Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Ice Prince

The Ice Prince

Seorang pemuda menolak menyerah pada nasib buruknya di tengah persaingan perebutan takhta yang semakin memanas. Meski telah menyusun strategi matang untuk mengamankan mahkota, sebuah peristiwa yang sama sekali tidak terduga mendadak muncul tepat sebelum ia melancarkan aksinya. Kekacauan ini mengancam seluruh rencana besarnya. Apa sebenarnya yang terjadi hingga mengganggu langkah sang pangeran? Ikuti perjuangan penuh aksi dan petualangan ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jam istirahat. Ryuta berdiam diri di halaman belakang akademi sendirian menatap ke depan. Dia tak makan apapun atau ingin melakukan sesuatu. Bukan karena merasa sedih dan sebagainya.

Melainkan dia tengah memikirkan masa depan nanti akan seperti apa. Lory dari kejauhan di tempat sama mengawasi majikannya dengan ekspresi biasa saja. Ditemani oleh Tetsuya bersama Ayumi.

"Hei, Lory. Kau yakin kalau Ryuta baik-baik saja?" tanya Tetsuya penasaran sembari memakan satu buah roti sangat lahap.

Lory sendiri bingung mau menjawab apa. Tapi jawabannya ialah semua akan baik-baik saja. Memang kehidupan terkadang berliku, tak menentu serta sulit diprediksi. Mungkin ini ialah ujian pertama.

Asisten sekaligus penjaga bayangan pangeran Ryuta Ryukiriga tersebut berusaha mencari tahu apa memang ada cara tertentu untuk menarik keluar kemampuan majikannya sampai menunjukkan hasil terbaik.

"Heh~ Menyebalkan sekali." Lory mengeluh karena merasa sangat sebal hari ini. Banyak sekali kejadian tak terduga.

Pemuda itu masih manusia biasa yang terkadang merasakan sebuah perasaan lelah. Apalagi saat dihadapkan pada suatu kejadian tak terduga.

Beberapa saat. Sesosok gadis manis berambut kuning cerah datang di depan hadapan Lory. Semua orang disana terkejut melihatnya.

Bahkan ini kali pertama mereka bertiga tahu ada murid secantik dia.

"Halo. Apa anda tuan Lory Kyousuke?" tanya gadis itu penuh kesopanan dan kelembutan.

"Benar. Ada apa?"

Gadis itu tanpa basa-basi langsung pada inti pembicaraan. Dia merupakan calon mahkota kedua Kerajaan Baumwurzeln.

"A-Apa?!" ujar Tetsuya dan Ayumi secara bersamaan terkejut.

"Aku baru saja sampai. Tidak kusangka bisa beruntung bertemu kalian."

Untuk jaga-jaga. Lory bersiap mengambil salah satu pisau di samping kanan saku, akan tetapi malahan tidak ada.

"Ah?" Lory sedikit kaget.

Gadis manis tersebut menunjukkan kedua pisau Lory yang digenggam menggunakan tangan kiri. Dengan santai. Dia menjelaskan kedatangannya kesini untuk melakukan sesuatu terhadap Ryuta.

"Aku baru tahu. Lalu mengapa kau tak berbicara pada saudara tuan Ryuta?"

"Mereka sudah tahu," jawab gadis itu singkat memberikan pisau kepada Lory.

Tetsuya dan Ayumi masih terdiam karena bukan urusan mereka bertanya atau berkata sesuatu.

"Perkenalkan. Namaku adalah Rachel Vin Lyria. Aku seumuran kalian. Aku harap kita bisa bekerja sama."

"Baiklah, nona Rachel. Kau mau apa terhadap tuanku?" Lory menatap tajam gadis bernama Rachel.

"Tuan Lory. Anda pasti tahu soal hubungan persahabatan antara wilayah satu sama lain."

"Y-Yah. Tentu saja aku tahu."

Maksud barusan masih belum bisa dipahami secara mendalam oleh Lory. Ia membagi penjelasan mengenai tata cara dua wilayah saling berhubungan satu sama lain secara erat.

Saat tahu salah satu hal. Raut wajah Lory menggambarkan sebuah perasaan begitu terkejut. Siapa sangka kalau Ryuta akan menjadi sebuah alat politik sederhana.

"Anda serius?"

Tanpa basa-basi. Rachel berjalan mendekat ke arah Ryuta. Saat sampai pemuda berambut biru agak panjang sedikit heran.

"Apa?" tanyanya agak aneh.

"Salam kenal pangeran Ryuta Ryukiriga. Senang bisa berkenalan denganmu," sapa Rachel tersenyum menundukkan badan sambil menunjukkan kalau dia begitu menghormati orang lain walau baru bertemu.

"???" Ryuta masih bingung.

"Perkenalkan. Aku Rachel Vin Lyria."

"Vin Lyria? Keluarga Kerajaan Baumwurzeln? Pantas saja pakaianmu sedikit mewah."

Dia langsung berdiri dan menatap tajam gadis yang baru saja ditemui. Pasti ada tujuan tersendiri kenapa Rachel datang memberi sebuah ucapan hangat.

"Aku kesini bukan untuk melakukan kekerasan. Tapi kita sebentar lagi resmi bersama, loh."

"Apa maksudmu? Terdengar konyol."

"Kau dan aku akan menikah karena beberapa alasan."

Suasana hening muncul sampai reaksi terbaru sang pangeran dingin muncul.

"APA KATAMU?!" Teriaknya dengan wajah kesal.

<> One <>

Di istana Kerajaan Xenocyte. Ada rombongan tamu datang. Ryuta baru saja sampai dan segera masuk ke kamar. Lory diajak masuk untuk sementara waktu karena berbicara soal beberapa hal.

"Lory, apakah kau tahu sesuatu?"

"Saya tidak tahu, tuan Ryuta. Aku saja kaget kenapa anda bisa dijodohkan dengan gadis dari kerajaan lain.,

"Cih. Menyebalkan," sambung Ryuta menahan emosi dan melepas kancing baju satu demi satu.

Meski Ryuta adalah satu-satunya anak kurang berbakat dari keluarga Ryukiriga. Akan tetapi dijodohkan tanpa ada persetujuan atau pemberitahuan, itu sama dengan paksaan.

Sekitar beberapa menit lewat. Lelaki tinggi berambut merah muncul berpakaian ala bangsawan pada umumnya namun malah lebih condong ke kemiliteran.

Ando Ryukiriga. Kakak pertama sekaligus anak pertama keluarga Ryukiriga. Memiliki berbagai prestasi melebihi apapun, berumur sekitar dua puluh delapan tahun dengan pengalaman sangat banyak.

Selain berprestasi. Sudah banyak wanita jatuh cinta padanya.

"Ryuta. Kau harus secepat mungkin ke ruang makan. Tamu kita sudah menunggu."

"Cih. Kenapa bukan Ayah saja yang kesini? Apa maksud semua ini?"

"Ryuta, kakak tidak tahu. Akan tetapi mari dibicarakan saja di ruang makan. Ayo, cepatlah."

Karena tak ada respon dari Ryuta. Dengan segera Ando memberikan satu buah tendangan pada Ryuta dalam kecepatan tak terduga hingga pangeran itu terlempar pada salah satu dinding. Lory hanya bisa diam menatap majikan utamanya disakiti.

Sebab Lory sendiri ditugaskan oleh Ando secara langsung. Ia memberikan hormat kepada Ando dengan menundukman kepala sambil memejamkan mata.

Ando menarik paksa Ryuta.

Sekitar lima menit berlalu. Ryuta terpaksa mengikuti semua alur mau tak mau. Tapi dia punya semacam cara tersendiri untuk melawan. Bukan apa-apa. Ini tentang bagaimana dia mempertahankan harga diri dan hak sebagai seorang pangeran pada umumnya.

Terdapat sekitar empat anggota keluarga Vin Lyria. Terdiri dari Kitaro Vin Lyria, Namika Vin Lyria, Aki Vin Lyria dan terakhir Rachel Vin Lyria. Ada dua penjaga utama keluarga Kerajaan Baumwurzeln yang berpakaian ala penduduk biasa. Mereka sangat waspada.

Di ruang makan ini semua anggota keluarga Kerajaan Xenocyte berkumpul.

Kazuto, Sayaka, Ando, Hikaru, Ryuta, Haruna dan Naomi. Mereka menghadap kepada sang tamu dengan beberapa pelayan yang sigap mengawasi meja.

Percakapan dibuka oleh Kazuto, sang tuan rumah pada saat hidangan penutup dihidangkan.

"Jadi, Raja Kitaro. Bagaimana soal pernikahan antara putra saya dengan putri anda?" tanya Kazuto langsung.

Dengan nafas agak tertahan bersama tatapan menunduk. Ryuta hanya bisa pasrah meneruskan keadaan. Terlihat kalau sang raja kerajaan lain memberikan respon sederhana.

"Yah, putri saya mau melakukannya. Namun bagaimana soal putra anda?" tanya Kitaro agak penasaran tentang jawaban Ryuta.

Semua pandangan tertuju pada sang pangeran ketiga.

"A-Aku tidak siap. Karena masih banyak yang perlu kusiapkan," jawab Ryuta agak gugup namun sesuai kenyataan.

Lantas Raja Kitaro merespon.

"Kalau kau perlu persiapan maka kami bisa menyiapkan apapun soal pengalaman, wawasan dan juga mengenai sejarah soal Kerajaan Baumwurzeln dalam kurun waktu hanya satu bulan."

"Tidak. Bukan begitu—" Ryuta merasa ingin memberikan respon namun masih gugup.

Terlihat situasi ini begitu sulit dikendalikan. Semua orang menatap pemuda berambut biru penuh rasa penasaran walau pandangan gugup menuju keramik ruang makan.

"Apa yang harus kulakukan?" tanya Ryuta dalam hati.

Dia khawatir dan bingung harus memberikan perkataan apa untuk meyakinkan semua orang disana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dangerous Girl
9.7
Aliya kehilangan segalanya saat kekayaan orang tuanya memicu tragedi berdarah. Gadis lembut ini bertransformasi menjadi dewi kematian yang haus balas dendam demi mengungkap dalang pembunuhan keluarganya. Di tengah teka-teki rumit di sekolah, ia harus mencari Samudra, pangeran bermata biru yang kini tak lagi mengenalinya. Meski penolakan terasa menyakitkan, Aliya tetap mengejar jawaban di balik badai rahasia yang mengancam nyawanya. Darah harus dibayar darah.
Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Venus Harristian, penyanyi pop ternama, terancam bahaya setelah menyaksikan kejahatan besar. Demi melindunginya hingga hari kesaksian di pengadilan, Dion Elang Juliandra, seorang polisi, direkrut menjadi pengawal pribadinya. Namun, kedekatan intens menumbuhkan perasaan terlarang di antara mereka. Padahal, baik Venus maupun Dion telah memiliki pasangan dan terikat janji pernikahan masing-masing. Di tengah teror, mereka terjebak antara kesetiaan dan gairah cinta yang sulit tertahan.
Sampul Novel Hasrat Luar Nona Muda
8.4
Kecewa karena dikhianati kekasihnya, Floretta Shopia Copper yang sedang mabuk nekat menyerahkan kehormatannya kepada pengawal pribadinya, Jeff Nickolas Edmund. Meski Nick telah memperingatkan konsekuensinya, Shopia tetap teguh pada keputusannya demi mencari pengalaman pertama yang tak terlupakan. Namun, di balik kepatuhan sang bodyguard, tersimpan niat tersembunyi yang mengincar Shopia dan orang tuanya tanpa disadari oleh sang nona muda tersebut.
Sampul Novel Kronik Kenikmatan Abadi
9.6
Di balik harapan tinggi dan persahabatan baru, ia menyembunyikan sisi manipulatif yang luar biasa. Meski terlihat mendukung orang-orang di sekitarnya, ia sebenarnya mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka melalui rangkaian pesta mewah dan perjalanan panjang. Dengan mendominasi festival serta hari libur di kotanya, ia mengubah tatanan dunia demi kepentingan pribadi. Bagi para mantan penjahat, ia adalah mimpi buruk nyata yang mengatur takdir mereka dalam kendali absolut.
Sampul Novel Less Than Evil
9.6
Dalam realitas yang keras, kemampuan menjilat dan mencari muka menjadi kunci utama untuk meraih posisi strategis. Dunia ini tak ubahnya medan perang bagi mereka yang mahir mengganti topeng demi ambisi pribadi. Tak ada kebaikan murni yang tersisa; setiap interaksi hanyalah upaya untuk saling memanfaatkan satu sama lain. Hanya individu yang paling licik dan pandai bersandiwara yang mampu bertahan hingga akhir dalam persaingan hidup yang penuh dengan kepalsuan ini.
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Sam melarikan diri ke kota Malang tepat saat ujian seleksi tentara dimulai demi menghindari paksaan ayahnya. Tanpa sengaja, ia terlibat perkelahian dengan komplotan pencopet dan justru berakhir menjadi pemimpin baru mereka. Di bawah kendalinya, kelompok kriminal tersebut perlahan bertransformasi ke jalan yang benar. Di tengah perubahan hidupnya, Sam bertemu seorang mahasiswi yang seketika mencuri hatinya sejak pertemuan pertama mereka di sana.