Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tetangga yang Terlupakan

Tetangga yang Terlupakan

Beatrixa Watson menjalin kasih rahasia dengan Maverick Fuller, tetangganya, sejak usia tujuh belas tahun. Maverick selalu bersikap lembut dan berjanji akan meresmikan hubungan mereka setelah Beatrixa masuk universitas. Namun, saat surat kelulusan tiba, kenyataan pahit terungkap. Maverick mengaku hanya memanfaatkan Beatrixa sebagai pengganti Bailee yang sedang di luar negeri. Baginya, Beatrixa hanyalah gadis tetangga yang mirip dengan cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada usia tujuh belas tahun, Beatrixa Watson dan tetangganya Maverick Fuller merasakan buah terlarang, menyembunyikan romansa mereka dari semua orang.

Hari itu, dia dengan gugup memegang pekerjaan rumahnya, mencari bantuannya.

Kasih sayang yang bersemi dalam dirinya menyala terlalu terang. Dia memperhatikan perasaannya dan dengan lembut membujuknya untuk mengangkat roknya.

"Jangan takut. "Tidak akan sakit," katanya.

Kegelisahan dan penolakannya luluh lantak di bawah senyumnya yang menawan dan lembut.

Setelah hari itu, setiap kali Beatrixa mengunjunginya di sebelah, suaranya membawa kehangatan yang menggoda. "Aku bekerja keras membantumu mengatasi masalahmu, Bae. Bagaimana kalau beri aku hadiah kecil?"

Pipinya memerah saat dia setuju. Ketika nafsu menguasainya, dia selalu mencium keningnya. "Bae, kamu hebat sekali. Aku sangat menyukaimu."

Dia berjanji akan mengumumkan hubungan mereka setelah dia masuk universitasnya.

Namun, saat dia tiba di rumahnya, sambil menggenggam surat penerimaannya dengan gembira, suara pria itu yang acuh tak acuh dan mengejek menghentikannya. "Satu-satunya yang kupedulikan adalah Bailee. Beatrixa hanyalah gadis tetangga. Kalau saja Bailee tidak pergi ke luar negeri sebagai pelajar pertukaran tahun lalu, dan kalau saja Beatrixa tidak mirip dengannya, aku tidak akan pernah bersama seseorang yang kelebihan berat badan sepertinya. Sekarang Bailee sudah kembali, saatnya untuk menyingkirkan masalah ini."

...

Beatrixa berdiri membeku di luar pintu, darahnya berubah menjadi es.

"Kapan kamu akan mencampakkannya? Mengapa tidak menghubunginya terlebih dahulu dan biarkan kami mencicipinya?" kata salah seorang temannya.

"Kami belum pernah mencoba gadis gemuk. Saya dengar mereka merasa baik, nyaman, dan lembut."

Di ruang tamu, teman-teman Maverick terkekeh dengan seringai menggoda.

Hati Beatrixa mencelos, perutnya melilit karena takut.

Dia tahu dia harus pergi, memblokir nomor Maverick, dan tidak pernah menoleh ke belakang, tetapi kakinya terasa tertanam di tanah.

Secercah harapan masih bersemi di dadanya, berharap bahwa meskipun Maverick tidak mencintainya, dia tidak akan merendahkan diri hingga menawarkannya kepada teman-temannya.

Dahi Maverick berkerut, ekspresinya semakin gelap. "Mustahil. Dia terlalu mencintaiku. Dia tidak akan pernah setuju."

Salah satu dari mereka ikut memberikan saran. "Buat dia mabuk, tutup matanya. Dia tidak akan tahu apa yang terjadi."

Wajah Maverick tetap dingin, dan dia tidak mengatakan apa pun.

Teman-temannya bertukar pandang, mata mereka menyipit. "Maverick, jangan bilang kamu benar-benar menyukai gadis gemuk itu."

Beatrixa menahan napas, secercah harapan muncul di hatinya.

Namun kemudian, bagaikan seember air dingin, kata-kata berikutnya menghancurkannya.

"Tidak mungkin aku menyukainya," kata Maverick, suaranya dipenuhi nada jijik. "Nilainya jelek, dia gemuk, tidak percaya diri, dan pemalu. Apa yang disukai? Kalau kalian mau main-main, silakan saja. "Aku akan memanggilnya."

Kata-katanya menusuk hati Beatrixa seperti pecahan es.

Pandangannya kabur dan dia hampir pingsan.

Lelaki yang diam-diam dicintainya selama sepuluh tahun melihatnya seperti ini.

Baru kemarin, saat dia menciumnya, dia menyebutnya manis, dan mengatakan dia menyukai betapa bijaksana dan lembutnya dia.

Kini, suaranya terdengar dingin dan jijik, menyebutnya gemuk, tidak aman, dan tidak layak mendapatkan kasih sayangnya.

Telepon Beatrixa dalam mode senyap. Ketika Maverick menelepon, dia menatap layar tetapi tidak menjawab.

Tidak seorang pun di dalam menyadari dia berdiri tepat di luar pintu.

Panggilan itu tidak terjawab dan terputus. Lalu pesan dari Maverick muncul. "Bae, apakah kamu sudah menerima surat penerimaanmu? Datanglah ke tempatku. Aku punya kejutan untukmu."

Tangan dan kakinya terasa seperti es, air mata mengalir di pipinya dan jatuh ke tanah.

Setelah beberapa saat, dia menyeka matanya, berbalik, dan pulang ke rumah. Dengan mata berkaca-kaca, dia berbicara kepada orang tuanya. "Bu, Ayah, aku tidak mau tinggal di sini untuk kuliah. Aku akan pergi bersamamu untuk belajar di Elda.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bersinar Setelah Menjanda
9.0
Irfan meremehkan Amira dengan menyebutnya tidak berdaya tanpa dirinya. Namun, takdir berputar saat Amira berhasil meraih kesuksesan besar, sementara Irfan terjebak dalam keterpurukan. Kini, sang mantan suami kembali datang mencoba merayu dan memenangkan hatinya lagi. Akankah Amira terjatuh ke lubang yang sama, atau justru membiarkan Irfan menderita dalam penyesalan? Saksikan perjuangan emosional Amira untuk bangkit dan membuktikan harga dirinya.
Sampul Novel Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah
9.3
Pernikahan tujuh tahun Riana Handoko dan Bimo Ganendra yang tampak sempurna mendadak hancur saat Riana akhirnya hamil. Di rumah sakit, ia terkejut mendapati kolom ayah di berkasnya kosong, padahal Bimo dikenal sangat mencintainya hingga rela melakukan vasektomi. Kenyataan mengerikan terungkap ketika nama suaminya justru terdaftar sebagai ayah dari anak yang dikandung oleh Silvia Handoko. Silvia adalah putri kandung dari keluarga angkat Riana yang dahulu mengusirnya demi mengembalikan posisi putri asli mereka.
Sampul Novel Di Bawah Rintik Hujan
8.9
Kehidupan pernikahan Juan Malvin dan Azalea kini berada di ambang kehancuran. Di tengah peliknya badai rumah tangga yang tak kunjung usai, muncul sosok Marissa, seorang karyawan baru yang menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka. Kesetiaan dan kepercayaan pasangan ini diuji secara hebat oleh berbagai konflik yang terus melanda. Mampukah Juan dan Azalea mempertahankan ikatan suci mereka dari godaan serta masalah yang kian rumit? Ikuti perjuangan cinta mereka.
Sampul Novel Diuber Janda
8.8
Amin adalah seorang montir yang memiliki obsesi besar untuk mendapatkan cinta dari seorang gadis perawan. Namun, kenyataan hidup justru membawa dirinya ke dalam situasi yang sangat tak terduga dan penuh komedi. Alih-alih berhasil mendekati gadis belia impiannya, Amin malah menjadi incaran para janda di sekitarnya. Mereka saling bersaing ketat demi menarik perhatiannya, membuat perjuangan asmara sang montir menjadi sangat rumit dan penuh rintangan.
Sampul Novel Dua Takdir, Satu Malam
9.7
Menjelang hari pernikahan, Damar terbangun di sisi sekretarisnya, Kyra. Murka karena merasa dijebak, Damar memecat Kyra dan menghancurkan reputasinya. Hidup Kyra lantas runtuh; ia kehilangan tempat tinggal serta biaya pengobatan ibunya. Di tengah penderitaan, Kyra menyadari dirinya hamil. Berbulan-bulan kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali saat Kyra tengah berjuang sendirian. Sebuah rahasia besar pun perlahan terungkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi malam itu.
Sampul Novel Jangan Rubah Takdirku
9.4
Kebahagiaan pernikahan muda Azalea dan Erik hancur saat Erik bertugas ke perbatasan. Setelah delapan tahun menghilang dan berjuang bangkit dari keterpurukan sebagai yatim piatu, Azalea sukses menjadi dokter berkat bantuan pamannya. Namun, takdir mempertemukannya kembali dengan Erik yang kini bersikap dingin meski tatapannya masih penuh cinta. Di tengah luka lama dan rintangan keluarga, mereka berjuang menyatukan kembali asmara yang sempat padam demi kebahagiaan sejati.