Sampul Novel Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan

Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan

8.0 / 10.0
Dalam novel modern Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan, Maria kembali demi membalas dendam pada James. Terjebak misi berbahaya, ia harus memilih antara misi atau gairah lama. Baca romance novel ini untuk mengikuti aksi balas dendam yang penuh intrik.
Ringkasan Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan
Dikhianati hingga menjadi pembunuh, Maria menceraikan James dan pergi membawa dendam. Enam tahun berselang, ia kembali bersama rival mantan suaminya dengan identitas baru yang tangguh. Meski bekerja sama dengan James hanya demi membalas sakit hatinya, Maria tidak menyadari bahwa ia justru masuk ke dalam jebakan pria itu. Di tengah pergolakan antara gairah dan niat balas dendam, mereka terjebak dalam permainan perasaan yang sangat berbahaya.
Baca Selengkapnya

Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan Bab 1

Hotel Singa Emas bintang lima di Kota Harapan.

Tuan Sanjaya dijadwalkan untuk menghadiri pesta makan malam. Sebelum dia tiba di pesta itu, rumor mengenai pasangan kencannya yang sangat cantik sudah tersebar luas. Seluruh dunia sudah tahu mengenai hal itu. Wanita itu adalah wanita yang dijuluki memiliki kecantikan surgawi.

Di bawah harapan besar semua orang, pintu ruang jamuan kembali terbuka ketika acara pesta sudah mulai berlangsung. Terjadi kehebohan di depan pintu yang disebabkan oleh kemunculan pasangan pria dan wanita yang memasuki ruangan.

Saat mereka berdua perlahan-lahan melangkah masuk ke ruang perjamuan, hiruk-pikuk semakin terdengar jelas. Para tamu yang hadir mulai saling bergosip.

Orang yang datang memang adalah Tuan Sanjaya. Dia mengenakan setelan jas hitam dengan pola garis-garis gelap serta memakai sepasang sepatu kulit berwarna coklat tua. Lengannya juga menggandeng seorang wanita yang cantik.

Wanita itu mengenakan gaun malam sepanjang mata kaki berwarna hitam dan memakai satu set perhiasan safir. Terdapat riasan tipis di wajahnya yang berbentuk oval. Para tamu bisa merasakan kehadiran wanita itu di tengah ruangan, tidak ada seorang pun yang bisa mengabaikannya.

Banyak tamu pesta yang terkesiap saat mereka melihat wajah wanita itu dengan jelas. Mereka melirik sekilas ke arah Alina Kurniawan, sang tuan rumah dari acara pesta ulang tahun malam ini, dan juga James Wijaya, pria yang berada di sisinya.

Kemunculan sang wanita cantik di perjamuan membuat banyak tamu mulai saling berbisik. "Apa kalian melihat wanita itu? Bukankah dia adalah Maria Setiadi?" kata salah satu tamu pesta.

"Iya, kamu benar. Itu adalah Maria!" orang lainnya berkata membenarkan.

"Astaga! Bukankah dia itu sudah meninggal? Kenapa dia masih hidup? Dia itu seorang pembunuh! Berani-beraninya dia menunjukkan wajahnya lagi?" tamu lain ikut menimpali.

"Membicarakan mengenai wajahnya, apa dia melakukan operasi plastik? Sejak kapan dia berubah menjadi begitu cantik dan seksi?"

"Siapa yang tahu? Ternyata dia adalah pasangan kencan Tuan Sanjaya, malam ini pasti sangat seru!"

Seru atau tidak, semua itu tergantung pada pemikiran seseorang mengenai rasa seru. Setidaknya, beberapa hal yang menarik akan terjadi.

Kembalinya Maria yang tiba-tiba tidak hanya membuat semua orang yang hadir di perjamuan merasa kagum, tetapi juga membuat mereka semua takut. Semua itu karena Norman Sanjaya, pria yang datang bersama Maria merupakan saingan bisnis James!

Tidak hanya itu saja, Maria juga merupakan mantan istri James, sang CEO dari Grup HL.

Baik James maupun Norman tidak terlalu suka menonjolkan diri, mereka membatasi kemunculan mereka di depan publik. Mereka berdua jarang muncul di pesta semacam ini. Masuk akal bagi James untuk hadir dalam acara pesta ini. Lagi pula, gosip mengenai pertunangannya dengan Alina telah tersebar luas. Sedangkan bagi Norman, dia tidak mungkin hadir di perjamuan ini hanya untuk merayakan ulang tahun Alina, 'kan?

James adalah seorang tokoh besar di dunia keuangan yang sangat disegani. Sekarang, saingannya malah muncul di pesta bersama mantan istrinya. Para tamu yang hadir menjadi sangat antusias. Entah apa yang akan terjadi malam ini?

Senyum anggun terus terulas di wajah Maria sepanjang waktu. Maria merangkul lengan Norman sambil berjalan anggun menuju ke arah Alina dengan memakai sepatu hak tinggi kristal setinggi tujuh sentimeter.

Alina adalah kakak sepupu Maria. Enam tahun yang lalu, Alina menghancurkan pita suara Maria dan membuatnya menjadi bisu.

Enam tahun kemudian, mereka berdua dipertemukan lagi dan berdiri saling berhadapan.

Alina yang sedang memegang sampanye terpesona pada perubahan dramatis Maria. Jantungnya sedikit berdetak dengan liar. Tangan kanan Alina yang sedang merangkul lengan James mengepal semakin erat, sedangkan gelas wine yang ada di tangan kirinya hampir saja hancur dicengkram olehnya.

Norman mengambil dua gelas wine dari pelayan di bawah tatapan mata para tamu lainnya. Dia memberikan satu gelas untuk Maria dan satu lagi untuk dirinya sendiri.

Norman melirik ke arah wanita yang sedang tersenyum di sebelahnya, kemudian mengalihkan tatapannya ke arah pria tanpa ekspresi di hadapannya. Norman menyapa James dengan hangat sambil mengulas senyum tipis di sudut bibirnya. "Tuan Wijaya, lama tidak bertemu! Apa kamu mengenal pasanganku?"

Meskipun kedua pria itu pernah berseteru sebelumnya, tapi di acara formal seperti ini, mereka masih memiliki sikap seorang pria sejati untuk berinsiatif menyapa lebih dulu. Terlebih lagi, di dunia bisnis hanya keuntunganlah yang abadi, tidak ada musuh yang abadi.

Akan tetapi, James tidak menunjukkan ketertarikan pada topik pembicaraan Norman. Ekspresi wajahnya tidak berubah sedikit pun. Dia bahkan tidak melihat ke arah wanita yang berada di samping Norman. James mengangkat gelasnya lalu bersulang dengan Norman, bibir tipisnya mengulas senyum tipis, "Hanya orang asing saja."

James sudah bekerja di dunia bisnis selama puluhan tahun, dia juga sudah lama menjabat sebagai CEO dan berada di posisi tinggi. Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa James adalah sosok yang mengesankan.

Sudah enam tahun berlalu, tetapi Maria masih saja merasa sulit bernapas ketika dia berada di hadapan James lagi. Pria ini tidak hanya menjadi semakin dewasa, sepasang matanya yang dalam itu bahkan menjadi semakin sulit untuk ditebak.

Masyarakat di Kota Harapan sangat menghormati Norman. Dia mungkin tidak memiliki kuasa sebesar James, tapi Norman juga tidak jauh berbeda dengan James.

Jika James adalah orang yang kejam dan egois, maka Norman adalah orang yang licik dan tidak memiliki belas kasihan. Sebenarnya, kedua pria itu jauh lebih mirip dibanding yang mereka duga.

James terlihat begitu mulia dan sulit untuk didekati, sementara Norman tampak lembut dan elegan.

"Orang asing?" Norman menyesap wine miliknya, merasa terhibur dengan jawaban yang diberikan oleh James. Terdapat sedikit kelicikan yang melintas di matanya yang tampak tersenyum, tetapi Norman tidak mengatakan apa-apa lagi.

Senyum di wajah Maria masih tidak berubah saat dia mendengar jawaban James. Tidak masalah, dia akan menaklukkan pria ini cepat atau lambat!

"Tolong bawakan kemari hadiah ulang tahun untuk Nona Alina," Norman memberi perintah pada asisten yang berada di belakangnya.

"Baik, Tuan Sanjaya!"

Asisten tersebut segera menyerahkan kotak hadiah kepada Alina. "Selamat ulang tahun, Nona Kurniawan."

Alina tersenyum dengan anggun padanya. "Terima kasih Tuan Sanjaya."

Norman mengangguk padanya tanpa mengucapkan apa pun.

Sebagai tuan rumah perjamuan, Alina menyerahkan hadiah itu kepada pengurus rumah tangga yang berada di belakangnya, setelah itu Alina menyapa wanita pendiam yang ada di sebelahnya. "Maria, kamu sudah kembali? Kamu bersembunyi di mana selama ini? Kami semua sangat mengkhawatirkanmu! Bagaimana kabarmu?"

Maria mengulas senyum dan menatap mata Alina, "Terima kasih atas perhatianmu, Alina. Aku baik-baik saja. Aku hanya pergi ke suatu tempat untuk bersantai."

Nada suara Maria terdengar sangat santai. Tidak ada yang bisa menebak apa yang dirasakan oleh Maria.

Alina terperanjat saat mendengar suara Maria, 'Dia bisa bicara?'

Alina adalah seorang selebriti terkemuka di Kota Harapan, jadi dia bisa mengontrol kembali emosinya dalam sekejap.

"Aku baik-baik saja, semua ini berkat Tuan Sanjaya." Suara Maria terdengar begitu lembut dan tatapan matanya juga tampak berkabut. Maria seolah-olah tampak tersentuh oleh perhatian yang diberikan oleh Alina.

Namun, itu hanya di permukaan saja. Kedua sepupu ini seolah-olah ingin menghidupkan kembali hubungan mereka seperti dulu, tetapi nada bicara mereka tidak terdengar demikian. Nada bicara mereka terdengar datar, perkataan mereka pun asal-asalan.

Alina mengangguk lalu berbalik untuk menatap ke arah James. Dia memberikan saran dengan penuh pertimbangan, "James, karena Maria sudah kembali, apa kalian butuh waktu untuk mengobrol?"

Alis tebal pria itu tampak berkerut. Dia langsung menolak tanpa ragu, terdapat rasa jijik di tatapan matanya. "Tidak," kata James. Suara James bahkan terdengar lebih arogan dan dingin dibanding sebelumnya.

Alina memperhatikan reaksi James, suasana hatinya menjadi jauh lebih baik sekarang. "Baiklah, aku sudah lama tidak bertemu dengan Maria. Ada banyak hal yang ingin kukatakan padanya. James, Tuan Sanjaya, kami permisi dulu."

Setelah mengatakan itu, Alina lalu meraih pergelangan tangan Maria sebelum Maria bisa bereaksi.

Norman melepaskan Maria lalu mengangguk dan berkata, "Pergilah."

Maria dibawa pergi oleh Alina. Sebelum pergi, Maria menatap kembali ke arah Norman. Terdapat kilatan cahaya di tatapan matanya. Maria akan bersenang-senang terkait hal ini.

Norman melambai pada Maria, mengisyaratkan agar Maria tidak perlu khawatir mengenai dirinya.

Maria berbalik lalu berlari kecil untuk mengimbangi langkah Alina. "Hei, Alina, sepatuku terlalu tinggi untuk berjalan cepat seperti ini, apa kamu bisa berjalan sedikit lebih pelan?" Maria bertanya dengan hati-hati, tetapi malah tidak mendapat tanggapan.

Kedua wanita itu pergi meninggalkan pasangan mereka masing-masing dengan pemikiran yang berbeda. James meletakkan satu tangan di dalam sakunya, sementara tangan lainnya mengguncang wine yang ada di dalam gelas.

Norman menatap pria itu sambil tersenyum dan bertanya, "Bagaimana menurutmu? Perubahan Maria sangat besar, bukan?"

James menatapnya dengan dingin lalu bertanya, "Tuan Sanjaya, kamu pasti bosan. Apa tidak ada orang lain yang bisa kamu ganggu?" Mereka biasanya memang tidak ramah pada satu sama lain. James juga tidak suka berbasa-basi.

"Tidak juga." Norman mendentingkan gelasnya pada gelas James, kemudian menyesap wine di gelasnya, "Kudengar kamu akan bertunangan dengan Alina?"

Belakangan ini ada gosip yang beredar di Kota Harapan yang berkata bahwa James dan Alina akan bertunangan. Sepertinya gosip itu benar karena James hadir di pesta ini.

"Ya." James melihat tidak ada untungnya berbohong mengenai hal itu.

Norman lalu mengangguk. Beberapa saat kemudian, dia lalu berkata, "Kebetulan sekali! Aku juga sedang berpikir untuk menikahi Maria."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dendam Cinta Sang Miliarder
9.4
Sagara Tyson Murphy hancur saat Janessa, kekasihnya, tewas menjelang pernikahan mereka. Dendam membara pun ia tujukan kepada Aluna Jaylee Morris yang dituduh sebagai penyebab kecelakaan itu. Murka melihat Luna masih bebas, Saga nekat menjadikannya pengantin pengganti demi menyiksa hidup gadis itu secara langsung. Luna pasrah menerima penderitaan asalkan orang terdekatnya aman. Namun, mampukah kebencian Saga bertahan saat kebenaran di balik tragedi Jane mulai terungkap?
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Istri
9.7
Pernikahan Altair Nanggala dan Zoe Zivana tampak harmonis, namun sebenarnya hambar karena keterpaksaan demi keturunan. Bayang-bayang masa lalu muncul saat Naura Zoffany, mantan istri Altair yang dicintainya, kembali. Dulu mereka bercerai karena Naura dianggap mandul, padahal ia sedang mengandung tanpa diketahui Altair. Naura merahasiakan itu demi melindungi bayinya dari mertua. Kehadiran Naura kini menguji kesetiaan Altair pada Zoe yang rapuh.
Sampul Novel Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku
8.1
Hidup Mariana hancur setelah dikhianati suami dan kehilangan bayinya. Di tengah duka, atasannya yang baru saja kehilangan istri meminta Mariana menjadi ibu susu bagi anaknya. Meski awalnya ragu, tugas ini membawa Mariana terjebak dalam dilema emosional. Kehangatan tak terduga mulai tumbuh di antara mereka, menciptakan benih cinta yang muncul di waktu yang salah. Bisakah perasaan tersebut bertahan di atas luka masa lalu dan situasi yang tidak semestinya?
Sampul Novel Pesona Gadis Camilan
9.4
Nathalie Benoit adalah primadona di dunia gelap Santa Marie, Los Angeles, yang terbiasa menghadapi kerasnya hidup. Namun, nasib baiknya seolah sirna saat ia bersinggungan dengan Adam Connor. Pertemuan dengan miliarder yang dirumorkan impoten tersebut memicu skandal besar yang menjungkirbalikkan dunia Nathalie. Di tengah kekacauan berita miring yang beredar, ia harus memilih antara terus berjuang melawan rintangan atau menyerah pada keadaan bersama Adam.
Sampul Novel sex, love and friends
9.6
Kehidupan Alma terasa hampa sejak sang ibu tiada, hingga Panji hadir membawa keceriaan. Meski Panji telah memiliki kekasih, kedekatan mereka sebagai teman masa kecil justru berkembang menjadi hubungan terlarang yang melampaui batas. Di sisi lain, hati Alma sebenarnya terpaku pada Gaga, pria yang sangat ia cintai. Terjebak dalam dilema antara nafsu bersama Panji atau kesetiaan pada Gaga, Alma harus menghadapi konsekuensi atas kesalahannya dalam pilihan yang sulit.
Sampul Novel TAK MAU DIMADU
9.7
Lima tahun membina rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta, kebahagiaan itu seketika hancur berkeping-keping. Kehadiran sosok wanita dari masa lalu Ilham mengubah segalanya, melenyapkan gairah hidup serta merusak pernikahan yang telah lama dijaga. Impian untuk menua bersama hingga maut memisahkan kini terancam sirna akibat pengkhianatan orang ketiga. Sanggupkah hubungan ini bertahan saat bayang masa lalu datang memporak-porandakan segalanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan