Sampul Novel Terjerat Pesona Bodyguard

Terjerat Pesona Bodyguard

8.9 / 10.0
Dalam web novel Terjerat Pesona Bodyguard, penyanyi Aura Gracesyella harus menghadapi Axel Xavier, pria dari cinta satu malamnya yang kini menjadi pengawal pribadi. Aura berjuang menutupi rahasia ini dari publik dan Lionel dalam kisah romance modern penuh aksi ini.
Ringkasan Terjerat Pesona Bodyguard
Kehidupan Aura Gracesyella Park berubah total setelah terjebak cinta satu malam dengan pria asing, Axel Xavier. Demi reputasi sebagai solois populer, Aura kabur untuk menghindari skandal besar. Namun, takdir justru membawa Axel kembali ke hidupnya sebagai bodyguard pribadi. Kini mereka terpaksa tinggal satu atap untuk memastikan Aura tidak hamil. Di tengah ancaman publik dan kehadiran Lionel yang mencintainya, mampukah Aura menyembunyikan rahasia ini?
Baca Selengkapnya

Terjerat Pesona Bodyguard Bab 1

Stadion Olimpiade Jamsil (Seoul – Korea Selatan)…

Suasana di dalam gedung tampak begitu sibuk, setiap crew EO (Event Organizer) sibuk memeriksa persiapan untuk konser malam ini. Konser terakhir dalam rangkaian tur dunia yang diadakan di 26 kota di seluruh dunia. Tur dunia yang sungguh melelahkan. Tur yang memakan waktu sampai tiga bulan lebih!

Aura Gracesyella Park, solois berusia 25 tahun yang berdarah campuran Indonesia Korea, sedang asyik bersenandung di dalam ruangan yang khusus disediakan untuknya. Memastikan vocal yang dimilikinya dalam kondisi prima. Aura ingin menyajikan penampilan terbaiknya. Penampilan yang tidak akan dilupakan oleh penggemarnya sebagai penutupan dari konser dunia yang diadakannya sejak beberapa bulan lalu.

Dan setelah konser ini berakhir, Aura ingin liburan sejenak. Melepas penat dari segala macam persiapan konser yang menggila dan tidak ada habisnya. Belum lagi dengan latihan vocal dan tarian koreografi yang menguras tenaganya.

“Nona, persiapan untuk gladi resik sudah selesai. Saya akan mengantar anda ke area panggung,” ucap Max, salah seorang bodyguard kepercayaan Aura yang memang selalu mendampinginya kemanapun sejak empat tahun lalu.

“Okay!”

Aura melangkah tegas mengikuti jejak langkah Max hingga menuju ke area panggung, tempat dimana dirinya akan mengadakan konser malam ini. Aura menatap sekeliling, menyadari kesibukan yang terasa mencekik, bukan hanya dirinya yang memiliki tekanan, tapi seluruh crew yang berhubungan dengan acara konser juga memiliki bebannya masing-masing. Beban yang tidak bisa dianggap remeh.

Beban Aura hanya satu, yaitu memuaskan penggemar dengan penampilan vocal dan juga tariannya, berbeda dengan para crew yang sedang lalu lalang, mereka harus memastikan banyak hal yang pastinya jauh lebih berat dan tidak kalah penting!

Aura menggeleng, mencoba konsentrasi. Aura ingin menyuguhkan penampilan terbaik di konser penutupnya hari ini. Aura tidak ingin mengecewakan penggemar yang sudah rela mengeluarkan uang untuk menonton konsernya. Yang sudah rela antri untuk masuk ke dalam stadion ini. Yang sudah rela menunggu dengan sabar hingga hari ini.

“Ini mic anda, Nona.”

“Thanks, Max!”

Aura berdeham, memberi kode pada pemusik dan juga penari latar untuk memulai gladi resik yang akan menentukan sukses tidaknya acara konser malam ini!

Dua jam kemudian…

Aura duduk di salah satu kursi, membiarkan make up artist memoles wajahnya dengan make up tipis. Korean look yang flawless, natural dan fresh agar membuatnya terlihat lebih muda, make up yang disukai Aura.

Sejak dulu Aura tidak suka menggunakan make up tebal, entah kenapa. Dirinya lebih suka tampil dengan bare face (tanpa make up) sebenarnya, namun karena ini untuk keperluan konser jadi dirinya harus mengalah dan membiarkan make up artist bekerja sesuai dengan yang diperlukan. Aura hanya perlu duduk manis.

“Ini minuman anda, Nona.”

Aura tersenyum, menerima minuman hangat berupa perasan jeruk nipis bercampur madu yang disodorkan oleh Max.

“Kamu memang paling tau apa yang aku perlukan sesaat sebelum konser, Max.”

“Itu karena saya sudah bekerja pada anda sejak empat tahun lalu, Nona.”

“Ya benar, makanya sangat disayangkan karena setelah ini kamu harus pergi meninggalkanku, Max. Aku tidak tau apakah ada bodyguard yang lebih handal darimu atau tidak,” keluh Aura membuat Max meringis, merasa tidak enak hati.

“Maaf, Nona. Anda tau sendiri alasan yang mendasari saya untuk melepas pekerjaan ini.”

“Ya, aku tau. Karena istrimu tidak suka dengan pekerjaan yang beresiko ini, belum lagi dengan jam kerja yang sering tidak menentu, tapi tetap saja aku akan merasa kehilangan.”

“Maaf, Nona.”

Hanya itu yang dapat diucapkan oleh Max. Aura mengibaskan tangan, tidak ingin mendengar ucapan maaf yang penuh dengan rasa bersalah lagi.

“Sudahlah jangan minta maaf lagi, aku juga tidak menyalahkanmu. Aku hanya merasa sedih karena akan kehilangan bodyguard sekaligus teman baik sepertimu.”

“Kita masih bisa bertemu sesekali di waktu luang anda, Nona. Dan saya juga akan membawa istri saya untuk diperkenalkan kepada anda. Anda tau sendiri kalau istri saya merupakan salah satu fans anda yang cukup fanatik,” kekeh Max.

“Ya, itu ide bagus. Aku juga sudah lama ingin bertemu dengan istrimu. Sejak dulu rencana itu selalu gagal karena kami berdua terlalu sibuk!” sesal Aura.

“Baiklah, nanti saya akan memberitahu istri saya untuk meluangkan waktu agar dapat berbincang dengan anda.”

Aura mengangguk semangat. Itu ide bagus untuk mengisi waktu liburannya, tapi sekarang tentu saja Aura harus fokus dengan konsernya malam ini!

***

Axel Xavier, pemuda tampan berusia 28 tahun yang sedang menunggu seseorang di salah satu restoran ternama. Tidak perlu waktu lama, orang yang ditunggunya muncul dengan seulas senyum lebar. Clay Clinton, teman yang sudah lama tidak ditemuinya.

“Hei, Bro, udah nunggu lama?”

“Nggak juga, baru 10 menit.”

“Sorry, gue nggak nyangka kalau Seoul juga macet meski nggak separah Jakarta!” kekeh Clay menyalahkan lalu lintas yang tidak bisa diprediksi.

“It’s okay. Jadi soal yang gue minta kemarin gimana? Bisa bantuin gue?” tanya Axel enggan berbasa basi dan langsung bertanya ke pokok permasalahan yang membuatnya rela meluangkan waktu untuk membuat janji temu dengan Clay.

“Of course! Apa sih yang nggak bisa gue lakuin? Semua beres!” balas Clay bangga pada dirinya sendiri.

Axel tersenyum, tidak percuma meminta bantuan Clay untuk kali ini, pria itu memiliki banyak koneksi meski keberadaannya disini hanya sebatas liburan! Luar biasa memang temannya ini. Clay merogoh saku jasnya, mengeluarkan name tag atau ID card dan menyodorkannya ke hadapan Axel.

“Lusa lo udah bisa masuk kerja. Datang aja langsung ke lokasi.”

Axel meraih ID card itu dengan raut puas.

“Thanks, Bro! Apa yang gue janjikan kemarin akan langsung gue proses malam ini juga.”

“Okay, santai! Lagian gue juga masih mau liburan di sini sampe minggu depan!”

Setelah itu hanya ada perbincangan santai di antara mereka sambil asyik menikmati makan malam. Membahas isu politik maupun pemerintahan di negara kelahiran mereka, Jakarta. Ya, meski sekarang mereka sedang berada di Seoul, tapi tetap saja darah mereka adalah darah orang Indonesia!

Clay sedang liburan selama tiga minggu di negeri ginseng ini, sedangkan Axel memutuskan menetap di Seoul, entah sampai kapan. Mungkin sampai dirinya bosan? Lagipula Axel baru saja mendapat pekerjaan baru. Pekerjaan yang sangat amat berbeda dengan latar belakang pendidikannya, tapi tidak masalah, memang inilah yang Axel inginkan!

Selain karena bantuan Clay, Axel memang tidak memiliki kesulitan karena dirinya menguasai banyak bahasa. Indonesia, Inggris, Mandarin, Jepang, Korea bisa dilafalkannya dengan fasih! Mungkin karena dirinya sering melanglang buana membuat kemampuan bahasanya kian terasah karena dipraktekkan secara langsung, bukan hanya sekedar teori!

“So, lo mau lanjut kemana lagi abis ini?” tanya Clay sesaat setelah mereka selesai makan malam dan sekarang sedang berada di lobby, menunggu petugas valet parking mengantarkan mobil mereka masing-masing.

“Entahlah, mungkin bersenang-senang sejenak sebelum stress dengan pekerjaan yang akan menanti lusa?” balas Axel ragu, tidak yakin dengan rencananya.

Jawaban Axel membuat Clay terbahak geli.

“Gue rasa kerjaan lo nggak akan bikin stress, tapi nggak tau juga. Lihat aja hari senin!”

Axel hanya mengangkat bahu dan melambaikan tangan saat ternyata mobil Clay lebih dulu yang muncul.

“Gue cabut duluan!”

“Okay. Thanks, Bro!”

“No worries!” balas Clay santai dan melesat pergi meninggalkan Axel yang masih setia menanti mobilnya.

Axel melirik jam mahal di pergelangan tangannya. Jam 10 malam, namun kota Seoul masih tampak ramai, penuh dengan aktivitas. Akhirnya Axel memutuskan untuk pergi ke salah satu bar, menikmati waktu luangnya sebelum disibukkan dengan pekerjaan baru. Tanpa menyadari kalau kehidupannya akan berubah setelah ini!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terjerat Pesona Bodyguard

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Calamity Of Love
9.4
Camilio Danielle Osvaldo adalah jenius ber-IQ 150 dengan prestasi militer gemilang. Namun, patah hati mendalam akibat ditinggal wanita tercinta mengubah hidupnya. Mike, petinggi Black Nostra, mengajaknya bergabung ke sindikat mafia global tersebut. Meski awalnya menolak karena nurani, Camilio akhirnya luluh setelah melihat solidaritas luar biasa di sana. Di balik aksi kriminal, ia menemukan kehangatan keluarga yang tak terduga dalam kelompok tersebut.
Sampul Novel FANTASI LIAR MR. DOMINAN
9.5
Jenny Wilson terjebak dalam dilema antara Liam Anderson, pria dominan yang ingin mewujudkan fantasi liarnya, dan Ares Martin, bosnya yang menuntut. Setelah malam penuh gairah yang melanggar batas profesional dengan Ares, Jenny kian bimbang. Liam, mantan sahabat Ares, bertekad melatih dan memenangkan jiwa Jenny meski kepercayaan sulit didapat. Di tengah persaingan sengit ini, Liam siap mempertaruhkan segalanya demi memiliki Jenny selamanya sebelum Ares merebutnya.
Sampul Novel Hello Wife The Tyran CEO!
8.5
Ellina tewas mengenaskan akibat pengkhianatan keluarga dan kekejaman suami dinginnya. Dipenuhi dendam atas takdir pahit tersebut, ia mendadak bangkit kembali ke masa sebelum pertunangan dimulai. Ellina bertekad memutus hubungan dengan keluarga angkatnya dan menjauhi pria yang dulu menghancurkannya. Namun, sang CEO tirani justru terobsesi padanya. Meski Ellina mencoba lari, pria itu siap melakukan segala cara demi mengurung dan mengikatnya selamanya dalam genggaman.
Sampul Novel Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
7.8
Pasca perceraian yang menyakitkan, Dimas tumbuh menjadi pengusaha dingin hingga ia bertemu Sinta. Sekretaris barunya yang penuh keceriaan itu perlahan mencairkan hatinya yang beku. Sinta bahkan menjalin ikatan emosional dengan Arya, putra Dimas yang selama ini merasa kesepian. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, mantan istri Dimas datang kembali untuk mengusik ketenangan mereka. Akankah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi gangguan masa lalu tersebut?
Sampul Novel Mencintai Musuh Keluargaku
9.1
Perseteruan abadi klan Nocturn dan Dravein di Ravenbrook kian memanas saat Isabelle Greystone tanpa sengaja masuk ke wilayah lawan. Ia bertemu River Blackwood, vampir Nocturn yang terpikat tanpa tahu asal-usul Isabelle. Rahasia identitasnya yang terbongkar memicu perang besar antar keluarga. Di tengah tumpahan darah dan ujian kesetiaan, mampukah cinta terlarang mereka bertahan, ataukah mereka akan hancur oleh takdir permusuhan kuno yang mematikan?
Sampul Novel Seorang CEO, Yang Dikira Gigolo
8.3
Seorang CEO kaya raya meluncurkan pencarian besar demi menemukan wanita yang pernah memberinya uang. Ia bertekad membalas budi dengan mengembalikan jumlah tersebut seratus kali lipat lebih banyak. Sang wanita pun terkejut saat mengetahui dirinya dicari dengan imbalan satu juta. Mengapa pria itu begitu murah hati hanya demi menemukannya? Ikuti kisah romansa penuh teka-teki antara sang miliarder dan wanita yang sempat salah mengenalinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan