Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Karir Linda yang sedang bersinar seketika hancur akibat pernikahan paksa yang menjeratnya. Erik Bayroad, detektif terbaik di Inggris, menjadi sosok kejam yang menghabisi mantan kekasih Linda dan mengisolasi dirinya dari keluarga serta dunia luar. Menyadari dirinya tak berdaya untuk melarikan diri, Linda terpaksa menerima takdir di bawah kendali Erik. Bersama sang suami, ia kini harus menghadapi realitas kehidupan baru yang penuh bahaya serta tantangan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kesabaran Erik diuji setiap kali berhadapan dengan Linda. Sifat keras kepalanya terkadang membuat Erik muak.

"Aku tahu, kamu tidak menyukai keputusan ini. Tapi bisakah kamu menunjukkan sedikit saja rasa suka terhadapku?"

"Contohnya seperti apa?" Linda akhirnya merespon ucapan Erik meskipun dia bertanya balik.

Erik berpikir sejenak. "Misalnya ... Temani aku mandi."

Erik memperhatikan reaksi Linda. Meski wajahnya menghadap ke tembok Erik bisa melihat ekspresi kecut di wajahnya.

"Bagaimana, kamu mau melakukannya?"

Linda menjawab dengan ragu-ragu. "Kamu tahu kan, aku menikah karena dipaksa. Aku ... Tidak ingin melakukan hubungan suami istri ataupun mandi bersama."

Tiba-tiba Erik harus mengangkat telepon. Kasus baru diterima oleh karyawan di kantornya.

"Kita lanjutkan pembicaraan ini nanti!"

Di depan pintu kamar Erik mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya pada Linda. "Lin, aku ... Aku mencintaimu dengan tulus meskipun pernikahan paksaan lah yang mempertemukan kita."

"Tolong jangan pergi dari rumah ini sampai aku kembali. Masih ada banyak hal yang belum kamu ketahui tentangku, yang mungkin bisa mengubah keputusanmu."

Linda duduk di pojok kamar, di atas lantai yang hangat, menunggu suami sahnya kembali.

Linda tidak habis pikir. Erik terlalu lembut untuk seseorang yang dijuluki detektif kejam. Entah sejak kapan rumor itu berkembang, yang jelas Erik pernah menunjukkan kekejamannya satu kali. Dan itu adalah saat Erik menikahinya dan menyeret Linda ke rumah besar itu.

"Omong kosong. Apa kamu terlalu sibuk bekerja sehingga tidak memiliki teman? Atau kamu terlalu kejam sehingga rekan kerjamu takut padamu? Bagiku kamu hanyalah pria brengsek!"

Linda merogoh saku celana di balik gaunnya. Rumah itu seperti penjara. Linda merasa takut. Sangat takut, seperti tahanan perang.

Dengan gemetar Linda menekan satu-persatu aplikasi di hp nya lalu menelepon ibunya.

"Halo ... Ibu. Bisakah ibu datang ke rumah keluarga Bayroad?"

Bibir Linda bergetar hebat sampai giginya berbenturan, dia seperti orang kedinginan. Linda tidak mampu melanjutkan telepon itu syok akibat terbentur menyebabkan dia sakit kepala ekstrem dan akhirnya jatuh pingsan.

Pembantu yang menjaga Linda terkejut, mendapati Linda tumbang di pojok ruangan. Mereka pun bergegas menaikkannya ke ranjang.

Kepala Linda masih berdarah walaupun sudah diperban, seorang pembantu senior menyuruh juniornya untuk menjaga Linda.

"Sebaiknya kamu tetap disini, mbak Tari. Biar kakak yang mengerjakan bagianmu selama kamu menjaga Nyonya." ucap pembantu perempuan yang usianya 4 tahun lebih tua dari Mbak Tari.

"Iya, memang sebaiknya begitu." Tambah pembantu lainnya.

Tari perlahan meletakkan alat pel supaya Linda tidak terganggu, kemudian duduk di pojok ruangan yang paling bersih.

Keesokan harinya Erik datang dengan membawa hadiah. Hadiah itu tidak lain ditujukan untuk Linda.

Tiba-tiba terdengar suara barang pecah dari kamar Erik dan Linda.

"Oh tidak! di kamarku ada keramik peninggalan kakek, kuharap Linda tidak memecahkannya!"

Saking terburu-burunya, Erik sampai menendang pintu kamar. Alangkah terkejutnya Erik mendapati Linda memegang vas keramik yang berlumuran darah. Sementara Tari berbaring dengan dahi terluka seperti Linda.

Apakah kejadiannya sesuai dengan yang dipikirkan Erik Bayroad?

Apa yang terjadi pada Linda dan Tari?

Keadaan ini jauh lebih buruk dari yang Erik bayangkan. Tidak ingin Linda makin tertekan, Erik memerintahkan pembantu lain mengantar Tari ke asrama yang berada di belakang rumah. Kemudian Erik mengajak Linda bicara empat mata.

"Lin, kamu kenapa memukul Mbak Tari? Apa dia melakukan hal yang kurang ajar?"

Linda memainkan jarinya, tidak tahu bagaimana cara memberitahu suaminya, bahwa ada kejadian lain di kamar mereka.

"Bagaimana ini? Aku harus bilang apa? Aku sangat takut pada kecoak sampai tidak sadar memukul pembantu itu." Linda memulai percakapan dengan dirinya sendiri, lalu dia mulai berteriak menyesal dalam hati.

Erik memperhatikan gerak-gerik Linda. Insting tajam Erik bangkit begitu melihat seekor kecoa melintas di antara dia dan Linda.

"Tidak! Deduksi itu terlalu konyol. Tidak mungkin Linda begini karena kecoa. Tapi akan lebih baik jika kecoa yang jadi alasan."

Ketajaman insting Erik dibuktikan melalui tindakannya selama 12 tahun bekerja sebagai detektif swasta. Tidak ada kasus yang gagal dia selesaikan.

Erik menatap dalam mata Linda. Linda membalas dengan tatapan marah.

"Apa dia akan mengamuk? Syukurlah kalau begitu, lebih baik kami berkelahi dan bercerai." Harap Linda dalam hatinya.

"Anu, Erik, kalau boleh aku mau telepon ayah dan ibu dulu?"

"Untuk apa dulu?"

"Cuma mau tahu berapa lama kontrak kita berlangsung."

"Hah? Kamu masih menganggap pernikahan kita pernikahan kontrak?"

Linda menjawab dengan bingung. "Kan memang seperti itu? Ayahku memiliki hutang yang sangat besar, karena itulah dia menjualku padamu."

Erik mengetahui semua itu, tetapi ada yang berbeda. Sejalan dengan perasaannya yang berubah saat bertemu Linda. Erik memantapkan hatinya untuk serius menikahi Linda. Artinya kontrak itu sudah dibatalkan.

"Apa yang ayah lakukan pada perjanjian itu?"

"Aku juga tidak tahu," Linda menggeleng.

Setidaknya sekarang Linda mau bicara dengan Erik. Erik sedikit senang, namun masalah yang lebih besar muncul. Erik duduk di samping Linda seraya menggenggam tangan Linda, menahannya dari menjauhkan diri.

Erik tidak tahu bagaimana harus memulai, dia ingin mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya, tetapi hasrat ingin memiliki Linda lebih besar ketimbang rasa cinta murni.

Laki-laki itu mulai menggila. Hasratnya menggelora, namun, di satu sisi tidak ingin memaksa istrinya melakukan hal yang tidak dia setujui.

Erik mendorong badan Linda hingga terbaring di atas kasur, lalu dengan cepat menahan kedua tangannya.

Posisi itu sangat memalukan untuk Linda, Erik tidak mendengarkan teriakan Linda dan terus menahannya dalam posisi itu. Tidak ada lagi senyum di wajahnya, yang ada hanya kemarahan yang menggebu.

"Aku sudah membatalkan kontrak itu, dan aku akan mencari pria yang membuatmu tergila gila, wahai istri cantikku."

Terkejut dengan pernyataan Erik, Linda pun berseru. "Apa maksudmu?! Kamu tahu aku tidak mencintaimu dan kontrak pernikahan itu masih berlaku!"

Harapan Linda untuk menjauhi laki-laki itu pupus. Erik benar-benar mencintainya dan dia bersumpah akan menemukan kekasih Linda.

Erik kembali mengintimidasi Linda dengan mengancam akan melakukan sesuatu pada proyek yang dikerjakan ayahnya.

"Apa maksudmu menyeret ayahku dalam masalah kita mas?"

Erik meletakkan tangannya di daun telinga Linda, lalu menjawab pertanyaannya dengan suara lembut. "Aku bisa saja menyuruh preman untuk merusak apapun yang ayahmu kerjakan. Dengan begitu hutangnya dengan perusahaan kami akan bertambah dan kau tetap jadi milikku."

Setelah mengatakan itu Erik mencium Linda. Linda menampar Erik hingga suara tamparannya didengar oleh pembantu di luar kamar.

Sejak kecil Erik tidak pernah menerima tamparan sekeras itu. Bahaya jika lebam di pipinya sampai terekspos ke media.

Linda menatap tajam ke pipi Erik, dia juga tidak menyangka tamparannya akan membuat wajah suaminya membiru.

"Ma-maaf mas! Itu salah kamu yang tiba-tiba menciumku!!"

Erik meraba pipinya dengan kasar seraya memuji tenaga Linda yang teramat besar. "Aku mencium kamu, lalu kamu menampar aku. Kita sudah impas kan?" Seharusnya Linda menamparnya lebih keras lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.8
Setelah tewas mengenaskan akibat tusukan pisau bedah suaminya sendiri yang mendendam atas kematian Charlene, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia kembali ke hari di mana ia menderita pankreatitis akut akibat alkohol. Kali ini, suaminya yang berprofesi sebagai dokter UGD memilih mengabaikannya demi menyelamatkan cinta sejatinya tanpa ragu. Namun, keputusan sang suami untuk meninggalkannya justru memicu penyesalan mendalam, hingga akhirnya pria itu berlutut memohon pengampunannya.
Sampul Novel Alpha Damon
9.5
Damon menyadari keanehan dirinya sejak kecil akibat kutukan misterius. Ayahnya melarangnya bersosialisasi, namun ia tumbuh menjadi pemburu yang mematikan. Tanpa kehadiran serigala batin, Damon berubah menjadi sosok yang brutal dan menolak tanggung jawab sebagai Alpha. Segalanya berubah saat seorang putri cantik hadir di hidupnya. Demi melindunginya, Damon terpaksa merangkul takdir yang ia benci dan bangkit menjadi Alpha terkuat guna menjaga sang pujaan hati.
Sampul Novel Bangkitnya Sang Menantu Benalu
8.7
Selama tiga tahun, Stefan hidup menderita sebagai menantu yang dihina dan dianggap benalu oleh keluarga Lionny. Pasca kecelakaan yang memicu amnesia, posisinya kian terpuruk hingga ia nyaris gila. Putus asa, ia mencoba mengakhiri hidup dengan menelan ratusan butir obat sekaligus. Namun, keajaiban terjadi; alih-alih tewas overdosis, ingatan Stefan justru pulih sepenuhnya. Inilah titik balik sang menantu sampah untuk bangkit dan menunjukkan jati diri aslinya.
Sampul Novel Danny Hatta
9.2
Saat memburu target di Swiss, Danny Hatta menemukan petunjuk krusial mengenai kematian ayahnya, seorang hakim tinggi. Penyelidikan itu justru menjebaknya dalam fitnah pembunuhan aparat dan mantan sekretaris sang ayah. Kini berstatus buronan, Danny harus melarikan diri bersama Sarah Hartono, jurnalis yang mengikuti jejaknya. Di tengah ketegangan yang mendebarkan, keduanya terlibat dalam petualangan berbahaya demi mengungkap kebenaran di balik konspirasi ini.
Sampul Novel DENDAM CINTA SANG MAFIA
8.3
Kehidupan seorang wanita biasa berubah drastis saat ia masuk ke dunia mafia yang kelam. Terpikat oleh pesona bos kriminal yang sangat berbahaya, ia terjebak dalam pusaran gairah mematikan dan aksi balas dendam yang brutal. Di tengah konflik berdarah ini, ia dipaksa menghadapi dilema batin yang hebat. Kini, ia harus memilih antara mengikuti kata hatinya untuk terus mencintai sang mafia atau tetap memegang teguh prinsip moralitasnya.
Sampul Novel Harga Diri Seorang Wanita
8.1
Jenna Ren berdiri di tepi atap rumah sakit dengan lengan berdarah dan hati hancur. Saat nyaris melompat, ia melihat suaminya datang bersama wanita lain. Jenna sadar bahwa kematiannya hanya akan memberi mereka kebahagiaan. Setelah menderita hingga keguguran, ia bangkit untuk membalas dendam. Jenna membatalkan niat bunuh diri dan mendatangi Tuan Besar Kim. Sambil berlutut, ia memohon kekuasaan demi menghancurkan orang-orang yang telah mengkhianatinya.