Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ternyata Jodoh Selalu di Sampingku

Ternyata Jodoh Selalu di Sampingku

Tiga tahun setelah malam tak terlupakan bersama seorang penguasa elite Kota Persy, penderitaan dimulai bagi sang protagonis. Ketika ia menyatakan cintanya pada Farel, Nia Candra yang merupakan cinta pertama pria itu kembali. Demi Nia, Farel tega membiarkannya celaka ditabrak mobil, membuang pusaka ibunya, hingga menjebloskannya ke penjara. Putus asa, ia memutuskan pergi ke Kota Appia untuk menikahi pria lain. Namun, Farel justru panik dan mulai mencarinya ke seluruh penjuru Kota Persy.
Bab
Bagikan

Bab 8

Jeritan histeris Nia menggema di belakang panggung pasar lelang.

Para staf kaget. Ada yang menjerit ketakutan, ada yang buru-buru menelpon ambulans.

Aku melepaskan genggaman dari pisau makan, lalu berdiri tegak.

Aku menatap Nia yang tergeletak sambil memeluk tangannya dan menangis, lalu berkata, "Ingat baik-baik. Aku, Alisa, selalu membalas dendam langsung di tempat."

Saat berbalik, aku mendengar suara hiruk-pikuk di belakangku.

Aku melangkah keluar dengan langkah tenang, seolah tidak pernah terjadi apa-apa.

Baru sampai pintu keluar, Farel tiba-tiba menghadangku.

Dia berdiri di sana dengan selimut disampirkan di lengannya, dan termos di tangannya. Tampaknya dia baru saja kembali dari apotek.

Begitu matanya memandang wajahku, ekspresinya langsung berubah menjadi muram.

"Apa yang kamu lakukan?" tanya Farel dengan tegas.

Aku melirik termos di tangannya, kemudian tersenyum kecut dan bertanya, "Kamu pergi membelikan obat untuknya?"

"Aku tanya, apa yang kamu lakukan?" tanya Farel lagi dengan suara makin tajam.

"Dia menaruh kalung ibuku di leher anjing jalanan, lalu menyebut ibuku wanita murahan. Jadi, aku tusuk dia," jawabku sambil menatap lurus ke mata Farel.

Ekspresi Farel terkejut. "Apa katamu?" tanya Farel.

"Bukankah kamu sudah mendengarnya? Anak buahmu pasti sudah melaporkan segalanya," ucapku sambil menunjuk ke arah earphone di telinganya.

Farel memang mengenakan earphone, itu berarti sejak awal dia sudah tahu semua hal yang terjadi di belakang panggung.

"Meski dia benar-benar melakukan itu, kamu tetap nggak boleh melukai orang!" ucap Farel dengan dingin.

Kata-kata itu akhirnya menghantamku sampai mati.

Aku menatap Farel dengan mata penuh air mata.

Ternyata, di dalam hatinya, bahkan ketika Nia menginjak-injak kehormatan ibuku, aku tetap tidak boleh melawan.

"Farel, gimana kamu akan ‘mendidikku’ lagi kali ini?" tanyaku dengan suara gemetar.

Mata Farel sempat goyah melihat air mataku.

Namun, itu hanya sesaat. Dengan cepat, tatapan dingin kembali menyelimuti wajahnya.

Farel mengeluarkan ponsel, lalu berkata, "Aku nggak bisa mendidikmu lagi. Andi, bawa orang ke pasar lelang. Tangkap Alisa dengan tuduhan pembunuhan berencana."

Hatiku meneteskan darah saat mendengar suaranya yang dingin

Sepuluh menit kemudian, dua polisi berseragam masuk.

"Nona Alisa, kamu diduga sengaja melukai orang. Silakan ikut kami," ucap salah satu polisi.

Aku tidak melawan. Kuserahkan tangan untuk diborgol.

Saat dibawa pergi, aku sempat menoleh ke belakang.

Di sana, Farel sedang memeluk Nia yang sudah diperban dan menenangkannya dengan lembut.

"Tenang, aku ada di sini. Nggak ada yang akan menyakitimu lagi," ucap Farel sambil mengelus rambut Nia.

Nia terisak manja di pelukannya, seperti hewan kecil yang terluka.

Sementara aku, digiring layaknya kriminal.

Dalam penjara, sekelompok wanita segera mengepungku.

"Anak baru, apa kesalahanmu?" tanya wanita pemimpin mereka yang memiliki tato penuh di lengannya.

"Apa urusannya denganmu?" tanyaku sambil mengerutkan kening.

"Wah, galak juga. Kamu tahu aturan? Pendatang baru harus bayar uang jaga," ucap wanita itu sambil tertawa.

"Aku nggak punya uang," jawabku.

"Nggak punya? Kalau begitu, kamu harus bayar dengan cara lain," ucap wanita itu. Ekspresinya berubah bengis.

Malam itu, mereka menyiramkan seember air dingin ke tubuhku.

Esok paginya, aku menemukan pecahan kaca di nasiku.

Hari ketiga, mereka mulai menghajarku.

Setiap kali sebelum mereka menghajarku, pemimpin itu selalu berkata, "Ini pesan dari Pak Farel, supaya kamu belajar dari kesalahan."

Saat itu, aku baru tahu bahwa semua siksaan ini adalah perintah dari Farel.

Dia tidak hanya mengurungku dalam penjara, tetapi juga memastikan aku tersiksa di dalamnya.

Tiga hari kemudian, aku dilepaskan.

Hari itu menjadi hari terakhirku di Kota Persy.

Aku dengan tubuh penuh luka keluar dari penjara. Matahari siang begitu menyilaukan, membuatku tidak bisa membuka mataku.

Begitu tiba di gerbang, kepalaku terasa pusing.

Dunia sekitarku seperti berputar, akhirnya aku jatuh pingsan.

Saat aku bangun lagi, yang kulihat adalah bangsal rumah sakit yang begitu familier.

Farel berdiri di samping ranjang dengan satu tangan di saku, lalu bertanya padaku dengan suara dingin.

"Sudah belajar dari kesalahanmu kali ini?" tanya Farel dengan datar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANTARA BISNIS DAN CINTA
9.4
Pasca kematian ayahnya, Jessica Marie Armantyo harus memimpin PT Gembira Raya karena Arnold, kakaknya, terjerat judi. Masalah memuncak saat Joshua Danujaya merebut posisi pemegang saham mayoritas lewat utang Arnold. Jessica yang skeptis terpaksa bekerja sama dengan Joshua yang ambisius. Di sisi lain, hubungan sepuluh tahun Jessica dan Alan kandas karena karier YouTube Alan. Di tengah patah hati, pesona Joshua mulai menggoyahkan kebencian Jessica. Akankah cinta bersemi dari persaingan bisnis ini?
Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku
8.7
Intan Arselina, seorang perawat, terkejut saat bertemu kembali dengan Abian Dirgantara di rumah sakit. Setelah empat tahun terpisah akibat fitnah ibunda Dirga, luka lama Intan kembali terbuka. Dirga yang baru saja mengalami kecelakaan berusaha keras memenangkan hati Intan lagi. Namun, perjuangannya tidak mudah karena kebencian keluarga Intan dan kehadiran Zidan sebagai penghalang. Dirga bertekad menebus kesalahan masa lalu demi cinta sejatinya.
Sampul Novel Cinta Rahasia Berakhir Api Dendam
8.3
Hidupku hancur setelah menyadari bahwa Raja, CEO yang kucintai, hanya memanfaatkanku sebagai pion balas dendam. Pria dingin itu menjebakku ke penjara, merekam momen intim kami, dan membiarkan kekasihnya merusak warisan ayahku. Setelah menderita siksaan kejam di balik jeruji besi atas perintahnya, aku kini telah bebas. Aku kembali ke hadapannya bukan untuk mengemis cinta, melainkan membawa amarah membara demi menghancurkan hidup sang iblis yang telah memusnahkan segalanya.
Sampul Novel Duet Maut Janda dan CEO Badass
8.2
Vina Pryanika, janda berusia 29 tahun, terdesak secara ekonomi pasca perceraian. Dalam kondisi mabuk, ia tak sengaja menampar Eros Gaharu, CEO teknologi yang dikenal kejam dan tempramental. Eros pun meniduri Vina yang tak berdaya sebagai balasan. Di sisi lain, Vina berambisi menghancurkan keluarga mantan suaminya. Keduanya akhirnya menjalin kolaborasi maut demi membalas dendam masing-masing. Namun, akankah kerja sama ini berubah menjadi sesuatu yang tak terduga?
Sampul Novel KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA
9.6
Mia merasa muak karena terus direndahkan oleh ibu mertuanya hanya karena dianggap miskin dibanding menantu lainnya. Meski dihina secara zalim, Mia memilih bungkam dan menyembunyikan rahasia besar. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya memiliki kekayaan melimpah dan tumpukan logam mulia dari hasil jerih payahnya menulis secara daring. Ia sengaja merahasiakan aset tersebut agar suami dan mertuanya yang rakus tidak bisa menyentuh hartanya sedikit pun.
Sampul Novel Lelaki Yang Tak Terlihat Kaya
9.8
Gerald Crawford tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah drastis dalam semalam. Selama ini, ia mengira keluarganya hanyalah pekerja biasa di luar negeri. Namun, sebuah pengakuan mengejutkan dari orang tua dan saudara perempuannya mengungkap identitas aslinya. Gerald ternyata adalah pewaris takhta kekayaan bernilai triliunan dolar. Kini, sang pemuda harus menghadapi realita baru sebagai keturunan konglomerat yang selama ini tersembunyi.