Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku

Cinta pertama dan terakhirku

8.7 / 10.0
Intan Arselina, seorang perawat, terkejut saat bertemu kembali dengan Abian Dirgantara di rumah sakit. Setelah empat tahun terpisah akibat fitnah ibunda Dirga, luka lama Intan kembali terbuka. Dirga yang baru saja mengalami kecelakaan berusaha keras memenangkan hati Intan lagi. Namun, perjuangannya tidak mudah karena kebencian keluarga Intan dan kehadiran Zidan sebagai penghalang. Dirga bertekad menebus kesalahan masa lalu demi cinta sejatinya.

Cinta pertama dan terakhirku Bab 1

setelah operasinya selesai serta berjalan dengan lancar kini Dirga sudah dipindahkan ke kamar VVIP ,Bima sang asisten selalu setia menemaninya  , setelah beberapa jam ia tertidur akibat obat bius ,kini ia mulai tersadar,dan perlahan mulai membuka matanya 

*Dirga 

"aku dimana " itulah kata yang pertama kali ku ucap saat aku mulai tersadar dari tidur panjangku 

"Tuan ,tuan sekarang ada di rumah sakit"

Asistenku mendekat ,dia terlihat khawatir dengan kondisiku 

"rumah sakit,, ?apa yang terjadi" jawab ku 

"maaf tuan ,tuan mengalami kecelakaan "jawab  Bima

Sesaat aku teringat sesuatu sebelum kecelakaan ,kalau aku  hendak terbang ke luar negeri  mengunjungi mamah yang sekarang sedang berada di rumah sakit namun di tengah jalan aku mengalami kecelakaan ,

"Bagai mana kabar mama ,apa dia tau tentang kecelakaan ini ?"

"Nyonya masih di rumah sakit ,dan belum tahu kondisi tuan sekarang ,kalau tuan besar ,saya sudah memberi tahunya dan beliau akan menjenguk tuan setelah keadaan nyonya membaik"

""Sssstt awh "aku  meringis ketika hendak menggerakan tangan dan kaki ku,tubuhku terasa remuk redam ,dan susah digerakan ,apa lagi kaki dan tangan kananku kenapa bisa sesakit ini 

"Jangan banyak bergerak dulu tuan,

 saya sudah  panggilkan  Dokter sebentar, lagi datang "

tak berapa lama Dokter dan Perawat pun datang dan langsung memeriksa keadaan ku 

"Tuan Dirga " sapa Dokter sambil tersenyum 

"bagaimana ,apa yang anda rasakan , bagian mana yang terasa sakit"ucap dokter pada Dirga 

"Tangan dan kaki saya dok ,kenapa sakit sekali dok" ucap dirga sambil sesekali ingin menggerakan kakinya 

"Pelan pelan saja tuan jangan banyak bergerak dulu, Kaki tuan baru saja di operasi ," 

"apa kaki saya bisa sembuh dok " 

"bisa tuan ,kaki anda akan sembuh ,setelah dari rumah sakit nanti tuan bisa menjalani terapi , apa anda merasakan pusing tuan? "

" Sedikit dok " jawab Dirga

"baiklah coba saya periksa dulu tuan "

dokter itu pun langsung mengecek seluruh badan Dirga sambil sesekali menanyakan keluhan nya 

" baik nanti diminum obatnya ,dan sebaiknya tuan  jangan banyak bergerak dulu  ," setelah memeriksa keadaan Dirga dokter pun pamit untuk memeriksa pasien yang lain

"sebaiknya tuan istirahat saja jangan banyak bergerak dulu dan jangan banyak pikiran supaya tuan cepat sembuh " ucap Bima 

"mau sampai kapan aku di Rumah sakit Bim," ucap dirga pada sekretarisnya 

"sampai tuan sembuh"

Aku  lantas menghembuskan nafas panjang , setelah mendengar jawaban dari bima 

"masalah pekerjaan biar saya yang urus ,tuan fokus saja pada kesembuhan tuan,oh ya tuan ,besok dokter adward sudah pulang dari luar negri ,Dia yang akan merawat dan memantau perkembangan kesehatan tuan "

"Heemm" jawab ku  sambil mengangguk

Dokter adward adalah dokter rumah sakit dimana dirga dirawat sekaligus dokter pribadi keluarga Dirgantara 

**

Pagi hari 

Di tempat lain di ruangan khusus bagi perawat ,seorang perempuan sedang menata buku buku catatan yang akan ia bawa mendampingi Dokter adward memeriksa pasienya 

"Bagaimana sudah siap semuanya " tanya Dokter Adward

"Sudah Dokter ,semuanya sudah siap " jawab seorang perawat yang bernama intan kali ini seperti biasa rutinitas setiap pagi aku akan berkeliling menemani Dokter ADward memeriksa Pasiennya ,

"Ya sudah ayo" ajak Dokter Adam pada perawatnya ,kemudian ia melangkah ke salah satu ruangan , sebenarnya sudah dari kemarin ingin ia kunjungi namun karena kesibukannya baru sekarang ia sempat mengunjunginya dalam keadaan ia sedang bekerja ,intan  mengekor di belakang Dokter Adward dengan membawa map berisi data data pasien dan riwayat penyakitnya 

**

Di Dalam kamar yang bernuansakan serba putih ,Aku berbaring di ranjang pasien ditemani sang asisten ku yang selalu setia menemani ,tak jarang aku sering memberinya bonus ,karena pekerjaannya memang selalu memuaskan 

"Tuan ,sebaiknya tuan cepat cepat mencari pendamping  ,tuan harus move on dari masa lalu tuan," ucap Bima

"Maksud kamu apa ngomong seperti itu" jawabku ketus

 "kalau tuan punya istri kan ada yang menemani , ada yang merawat dan yang perhatian "ucap Bima sambil mengangkat kedua alisnya 

" jadi kamu nggak ikhlas merawat aku ," jawab ku kesal karena asistenku  sudah mulai berani mengajarkan tentang pendamping, ingin sekali aku memukul kepala Bima namun apalah daya tanganku tidak bisa digerakan 

"Eh ,bukan begitu maksud saya tuan ,saya ikhlas kok sangat ikhlas malah ,tap…"

"Jangan bahas soal itu lagi !!" Ucapku sambil menatap dingin ke arahnya  , semenjak berpisah dengan cintaku dulu , aku belum  pernah sekalipun  kepikiran untuk mencari wanita penggantinya,entah mengapa ,aku masih berharap untuk bisa bertemu dengannya lagi  ,

tak lama kemudian pintu kamar diketuk dari luar seorang dokter masuk dari balik pintu dengan seorang perawat yang mengekor di belakang nya 

Aku menoleh ke arah pintu ,seperti tak asing dengan ,perempuan yang memakai seragam putih dan memakai masker di wajahnya ia mengekor di belakang dokter edward

Aku belum bisa melihat dengan jelas karena tubuhnya masih berada persis di belakang dokter edward

Melihat Dokter Adward  datang bima lantas berdiri seraya menyingkir mempersilahkan Dokter Adward memeriksa kondisi ku 

Dokter adward adalah dokter Dirumah sakit tempat ku dirawat sekaligus dokter pribadi keluarga Dirgantara

"Selamat pagi tuaaan ?" sapa Dokter Adward

"Pagi dokter "  Sahutku  seraya memperhatikan perawat yang ada di balik punggung dokter edward

" tuan Dirga ,bagaimana keadaan anda tuan ?,apa yang anda rasakan saat ini?" ucap Dokter Adward sambil menempelkan stetoskop di dada dan perutku  setelah meminta izin terlebih dahulu 

Aku mengatakan segala keluhanku dari mulai pusing kakinya yang masih sakit ,juga tangannya yang masih sangat nyeri 

"Dokter adward lantas menengok ke samping seranya menyuruh sang suster untuk mencatat segala keluhan pasien ,

"Suster " panggilnya

"Iya dok" jawab suster di belakangnya ,aku melihat suster itu membelalakan matanya ,seperti merasa kaget saat melihatku aku juga melihat dia sempat diam sejenak dan menatapku  ,dari postur tubuhnya aku seperti tidak asing lagi , ,rasa penasaranku semakin membuncah ,ku angkat punggungku ,kupaksakan untuk bangun ,walau rasa sakit kurasakan  di seluruh tubuhku ,hanya ingin melihat dengan jelas wanita itu ,namun sayang wajahnya tertutup masker ,kucoba membaca nama yang menempel di seragam putihnya ,namun tetap saja tidak bisa dibaca dengan jelas 

"Hati hati tuan,jangan banyak bergerak dulu ,"dokter edwar memperingatkan ku ,saat melihat aku hendak bangun 

"Apa tuan mau bangun ,?"tanya Bima sambil memegang bahuku ,

" Aku hanya ingin duduk "jawabku memberi alasan 

"Mataku terus fokus memperhatikan suster tersebut ,sambil sesekali aku menjawab pertanyaan dokter edward  tentang keluhanku ,

Suster yang terus aku perhatikan seperti gugup ,kulihat tangannya sedikit bergetar ,lalu aku teringat sesuatu ,aku perhatikan dengan serius tangan nya ,namun sedetik kemudian dia  memasukan tangannya kedalam saku baju seragamnya ,dan ini membuatku semakin penasaran ,dan curiga ,

'jangan jangan itu memang benar dia 'ucapku dalam hati 

"Baiklah tuan dirga , perkembangannya semakin bagus ,semuanya normal ,hanya saja kakinya mungkin akan butuh waktu lama untuk sembuh seperti semula ,rajin minum obatnya ya ,dan jangan terlalu banyak bergerak dulu kakinya ,ya ,kalau begitu saya permisi dulu ,kalau tuan butuh sesuatu panggil suster jaga yang ada disini "

Ucap dokter edwar ,yang membuyarkan lamunan ku 

" Baik dokter terima kasih "

Kemudian dokter berbalik hendak keluar dari kamar yang aku tempati ,bersama perawat nya, sesaat sebelum berbalik aku melihat perawat itu menatapku ,ku perhatikan bola matanya ,dadaku berdesir , ada rasa yang sama ketika menatap bola mata itu ,rasa seperti empat tahun lalu ,kupandangi terus hingga sosoknya menghilang di balik pintu 

'Apa benar  itu kamu ,orang yang aku cari selama ini '

"Tuan ,tuan baik baik saja ?"Bima bertanya padaku ,mungkin dia bingung karna melihatku ,melamun 

" Aku ada pekerjaan untuk kamu " aku lihat bima mengernyitkan dahinya mungkin bingung tugas apa yang akan aku berikan padanya ,lalu aku membisikan sesuatu ditelinganya ,dia terlihat kaget dan memandang ke arah ku dengan tatapan …entahlah mungin dia bingung , kaget atau entahlah yang jelas aku nggak mau tahu ,yang penting aku mendapatkan informasi tentang perawat itu secepatnya ,

Ku ambil ponsel yang berada di atas nakas dan mengetikan sesuatu ,

" Sudah aku transfer , aku tunggu datanya secepatnya "

Bima hanya mengangguk dia sudah paham dengan sifatku ,

BERSAMBUNG,,,,

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta pertama dan terakhirku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan