SECRET BEHIND DEATH
Albian dahulu dikenal sebagai mahasiswa berprestasi yang sangat ramah dan sopan. Namun, segalanya berubah drastis setelah sebuah insiden misterius menimpanya. Pasca terbangun dari koma, Albian mendapati dirinya terasing karena dianggap aneh oleh lingkungan sekitar. Rasa kesepian yang mendalam mulai menyelimuti hidupnya saat orang-orang terdekat, termasuk sosok yang ia cintai, memilih untuk menjauh. Kini ia harus menghadapi kenyataan pahit di tengah perubahan sikapnya.
Baca Selengkapnya

THE SECRET BEHIND DEATH Bab 1

ALBIAN dengan motor gedenya menuju ke tempat tujuan yaitu di pinggir sungai ada seorang wanita anggun berparas cantik berambut panjang memakai dress berwarna putih yang sedang duduk sambil memperhatikan sekitar sungai, dia adalah Ayudia wanita cantik dan feminin, Ayudia wanita yang Albian pacari sejak di bangku SMA, Albian berniat ingin menikahi Ayudia setelah dia lulus kuliah dan mempunyai pekerjaan tetap.

Saat itu Albian membawa makanan favorit Ayudia yaitu Roti berisi selai coklat.

“My Baby,... ini makanan Favoritmu...” sapa Albian pada Ayudia.

Albian memberikan rotinya penuh rasa sayang terhadap Ayudia, lalu Albian bergabung duduk di samping Ayudia.

“Thanks you, My Baby ” Ayudia meraih tangan Albian dengan senyumannya yang manis, Ayudia langsung melahap roti favoritnya.

Albian memejamkan matanya merasakan angin sore yang begitu dingin, seketika Albian juga tersenyum melihat pacarnya yang sedang asik makan roti dengan lahap, saat itu Albian mengambil sesuatu di bibir Ayudia.

“Makanlah dengan pelan! Jangan terburu-buru nanti keselak, jangan seperti anak kecil yang kelaparan” Albian penuh perhatian pada Ayudia.

Ayudia tidak menjawab apa-apa dia hanya tersenyum. Terlihat pipinya di penuhi roti, dia sangat lucu.

Namun Tiba-tiba Albian jadi ingin bertanya-tanya pada Ayudia.

“Sayang, kenapa kita selalu bertemu di tempat ini?” seketika Albian melihat sekeliling, suasana yang amat sepi dan tenteram.

Ketika Ayudia ingin menjawab pertanyaan Albian.

“Disini tempat, dimana kita....” Sontak Ayudia berhenti bicara.

Karena tiba-tiba handphone Albian berdering.

(Ringtone handphone Albian music asli dari Handphone-nya)

Ternyata dari Ibunya yang menyuruhnya untuk segera pulang cepat.

“Kau dimana? Ibu ingin menjelaskan sesuatu pada mu” terdengar suara ibunya dari handphone.

“Menjelaskan tentang apa Bu?” tanya Albian yang penasaran.

“Nanti ibu jelaskan, maka dari itu ibu menyuruh mu untuk segera pulang”

“Iya baiklah, sebentar lagi aku pulang”

“Cepat ya, jangan lama-lama tapi nanti pulang mampir dulu beli kecap manis”

“Iya, siap Bu”

Selesai bicara di via telepon dengan Ibunya, Albian melanjutkan pembicaraannya dengan Ayudia tapi...

“Bagaimana kalau kita...” saat Albian menaruh Handphone di saku celananya dan menoleh ke samping.

Albian bingung dia celingak-celinguk karena Ayudia sudah tidak ada di sampingnya, Albian menghela nafasnya!

“Seperti biasa, pacarku menghilang, tanpa konfirmasi!” Albian menunjukkan wajah datarnya.

Albian mencari Ayudia di beberapa tempat namun Ayudia entah tau kemana, Tapi Albian memberitahu kalau dia akan pulang.

“Ayudia dimana kamu? Aku harus pulang, karena Ibu ku menyuruh ku pulang” Albian meninggikan suaranya agar Ayudia mendengar ucapannya.

“Kemana anak itu?...” Albian sungguh bingung.

Albian mengeluarkan Handphone nya di dalam saku celananya untuk kirim pesan pada Ayudia.

“Ayudia, besok aku akan datang kembali, karena Ibu ku menyuruh ku pulang... Ingat, kamu pulang jangan malam-malam. Jika terjadi apa-apa hubungi ku segera” isi chat untuk Ayudia dari Albian.

Albian pun pergi meninggalkan lokasi sungai.

***

Di perjalanan arah pulang, Albian baru ingat, Ibunya minta dirinya untuk membelikan kecap manis.

“Hampir saja aku lupa, ibu menyuruh ku untuk membeli kecap manis”

Albian memberhentikan motornya tepat di depan minimarket, lalu Albian turun dan masuk ke Minimarket itu.

***

Setelah selesai membeli keperluannya, Albian menuju motornya namun ada seorang anak kecil laki-laki sepertinya usianya sekitar 8 tahun yang terus menatapnya dengan tajam dan tiba-tiba anak kecil itu mengikutinya, Albian bingung dan bertanya pada anak kecil itu.

“Kenapa, kau terus mengikuti ku?” Albian menegur dengan nada sedikit kesal pada anak itu.

“Paman bisa melihat ku?” Anak kecil itu yang menjawab pertanyaan Albian yang sedikit takjub.

Albian bingung dengan pertanyaan anak kecil itu tapi dia jawab.

“Tidak!” jawaban Albian berbohong.

Karena dia tak ingin berurusan dengan anak kecil, Albian tak peduli dengan anak itu dan dia langsung menaiki motornya.

Tapi disaat mau siap-siap pergi, anak kecil itu tiba-tiba memegang tangan Albian. Terlihat Anak itu merasa tak percaya dia bisa memegang tangan Albian.

“Lepaskan tangan ku” perintah Albian.

"Tidak akan aku lepaskan, kalau paman tidak menjawab pertanyaan ku?” Anak itu bertanya-tanya yang amat penasaran, anak kecil itu menunjukan wajah polosnya.

“Pertanyaan yang mana?” Tanya Albian.

“Kau benar-benar bisa melihat ku?” tanya Anak itu.

“Pertanyaan konyol, Berhenti bicara denganku, lepaskan tangan ku dan jangan mengikuti ku... mengerti!!” Dengan nada tegas Albian menjawab, lalu Albian pergi meninggalkan Anak itu.

***

Ubay nama anak kecil itu merasa bingung, dia harus kemana dan dari mana dia berasal.

Sudah seringkali Ubay meminta bantuan pada orang-orang untuk mencari tahu tentangnya namun orang-orang mengabaikannya. Seketika Ubay bertemu dengan Albian, Tiba-tiba Ubay merasa Paman Albian akan membantunya untuk mencari tahu tentangnya.

***

Sampai di rumah, Albian membuka pintu rumahnya.

“Aku pulang...!!” Albian melantangkan suaranya.

Ajeng nama Ibu Albian, menyautnya dari dapur.

“Kau sudah pulang nak, mana pesanan Ibu?” Ajeng sibuk dengan aktivitasnya yaitu memasak kesukaan Albian.

Albian menghampiri Ibunya di dapur dan memberikan pesanan Ibunya.

“Pesanan Ibu sudah tiba, tapi ibu menyuruh ku hanya beli kecap manis kan?” tanya Albian untuk memastikan pesanan Ibunya.

“Iya betul.. makasih ya sayang” jawaban Ajeng yang masih sibuk masak.

“Iya..”

Albian mencium aroma masakan.

“Wah... aromanya sangat-sangat mengoda sekali” Albian jadi semangat..

“Iya jelas lah... siapa dulu dong Ibu yang masak” Ajeng memuji dirinya sendiri.

“Iya.... I know, masakan Ibu itu selalu menggoda dan aku selalu tergoda dengan masakan Ibu” Albian memuji Ibunya.

“Anak Ibu paling bisa, membahagiakan Ibunya”

Albian tertawa hehehe.

Ajeng menyuruh Albian untuk mandi.

“Sebelum makan, kamu bersih-bersih dulu sana, Ibu mau bicara sesuatu sama kamu dan kebetulan Ibu masakin makanan favorit kamu yaitu nasi goreng dan telor ceplok”

“Wah pasti enak, baik Bu aku bersih-bersih dulu” Albian menuruti perintah Ibunya.

***

Di meja akan, Ajeng menyiapkan makanannya, lalu Albian tiba dan langsung duduk di kursi meja makan. Albian langsung menyantap makanan favoritnya walaupun masih panas dia tidak peduli.

“Wah... ini makanan terenak yang sering aku makan” Albian senang.

Ajeng tersenyum melihat Anaknya yang begitu lahap memakan masakannya tapi Albian mulai curiga dengan Ibunya.

“Kenapa, Ibu hanya melihat ku makan. Ibu tidak makan?” Albian sedikit curiga.

“Ibu jadi kenyang melihat kamu makan” nada bicara Ajeng sedikit menggoda Albian.

Albian hanya membalas dengan senyuman terpaksanya, Ajeng memberikan segelas air putih pada Albian.

“Oh Iya... Tadi kata Ibu mau ngomong sesuatu, apa itu?” Albian jadi penasaran.

“Sebenarnya...” Ajeng sedikit ragu untuk membicarakannya.

“Lanjutkan Bu!” Albian tidak sabar mendengarnya.

“Ibu ingin minta izin sama kamu, untuk memperbolehkan Ibu pergi bekerja” Ajeng sedikit takut karena anaknya tidak mengizinkannya.

”Hanya itu, ya baiklah...” Albian kembali melahap makanannya.

“Kamu mengizinkan Ibu, pergi keluar kota?” Ajeng senang tapi bingung.

“Hah... keluar kota?” Albian tersedak karena kaget.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Ajeng yang sedikit khawatir.

Albian mengangguk.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi THE SECRET BEHIND DEATH

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cacat Sebagai Penebus Jasa
8.5
Bagi sang anak, dilahirkan ke dunia dianggap sebagai beban utang yang harus dibayar kepada ibunya. Demi menebus segala jasa tersebut, ia rela mengorbankan raga hingga mengalami kecacatan fisik yang permanen. Pengorbanan tragis ini dilakukan hanya demi satu tujuan, yaitu menyentuh nurani sang ibu agar mau memberikan pengampunan tulus. Sebuah kisah pengabdian menyakitkan yang menguji batas antara bakti dan penderitaan dalam hubungan keluarga.
Sampul Novel Good morning Pak Dosen (Series 3)
9.4
Cinta sejati tidak pernah memandang perbedaan intelektual. Hal inilah yang dirasakan oleh Axel Leo Dinata dan Elvio Nadira, pasangan dengan latar belakang kecerdasan yang sangat kontras. Meski perasaan mereka tulus, perjalanan asmara ini tidak berjalan mulus karena berbagai rintangan yang terus menguji kesetiaan keduanya. Mampukah Axel dan Elvio bertahan menghadapi tembok penghalang besar yang mengancam keutuhan hubungan mereka di masa depan?
Sampul Novel Melepas dengan Ikhlas
8.0
Hidup Mutia hancur akibat keserakahan mantan ibu mertuanya yang terus melontarkan hinaan dan fitnah keji. Penderitaannya kian memuncak saat sang suami justru enggan memihak padanya. Muak dengan segala ketidakadilan tersebut, Mutia memutuskan pergi membawa luka mendalam. Ia bersumpah tak akan pernah sudi kembali setelah kakinya melangkah keluar. Akankah Mutia menemukan kebahagiaan baru? Simak perjalanan emosionalnya dalam menghadapi pengkhianatan ini.
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya
9.4
Hidup Aurielle hancur saat pernikahan paksa dengan Cassian hanya berbuah derita. Meski tengah mengandung, ia justru dicampakkan demi cinta pertama suaminya yang kembali hadir. Di tengah ancaman cerai dan pengkhianatan, sosok masa lalu bernama Adrian datang menawarkan bantuan misterius. Kini Aurielle berdiri di persimpangan jalan sulit: tetap menjadi korban yang pasrah atau bangkit melawan takdir demi masa depan dirinya dan sang buah hati tercinta.
Sampul Novel PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR
9.7
Terlilit utang sebesar lima ratus ribu dolar, Selena Watson terpaksa menemui Cristian di kantornya. Meski sempat merasa terhina oleh gurauan pria itu, Selena tak punya pilihan selain menerima tawaran kerja demi melunasi kewajibannya. Insiden memalukan dengan mantan kekasihnya ternyata membawa Selena pada kesepakatan besar. Cristian menjanjikan uang berlimpah, namun syaratnya sangat mengejutkan. Alih-alih tugas biasa, Cristian justru meminta Selena untuk menikahinya.
Sampul Novel Surga Terakhir yang Hilang
9.6
Ava menghela napas dalam sebelum akhirnya melepas seluruh helai kain yang tersisa. Momen ini menjadi bentuk pembebasan baginya, melepaskan segala kepalsuan yang selama ini menyelimuti dirinya. Sambil memejamkan mata, ia meresapi embusan angin sore dan dinginnya aliran air yang membasuh kulit. Di bawah langit senja itu, Ava merasakan kedamaian mendalam seolah jiwanya benar-benar menyatu dengan alam semesta tanpa ada lagi rahasia yang ia sembunyikan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan