Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Berpisah

Terpaksa Berpisah

Akibat kesalahpahaman sepele, Sara harus menghadapi pengucilan dari keluarga suaminya hingga pernikahan mereka berakhir tragis. Tak ingin terus terpuruk, ia bangkit untuk membalas dendam dengan memimpin perusahaan kakeknya dan bertekad mengungkap kebusukan keluarga Atkinson. Namun, ambisinya tidak akan berjalan mudah. Apakah Sara mampu menjatuhkan mereka, ataukah Rion sebagai mantan suami akan turun tangan untuk menghentikan seluruh rencana besarnya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Sara terkejut saat dirinya dipeluk. Jika suasana yang terjadi begitu buruk dan mengingat ekspresi Rion tadi seharusnya pria itu marah, bukan?

Pelukan mereka lepas seiring Rion membuat jarak. Sara bingung harus bersikap bagaimana, karena dia berada di posisi yang salah. Dia tidak ingin jika bersuara nantinya hanya akan memperumit keadaan.

"Jangan melakukan hal tadi lagi."

Sara sendiri masih tidak terima sebenarnya, jadi dia berada dalam pergolakan batin. "Aku tidak senang dengan sikap mereka."

"Kau tidak perlu merasa senang. Hanya ... diam saja tanpa harus melakukan apa pun."

Sara mengernyitkan alis. "Bagaimana kau bisa berkata seperti itu? Dia menyamakan istrimu seperti pelayan, lalu mengatakan hal yang tidak-tidak soal pernikahan kita."

"Aku minta tolong padamu untuk tidak melakukan apa pun."

"Kenapa? Tidak hanya satu kali mereka menginjak harga diriku."

"Tetap saja, kau tidak perlu sampai emosi."

"Bagaimana tidak emosi? Aku juga memiliki hati, bukan hanya mereka saja."

"Tidak bisakah aku meminta tolong saja padamu? Sesungguhnya, ini membuatku sangat gila."

Rion tampak tertekan dan Sara tidak ingin keras kepala lebih jauh. Mereka baru saja kehilangan kakek, masih belum terbiasa betul dengan keadaan. Sara tidak ingin melihat Rion lebih bersedih lagi.

Sara menganggukkan kepala pada akhirnya. Mereka pun saling berpelukan. Sementara di balik itu, Sara harus meredam keinginan untuk memperjuangkan harga diri di depan keluarga Rion sehingga dia menjadi Sara yang tetap diperlakukan dengan buruk.

Sebelumnya, Sara berpikir kalau mereka akan berbelanja layaknya keluarga namun dia justru menjadi seperti pesuruh. Hanya karena dia bergantung pada Rion, maka orang-orang jadi menghinanya.

"Bawakan ini juga," ucap Charla, menyerahkan kantong berisi sepatu mahal yang baru saja dibeli dari sebuah toko.

"Lihat itu, Anakku! Sepertinya pakaian yang terpajang di manekin akan sangat cocok untukmu."

"Benarkah? Kalau begitu, ayo, kita ke sana."

Sara mengikuti mereka dalam keadaan kedua tangan yang penuh oleh barang belanjaan. Dia persis seperti pelayan yang menemani majikan. Sampai kapan dia akan merasakan penghinaan di dalam hidupnya?

"Sara, kemarilah!"

Sara menunjuk dirinya sendiri. "Saya?"

"Tentu saja. Memang, siapa lagi?" ucap Belinda.

Sara menghampiri mereka, dipilihkan satu pakaian yang menurutnya cukup minim. Dia disuruh untuk mencobanya dengan alasan Rion menyukai wanita berpenampilan menarik. Meskipun dia ragu soal itu namun tetap mencobanya.

Benar saja, Sara bisa dikatakan sangat cantik mengenakan gaun merah itu. Ibu dan anak juga menata penampilan Sara dengan harapan dapat mengubah nilai biasanya di mata Rion menjadi lebih baik.

"Maafkan aku, Kak Sara. Aku juga akan mengakui kesalahanku di depan Kak Rion. Jangan marah lagi padaku, ya?" Charla tiba-tiba berkata.

"Kakak adik sebaiknya tidak bertengkar dan selalu hidup rukun," tambah Belinda.

Sara merasa janggal, akan tetapi dia tidak tahu harus mencurigai tentang apa dari perlakuan mereka yang tiba-tiba berubah baik dalam sekejap mata.

Mereka juga memesankan kamar hotel untuk dia dan Rion. Pada saat itulah Sara agak gugup, menunggu kehadiran Rion di kamar hotel. Dia berdebar membayangkan akan bagaimana reaksi suaminya jika tahu dia berpenampilan berani begitu.

Jujur saja, dia tidak berdandan lantaran tidak tahu bagaimana tipe Rion. Dia takut nanti dibenci jika melakukan hal di luar kebiasaannya. Itu adalah caranya menjaga hubungan pernikahan mereka tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pintu kamar hotel terbuka, menunjukkan sosok seorang pria. Sara terkejut melihat siapa yang datang.

"K—kau siapa? Kenapa bisa masuk ke mari?"

Pria asing itu tidak menjawab atau pun menyerah akan langkah Sara yang terus menjauh. Dia terus mendekat sampai sang wanita harus naik ke ranjang agar bisa pergi ke sisi lain. Sayangnya, Sara berhasil diraih dan membuat dia berusaha menahan diri dengan memberatkan tubuhnya di ranjang.

"Lepaskan aku!"

Pakaian Sara robek ketika berusaha melepaskan diri. Kekuatan wanitanya tidak dapat menandingi kekuatan seorang pria. Dia berhasil diperangkap.

Pada saat itu, sebuah ide muncul untuk memukul selangkangan sang pria asing dengan lutut. Sara bergegas ke luar kamar kemudian, dengan tergopoh-gopoh meninggalkan hotel. Dia pulang menggunakan taksi, menutupi tubuhnya dengan tangan. Selama itu dia menangis.

Pantas saja Charla dan sang mertua baik. Ternyata, mereka ingin melakukan hal keji dengan menyuruh orang untuk menodai dirinya di hotel. Rion hanyalah dalih supaya dia terjebak dalam permainan ibu dan anak itu.

Sesampainya di rumah, Sara hendak mencari orang yang telah berlaku demikian buruk padanya. Hanya saja, dia menemukan hal mengejutkan lain ketika berhasil melewati pintu utama.

Sara berpapasan dengan suaminya. Dia tidak ingin membayangkan apa yang dipikirkan Rion mengenai penampilan dan juga keadaan, karena dia sendiri sedang kesulitan menata diri setelah hendak dinodai oleh pria lain.

"Kau di rumah, Rion? Bukankah sekarang seharusnya berada di kantor?"

Rion menunjukkan berkas di tangannya. "Aku pulang untuk mengambil dokumen yang tertinggal. Kau sendiri, kenapa berkeliaran dengan penampilan seperti itu?"

"Rion."

Percakapan mereka terpaksa selesai sampai di sana saat Belinda dan Charla datang.

"Kau harus melihat ini."

Belinda menyerahkan sesuatu pada Rion. Itu adalah video singkat, menunjukkan Sara dan seorang pria. Pakaian yang dikenakan sama dengan pakaian Sara saat ini.

Apa yang akan dipikirkan Rion soal itu?

Rion menatap istrinya dengan berang, sedangkan yang ditatap tampak bingung. Sara masih belum tahu kalau video yang ditunjukkan adalah dirinya bersama seorang pria di kamar hotel.

"Kau sudah melihatnya sendiri, bukan? Istrimu bukanlah wanita baik," ucap Belinda.

Sara mengerutkan dahi. "Apa maksud Tante?"

Belinda menunjukkan video rekaman di ponselnya. "Seorang teman melihat menantu keluarga Atkinson masuk ke kamar hotel bersama pria. Dia mengirimkan bukti ini padaku. Bisakah kau menjelaskannya, Sara? Kau telah membuat malu kami dengan sikap kotormu."

"A—aku ...."

Sara menatap suaminya yang melemparkan pandangan ke arah lain. "Rion, aku tidak seperti yang dituduhkan. Kau percayalah padaku bahwa aku bukan orang seperti itu."

"Sudah seperti ini, tunggu apa lagi, Rion? Kau harus berpisah dengan orang yang telah mencoreng nama baik keluarga Atkinson!"

"Benar, Kakak! Kakek pasti juga sedih melihat kelakuan kakak ipar yang begini."

"Apa maksud kalian? Bukankah kalian yang memilihkan pakaian ini dan mengatakan padaku kalau Rion akan datang ke hotel?"

"Hah?! Kau sudah gila, ya, Kak? Kami hanya duduk diam di rumah hari ini."

"Tidak mungkin seperti itu. Kalian—"

"Jangan mengalihkan pembicaraan, Sara! Kau sudah membuatku sangat marah!" Belinda memukul-mukul dadanya. "Oh, Tuhan! Bagaimana bisa wanita ini datang ke rumah kami dan membuat kekacauan besar?"

"Ibu, tenanglah. Aku akan membantu Ibu untuk duduk."

Sara menyentuh tangan suaminya. "Rion, kau percaya kalau aku bukan wanita seperti itu, bukan?"

"Aku mendapatkan notifikasi pengeluaran rekeningku. Kau berbelanja begitu banyak hari ini."

"Apa?"

Sara memeriksa tas, tidak sadar kalau kartu pembayarannya hilang. Apa ibu dan anak yang sedang melakukan drama itu mengambilnya secara diam-diam? Dia tidak menyadari sama sekali.

Rion melepaskan tangan sang istri darinya, lalu berkata dengan ekspresi pahit, "Kita sampai di sini saja, Sara."

"Maksudmu apa?"

"Aku akan meminta pengacara untuk mengurus perpisahan kita."

Setelah berucap hal memilukan, Rion ke luar dari rumah. Charla dan Belinda tertawa penuh kemenangan lantaran rencana mereka berhasil. Sementara Sara terduduk di lantai dengan raut wajah terkejut tidak percaya.

Dia dan Rion akan berpisah. Apa ada makna lain dari kata-kata itu kecuali perceraian?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
8.2
Demi membalas budi sahabat yang membiayai pengobatan anaknya, Wilona Anastasia bertahan menjadi asisten Marten Dewangga Yanuardi. Meski Marten adalah CEO muda yang arogan dan keras kepala, pesona Wilona perlahan melunakkan sifat kekanakannya hingga ia terobsesi pada asistennya itu. Namun, sebuah rahasia besar membayangi hubungan mereka yang kian intens. Akankah cinta Marten tetap bertahan saat mengetahui bahwa Wilona sebenarnya adalah seorang janda beranak satu?
Sampul Novel HATE BEING A RICHMAN
8.3
Tsabit adalah yatim piatu sukses di Woodela yang tetap rendah hati meski kaya raya. Namun, dunianya hancur saat rahasia kelam orang tuanya terungkap. Ia terjebak cinta terlarang dengan Shakeela yang ternyata adalah saudara sedarahnya sendiri. Kenyataan pahit ini membuat Tsabit membenci kekayaannya dan menyesali pertemuan mereka. Meski dosa masa lalu memisahkan keduanya, ikatan tulus yang telah terjalin lama membuat mereka sangat sulit untuk saling melepaskan.
Sampul Novel HOT AND DANGEROUS BILLIONAIRE
8.0
Geby terjebak dalam pernikahan paksa dengan Jeremy Loghan, miliarder kejam yang menyimpan dendam mendalam. Meski Geby masih mencintai kakak Jeremy, kebencian suaminya justru berujung pada perlakuan kasar di ranjang. Di tengah konspirasi licik keluarga bangsawan di Yorkshire, rahasia besar mulai terungkap. Jeremy pun bimbang saat rasa cinta mulai tumbuh untuk wanita yang seharusnya ia benci. Akankah ia memilih balas dendam atau perasaannya pada Geby?
Sampul Novel I'm Baby Doll
8.1
Gea Mexalla adalah model seksi yang terjebak dalam lingkaran gelap industri hiburan. Demi popularitas, ia terpaksa menjadi budak seks bagi para sponsor. Saat ia mencoba berhenti dan fokus pada kariernya, Gea justru mengalami pemerkosaan oleh manajer serta sponsornya sendiri. Di tengah penderitaan itu, muncul Cale Vertoghen yang menyelamatkannya. Namun, pria ini adalah CEO kejam yang sangat terobsesi padanya. Mampukah Gea lepas dari jeratan para pria pemangsa tersebut?
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Dunia Sahira yang tenang runtuh seketika saat ia memergoki suaminya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Di tengah kehancuran hati akibat pengkhianatan ganda tersebut, harapan muncul dari arah yang tak terduga. Seorang miliarder dari masa lalu kembali hadir dalam hidupnya, menawarkan perlindungan dan mengajak Sahira untuk menyembuhkan luka bersama. Akankah momen ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Sahira setelah dikhianati secara menyakitkan?
Sampul Novel Merenda Cinta
8.4
Aileen, putri bungsu konglomerat properti Hadiwidjaya, bertekad menjadi desainer interior ternama hingga menempuh studi di Stanford. Namun, langkahnya terhambat saat sang ayah menjodohkannya dengan Hasby Al Azizy, putra sahabatnya yang merupakan lulusan Mesir. Sosok Hasby yang pendiam namun ramah membuat Aileen kesal sejak awal. Akankah Aileen menerima perjodohan ini? Simak perjuangan Hasby menghadapi Aileen yang manja namun cerdas demi menemukan cinta.