Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Nikah SMA

Terpaksa Nikah SMA

Mila mendambakan pernikahan indah bersama suami tampan dan kaya yang mencintainya. Namun, realita pahit menghancurkan ekspektasi tersebut saat Arjuna justru menorehkan luka mendalam. Terjebak dalam pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah, Mila harus menghadapi rentetan konflik yang menguras air mata. Kenangan menyakitkan terus membayangi langkahnya, hingga ia kini berdiri di persimpangan sulit antara terus bertahan atau melepaskan segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Keluar Kamu dari rumah saya!" bentak seorang pria paruh baya sambil menatap nyalang ke arah putrinya.

Gadis itu menangis histeris. Air matanya tak mau berhenti membasahi pipi putihnya, yang kini bersemu merah karena sempat menahan tangis.

"Maafin Mila, Ayah. I-ini bukan kemauan Mila,” jelasnya, masih tersedu-sedu.

" Saya tidak mau nama baik keluarga ini tercoreng, dari sekian banyak keluarga besar ayah, satu pun tak ada yang muka tembok seperti kau! Lebih baik kamu pergi dari sini sekarang juga, jangan buat saya merah padam, paham! " Tunjuk sang ayah kepada Mila yang sedari tadi, menangis histeris di bawah kakinya.

Mila kemudian menoleh ke arah wanita paruh baya yang hanya diam sembari menangis, wanita itu syok mendengar kabar bahwa anak semata wayangnya tengah mengandung. Padahal putrinya itu masih bersekolah dan tak pernah terlihat dekat dengan lelaki mana pun. Orang tua mana yang tak akan kecewa bila anaknya melakukan hal menjijikkan seperti itu.

"Bunda ... dengerin Mila, Bun. Mila gak salah, i-ini kesalahan.” Mila menunduk dalam, hingga air matanya berjatuhan ke lantai.

Wanita yang dipanggil bunda itu hanya diam tak mampu berkata-kata. Ia sangat syok mendengar kabar mengejutkan yang menimpa putrinya, ia bahkan tak tahu harus bereaksi seperti apa. Kekecewaan sudah terlanjur memenuhi hatinya.

"Mau membela diri lagi? Sekarang juga, angkat kakimu dari rumah saya. Cepat!"

Mila berdiri dari duduknya. Percuma saja ia menjelaskan panjang lebar kepada orang tuanya, mereka tidak akan pernah percaya. Mila pun melangkah keluar dari rumah keluarga Gilbran Aditama.

Berat bagi Mila untuk melangkah keluar dari rumah yang sudah tujuh belas tahun ini ia tempati, kenangan manis bersama kedua orang tuanya kembali berputar memenuhi otaknya. Berjalan menyusuri jalan raya di tengah gelapnya malam, tanpa tahu tujuan. Semua kemewahan yang Mila miliki, kini hilang sudah, teman-teman yang mengerumuninya dulu pun satu per satu mulai berpaling membelakanginya.

Mila menangis tersedu -sedu, rambutnya menari-nari kecil ketika diterpa angin malam yang kian dingin hingga menusuk ke tulang. Di halte bus, Mila berhenti. Sekadar demi melepas penat setelah jauh berjalan. Satu per satu bulir hujan jatuh membasahi bumi, seakan ikut menangis meratapi nasib Mila.

Pandangannya memburam ditutupi air mata yang tak henti-hentinya meluncur dari pelupuk mata Mila, ia sakit hati dan terluka, ia putus asa dalam keheningan malam yang sunyi. Tidak ada sandaran dan dekapan hangat penguat lara.

"Mila?

Seorang gadis berpakaian kasual dan berambut panjang, menepuk pelan pundak Mila yang sedang duduk termenung.

Mila mendongkak menatap wajah gadis yang menepuk pundaknya tersebut.

"Aina?"

Aina segera duduk di samping Mila. Tatapan bingung pun ia berikan pada Mila yang saat ini terlihat begitu berbeda dari biasanya.

"Kamu ngapain malam-malam di sini sendirian, Mila?"

Tiba-tiba Mila memeluk erat tubuh Aina sambil menangis. Aina semakin dibuat bingung. Bagaimana tidak? Gadis di sampingnya ini adalah sosok yang ceria, tapi bagaimana bisa dia sampai menangis pilu seperti ini?

Aina mengelus pundak Mila lembut. "Mil, kamu kenapa? Kalau kamu mau nangis, nangis aja, gak usah ditahan," ucap Aina, mencoba memahami keadaan sahabatnya.

Mila menurut. Seiring meredanya tangisan Mila, hujan justru semakin deras dengan ditambah suara guntur yang memekakkan telinga, membuat siapa saja enggan untuk keluar dari persemaian.

Mila menatap Aina sendu. “Aku hamil, Na ... .”

"Ap-apa?" Aina terkejut. Ia tak menyangka jika temannya, Mila, yang terlihat gadis baik-baik ternyata kini telah mengandung. Terus, sekarang kamu gimana?"

"Ayah ngusir aku dari rumah. Mona dan yang lainya gak mau nolongin aku.” Pipi Mila kembali dibasahi air mata.

"Yang sabar, ya, Mil.”

“Gimana kalau kamu tinggal di rumah aku aja? Aku tahu, rumahku jelek. Mungkin, kamu gak akan betah, tapi untuk sekarang kamu boleh tinggal denganku.”

Mila menatap intens wajah Aina yang tersenyum lebar kepadanya. Mata Mila berkaca-kaca, ia senang sekaligus bingung, bagaimana bisa Aina menawarkan bantuan dengan mudah, padahal mereka tidak terlalu dekat. Sementara teman dekat yang selama ini Mila banggakan? Tak ada satu pun yang mau membantu, di saat Mila susah seperti ini. Mila merasa sesak saat mengingat kenyataan tersebut.

"Tapi Na, aku nanti nyusahin kamu."

"Gak papa, kok. Yuk! Kita ke rumahku. Aku rasa ... hujannya gak mau berhenti.” Aina berdiri memegangi payung dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kananya terulur pada Mila. Mila menyambut uluran tangan Aina dengan haru, mereka pun berjalan bersama dan hilang di kegelapan malam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Dunia Shiloh Jung runtuh saat bisnisnya hancur dan sang mantan menikah. Sang ayah lalu mengirimnya berlibur ke luar negeri demi memulihkan diri. Di sana, ia bertemu Edward Leung yang misterius. Mereka sepakat menjelajahi Rusia sebagai kekasih tanpa mengungkap identitas asli, sambil berjanji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, setahun kemudian Edward justru bersikap seolah tidak mengenal Shiloh. Rahasia besar apa yang sebenarnya ia simpan?
Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
9.7
Demi membalas kepedihan atas kematian sang ibu, Anggara nekat menculik Almaira. Ia bertekad menyiksa ayah gadis itu dengan cara memisahkan mereka selamanya. Namun, kedekatan yang terjalin justru menumbuhkan perasaan tak terduga di hati Anggara. Kini ia terjebak dalam dilema antara kebencian masa lalu dan cinta yang mulai bersemi. Mampukah kasih sayang menghapus dendam membara, sementara Almaira sendiri sangat membenci sosok yang telah menyekapnya?
Sampul Novel Dosa yang Tak Termaafkan
8.9
Dewi menemukan bukti perselingkuhan suaminya melalui tumpukan bon belanja barang wanita dan tiket bioskop yang mencurigakan. Meski ia berusaha berbicara dengan suara lirih, amarah besar terlihat jelas saat ia mengonfrontasi pengkhianatan yang terulang kembali. Dewi menegaskan bahwa batas kesabarannya telah habis; ia tidak akan memberi kesempatan kedua setelah peringatannya diabaikan. Hubungan pernikahan mereka kini berada di ambang kehancuran total.
Sampul Novel Gairah Cinta Crazy Rich Muda
8.9
Satria Abraham terjebak dalam pernikahan paksa bersama Alira Maulidina yang direncanakan berakhir dalam setahun. Namun, setelah dikhianati kekasihnya lewat skandal video viral, Satria justru mulai mengejar cinta Alira. Ia bertekad membatalkan perjanjian cerai yang telah mereka sepakati sebelumnya. Tantangan terbesarnya adalah merebut hati Alira dari Adam, pria yang sangat dicintai istrinya. Kini, Satria harus berjuang mempertahankan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Gigolo2
8.1
Frans terpaksa kembali ke dunia gelap sebagai gigolo demi menyambung hidup. Namun, rahasia ini menjadi beban berat saat anak-anaknya mulai kritis mempertanyakan profesinya. Selama ini, ia berhasil menutupi pekerjaan tabu tersebut dari Anjani, sang istri tercinta. Ketenangan rumah tangga mereka hancur seketika saat Lea, salah satu pelanggan setianya, nekat mengirimkan bukti video panas mereka kepada Anjani. Kini, Frans harus menghadapi kehancuran keluarganya.
Sampul Novel Insafnya Seorang Gigolo
9.7
Dalam industri jasa yang penuh godaan, ia memegang teguh sebuah prinsip profesionalitas yang tak tergoyahkan. Baginya, memastikan kepuasan setiap pelanggan adalah prioritas utama yang harus selalu diutamakan di atas segalanya. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup seorang pria yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan layanan terbaik, di mana setiap pertemuan adalah pembuktian atas komitmennya dalam menjaga standar kualitas layanan yang maksimal.