Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Ice Prince

The Ice Prince

Seorang pemuda menolak menyerah pada nasib buruknya di tengah persaingan perebutan takhta yang semakin memanas. Meski telah menyusun strategi matang untuk mengamankan mahkota, sebuah peristiwa yang sama sekali tidak terduga mendadak muncul tepat sebelum ia melancarkan aksinya. Kekacauan ini mengancam seluruh rencana besarnya. Apa sebenarnya yang terjadi hingga mengganggu langkah sang pangeran? Ikuti perjuangan penuh aksi dan petualangan ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Di alam bawah sadar Ryuta. Waktu berjalan lebih cepat daripada dunia nyata. Terlihat kalau pria tua yang bisa dibilang memiliki ciri khas, yaitu rambut warna biru sebagai seorang keluarga Ryukiriga.

Orang tua itu tidak lain ialah kakek Ryuta. Kuro Ryukiriga. Ia hampir menyerupai Ryuta, akan tetapi dirinya menginjak usia yang sangar tua. Ia mulai berbicara soal pilihan Ryuta.

"Kau bisa menolaknya dengan alasan kuat. Mereka dapat menerima karena kau berbicara dengan hati, bukan dengan logika atau kebohongan."

Masalah bagi Ryuta bukanlah soal alasan cara menolak. Akan tetapi dia dilema apakah ingin membantu keluarga atau tidak. Itu saja. Dia menatap ke atas. Hanya ada langit biru muda hampa tanpa awan, bintang apalagi matahari. Benar-benar kosong.

Lantas, sekarang Ryuta hanya ada satu pilihan terbaik meski bukan sesuai pilihan. Yaitu mengikuti prosedur perjodohan tanpa memberi perlawanan. Bukan berarti Ryuta pasrah. Dia hanya memilih jawaban terbaik daripada mengacaukan segala hal.

Apalagi ada kemungkinan kalau kedua orang tuanya memilih jalan ini sebagai takdir terbaik. Takkan jadi masalah juga selama bisa membantu Kerajaan Xenocyte.

"Entahlah? Aku akan menurut saja."

"Kalau itu pilihanmu, baiklah." Kuro pasrah pada pilihan cucu ketiganya sambil memegang jenggot rapi warna hitamnya.

"Hanya saja. Aku masih ingin memperkuat diri. Latihan dan mental. Aku butuh kedua hal ini agar bisa lebih kuat."

"Saranku adalah kau harus berlatih selama empat tahun. Minimal."

"A-Apa? Kenapa selama itu? Mereka tidak mau menunggu. Paling juga enam bulan saja batas waktu terbaik."

Karena merasa yakin tentang perkataannya sendiri. Kuro menyatakan kalau lebih baik mengikuti arahan barusan.

"Entah kenapa pilihanmu terasa begitu sulit, Kakek. Apakah kau yakin?"

Waktu kembali seperti semula. Ryuta di ruang makan mulai memberikan jawaban. Dia berdiri dengan lapang dada bersama wajah cukup meyakinkan.

"Aku mau menerimanya."

Semua orang di ruang makan cukup antusias terhadap jawaban dari Ryuta. Bahkan, Rachel sempat tersenyum kepada calon suaminya tersebut.

"Namun. Beri aku waktu empat tahun terlebih dahulu."

"Jangan bercanda, Ryuta!" seru Ando menggebrak meja sambil berdiri.

Raja Kazuto menyuruh Ando untuk tetap tenang agar bisa mendengar alasan Ryuta, begitu pula Raja Kitaro. Semua orang pun sama.

"Aku masih perlu melatih mental dan fisikku. Akan kupastikan tempat latihanku membuahkan hasil! Aku mempunyai tanggung jawab juga sebagai keturunan Ryukiriga!" jawab Ryuta berwajah serius.

Semua orang saling memandang satu sama lain. Dari atap istana kerajaan, Lory mampu mendengar jelas keinginan majikan utamanya.

"Tuan Ryuta, anda sudah banyak berubah ya?"

Mungkin pilihan Ryuta sekarang ialah menjalani latihan berat bersamaan latihan mental super ketat.

"Baiklah, kami mengerti," jawab Raja Kitaro singkat.

Pimpinan bijak seperti Raja Kitaro sangatlah langkah. Bukan berarti tidak ada, tapi sulit ditemukan.

Ryuta agak terkejut mengenai jawaban dari raja kerajaan lain itu. Dia tersenyum sambil menundukkan badan penuh hormat sebagai tanda kalau dia menghargai juga mengapresiasi mengenai respon baik sang raja.

Sore hari. Ryuta pergi ke data penduduk yang berada di perpustakaan utama kota bersama Lory. Dia ingin mencari beberapa pelatih profesional yang cocok.

"Tuan Ryuta. Apa anda yakin mau meninggalkan segala hal dan fokus terhadap perubahan potensi anda sendiri?"

"Begitulah. Aku tidak bisa mundur lagi, Lory. Aku harus terus maju. Entah mengapa rasanya begitu lega bisa memberikan jawaban terbaik."

"Saya mendukung anda sepenuh hati, tuan Ryuta."

"Terima kasih."

Sang penjaga perpustakaan memberikan daftar buku berisi soal para pengajar atau pelatih khusus dalam melatih kekuatan. Terdapat sekitar dua ratus dengan berbagai keahlian masing-masing.

Ada beberapa nama mengundang rasa perhatian Ryuta. Tapi, ada pula satu nama bagi Ryuta cukup membuatnya penasaran.

Yaitu,

"Shunsuke Ikkigarou."

Karena informasi adalah suatu hal biasa bagi Lory. Ia menceritakan soal Shunsuke Ikkigarou. Memiliki nama panggilan Ikki atau Shun serta dijuluki oleh orang-orang kemiliteran dengan nama Kira The Wind sebab saat sering menjalankan tugas di era jabatan Kuro Ryukiriga. Dia sangat lihai dalam berbagai tugas bahkan bisa dikatakan dari semua orang yang pernah ditugaskan. Ikki paling mudah mencapai keberhasilan. Sangat sempurna penilaian sejak awal debut sebagai seorang tentara bayaran.

Orang itu sekarang berusia sekitar empat puluh lima tahun dan masih belum menikah sebab lebih memilih fokus terhadap pendidikan. Dia sedang rehat selama satu tahun mengajar karena sedang melakukan sesuatu.

Secara tak diduga. Seseorang berambut coklat sedikit panjang sampai kuping datang dari belakang.

"Kalian pasti sedang mencariku. Apakah aku benar?" tanya orang itu dengan ekspresi cukup hangat.

Ryuta bersama Lory langsung terkejut sambil berjalan mundur.

"Bagaimana bisa—"

"Aneh sekali," ujar Lory dalam hati merasa heran karena tak mampu merasakan hawa keberadaan dari orang itu.

Orang itu tak lain ialah Shunsuke Ikkigarou.

"Tidak kusangka kau yang mau belajar padaku ya Ryuta Ryukiriga."

"Salam kenal, wahai tuan Shunsuke Ikkigarou."

"Apakah kau yakin mau belajar dibawah pengawasanku?"

"Saya yakin dan siap!"

"Kalau begitu ikut aku. Panggil saja aku Ikki."

"Siap Ikki-sensei!"

Ryuta bersama Lory hanya ikut kemana Ikki pergi sampai di sebuah rumah sederhana. Kemungkinan ini adalah tempat tinggal Ikki, orang berjuluk Kira The Wind.

"Jadi, kau mau berlatih selama berapa lama?"

"Empat tahun."

"Cukup lama. Pasti kau sudah memikirkan berbagai jenis risiko dan perhitunganmu matang juga."

Lory kini mengerti kalau Ikki merupakan seseorang dengan kemampuan cukup tajam dalam mengamati berbagai hal mulai dari hal sederhana. Bahkan bisa dikatakan bisa membaca situasi bermodalkan melihat sekilas.

Bukan hal mustahil jika dia bisa tahu bagaimana tekad majikannya tersebut dalam memperkuat diri.

"Kita akan pergi jauh. Karena ada satu tempat khusus yang bisa membuat potensi seseorang ditarik paksa."

"Apa?"

"Kenapa? Apakah kau ragu The Ice Prince?"

"Apa maksud anda memanggil saya The Ice Prince?"

Tawa kecil muncul. Ia menjelaskan kalau Ryuta cocok diberikan julukan tersebut sebab selain sangat biasa saja, kemampuan Ryuta dalam berbagai hal sangatlah beku. Bahkan raut wajahnya selalu menggambarkan tanda kalau dia benar-benar bagaikan sebongkah es.

"The Ice Prince. Aku akan melatihmu sampai kau menginginkan kekuatan sesuai keinginanmu. Akan tetapi..."

Ryuta agak penasaran soal kalimat terusan Ikki.

"Saat kau mulai merasa sedikit tahu tentang perjuangan berat dalam memperkuat diri. Kau akan berubah dalam berbagai hal. Jadi, kuharap kau siap menerima konsekuensi itu. Ingat. Kau juga harus menepati janjimu. Kau sudah berkata akan berlatih selama empat tahun bersamaku."

"B-Baik. Aku mengerti."

"Kita berangkat besok malam. Tidak perlu membawa barang-barang seperti pakaian dan sebagainya."

"Hah? Baiklah." Ryuta menjawab walau heran.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dangerous Girl
9.7
Aliya kehilangan segalanya saat kekayaan orang tuanya memicu tragedi berdarah. Gadis lembut ini bertransformasi menjadi dewi kematian yang haus balas dendam demi mengungkap dalang pembunuhan keluarganya. Di tengah teka-teki rumit di sekolah, ia harus mencari Samudra, pangeran bermata biru yang kini tak lagi mengenalinya. Meski penolakan terasa menyakitkan, Aliya tetap mengejar jawaban di balik badai rahasia yang mengancam nyawanya. Darah harus dibayar darah.
Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Venus Harristian, penyanyi pop ternama, terancam bahaya setelah menyaksikan kejahatan besar. Demi melindunginya hingga hari kesaksian di pengadilan, Dion Elang Juliandra, seorang polisi, direkrut menjadi pengawal pribadinya. Namun, kedekatan intens menumbuhkan perasaan terlarang di antara mereka. Padahal, baik Venus maupun Dion telah memiliki pasangan dan terikat janji pernikahan masing-masing. Di tengah teror, mereka terjebak antara kesetiaan dan gairah cinta yang sulit tertahan.
Sampul Novel Hasrat Luar Nona Muda
8.4
Kecewa karena dikhianati kekasihnya, Floretta Shopia Copper yang sedang mabuk nekat menyerahkan kehormatannya kepada pengawal pribadinya, Jeff Nickolas Edmund. Meski Nick telah memperingatkan konsekuensinya, Shopia tetap teguh pada keputusannya demi mencari pengalaman pertama yang tak terlupakan. Namun, di balik kepatuhan sang bodyguard, tersimpan niat tersembunyi yang mengincar Shopia dan orang tuanya tanpa disadari oleh sang nona muda tersebut.
Sampul Novel Kronik Kenikmatan Abadi
9.6
Di balik harapan tinggi dan persahabatan baru, ia menyembunyikan sisi manipulatif yang luar biasa. Meski terlihat mendukung orang-orang di sekitarnya, ia sebenarnya mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka melalui rangkaian pesta mewah dan perjalanan panjang. Dengan mendominasi festival serta hari libur di kotanya, ia mengubah tatanan dunia demi kepentingan pribadi. Bagi para mantan penjahat, ia adalah mimpi buruk nyata yang mengatur takdir mereka dalam kendali absolut.
Sampul Novel Less Than Evil
9.6
Dalam realitas yang keras, kemampuan menjilat dan mencari muka menjadi kunci utama untuk meraih posisi strategis. Dunia ini tak ubahnya medan perang bagi mereka yang mahir mengganti topeng demi ambisi pribadi. Tak ada kebaikan murni yang tersisa; setiap interaksi hanyalah upaya untuk saling memanfaatkan satu sama lain. Hanya individu yang paling licik dan pandai bersandiwara yang mampu bertahan hingga akhir dalam persaingan hidup yang penuh dengan kepalsuan ini.
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Sam melarikan diri ke kota Malang tepat saat ujian seleksi tentara dimulai demi menghindari paksaan ayahnya. Tanpa sengaja, ia terlibat perkelahian dengan komplotan pencopet dan justru berakhir menjadi pemimpin baru mereka. Di bawah kendalinya, kelompok kriminal tersebut perlahan bertransformasi ke jalan yang benar. Di tengah perubahan hidupnya, Sam bertemu seorang mahasiswi yang seketika mencuri hatinya sejak pertemuan pertama mereka di sana.