Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini

Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini

8.4 / 10.0
Dalam novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini, Shiloh Jung memulai hidup baru di Rusia bersama Edward Leung tanpa identitas asli. Namun, janji cinta mereka terancam saat Edward pura-pura tidak mengenalnya setahun kemudian. Simak kisah romance fiction books penuh misteri ini di webnovel.
Ringkasan Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
Dunia Shiloh Jung runtuh saat bisnisnya hancur dan sang mantan menikah. Sang ayah lalu mengirimnya berlibur ke luar negeri demi memulihkan diri. Di sana, ia bertemu Edward Leung yang misterius. Mereka sepakat menjelajahi Rusia sebagai kekasih tanpa mengungkap identitas asli, sambil berjanji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, setahun kemudian Edward justru bersikap seolah tidak mengenal Shiloh. Rahasia besar apa yang sebenarnya ia simpan?
Baca Selengkapnya

Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini Bab 1

Agustus, 2020

Hanya ada suara hembusan angin, aku berada di ruangan kosong di lantai tiga. Memandang nanar pada dinding putih, padahal beberapa saat lalu ini adalah ruangan kantor yang penuh dengan meja-meja pegawai. Lemari besar berisi tumpukan naskah, buku-buku sastra Inggris sebagai referensi. Dua mesin fotocopy, scanner, komputer di tiap meja pegawai. Satu AC yang dihidupkan ketika intensitas pekerjaan semakin mendesak dan lembur tiada henti. Kami melakukannya dengan baik, dan tidak keberatan kehilangan sedikit istirahat. Aku bangga memiliki karyawan yang berdedikasi, mereka menolak beristirahat jika belum menemukan pemecahan masalah mereka. Ini baru satu ruangan, ada beberapa ruangan lainnya yang memiliki isi sama persis seperti yang kusebutkan tadi.

Terpaksa aku harus memberikan mereka pesangon untuk menyokong kehidupan beberapa bulan kedepan mereka sebelum mendapatkan pekerjaan baru, untuk pegawai senior aku berusaha keras merekomendasikan mereka ke perusahaan lainnya agar tidak perlu mencari pekerjaan sendiri. Aku yakin kemampuan mereka sudah sangat profesional, terkadang aku menerima pesan penyemangat. Mereka janji akan kembali lagi padaku jika aku memulai perusahaan baru. Aku tertawa getir tiap membaca pesan sejenis, dapat uang dari mana? Aku terlalu malu meminta dukungan finansial dari orangtuaku untuk memulai bisnis, walau mereka akan memberikannya dengan senang hati. Kurasa aku trauma untuk memulai semuanya dari awal lagi, aku butuh waktu untuk sendiri.

Barangkali sekarang sudah jam sembilan, Aku duduk termangu sambil memeluk lututku, sendirian di tengah ruangan. Semua barang-barang yang ada di gedung ini baru saja diangkut menuju gudang di rumahku. Polisi belum memberikan kabar lagi, Chad memintaku untuk beristirahat terlebih dahulu. Chad Wilson, pengacara keluargaku dan sangat dipercayai oleh Ayah.

Aku tidak sadar ponselku terus berdering sejak tadi, setelah aku cek rupanya ada panggilan masuk sampai tujuh belas kali dari Ibuku, aku akan mengangkatnya jika meneleponku lagi nanti. Hal yang paling membuatku syok sekarang ini adalah gedung ini kepemilikannya sudah berubah, padahal aku membelinya dengan uangku sendiri. Tega sekali Emily menjualnya pada orang Perancis yang aku tidak kenal siapa. Saat ini Emily dan Andrew tengah menjadi buronan, belum diketahui kabar pastinya mereka ada di mana. Kata detektif yang menangani kasusku, bisa dipastikan Andrew dan Emily sudah sangat matang merencanakan penipuan ini, mereka bisa saja mengganti identitas mereka dan menyiapkan rekening baru jauh-jauh hari.

Suara dobrakan pintu kasar dan langkah kaki yang begitu cepat membuatku menoleh ke belakang. Seorang wanita setinggi 165 sentimeter dengan rambut lurus, serta gaya pakaian yang modis melambaikan tangannya padaku. Rupanya Jenna, ia menyembunyikan ekspresi asli wajahnya yang terlihat khawatir. Ia langsung duduk berhadapan denganku.

“Shiloh, ibumu meneleponku menanyakan kau di mana ini seharian. Angkatlah panggilannya! Kau ini benar-benar anak nakal!” gerutunya kesal.

Aku menunjukkan ponselku acuh tak acuh ketika ia semakin mendekat.

“Aku tidak tahu kalau dia menelepon.”

“Kan, sudah kubilang dulu … sebelum kau mengundurkan diri dari pekerjaan, jangan bekerjasama dengan Emily. Dia itu sejak jaman kuliah memang suka culas, sekarang penerbitanmu hancur begini dan kau harus membayar penalti kontrak para klien,” Jenna marah.

“Aku tidak tahu,” sesalku sekarang.

“Makanya kuberi tahu, sayangnya kau terlalu percaya pada kata-kata manisnya.”

“Iya, iya. Aku minta maaf, Jen. Lain kali aku akan mempertimbangkan semua saranmu.”

Aku menatapi kosong pada jendela yang terbuka dan dan tertutup karena tertiup angin. Jenna benar, aku salah menilai orang. Aku tidak memiliki apapun sekarang kecuali diriku sendiri, benar-benar hancur luar dan dalam.

“Kupikir manusia bisa berubah, aku yang bodoh. Selama dua tahun ini mempercayainya seperti orang tolol. Tapi aku yakin aku selalu mengunci brankas dan tidak pernah meninggalkan ruanganku tanpa kunci ganda!”

“Brengsek memang dua orang itu,” keluh Jenna dengan emosi yang meluap-luap.

“Aku juga mau mengatakan itu, Jen.”

“Aduh, aku lelah sekali karena semalam begadang menggambar.”

“Aku iri sekali pada orang yang punya kesibukan.”

“Aku bukannya sibuk, aku cuma menyalurkan ide dan tiba-tiba sudah pagi.”

Perempuan berambut panjang dan lurus alami itu berbaring di sebelah kananku, Hasegawa Jenna adalah anak dari kakak ibuku. Kami hanya selisih beberapa bulan, sudah mengenal sejak kami masih belum berjalan, terkadang Jenna bercanda kalau kami itu sudah kenal sejak di dalam kandungan. Ayahku orang Korea dan ibuku orang Jepang, ketika ditanya orang asing yang baru berkenalan denganku … entah mengapa aku bingung bagaimana cara menjawab pertanyaan tentang orang manakah aku ini?

Aku menarik napas dalam-dalam kemudian menghembuskannya sepelan mungkin, lalu ikut berbaring di sebelah Jenna. Tiba-tiba membuatku mengantuk, sepertinya aku harus tidur siang jua mulai sekarang. Dua tahun belakangan aku bekerja seperti tiada hari esok, aku jarang menyisihkan waktu untukku sendiri. Apa seharusnya aku berterima kasih pada dua penipu yang membuatku bangkrut itu? Karena membuatku memiliki semua waktu yang tidak pernah kumiliki. Seperti ada bongkahan besi panas di dalam dadaku, membujur dan baranya tidak pernah padam.

“Hei, Jen!”

“Apa?”

“Lebih menyedihkan mana diselingkuhi pacarmu jika dibandingkan dengan bangkrut dalam satu malam?”

“Kau gila? Aku lebih memilih diselingkuhi pacar.”

“Kurasa aku masih menyukai Louis. Bodoh ya?”

“Shiloh, jika aku jadi kau …, kau tahu? Meski rasa sakit hatiku tidak akan sembuh dengan cepat, setidaknya aku masih punya banyak uang,” aku tertawa keras sekali mendengarnya, tawa getir.

“Tapi aku kehilangan keduanya dalam hitungan bulan.”

“Si pirang itu masih belum meminta maaf padamu? Dasar, muka tembok!”

Tanpa sadar aku menangis, Louis akan bertunangan minggu depan dan dia akan benar-benar menghapus tujuh tahun kenangan hubungannya denganku. Selain tidak pandai memilih rekan bisnis, aku juga sudah terbukti tidak memiliki kemampuan untuk mencari kekasih yang baik. Kemalangan bertubi-tubi datang tanpa bisa kucegah, apa karena aku jarang pergi ke gereja?

Jenna menguap, memilikinya sebagai sahabat sekaligus saudara adalah satu-satunya hal yang bisa aku syukuri sekarang ini. Setidaknya dia tidak akan pernah bisa mengkhianatiku karena hubungan darah kami.

“Shiloh?”

“Apa?”

“Tapi aku penasaran pada satu hal, kalian berhubungan seks?”

“Tidak, kami hanya berciuman, berpelukan dan sedikit sentuhan. Kurasa selama kami berpacaran nuansanya seperti serial TV remaja, hanya saling mendukung dan bertemu jika butuh, saling memuji dan marah lalu balikan. Louis memperlakukan aku seperti Ratu.”

“Membosankan sekali, ini karena kau terlalu banyak menonton Mickey Mouse.”

“Apa salahnya, aku cukup puas dengan hubungan semacam itu.”

Jenna langsung duduk dan kurasa akan marah-marah. Dia mengambil segelas soda, menyesapnya dalam-dalam kemudian bersendawa.

“Itu masalahnya! Ini membuatku sangat kesal!”

“Karena kami tidak bercinta?” Tanyaku heran. Karena hubungan kami dimulai dari sekolah menengah dari kenalan, menjadi teman baik lalu berpacaran ala film keluarga yang bisa ditonton siapa saja. Tentang apa yang dimaksudkan Jenna rasanya aneh memikirkannya saja.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah Gadis Penghuni Kos
8.5
Aldi Reynaldi adalah seorang arsitek berusia 35 tahun yang mengelola sebuah rumah kos eksklusif khusus wanita. Memiliki 30 kamar yang selalu penuh, Aldi menjalin hubungan yang sangat akrab dengan seluruh penyewanya. Kebaikan tulus Aldi dalam membantu permasalahan para gadis tersebut berbuah manis. Sebagai balas budi, para penghuni kos mulai memperhatikan segala kebutuhan hidup Aldi secara mendalam, termasuk urusan ranjang yang tak terduga dalam kesehariannya.
Sampul Novel Gairah Pesta Birahi
9.5
Yenka Linggarwarna muak dikhianati Taran selama empat tahun pernikahan. Terhina karena disebut bodoh lantaran setia, ia nekat membalas dendam dengan cara serupa. Lewat bantuan Ian, sahabat masa kecilnya, Yenka menyusup ke pesta topeng rahasia yang penuh gairah demi mencicipi kebebasan seksual. Tak disangka, pesonanya justru memicu obsesi banyak pria hingga mengubah sikap Taran. Kini Yenka terjebak antara memperbaiki rumah tangga atau tenggelam dalam permainan panasnya.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel Rosemary's Life Story
9.6
Rosemary Laurens, sekretaris asal Surabaya, mendapati dunianya runtuh saat ayahnya wafat di Balikpapan. Ternyata, sang ayah terlilit judi hingga toko dan rumah mereka disita bank. Belum kering air matanya karena kemiskinan mendadak ini, tragedi kembali menghantam. Mobil yang dikemudikannya ditabrak truk hingga menewaskan Owen, kekasihnya. Kini Rosemary harus berjuang sembuh dari luka fisik dan trauma berat setelah kehilangan dua pria tercinta dalam hidupnya.
Sampul Novel Stepbrother, I need You
8.1
Apa jadinya jika kekasih tercinta mendadak menjadi saudara tiri? Brighid Natanaella terpukul saat pertemuan keluarga mengungkap bahwa ayahnya dan ibu Rheino Devgantara akan menikah. Meski berat, keduanya sepakat mengakhiri asmara demi kebahagiaan orang tua. Namun, melupakan perasaan tidaklah mudah, apalagi mereka menyimpan rahasia besar tentang hubungan terlarang yang telah terjadi. Mampukah mereka benar-benar ikhlas saat harus tinggal dalam satu atap yang sama?
Sampul Novel The Jerk Billioanire
9.6
Kejadian mengejutkan menimpa Naara saat Aderaldo tiba-tiba menciumnya di area kampus. Aksi lancang miliarder arogan itu memicu amarah Xion yang langsung memukul perut Aderaldo demi membela Naara. Meski dikonfrontasi, Aderaldo tetap tenang dan justru memberi ancaman balik untuk menghancurkan Xion. Tanpa rasa bersalah, ia pergi meninggalkan Naara yang masih terpaku, sembari mengenang rasa manis dari ciuman paksa yang baru saja ia lakukan dengan penuh percaya diri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan