Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Cinta Sang Kakak Ipar

Terjerat Cinta Sang Kakak Ipar

Syera terjebak dalam situasi pelik saat tinggal bersama kakaknya, Syima. Setelah dikhianati oleh perselingkuhan Syima, Raihan yang murka memutuskan untuk membalas dendam melalui Syera. Namun, niat jahat tersebut perlahan berubah menjadi cinta yang nyata. Keduanya akhirnya terjebak dalam hubungan terlarang yang sangat rahasia di belakang keluarga mereka. Konflik mencapai puncaknya ketika Syera mendapati dirinya hamil akibat perbuatan Raihan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah pernikahan, Syima menjadi istri yang penurut dalam segala hal tapi hanya satu hal saja yang Syima tidak bisa tinggalkan iaitu adalah pekerjaan.

Syima merupakan seorang sekretaris di sebuah perusahaan properti. Semuanya hasil dari bekerja keras Syima selama masih belum menikah hingga saat setelah menikah dia tidak bisa meninggalkan pekerjaannya begitu saja.

Raihan sebagai suami Syima tidak ingin memaksanya untuk berhenti bekerja karena dia tahu itu adalah impian sang Istri.

"Mas, besok aku ada kerja di luar kota, kamu tolong urusin anak-anak ya," ucap Syima sembari mengambil roti panggang yang telah disediakan di dalam piringnya.

Biarpun sibuk bekerja Syima dan Raihan tetap menyempatkan diri untuk merawat anak-anak mereka. Apalagi dengan kehadiran adik kandung Syima iaitu Syera yang menumpang tinggal di rumah mereka karena jarak dengan tempat Syera kuliah sungguh dekat dengan rumah Syima.

"Berapa hari Sayang?" tanya Raihan sambil mengunyah roti panggang.

"Hanya 4 hari Mas, Syera nanti kamu bantuin Mas Raihan ya, sepulang sekolah jangan ke mana-mana sementara Kakak tidak ada di rumah," jawab Syima dan tidak lupa juga berpesan kepada Syera.

Syera yang dari tadi hanya menyimak obrolan sepasang suami istri itu akhirnya mengangguk.

Memang Syera sudah tahu akhirnya akan meminta dirinya untuk membantu Kakak ipar. Tapi dia tidak keberatan karena dia sadar dirinya cuma menumpang dan harus membantu kedua Kakaknya ini.

Syera melanjutkan sarapan paginya. Setelah jam sudah hampir menunjukkan 6:20 pagi, Syera bergegas pamit untuk menuju ke sekolahnya.

Jarak kampus Syera tidak jauh dan hanya memakan 10 menit menggunakan motor untuk sampai ke kampusnya. Syera masih berada di semester 4.

...

Di kampus Syera.

Syera berjalan santai menelusuri koridor yang membawanya menuju ke dalam kelasnya. Syera berada di kelas desainer dan dia juga merupakan dewi kampus.

Syera memilik rupa paras seperti gadis-gadis Eropah. Mungkin karena neneknya merupakan keturunan asli Eropah.

"Syer!" suara seperti anak kecil itu bergema di ruang koridor yang dilewat oleh Syera.

Syera menoleh ke arah suara tadi.

"Nora," sahut Syera perlahan. Nora merupakan salah satu teman Syera dari bangku SMP.

"Syer, aku kira kamu tidak masuk kelas hari ini," ucap Nora setelah berada berdekatan dengan Syera.

"Hmm, aku harus ikut ujian, Nor, kalau tidak nilaiku bakal dikurangin dan tidak akan lulus semester," jawab Syera.

"Hehhh, tumben seorang Syera rajin," sindir Nora dengan wajah mengejek.

Sampai di dalam kelas seorang siswa pria yang duduk di belakang Syera tampak menunggu kehadiran Syera.

"Syera, Sayang kamu lama sekali," ucap pria itu.

"Berhenti memanggilku Sayang, Aziz! Itu sungguh menjijikkan dan kau berhasil membuat aku ingin memuntahkan sarapanku," sahut Syera memasang wajah ingin muntah.

Aziz merupakan teman Syera dan Nora. Walaupun sebenarnya Aziz menaruh hati pada Syera tapi dia belum bersedia untuk menyatakan perasaannya apalagi Syera sering membuat wajah tidak suka jika dia memanggilnya dengan kata 'Sayang'.

"Teganya kau Syer, kurang apa lagi aku. Sudah ganteng, baik hati pula," ucap Aziz memuji dirinya sendiri.

"Tolong guys! Aku juga pengen muntah mendengarkannya," sahut Nora dengan menutup mulutnya.

Aziz menatap kedua gadis di depannya dengan jengah dan malas. Begitulah kebiasaan kedua gadis itu.

...

Jam istirehat ini Raihan keluar makan bersama teman-temannya. Raihan merupakan manager di sebuah perusahaan guci. Dia memiliki bakat dan seni yang membuatnya cepat untuk diangkat menjadi manager. Apalagi dengan sertifikat ijazah S2 yang merupakan mantan siswa jurusan seni.

Setelah sampai, dekat restoran yang mereka tuju, tiba-tiba Raihan melihat sosok wanita yang begitu dia kenal bersama seorang pria menuju ke arah hotel yang berseberangan dari restoran tempat di mana dia akan makan bersama teman-teman sekantornya.

'Itu Syima,' batin Raihan.

"Eh sorry guys aku baru teringat sesuatu ada hal penting yang harus aku urus. Kalian duluan ya," ucap Raihan lalu terburu-buru ingin pergi.

"Pak Rai, selalu saja setiap kali diajak makan sering cari alasan, ya sudah pergi urus dulu tapi kami tetap tunggu di restoran ya jangan lama-lama," sahut salah satu teman Raihan.

Raihan mengangguk dan dengan cepat dia melangkah menuju ke arah seberang jalan dan dalam diam dia membuntuti Syima istrinya bersama pria asing.

Hati dan perasaan Raihan sangat sakit apabila melihat Syima menggelayut mesra dilengan pria yang tidak dikenalinya. Tapi Raihan coba untuk tenang dan tidak gegabah.

Raihan mengeluarkan ponselnya dan menekan panggilan keluar ke nomor Syima. Cukup lama berbunyi deringan hingga pada akhirnya Syima menjawab panggilan teleponnya.

["Halo Sayang, lama sekali kamu mengangkat panggilanku,"] ucap Raihan sambil memperhatikan gerak gerik Syima.

["Halo Mas. Maaf aku lagi ada meeting sama Pak bos Mas, tidak bisa bicara lama. Mas jangan lupa makan ya,"] sahut Syima dari seberang sana.

["Oh, baiklah,"] ucap Raihan yang telah mengepalkan tangannya karena saat ini Syima jelas menipunya.

["Sampai jumpa di rumah ya Mas, aku sambung kerja dulu,"] ujar Syima lagi lalu mematikan panggilan teleponnya.

Raihan menyimpan kembali ponselnya di dalam saku jasnya. Matanya menatap tajam ke arah Syima dan yang paling menyakitkan hatinya adalah saat pria itu mencium bibir Syima dengan intens.

'Sial, Syima bermain belakang!' batin Raihan dengan penuh emosi.

Akan tetapi, Raihan tidak ingin memergoki istrinya secara terang-terangan, karena dia tidak mau membuat istri yang sangat dia cintai malu di depan umum.

'Apa mungkin karena aku membebaskan dia untuk bekerja, hingga dia tersesat seperti ini?' batin Raihan lagi.

Raihan tidak tega untuk melepaskan istrinya karena dia sangat mencintai Syima. Raihan akan coba memaafkan istrinya dan akan coba berbincang tentang pekerjaan. Raihan bertekad membawa Syima kembali ke jalan yang benar.

Raihan kembali ke kantornya dengan langkah gontai.

'Tidak semua ini bukan salah Syima tapi ini karena dia bekerja sebagai sekretaris. Ya sepertinya begitu,' gumam Raihan menyakinkan dirinya.

***

Makan malam telah disiapkan oleh pembantu rumahtangga mereka. Saat ini Raihan menatap piring kosong yang belum diisinya dengan makanan.

Raihan menghela napas panjang, terlihat sekali pada wajahnya dia mempunyai masalah.

'Syima belum pulang, apa dia masih sama pria itu huhh,' batin Raihan.

Syera yang baru saja selesai bermain game langsung saja memasuki ruang makan. Seperti biasa banyak makanan yang disediakan tapi bedanya kali ini belum ada yang menyentuh makanan tersebut.

Kedua anak lelaki Kakaknya bersama pengasuh mereka menatap bingung ke arah Raihan.

'Lah, Kak Raihan kenapa bengong sih, kasihan tu anak-anak, hmm ... tegur ahh,' batin Syera.

"Ehem, Kak Rai? Apa kakak akan memandangi makanan itu hingga makanannya bisa terbang ke piring Kakak?" Syera berdehem dan bertanya dengan sedikit sindiran.

"Err-eh maaf, kalian makan saja dahulu. Aku akan menunggu Syima pulang," jawab Raihan lalu segera beranjak dari kursi makannya.

"Kak Raihan kenapa?" gumam Syera.

Syera hanya menatap sedikit bingung tapi dia tidak mau mengambil tahu, karena bukan urusannya.

"Kita makan yuk," ajak Syera pada ponakan dan pengasuh ponakannya.

(Tbc ...)

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Setelah Pernikahan Paksa
9.1
Fei Livi terjebak dalam pernikahan paksa dengan pria yang jauh lebih tua demi melunasi utang ibu tirinya. Ia hanya memiliki satu misi: melahirkan seorang ahli waris sebelum akhirnya mereka bercerai. Namun, perjuangan Livi kian berat karena sang suami masih terbelenggu bayang-bayang masa lalu. Di tengah pahitnya kesepakatan ini, mampukah Livi bertahan? Akankah benih cinta tumbuh di hatinya sebelum waktu perpisahan yang dijanjikan itu tiba?
Sampul Novel Balapan Terakhir Sebelum Dijodohkan
8.6
Raina, pembalap liar legendaris Jakarta berjaket kulit hitam, baru saja membuktikan ketangguhannya dengan mengalahkan Melia di lintasan balap. Namun, kejayaan di jalanan seketika sirna saat ayahnya memberi ultimatum keras melalui telepon. Ia dipaksa pulang untuk menjalani perjodohan dengan putra sahabat keluarganya. Di tengah kemelut batin dan air mata, Raina menolak menjadi boneka kendali orang tuanya demi mempertahankan kebebasan hidup yang ia cintai.
Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia
8.1
Pernikahan Belleza dan Rafaele hanyalah aliansi bisnis antar klan mafia yang menghancurkan impian Bella akan cinta sejati. Terjebak dalam dunia gelap, Bella terpaksa tunduk pada dominasi Rafaele demi melindungi keluarganya. Namun, kematian mendadak ayahnya di wilayah Jefferie memicu dendam membara. Di tengah kehamilan dan intrik pengkhianatan yang terungkap, Bella harus mencari kebenaran. Akankah cinta tumbuh di balik kebencian, atau justru dendam yang menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Selama tiga tahun, pengabdian Giselle hanya dibalas kebencian oleh Lucian. Setelah menyerah pada pernikahan yang menyesakkan itu, Giselle bangkit menjadi CEO saingan dengan berbagai identitas rahasia sebagai peretas hingga desainer ternama. Lucian yang awalnya meremehkan justru terobsesi untuk mengejarnya kembali saat rahasia Giselle terungkap. Meski Lucian memohon kesempatan kedua dengan segala cara, bagi Giselle, penyesalan suaminya sudah sangat terlambat.
Sampul Novel Dan ternyata cinta
9.4
Pertemuan tak sengaja di pesawat tempat Vita bekerja menjadi awal kisah asmara bagi Andrian. Sebagai tentara yang sedang bertugas ke Jawa, ia langsung terpikat oleh kecantikan Vita sejak pandangan pertama. Hubungan mereka berkembang pesat hingga akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang indah. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Vita mendadak melayangkan gugatan cerai. Kini, Andrian dihadapkan pada pilihan sulit untuk menandatangani surat tersebut atau tidak.
Sampul Novel Karma sang pelakor
8.2
Keluarga Christian bersaudara menyimpan amarah besar setelah mengetahui suami mereka mengkhianati komitmen demi gadis muda. Dendam ini memicu rencana pembunuhan gelap yang mengguncang segalanya. Namun, aksi tersebut justru memancing kecurigaan Nathan bersaudara. Mereka kini bertekad menelusuri jejak misterius demi mengungkap penyebab sebenarnya di balik kematian tragis adik bungsu mereka. Konflik antar keluarga pun pecah dalam balutan aksi dan misteri.