Sampul Novel Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh

Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh

9.3 / 10.0
Dalam romance novel Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh, niat baik Jeni menyelamatkan keponakannya dari ayah tiri justru memicu konflik besar. Keputusan ini menjadi ancaman bagi rumah tangganya saat sang keponakan berubah menjadi duri. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Ringkasan Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh
Niat tulus Jeni untuk menyelamatkan keponakannya dari perlakuan buruk sang ayah tiri justru menjadi bumerang yang menghancurkan hidupnya. Ia tidak pernah menyangka bahwa keputusannya memberikan perlindungan akan menjadi awal dari keretakan hubungan pernikahannya sendiri. Sosok yang ia tolong dengan penuh kasih sayang kini perlahan berubah menjadi duri dalam daging yang mengancam keutuhan rumah tangganya bersama sang suami tercinta.
Baca Selengkapnya

Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh Bab 1

Getaran ponselku berkali-kali membuatku terbangun dari mimpi panjang. Beberapa pesan yang dikirim oleh keponakanku membuatnya benar-benar terjaga. Sebelum membukanya, aku menggulirkan layar ke bawah. Ternyata waktu sudah larut, hampir jam 12 malam tepatnya. Jeni membuka pesannya. Ternyata Nida, keponakanku yang tinggal di Kalimantan mengiriminya beberapa pesan.

"Tante, aku takut. Ayah pulang dalam keadaan mabuk. Karena ibu dan adik sedang tidur, aku yang membukakan pintu untuk ayah. Dia tiba-tiba menarikku ke dalam pelukannya. Untungnya aku bisa memberontak. Aku sekarang ada di kamar dan mengunci pintu kamarku."

Rasa kantuknya tiba-tiba hilang begitu saja. Nida? dia pasti ketakutan saat ini. Tapi pesan itu terkirim satu jam yang lalu. Bagaimana keadaanya saat ini? Apa dia sudah tertidur?

Aku membalas pesan Nida segera setelah pesan itu terbaca. Jeni bisa menyembunyikan rasa khawatirnya. Ini bukan pesan pertamanya yang bercerita tentang ayah tirinya yang agak melenceng. "Nida, gimana keadaan kamu sekarang? Sudah dikunci kamarmu? Lain kali kalau Mas Aris pulang, jangan kamu yang buka pintunya. Bangunkan Mbak Nia, mamamu!"

Pesan itu tak langsung dibaca oleh Nida. Ia menunggu beberapa waktu dan tanda centang dua masih belum berubah warna. Sampai lewat tengah malam, pesan itu masih tetap sama, belum terbaca.

"Mudah-mudahan Nida sudah tertidur," batinku berdoa untuk keselamatannya. Aku ingin membangunkan suamiku tapi ia mendengkur dengan kencang, mungkin sangat kelelahan.

Membaca pesan Nida malah membuatku tak bisa tidur. Aku teringat pesan-pesan dia sebelum ini, banyak! Seringnya bercerita tentang sekolahnya dan ayahnya.

Nida memang masih SMP. Beberapa bulan lagi ia akan menginjak bangku SMA. Tubuhnya bongsor, ia sudah terlihat seperti anak perawan. Pantas saja ayahnya memandang Nida dengan tatapan yang berbeda.

Gara-gara memikirkan Nida, aku sampai bangun kesiangan. Sinar matahari sampai masuk ke dalam kamarku. Ku dengar suara panci beradu Sutil di dapur. Ibu mertuaku pasti sedang masak.

Ku lihat Mas Firman juga sudah bangun. Mungkin dia sedang bersama anak lelakiku di ruang depan.

Aku jadi teringat pesan Nida. Ku buka ponselku, pesanku ternyata sudah dibalas. Segera ku buka kunci layar ponselku.

"Maaf tante aku ketiduran semalam. Iya besok-besok aku nggak mau bukain pintu buat Ayah."

Sebuah balasan pesan yang membuatku lega.

Aku tidak tahu mau sampai kapan Nida bertahan di sana. Semakin lama, cerita yang Nida kirim tentang ayahnya semakin liar.

Awalnya aku tak langsung percaya apa yang dikatakan Nida. Ia bilang kalau Ayahnya pernah memeluknya dari belakang. Bukankah wajar saja seorang ayah memeluk anaknya dari belakang?

Tapi Nida bilang kalau ayahnya pernah masuk ke kamarnya ketika ia sedang berganti pakaian. Dan itu cukup mengherankan karena Nida sudah cukup dewasa untuk punya ruang privasinya sendiri.

"Nida, apa kamu pernah bercerita tentang ini ke ibumu?" Aku bertanya ke Nida saat ia bercerita tentang ayahnya yang selalu memberikan tatapan aneh kepadanya.

"Sudah, Tante. Tapi Nida malah dimarahi sama Ibu."

"Dimarahi bagaimana, Da?"

"Ibu marah katanya aku bikin hubungan ibu dan ayah tambah buruk. Ayah memang sering memarahi ibu, Tante. Tapi katanya sekarang lebih sering gara-gara aku. Sejak saat itu aku nggak pernah bilang lagi ke ibu, Tante."

Membaca pesan Nida membuatku mengusap dada. Apa Iya Mbak Nia jadi seperti itu. Padahal dulu ia berkata kalau menikahi Mas Aris demi Nida, biar ada yang menafkahi dan menyekolahkan anaknya, biar Nida punya Bapak seperti teman yang lain. Tapi sekarang?

Mbak Nia seakan lupa. Mas Aris malah menjadi momok menyeramkan bagi anaknya.

"Kak Nia, aku mau bicara, apakah Mas Aris disitu?" tanyaku memastikan kalau kak Nia memang sedang sendiri. Aku memutuskan menelpon Mbak Nia suatu sore setelah Nida menceritakan tentang Ibunya yang tak percaya dengannya. Aku butuh membicarakan ini degannya secara intim.

"Nggak ada, Jen. Mas Aris sedang ke ladang. Memangnya ada perlu apa sama Mas Aris?" tanya Mbak Nia dengan nada heran.

"Enggak, Mbak. Aku mau ngomongin soal Nida sama Mbak Nia, tapi aku nggak mau kalau Mas Aris tahu."

"Soal Nida? Nida kenapa?"

Berat sekali menanyakan hal ini ke Mbak Nia. Meskipun aku dekat dengan Mbak Nia, tapi dia agak keras kepala. Dan nggak enaknya, dia selalu menganggapku adik kecil yang nggak bisa apa-apa!

"Emmm ... begini, Mbak. Nida cerita sama aku kalau Mas Aris kadang meluk-meluk dia dari belakang ...."

Belum selesai aku bicara, Mbak Nia sudah menyemprotku dengan omelannya.

"Kamu dapet cerita itu dari siapa? Kamu percaya sama Nida? Dia itu cuma bikin cerita ngarang. Dia cuma kurang perhatian!" Ucap Mbak Nia memotong perkataanku.

"Kamu kan nggak di sini. Jadi kamu nggak akan tahu di sini kaya apa. Nggak usah percaya sama Nida!" Mbak Nia mengulangi perkataanya.

"Tapi Mbak, Nida kan nggak mungkin ngarang terus begitu. Buat apa dia bohong, Mbak?" tanyaku. Meskipun aku belum sepenuhnya percaya dengan perkataan Nida. Aku belum bisa bertanya sejauh mana pengetahuannya tentang pelecehan seksual, atau mana yang boleh dan tak boleh dilakukan. Aku takut ini semua cuma karena Nida nggak suka dengan Mas Aris.

"Nida itu iri sama Nayla. Mas Aris cuma sayang sama Nayla. Jadi dia bikin masalah sama Mas Aris. Ya mau bagaimana lagi. Nida itu kan bukan anaknya Mas Aris, yang anaknya Mas Aris cuma Nayla. Padahal Mas Aris sudah susah-susah cari duit buat sekolahin Nida. Nidanya aja nggak mikir sampai ke situ."

Ulu hatiku ngilu mendengar penjelasan panjang dari Mbak Nia. Nida pasti merasakan sakit yang tak jauh berbeda denganku. Kasihan dia tidak punya tempat untuk berkeluh kesah. Kasihan dia kalau semua orang tak percaya padanya.

"Sudah lah, Mbak. Mudah-mudahan saja semua ini seperti yang Mbak bilang kalau Mas Aris menyayangi Nida seperti anak sendiri. Jangan sampai nanti Mbak Nia menyesal."

Ku tutup telpon itu tanpa menunggu respon dari Mbak Nia. Aku cuma merasa iba dengan Nida.

Beberapa hari setelah percakapanku di telpon degan Mbak Nia, Nida memberiku pesan malam-malam saat ayahnya mabuk itu. Aku punya ide gila untuk Nida. Tapi ini harus dibicarakan dengan Mas Firman dan Ibu mertuaku. Maka, aku perlahan keluar kamar dan mendapati Mas Firman sedang bersama Gilang di samping rumah. Mereka tak menyadari kedatanganku. Gilang sedang sibuk memberi makan anak kambing yang baru dua Minggu lalu lahir. Sedangkan Mas Firman sedang membuka kulit buah kelapa tua yang akan dijadikan santan. Beberapa buah kelapa ku lihat sudah terkelupas, sedangkan beberapa yang lain sedang menunggu giliran untuk dibuka menggunakan linggis yang ditancapkan ke tatakan kayu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ternyata Aku yang Membuat Suamiku Selingkuh

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bukan Takdirku Mati Dalam Api
9.7
Dunia Gita hancur saat mengetahui kekasihnya, Dzaki, hanya memanfaatkannya demi Rosa. Tak hanya mencuri desainnya, mereka meracuni Gita dan menjebaknya dalam kebakaran villa yang mematikan. Namun, Gita berhasil memalsukan kematiannya dan melarikan diri ke Milan. Tiga tahun berlalu, ia kembali ke Jakarta sebagai desainer elit bernama Gia. Saat Dzaki yang terkejut melihat sosoknya yang serupa, Gita bersiap membalas dendam pada monster yang mengkhianatinya.
Sampul Novel ENIGMA: When We Are
8.1
Elang Albimanyu adalah pemuda dari keluarga broken home yang mendambakan kehangatan sebuah rumah. Baginya, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan kasih sayang tulus. Di tengah pencariannya, ia jatuh hati pada Sabiru Anantasya, sang wakil ketua OSIS yang masih terjebak bayang masa lalu. Meski sering dibuat kesal oleh sikap judes Sabiru, Elang tetap berjuang. Di antara rumitnya perasaan dan tanggung jawab organisasi, mampukah cinta Elang mengubah segalanya bagi Sabiru?
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehidupan Rossa hancur setelah hamil akibat cinta satu malam dengan orang asing. Di tengah kemelut itu, ia terpaksa menikahi tunangan masa kecilnya demi kesepakatan bisnis. Meski awalnya dingin, Rossa perlahan menyerahkan hatinya. Namun saat akan melahirkan, ia justru menerima surat cerai yang menghancurkan jiwanya. Setelah memilih pergi, takdir kembali mempertemukan mereka. Sang suami mengaku sangat mencintainya, tapi akankah Rossa bersedia membuka hatinya lagi?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif
9.1
Amber kerap dipandang sebelah mata sebagai anak haram yang tidak diakui keluarganya. Nasibnya kian rumit saat dipaksa menjadi istri dadakan bagi Reyvan, CEO angkuh nan dingin. Reyvan memberi peringatan keras agar Amber tidak jatuh cinta padanya dan menetapkan batasan waktu sebelum mereka bercerai. Namun, kehidupan pernikahan kontrak ini berubah di luar kendali. Sang CEO yang awalnya menolak kehadiran Amber justru berbalik sangat bergantung dan tidak bisa hidup tanpa wanita itu di sisinya.
Sampul Novel Petaka Dua Garis
9.1
Masa depan cerah Arimbi hancur seketika saat ia mendapati dirinya hamil tanpa mengetahui siapa ayah dari bayinya. Trauma mendalam membuatnya memandang semua pria sebagai ancaman berbahaya. Di tengah keputusasaan setelah berhenti kuliah, Mahesa yang merupakan dosennya justru datang mendekat. Meski Mahesa terasa tidak asing, Arimbi tetap diliputi ketakutan hebat. Ia bertekad menutup hati agar tidak terjerumus dalam penderitaan yang sama untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Terjerat Pesona Bodyguard
8.9
Kehidupan Aura Gracesyella Park berubah total setelah terjebak cinta satu malam dengan pria asing, Axel Xavier. Demi reputasi sebagai solois populer, Aura kabur untuk menghindari skandal besar. Namun, takdir justru membawa Axel kembali ke hidupnya sebagai bodyguard pribadi. Kini mereka terpaksa tinggal satu atap untuk memastikan Aura tidak hamil. Di tengah ancaman publik dan kehadiran Lionel yang mencintainya, mampukah Aura menyembunyikan rahasia ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan