Sampul Novel Terpaksa Nikah SMA

Terpaksa Nikah SMA

9.1 / 10.0
Mila mendambakan pernikahan indah bersama suami tampan dan kaya yang mencintainya. Namun, realita pahit menghancurkan ekspektasi tersebut saat Arjuna justru menorehkan luka mendalam. Terjebak dalam pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah, Mila harus menghadapi rentetan konflik yang menguras air mata. Kenangan menyakitkan terus membayangi langkahnya, hingga ia kini berdiri di persimpangan sulit antara terus bertahan atau melepaskan segalanya.

Terpaksa Nikah SMA Bab 1

"Keluar Kamu dari rumah saya!" bentak seorang pria paruh baya sambil menatap nyalang ke arah putrinya.

Gadis itu menangis histeris. Air matanya tak mau berhenti membasahi pipi putihnya, yang kini bersemu merah karena sempat menahan tangis.

"Maafin Mila, Ayah. I-ini bukan kemauan Mila,” jelasnya, masih tersedu-sedu.

" Saya tidak mau nama baik keluarga ini tercoreng, dari sekian banyak keluarga besar ayah, satu pun tak ada yang muka tembok seperti kau! Lebih baik kamu pergi dari sini sekarang juga, jangan buat saya merah padam, paham! " Tunjuk sang ayah kepada Mila yang sedari tadi, menangis histeris di bawah kakinya.

Mila kemudian menoleh ke arah wanita paruh baya yang hanya diam sembari menangis, wanita itu syok mendengar kabar bahwa anak semata wayangnya tengah mengandung. Padahal putrinya itu masih bersekolah dan tak pernah terlihat dekat dengan lelaki mana pun. Orang tua mana yang tak akan kecewa bila anaknya melakukan hal menjijikkan seperti itu.

"Bunda ... dengerin Mila, Bun. Mila gak salah, i-ini kesalahan.” Mila menunduk dalam, hingga air matanya berjatuhan ke lantai.

Wanita yang dipanggil bunda itu hanya diam tak mampu berkata-kata. Ia sangat syok mendengar kabar mengejutkan yang menimpa putrinya, ia bahkan tak tahu harus bereaksi seperti apa. Kekecewaan sudah terlanjur memenuhi hatinya.

"Mau membela diri lagi? Sekarang juga, angkat kakimu dari rumah saya. Cepat!"

Mila berdiri dari duduknya. Percuma saja ia menjelaskan panjang lebar kepada orang tuanya, mereka tidak akan pernah percaya. Mila pun melangkah keluar dari rumah keluarga Gilbran Aditama.

Berat bagi Mila untuk melangkah keluar dari rumah yang sudah tujuh belas tahun ini ia tempati, kenangan manis bersama kedua orang tuanya kembali berputar memenuhi otaknya. Berjalan menyusuri jalan raya di tengah gelapnya malam, tanpa tahu tujuan. Semua kemewahan yang Mila miliki, kini hilang sudah, teman-teman yang mengerumuninya dulu pun satu per satu mulai berpaling membelakanginya.

Mila menangis tersedu -sedu, rambutnya menari-nari kecil ketika diterpa angin malam yang kian dingin hingga menusuk ke tulang. Di halte bus, Mila berhenti. Sekadar demi melepas penat setelah jauh berjalan. Satu per satu bulir hujan jatuh membasahi bumi, seakan ikut menangis meratapi nasib Mila.

Pandangannya memburam ditutupi air mata yang tak henti-hentinya meluncur dari pelupuk mata Mila, ia sakit hati dan terluka, ia putus asa dalam keheningan malam yang sunyi. Tidak ada sandaran dan dekapan hangat penguat lara.

"Mila?

Seorang gadis berpakaian kasual dan berambut panjang, menepuk pelan pundak Mila yang sedang duduk termenung.

Mila mendongkak menatap wajah gadis yang menepuk pundaknya tersebut.

"Aina?"

Aina segera duduk di samping Mila. Tatapan bingung pun ia berikan pada Mila yang saat ini terlihat begitu berbeda dari biasanya.

"Kamu ngapain malam-malam di sini sendirian, Mila?"

Tiba-tiba Mila memeluk erat tubuh Aina sambil menangis. Aina semakin dibuat bingung. Bagaimana tidak? Gadis di sampingnya ini adalah sosok yang ceria, tapi bagaimana bisa dia sampai menangis pilu seperti ini?

Aina mengelus pundak Mila lembut. "Mil, kamu kenapa? Kalau kamu mau nangis, nangis aja, gak usah ditahan," ucap Aina, mencoba memahami keadaan sahabatnya.

Mila menurut. Seiring meredanya tangisan Mila, hujan justru semakin deras dengan ditambah suara guntur yang memekakkan telinga, membuat siapa saja enggan untuk keluar dari persemaian.

Mila menatap Aina sendu. “Aku hamil, Na ... .”

"Ap-apa?" Aina terkejut. Ia tak menyangka jika temannya, Mila, yang terlihat gadis baik-baik ternyata kini telah mengandung. Terus, sekarang kamu gimana?"

"Ayah ngusir aku dari rumah. Mona dan yang lainya gak mau nolongin aku.” Pipi Mila kembali dibasahi air mata.

"Yang sabar, ya, Mil.”

“Gimana kalau kamu tinggal di rumah aku aja? Aku tahu, rumahku jelek. Mungkin, kamu gak akan betah, tapi untuk sekarang kamu boleh tinggal denganku.”

Mila menatap intens wajah Aina yang tersenyum lebar kepadanya. Mata Mila berkaca-kaca, ia senang sekaligus bingung, bagaimana bisa Aina menawarkan bantuan dengan mudah, padahal mereka tidak terlalu dekat. Sementara teman dekat yang selama ini Mila banggakan? Tak ada satu pun yang mau membantu, di saat Mila susah seperti ini. Mila merasa sesak saat mengingat kenyataan tersebut.

"Tapi Na, aku nanti nyusahin kamu."

"Gak papa, kok. Yuk! Kita ke rumahku. Aku rasa ... hujannya gak mau berhenti.” Aina berdiri memegangi payung dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kananya terulur pada Mila. Mila menyambut uluran tangan Aina dengan haru, mereka pun berjalan bersama dan hilang di kegelapan malam.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terpaksa Nikah SMA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan