Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Menjelang tahun baru, Dylan Stevens memilih pergi ke pantai bersama asistennya. Sang protagonis tidak melarang dan justru membantunya berkemas, meski Dylan mengejeknya telah melunak karena hamil. Begitu Dylan pergi, ia segera melakukan aborsi. Di kehidupan lalu, usahanya menahan Dylan dengan anak mereka berakhir tragis saat sang asisten tewas dan Dylan membelah perutnya demi membunuh bayi mereka. Kini, kesempatan kedua datang untuk merebut segalanya dari Dylan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Begitu Dylan pergi, aku segera pergi ke rumah sakit untuk menjalani operasi aborsi.

Sesaat sebelum anestesi masuk ke tubuhku, aku menerima pesan dari Dylan.

[Chloe, tadi aku bilang gitu karena emosi. Tenang saja, aku pasti akan menikahimu. Pada hari pertama tahun baru, aku pasti akan pulang. Tunggu aku.]

[Soal Lydia, anggap saja dia nggak pernah ada. Aku sudah bicara dengannya, dia nggak akan ganggu kehidupan kita.]

Aku menatap pesan-pesan itu dan mematikan layar ponsel dengan dingin.

Selama dua tahun terakhir, demi Lydia, Dylan telah beberapa kali menentang perjodohan antara dua keluarga ini.

Aku bahkan sudah berniat ke luar negeri demi merelakannya. Namun, pada hari keberangkatanku, Dylan mengejarku ke bandara sambil menangis dan memohon agar aku tidak pergi.

Hari itu, kami sama-sama kehilangan kendali, jadi anak ini pun hadir.

Namun, menjelang ajalku, aku baru tahu bahwa Dylan mengejarku ke bandara hari itu hanya karena Keluarga Stevens mengancamnya dengan Lydia.

Perjodohan antara Keluarga Horton dan Keluarga Stevens tidak akan berubah karena siapa pun atau apa pun.

Jadi, sekalipun Dylan sangat mencintai Lydia, dia tetap harus menikah denganku.

Aku merasakan tubuhku mengalirkan kehangatan. Sejak awal, anak ini memang sebuah kesalahan.

Saat aku terbangun, aku sudah berada di bangsal.

Saat itu, Dylan dan Lydia sudah lebih dulu tiba di pantai.

Lydia juga kirimkan lumayan banyak pesan pamer, lengkap dengan beberapa foto bersama Dylan.

Di foto itu, Dylan tampak memeluk Lydia dari belakang dengan ekspresi lembut. Dulu, Dylan juga bersikap seperti itu padaku. Namun, sekarang... aku hanya merasa jijik saat melihatnya.

[Kak, Pak Dylan bilang kamu juga suka laut. Kalau tahu dari awal, harusnya aku juga mengajakmu.]

[Oh ya, dia sudah siapkan pertunjukan kembang api untukku. Nanti akan aku kirimkan videonya padamu, ya.]

[Wanita tua, kalau aku jadi kamu, aku bakal sadar diri dan pergi sejak lama. Masih saja menempel sama Pak Dylan, kamu memang nggak tahu malu.]

Dulu, aku akan mengabaikannya. Namun, kali ini aku membalasnya.

[Kalau kamu memang begitu mencintai Dylan, jangan pernah lepaskan dia.]

Aku juga ingin melihat, apa Lydia masih akan tetap bersama Dylan ketika dia kehilangan segalanya.

Setelah mengirim pesan itu, aku merasa lelah dan ingin memejamkan mata sejenak. Namun, saat hendak tidur, ponselku berdering.

Begitu tersambung, suara Dylan yang marah langsung terdengar.

"Chloe, ngapain kamu menggila lagi? Sudah kubilang, aku akan menikahimu, kenapa kamu terus-menerus lampiaskan amarahmu ke Lydia?"

"Aku susah payah bawa dia liburan untuk menyambut tahun baru, kenapa kamu harus merusak suasana sih? Minta maaf padanya. Kalau nggak, jangan salahkan aku kalau nanti di hari pertama tahun baru, aku nggak bersikap baik padamu."

Aku mengernyit dan merasa suaranya begitu mengganggu.

Dylan masih terus bicara tanpa henti. Tapi aku langsung menutup telepon dan memblokir nomornya dengan kesal.

Hari aku keluar dari rumah sakit, bertepatan dengan malam tahun baru.

Sesampainya di rumah, aku mengemasi semua barang yang berhubungan dengan Dylan dan membuangnya.

Pakaian, sikat gigi, bahkan buku-buku yang Dylan beli, semuanya aku kemas dan buang.

Barang-barang Dylan tidak seharusnya ada di sini karena aku yang membeli rumah ini.

Setelah itu, aku kembali ke rumah lama untuk makan malam tahun baru.

Saat menonton acara malam tahun baru, aku pun bosan dan bermain ponsel.

Tiba-tiba, sebuah pertunjukan kembang api muncul sebagai berita terviral.

Melihat singkatan DS dan LA, aku langsung menebak bahwa itu adalah pertunjukan kembang api yang disiapkan Dylan untuk Lydia.

Benar saja, tidak lama kemudian, Lydia mengirimkan video.

[Wanita tua, Dylan bilang pertunjukan kembang api ini hanya untukku. Emang kenapa kalau kalian berteman sejak kecil? Emang kenapa kalau kamu hamil? Pada akhirnya, kamu tetap nggak bisa dapat cinta dari Dylan.]

[Tiba-tiba aku merasa, kalau kalian nikah juga nggak masalah. Lagi pula, yang dicintai Dylan adalah aku.]

Saat itu, muncul pesan dari kontak dengan foto profil hitam di bagian atas layar.

Aku melihat pesan itu dan tersenyum tipis.

Biarlah malam ini menjadi pesta terakhir bagi pasangan menjijikkan itu.

Pada hari pertama tahun baru, Keluarga Stevens telah memesan ruang VIP untuk membahas pertunangan antara kedua keluarga.

Namun, Dylan yang seharusnya menjadi tokoh utama, tidak kunjung datang.

Wajah ayah Dylan serius dan berkata dengan suara dingin, "Ada apa dengan Dylan ini? Kalau dia bertingkah seperti itu saat tahun baru, aku masih bisa maklum, tapi di hari yang penting seperti ini, dia malah terlambat. Semua ini karena kamu manjakan dia. Kamu yang terlalu sayang sama dia, makanya dia jadi hancur gini. Begitu dia datang, aku pasti akan memberinya pelajaran."

Ibu Dylan juga terlihat cemas. Setelah dimarahi ayah Dylan, dia hanya menundukkan kepala dengan sedih.

Di meja makan, semua orang menunggu Dylan dengan wajah muram.

Namun aku tahu, Dylan sedang berada di lantai bawah.

Dylan sedang menunggu, menunggu aku minta maaf pada Lydia. Keterlambatannya hari ini adalah pelajaran yang dia berikan padaku.

Aku juga sedang menunggu, menunggu seseorang.

Aku menenangkan kedua keluarga tanpa menghiraukan ponsel yang terus-menerus bergetar.

Setengah jam kemudian, akhirnya ponselku diam. Bersamaan dengan itu, pintu ruangan tiba-tiba didorong keras.

Dylan melangkah masuk dengan wajah menggelap dan langsung menuju ke arahku.

"Chloe, aku sudah bilang, minta maaf pada Lydia. Ngapain pura-pura nggak tahu? Ini kesempatan terakhirmu. Kalau kamu nggak minta maaf, pertunangan hari ini batal!"

Seketika, ruangan menjadi sunyi senyap.

Ayah Dylan memukul meja dan berdiri, lalu menunjuk Dylan dengan marah. "Anak durhaka! Apa yang kamu bilang barusan? Selain terlambat, kamu bahkan mau ancam Chloe? Minta maaf pada Chloe! Minta maaf!"

Wajah ayahku menjadi sangat muram, dia mendengus dingin.

"Victor, anakmu benar-benar luar biasa. Putri Keluarga Hortonku ini tampaknya sama sekali nggak berarti di matanya."

Wajah ayah Dylan tampak sangat buruk. Dia memaksa Dylan untuk meminta maaf.

Namun, Dylan bersikeras menolak. Tidak lama kemudian, Lydia juga berlari masuk sambil menangis.

"Pak Dylan, tolong jangan marah demi aku. Aku nggak masalah mendapat perlakuan menyakitkan. Lagian sejak kecil aku sudah terbiasa menerima perlakuan seperti ini."

Wajah Dylan makin kelam. Dia mendekat ke telingaku dan mengancam dengan suara rendah, "Chloe, kalau kamu nggak minta maaf, kita nggak akan nikah. Kita lihat saja apa keluargamu masih mau menerimamu, ketika kamu lahirkan anak di luar nikah."

"Kalau itu terjadi, aku akan undang beberapa media besar untuk publikasikan bahwa putri tunggal Keluarga Horton melahirkan anak tanpa nikah. Saat itu, coba tebak, apa keluargamu akan terkena dampak?"

Aku mendongak dengan cepat dan menatapnya tidak percaya.

Dylan mengangkat alisnya dan mencoba membujukku.

"Chloe, ini cuma soal minta maaf. Kalau kamu minta maaf, semuanya akan selesai. Aku juga akan bekerja sama hari ini untuk tetapkan tanggal pernikahan antara kedua keluarga. Kamu harusnya tahu harus gimana pilih, 'kan?"

Ayahku memang marah, tapi sejak awal, dia tidak pernah menyatakan ingin membatalkan perjodohan.

Hal ini membuat Dylan makin berani.

Dia menungguku mengalah dengan percaya diri.

Namun, pada detik berikutnya, pintu ruangan kembali terbuka. Sebuah sosok tinggi besar melangkah masuk.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B33534" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B33534
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Cinta yang Terkhianati
8.1
Pernikahan Aulia dan Arman kini hampa, menyisakan luka akibat sikap Arman yang dingin dan sering mabuk. Keadaan semakin memburuk saat Rika mengungkap perselingkuhan Arman dengan Maya. Hancur oleh kebenaran ini, Aulia memutuskan untuk mengakhiri sandiwara mereka. Ia langsung mengonfrontasi Arman dan menuntut kejujuran. Meski Arman terpojok, luka Aulia sudah terlalu dalam. Kini, ia harus memilih antara mempertahankan rumah tangga atau pergi demi harga dirinya.
Sampul Novel Derai Kasih Syafana
9.1
Syafana Azzahra, wanita cantik berusia 33 tahun, harus menelan pil pahit setelah dua kali gagal menikah. Harapannya kini tertuju pada Arman Alatas, pria pilihan sahabatnya. Namun, tiga hari menjelang hari bahagia, Syafana justru memergoki Arman berselingkuh. Meski hatinya hancur dan terluka dalam akibat pengkhianatan tersebut, ia tetap memberi kesempatan kedua hingga mereka resmi menikah. Mampukah Syafana bertahan dalam rumah tangga yang diawali dengan dusta?
Sampul Novel Gairah Nikmat Perselingkuhan
9.1
Dalam suasana yang sunyi, aku memberanikan diri untuk merengkuh tubuh Wiwik dengan penuh kelembutan. Meski sempat menanyakan keberadaanku, ia akhirnya luluh dan mulai menikmati kehangatan dekapan yang kuberikan. Suasana semakin intens saat Wiwik membalas pelukanku dengan erat. Tak berhenti di situ, kecupan di pipi hingga bibir pun disambutnya dengan penuh gairah. Desahan pelan darinya menjadi tanda bahwa ia telah hanyut dalam kemesraan ini.
Sampul Novel Gelora Berbahaya Sang Pengacara
9.8
Demi melunasi utang orang tuanya kepada mucikari, Madona nekat menjebak pengacara bernama Ardan demi uang 500 juta rupiah. Namun, rencana tersebut berbalik menjadi petaka bagi Madona saat video skandal mereka justru membawanya ke dalam masalah besar. Alih-alih mendapatkan harta, ia justru terkurung di kediaman Ardan. Di tengah situasi penuh tekanan ini, akankah benih cinta mulai tumbuh, ataukah hanya rasa benci yang akan mewarnai hubungan mereka?
Sampul Novel PEDIHNYA JADI ISTRI KE DUA PAK DOSEN
9.7
Rania, seorang penulis, terjebak dalam nestapa setelah menyadari posisi istri kedua adalah kesalahan besar. Meski mencoba lari agar talak jatuh secara otomatis, ia justru diteror oleh suaminya yang berprofesi sebagai dosen. Di tengah perjuangan menuntut hak dan melawan ketidakadilan, Rania bertemu Yudha yang tampak baik namun menyimpan niat jahat. Mampukah wanita tangguh ini bangkit menghadapi pengkhianatan dan menyelesaikan kemelut hidupnya dengan elegan?