Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel TEROR GADIS RAMBAI

TEROR GADIS RAMBAI

Soni merasa curiga saat melihat objek aneh yang dikerumuni lalat di danau, meski Rudi menganggapnya hanya sepotong kayu biasa. Karena rasa penasaran yang tak terbendung, Soni mengabaikan peringatan temannya dan mendekati benda misterius tersebut. Rudi akhirnya ikut menyelidiki setelah melihat kegigihan Soni. Namun, saat mereka mencoba menarik objek itu ke tepian, sesosok kepala wanita muncul dari air dan menyeringai mengerikan ke arah mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Apa yang terjadi Rudi? Kenapa kamu gak menjawab dengan jelas pertanyaan bapak? Lagian ini Soni kenapa?" Tanya bapak Soni kepada Rudi.

Rudi yang baru mau bicara, tiba-tiba mendengar suara di belakang telinganya.

" JELASKAN SEMUA YANG SUDAH SAYA KATAKAN KEPADA SEMUA ORANG YANG ADA DI SINI, KENAPA TEMAN MU ITU MENJADI SEPERTI ITU, SAYA AKAN SELALU MENDENGARKAN APAPUN YANG AKAN KAMU KATAKAN KEPADA MEREKA. SALAH SEDIKIT SAJA,KAMU AKAN BERNASIB SAMA DENGAN TEMANMU ITU!"

Rudi benar-benar merasakan hal yang mengerikan di telinganya itu, Bahkan dia langsung terperanjat begitu saja ketika mendengar suara yang sudah tidak asing didengarnya dalam beberapa hari ini.

Semua orang sangat keheranan melihat tingkah laku Rudi yang seperti orang ketakutan, padahal disana banyak orang yang sedang menunggu bagaimana kelanjutan cerita yang akan disampaikan saat itu juga.

"Ayolah Rudi! Kamu jangan mempermainkan kami seperti ini, silahkan kamu ceritakan sebenarnya apa yang terjadi kepada kalian berdua sehingga Sony bisa seperti ini dan dia tidak bisa bergerak sedikitpun serta pandangannya hanya lurus ke depan seperti ini kosong dan tidak pernah menetap ataupun berkedip sama sekali, "tanya pak Danu ayah Rudi.

"Begini ya, kemarin pas aku dan Sony memancing di sungai dareh itu, aku sudah sempat mengingatkan Sony tentang kepergian kami memancing ini bukanlah hal yang baik sepertinya. Tetapi kata Sony itu semua adalah mitos dan tidak ada larangan sama sekali untuk mereka mau memancing kapanpun dan dimanapun, aku bahkan sudah merasakan ada hal yang ganjil yang akan terjadi ketika kami akan memancing seperti itu. Menurutku waktu itu Sony sama sekali tidak bisa aku bawa pulang dan menghentikan dia untuk pergi memancing ke tempat itu, tetapi kata Sony dia sangat penasaran di tempat itu banyak sekali ikan seperti yang diceritakan oleh beberapa orang temannya yang pernah mencoba untuk memancing ikan di sana tetapi mereka tidak mendapatkan apa-apa, bahkan Aku berani bersumpah karena aku sudah melarang Sony untuk jangan memancing ke tempat yang belum pernah kami datangi seperti itu, Tetapi entah kenapa Sepertinya dia sama sekali tidak mau mendengarkan semua yang aku katakan kepadanya itu, jadinya aku mengalami beberapa banyak kejadian yang aneh dan aku selalu mengatakan hal itu kepada Sony. Sony malahan tidak pernah mau menggubris apapun yang aku katakan kepadanya itu, "

Semua orang mendengarkan dengan serius apapun yang dikatakan oleh Rudi tentang kejadian yang sebenarnya terjadi ketika mereka berada di sungai dareh tersebut.

Setelah beberapa lama akhirnya Rudi kembali melanjutkan ceritanya, "pas ketika aku dan Sony sampai di sungai dareh itu, aku memutuskan memancing di tempat yang sama dengan Sony. tetapi dia malah mengusirku dan mengatakan kalau aku nantinya pasti akan berisik dan sangat mengganggunya dalam memancing, dia malah memberikan umpan yang sudah dibagi dua dan aku disuruh pergi sejauh mungkin agar bisa mendapatkan ikan yang lebih banyak daripada dia.

Aku pun langsung memutuskan untuk langsung pergi dari tempat itu karena aku sangat kesal dengan Sony yang seakan-akan menganggap kalau kehadiran aku di situ sangat mengganggunya, bekal yang kami bawa dari awal pun dibagi dua dan aku pun pergi memancing yang agak jauh dari tempat Sony berusaha mancing waktu itu, tidak lama setelah itu aku selalu saja merasakan kalau setiap kali aku mencoba untuk memancing, umpan yang aku berikan itu selalu saja habis tetapi ikan yang aku dapatkan tidak pernah dapat.

Sampai umpan yang aku bawa itu habis, dan aku pun memutuskan untuk duduk di atas batu yang sebelumnya aku jadikan tempat untuk memancing, Tetapi tidak lama setelah itu aku melihat sekeliling dan aku mendapati Kalau tempat ini benar-benar membuat aku takut. Ditambah lagi waktu itu aku melihat daun yang bergerak-gerak seperti ada orang yang akan menghampiri tempat di sebelah sungai yang aku pancingi ini, aku masih beranggapan kalau itu bukanlah manusia, dan aku paling takut kalau itu adalah binatang buas mengingat tempat aku mancing saat ini adalah hutan yang dikelilingi sekeliling oleh pepohonan yang rindang.

Aku pun langsung memutuskan untuk kembali ke tempat Sony memancing, dan aku pun mengatakan kepada Soni kalau umpan yang aku bawa telah habis. Tetapi kata Sony dia masih asik memancing di sini dan dan Dia mengatakan padaku kalau lebih baik aku menunggunya saja di sana, tidak berapa lama aku melihat Sony mendapatkan ikan, dan dia sangat kegirangan sekali ketika dia mengangkat ikan itu dari dalam sungai.

Hal yang paling membuat aku takut, karena yang diangkat oleh Sony itu bukanlah ikan seperti yang dia katakan kepadaku melainkan itu adalah anak ular yang tersangkut di pancingannya Sony, Bahkan aku langsung terperanjat ketika melihat Sony mengajukan ular itu kepadaku, dari situ aku sudah mulai merasa kalau semua ini memang sudah tidak wajar lagi. dan aku langsung mengatakan kepada Sony lebih baik kita pergi dari sini karena tempat ini benar-benar sudah tidak aman bagi kita, di situ pun aku langsung berpikir kalau kepergian kami memancing di hari Jumat ini benar-benar sudah salah.

Aku tidak peduli lagi dengan kemarahan Sony, akupun langsung mengajaknya pergi dan dia dengan bangganya membawa anak ular yang dia dapatkan itu pulang bersama kami, tiba-tiba saja pas kami ingin pulang. Sony melihat ada kayak lumut yang berada di dalam air, tetapi lumut yang aku lihat itu warnanya sangat hitam dan aku melarang Sony untuk melihatnya, tetapi Sony tetap kekeh ingin melihat lumut tersebut, di situlah awalnya aku melihat kalau yang dipegang oleh Sony waktu itu adalah rambut.

Rudi benar-benar sangat merinding saat menceritakan semua itu kepada semua orang yang ada di sana, banyak dari mereka seakan tidak percaya dengan cerita yang telah dikatakan oleh Rudi kepadanya. Tetapi walau bagaimanapun bagi Rudi itu merupakan cerita yang sebenarnya yang mereka ceritakan dan mereka alami ketika mereka kemarin berada di sungai dareh tersebut.

Dan yang aku ingat sekali, Aku melihat sebuah kepala yang hanya berjalan tanpa menggunakan badan dan itu pun kepala itu berlumuran darah sampai dengan usus-ususnya keluar tanpa ada apapun yang menggantung. Kalau kalian percaya dengan ceritaku ini silahkan Tetapi kalau tidak aku pun tidak memaksa kalian untuk mempercayai ucapanku, dan kepala itu mengatakan padaku Kalau sony telah bersalah dan katanya saat itu Sony telah membuat anak-anaknya mati dengan cara dipancing oleh Sony, dan sebagai tumbalnya dia membawa raga Sony untuk dijadikan sebagai pengganti anak-anak yang sudah dibunuh oleh Sony.

"Apa? Kamu tidak mengarang dengan semua cerita yang sedang kamu buat ini kan Rudi? Lalu bagaimana caranya kita bisa memperlakukan Sony biar dia bisa menjadi seperti semula lagi? "Tanya ibu Sony yang masih menangis karena melihat putranya ya sama sekali tidak bergerak sedikitpun.

"Aku tidak tahu Bu, Bahkan aku masih sangat gemetaran karena semua ini adalah hal yang sangat lazim dan tidak pernah aku alami sebelumnya, aku memang mengakui kalau aku bersalah dan aku sudah mengatakan kepada kalian dari awal aku telah mengatakan kepada Sony kalau semua yang telah kami lakukan ini adalah salah dan kami banyak sekali menemui rintangan yang harus kami lalui sebelum kami sampai di sungai tersebut, tetapi keinginan Sony yang sangat kuat untuk pergi ke sana membuat aku tidak bisa mengatakan apa-apa lagi kepadanya karena aku tahu seperti apa Sony itu, dia tidak akan pernah membatalkan niatnya Setelah dia mempunyai sesuatu yang ingin dia tujuh, dia akan melakukan hal itu tanpa memikirkan apapun resikonya sama sekali, "ucap Rudi sambil menjelaskan kepada semua orang yang ada di sana.

Di tengah banyaknya orang yang melihat dan menyaksikan semua penjelasan yang dijelaskan oleh Rudi kepada mereka, dia sempat melihat bahwa Si Gadis rambai tersebut berada di tengah-tengah orang itu dan dia sangat yakin kalau hanya dia sendiri yang mengetahui keberadaan gadis rambai yang saat ini berada di tengah-tengah mereka.

Orang tua Sony merasa semua yang dijelaskan oleh Rudi merupakan hal yang tidak mungkin tetapi mengingat kondisi anaknya yang sekarang ini mereka mulai memahami dan mencari cara agar mereka bisa mengembalikan Sony menjadi anak yang seperti semula.

Rudi pun akhirnya dibawa pulang oleh keluarganya, karena menurutnya Rudi juga dalam keadaan tidak baik-baik saja. Keluarga Rudi yang melihat kondisi anaknya begitu terguncang akhirnya membawa seorang ustaz untuk pergi ke rumah dan menyuruh Rudi untuk menceritakan semua pengalaman dan cerita yang telah disampaikan itu kepada ustad tersebut, Rudi pun akhirnya menuruti semua yang diinginkan oleh keluarganya itu.

Saat dia di rumah, dia tidak melihat lagi gadis rambai itu berada di tengah-tengah keluarganya, apalagi semenjak orang tuanya memanggil ustaz untuk memberikan pencerahan tentang semua yang telah dirasakan oleh Rudi sebelumnya, pikiran Rudi sendiri masih tidak bisa tenang karena dia masih memikirkan bagaimana nasib Sony yang saat ini ditahan oleh si gadis rambai.

Penyesalan demi penyesalan selalu menghantui Rudi karena dia tidak sekeras itu mengatakan kepada Sonic kalau semua firasat buruk yang dia diyakini itu benar-benar terjadi, tapi dalam semua hal yang telah dia lakukan itu, dia masih bersyukur karena saat ini dia bisa pulang ke rumah walaupun dengan cara seperti itu.

****

Keesokan harinya.

Seluruh warga yang telah dikumpulkan oleh pak RT akhirnya berkumpul di rumah Soni, mereka berusaha untuk mencari cara agar Sony bisa kembali seperti semula lagi, mereka sengaja tidak mengatakan apapun kepada Rudi karena mereka yakin kalau Rudi saat ini masih mengalami trauma Setelah mengalami kejadian seperti itu.

Setelah menemukan pencerahan dari pak ustad kemarin, mereka pun akhirnya mencari cara agar bisa membuat Sony bisa dikembalikan dengan cara baik dan bisa sembuh seperti sedia kala.

"Kita berkumpul disini untuk mencoba untuk mencari cara agar Sony bisa kembali sembuh dari penyakitnya yang diderita sekarang,dan saya di sini akan membantu kalian semua untuk mendapatkan Sony dan mengembalikannya ke keluarganya. Tetapi semua yang dikatakan oleh Rudi kemarin itu adalah nyata kebenarannya, dia tidak berbohong ataupun mengarang cerita tentang apa yang telah mereka alami di waktu hari Jumat kemarin itu. Sony memang bersalah dan dia telah mengganggu kenyamanan kehidupan alam lain yang berada di sekitar kita, walaupun rasanya tidak masuk akal dengan semua cerita yang dikatakan oleh Rudi, tetapi seperti itulah kenyataan sebenarnya yang terjadi. Dan sepertinya apapun hasil yang akan kita dapatkan nanti, semua kita serahkan kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan kita hanya bisa berdoa dan berusaha agar semua bisa berjalan sesuai dengan cara yang kita inginkan, "

Seperti itulah kata-kata yang diucapkan oleh pak ustad yang memimpin langsung pencarian untuk mengembalikan Sony seperti semula, Rudi mengetahui hal itu karena ayahnya sendiri ikut mencari Sony dan dia tidak membiarkan Rudi ikut dalam pencarian tersebut, karena menurutnya lebih baik dan pak ustad pun menyarankan agar Sony dan Rudi tidak bertemu dalam beberapa hari ini.

Rudi sebenarnya ingin ikut di dalam pencarian Sony, Tetapi setelah dilarang oleh ayahnya dan juga pak ustaz waktu itu, dia pun dijaga oleh ibunya dan menyuruhnya untuk lebih sering untuk mendekatkan diri kepada Allah karena jujur saja semalaman itu Rudi sama sekali tidak bisa tidur karena selalu dibayang-bayangi oleh teror segaris rambai yang selalu berada di dekatnya

Bahkan pak ustad yang mencoba untuk menyembuhkan Rudi tidak pulang sama sekali dari rumah Rudi karena dia sangat tahu apa yang dilihat oleh Rudi itu sebenarnya adalah hal yang terjadi, oleh karena itu Rudi pun dilarang untuk ikut di dalam masalah itu karena pak ustad sendiri sudah mengetahui Kalau nantinya terjadi sesuatu ataupun hal buruk yang menimpa Sony, gadis rambat tersebut pasti akan mengatakan hal itu kepada sound Rudi dan takutnya mental Rudi semakin tidak bisa dikendalikan karena dia tidak begitu kuat untuk menerima semua yang disampaikan oleh gadis rambai tersebut kepadanya.

Mereka semua pun bergerak pergi ke sungai dareh tersebut untuk mencari keberadaan Sony, tetapi Setelah beberapa lama mereka berada di sungai tersebut dan berusaha untuk menunggu pak ustadz untuk mencoba berinteraksi dengan penunggu sungai tersebut namun nyatanya benar-benar tidak bisa dikembalikan lagi. Karena kesalahan Sony benar-benar tidak bisa dimaafkan oleh mereka, bahkan seluruh tanda-tanda yang diberikan kepada Sony agar tidak melakukan hal itu pun dilanggar olehnya, walaupun sudah diingatkan oleh Rudi tetapi tetap saja Sony tidak mau mendengarkannya.

Pak ustad pun tidak bisa berbuat apa-apa, Bahkan dia sudah memohon untuk mengembalikan Sony dengan cara apapun, tetapi hal itu memang tidak bisa dilakukan lagi. Satu hal yang dipertanyakan oleh masyarakat sekitar yaitu tentang si gadis rambai tersebut,

Sebenarnya siapa gadis rambai tersebut?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MPE" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MPE
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.8
Setelah tewas mengenaskan akibat tusukan pisau bedah suaminya sendiri yang mendendam atas kematian Charlene, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia kembali ke hari di mana ia menderita pankreatitis akut akibat alkohol. Kali ini, suaminya yang berprofesi sebagai dokter UGD memilih mengabaikannya demi menyelamatkan cinta sejatinya tanpa ragu. Namun, keputusan sang suami untuk meninggalkannya justru memicu penyesalan mendalam, hingga akhirnya pria itu berlutut memohon pengampunannya.
Sampul Novel Bayangan Kematian: Kutukan Tiga Roh
9.7
Aurelia adalah putri tunggal konglomerat yang hidup dalam kemewahan hingga sebuah kecelakaan maut mengubah segalanya. Setelah menabrak tiga pemotor hingga tewas, gadis berusia lima belas tahun ini memilih kabur demi menghindari tanggung jawab. Namun, pelarian itu justru mengundang petaka supranatural. Kini, Aurel diburu oleh tiga roh penuh dendam yang menuntut balas. Mampukah ia lepas dari teror mengerikan ini, atau ia akan selamanya terjebak dalam kutukan?
Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak
8.1
Misteri mencekam dimulai saat casing ponsel milik tokoh utama selalu terasa berminyak. Saat mengeluh pada sahabatnya, ia terkejut mendengar bahwa benda itu terbuat dari kulit manusia. Keadaan menjadi mengerikan di malam hari ketika ia merasakan sensasi seolah wajahnya sedang dikuliti, disertai bisikan misterius yang menyuruhnya memakai kulitnya sendiri jika ia tidak menyukai kulit pada casing tersebut.
Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi nyaris tewas akibat syok anafilaksis saat suaminya, Bram, justru mengabaikan nyawanya demi Clara. Tragedi memuncak ketika putra mereka, Leo, tewas tertabrak saat mencari bantuan. Namun, takdir berputar balik. Nindi terbangun di masa lalu sebelum petaka itu terjadi. Dengan ingatan tentang pengkhianatan Bram dan kematian Leo, ia bertekad melindungi sang putra. Kesempatan kedua ini menjadi ajang pembalasan bagi mereka yang menghancurkan hidupnya di masa depan.
Sampul Novel Ibu Angkat Psikopat
8.5
Diadopsi bersama kembarannya yang rupawan, sang protagonis mengira kehidupan barunya akan normal. Namun, rahasia kelam keluarga angkatnya terbongkar saat ia menyaksikan putra ibu angkatnya, Donny, melecehkan kakaknya demi menghasilkan plasenta. Sang ibu percaya plasenta kerabat dekat adalah obat segala penyakit. Setelah melahirkan tiga anak untuk dikonsumsi plasentanya, kelahiran anak keempat justru membawa petaka misterius yang membuat ibu angkat mereka kehilangan akal sehat.
Sampul Novel Istriku Kuyang
9.6
Yusuf, seorang pemuda asal Jawa yang merantau, menemukan tambatan hati pada seorang gadis cantik di Kalimantan. Namun, romansa indah itu seketika berubah menjadi teror mengerikan saat ia mengungkap identitas asli sang kekasih. Ternyata, wanita yang ia puja adalah sosok kuyang, siluman berkepala terbang dengan organ dalam yang menggantung. Kini, Yusuf terjebak dalam dilema antara cinta dan kengerian. Bagaimana nasib hubungan mereka selanjutnya?