Sampul Novel Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

9.5 / 10.0
Dalam novel misteri Terapis Pembawa Petaka, kebahagiaan seorang istri bersama suaminya yang billionaire terusik oleh terapis pasca persalinan yang mencurigakan. Rahasia masa lalu mulai terancam terbongkar. Baca novel online ini untuk mengungkap misteri di balik sikap aneh sang terapis.
Ringkasan Terapis Pembawa Petaka
Saat menemani istrinya di pusat pemulihan pasca persalinan, seorang manajer umum muda yang kaya menarik perhatian terapis yang biasanya pendiam. Terapis itu mendadak sangat antusias, menyindir sang istri bisa menikahi miliarder karena operasi plastik, hingga melarangnya menyusui akibat tuduhan implan. Puncaknya, saat pasangan ini berdiskusi memilih nama untuk anak pertama mereka, sang terapis justru menyela dengan klaim mengejutkan bahwa sang istri sebenarnya sudah pernah melahirkan sebelumnya.
Baca Selengkapnya

Terapis Pembawa Petaka Bab 1

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat.

Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan.

Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan.

Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi.

Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti.

Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik.

Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat.

Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan.

Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan.

Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi.

Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti.

Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik.

Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"

...

Sahabatku yang bernama Intan membuka tempat pemulihan pasca persalinan dan menghabiskan banyak uang untuk mempekerjakan terapis pasca persalinan. Dia mengatakan bahwa terapis pasca persalinan yang bernama Tiara adalah orang yang baik hati, manis dan sangat terampil.

Untuk meramaikan bisnisnya, aku memesan satu ruangan di tempat pemulihan pasca persalinan yang dikelola oleh Intan.

Awalnya, suamiku berjanji akan menemaniku ketika aku melahirkan anak kami.

Namun, ketika usia kehamilanku memasuki 37 minggu, suamiku pergi ke luar negeri untuk mengurus proyek penting dan tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di sana.

Dalam panggilan video, suamiku menangis. "Valeri, aku ingin kembali sekarang juga. Kenapa aku nggak bisa nemenin kamu di saat penting begini?"

Aku tersenyum dan menghiburnya, "Sayang, aku baik-baik saja. Aku hanya melahirkan, apalagi ada orang tuaku yang menemaniku, jangan khawatir."

Pada hari ketiga setelah melahirkan, aku dipindahkan ke tempat pemulihan pasca persalinan milik Intan.

Intan sedang berada di luar kota untuk melakukan riset pasar, jadi salah satu terapis terbaik di tempat pemulihan pasca persalinan yang menyambut kedatanganku.

Saat pertama kali mendengar kalau aku adalah teman bosnya, terapis itu tersenyum cerah, dengan antusias mengatur ruangan untukku dan memperkenalkan layanan yang ada.

Setelah melihat ayahku mengenakan celana panjang pantai dan ibuku mengenakan pakaian linen polos saat menemaniku, senyum terapis itu langsung memudar. Dia bahkan terkesan acuh saat aku menanyakan beberapa masalah yang aku hadapi.

Setelah orang tuaku pergi, aku mencoba untuk mengatur rencana pemulihan setelah melahirkan. Namun, terapis itu menjawab dengan tidak sabar, "Kak, layanan ini sudah penuh untuk hari ini, jadi aku nggak punya waktu untuk melayanimu."

Setelah itu, dia pergi dan meninggalkanku sendirian.

Selama dua hari berturut-turut, aku bertanya kepadanya kapan dia akan mengatur jadwal untukku. Namun, dia begitu acuh dan tidak sabar saat menghadapiku.

Setelah diabaikan selama hampir empat hari, aku mulai kesal. Hari ini, ketika aku ingin mendapatkan jawaban pasti darinya, dia tiba-tiba tersenyum cerah, bahkan nada bicaranya berubah menjadi sedikit manja.

Aku sedikit bingung, tiba-tiba suara seksi suamiku terdengar, "Valeri, aku pulang."

Suamiku, Dirga, berdiri di depan pintu dengan setelan jas mewah berwarna abu-abu perak.

Sinar matahari menyinari sosoknya melalui kaca, menambah aura elegan dan misterius dalam dirinya. Dia seperti bunga yang sedang mekar sempurna, menunggu untuk dipetik.

Detik berikutnya, bibir Dirga mendarat di keningku. "Sayang, kamu pasti sangat menderita dalam beberapa hari ini."

Aku baru akan mengomel tentang sikap arogan dan kasar terapis yang bertanggung jawab atas diriku, tiba-tiba terapis itu menghampiriku dengan sikap antusias, memeriksa kondisi tubuhku.

"Kak, aku akan memeriksa kondisimu, baru nanti kita jadwalkan layanan pemulihan pasca persalinan yang akan disesuaikan dengan kebutuhanmu nanti."

"Aku sendiri yang akan melakukan dua kali program laktasi untukmu. Kamu bisa memanggilku Tiara."

Ternyata namanya Tiara, terapis pasca persalinan yang sangat ingin dipekerjakan oleh Intan.

Mengingat penghargaan Intan yang begitu tinggi terhadapnya, aku menganggukkan kepala tanda setuju dan memintanya untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan pada tubuhku.

Ketika memeriksa kondisiku, Tiara juga mengamati Dirga, secara sadar mencari topik pembicaraan dengan Dirga.

Kening Dirga menunjukkan kelelahan, tetapi dia menanggapi dengan sopan.

Melihatku menatapnya dengan penuh curiga, Tiara tersenyum canggung. "Kak, suamimu tampan sekali."

"Kak, buka bajumu. Aku ingin memeriksa kondisimu dengan lebih teliti."

Tanpa memberiku waktu untuk bereaksi, Tiara langsung membuka bajuku, mengabaikan fakta bahwa pintu kamar masih terbuka lebar.

Aku sedikit tidak senang, tetapi masih menahan diri ketika teringat bahwa tempat ini milik Intan.

Tiara mulai meraba-raba tubuhku dan berbincang denganku, "Kak, apa suamimu pimpinan di sebuah perusahaan? Dia tampan dan berwibawa."

"Apa pekerjaannya?"

Aku mengangguk tidak sabar, "Dia manajer umum di sebuah perusahaan."

Tiara berkata dengan penuh semangat, "Kak, kamu beruntung sekali."

Setelah mengatakan itu, Tiara dengan kasar memelintir daging lembut di dadaku. Aku menjerit kesakitan dan langsung duduk, mendorongnya menjauh. "Apa yang kamu lakukan?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terapis Pembawa Petaka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Kisah Tukang Pijat Tunanetra
9.0
Demi menopang perekonomian keluarga yang terdampak pandemi, seorang pemuda memutuskan bekerja paruh waktu sebagai terapis pijat tunanetra. Pekerjaan yang semula biasa saja berubah drastis saat ia mengetahui adanya bisnis rahasia di lantai atas tempatnya bekerja. Di sana, ia justru dipertemukan dengan Siena Laudy, sosok bos wanita berkuasa yang memimpin perusahaannya. Pertemuan tak terduga ini memicu ketegangan baru ketika sang atasan meminta layanan pijat dengan teknik khusus darinya.
Sampul Novel Pembalasan Sang Istri Tertindas
9.3
Amara bangkit dari kematian tragis untuk menuntut balas atas pengkhianatan Rafael dan kekejaman selingkuhannya, Isabella. Kembali ke masa lalu, ia bertekad menghancurkan mereka yang merampas harta serta nyawa anaknya. Di tengah misi balas dendam untuk membuat Rafael berlutut memohon ampun, Amara justru menemukan sosok pria masa lalu yang menawarkan perlindungan tulus. Kini ia harus memilih antara menuntaskan kebenciannya atau membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel Princess and The Secret
9.7
Zia, supermodel papan atas keturunan bangsawan Timur Tengah, terpaksa menyamar demi melindungi keluarganya dari krisis besar. Ia mengubah identitasnya menjadi Ara Bella untuk menjalankan misi rahasia. Namun, keberhasilan misinya justru berujung pilu. Reikhan Edward merasa dikhianati dan mempertanyakan keaslian hubungan mereka. Di sisi lain, Zia mengakui bahwa tujuannya mendekat hanyalah demi membongkar kebohongan keluarga Reikhan, meski hatinya harus terluka.
Sampul Novel Second Chance
7.9
Sarah memilih hidup dalam kesendirian demi melindungi hatinya yang hancur akibat luka lama. Namun, ketenangan yang ia bangun runtuh saat sosok dari masa lalunya muncul kembali dan mencoba masuk ke dunianya. Di tengah dilema batin, Sarah harus memutuskan apakah ia berani membuka diri lagi. Mampukah ia menghadapi risiko rasa sakit yang sama demi sebuah kesempatan kedua? Sebuah kisah romansa dewasa tentang perjuangan menyembuhkan trauma dan keberanian mencintai.
Sampul Novel Tangisan Bayi Di depan Pintu Rumahku
9.7
Dua tahun menikah dengan Gibran, aku belum juga memiliki anak. Hal ini memicu kebencian ibu mertua yang terus mendesak kami bercerai atau poligami, meski selalu aku gagalkan. Suatu pagi, keheningan rumah terusik oleh tangisan misterius. Padahal, tak ada tetangga yang mempunyai bayi. Saat pintu dibuka, aku terkejut menemukan bayi mungil di dalam kardus dengan tali pusar yang masih menempel. Siapakah pemilik bayi ini dan mengapa ia dibuang di depan rumahku?
Sampul Novel Terapi Psikologis Khusus
8.0
Di dalam ruang klinik yang sunyi, Nina menjalani sesi terapi psikologis pribadi bersama Dokter Sam. Sang dokter menegaskan bahwa tubuh dan pikiran saling terikat demi melepas tekanan batin Nina. Namun, metode relaksasi tersebut berubah menjadi sentuhan fisik yang melintasi batas profesional. Meski akal sehatnya berontak hingga membuatnya menangis memohon agar terapi dihentikan, Nina didera konflik batin hebat saat tubuh dan jiwanya justru merasakan ketenangan yang asing sekaligus mengkhianati keinginannya sendiri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan