Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel TEPIAN HATI SEORANG ISTRI

TEPIAN HATI SEORANG ISTRI

Kehidupan rumah tangga seorang istri terjebak dalam pusaran emosi yang tak terduga. Tanpa disengaja, ia terjerumus ke dalam perselingkuhan terlarang dengan sahabat karib suaminya sendiri. Meski benih asmara tersebut bukan berasal dari inisiatifnya, waktu justru mengubah segalanya. Konflik batin kian meruncing saat perasaan yang seharusnya tidak ada itu tumbuh semakin dalam, menguji kesetiaan serta batas nurani di tengah hubungan yang sangat rumit.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku dan Mas Ricky sudah bersahabat sejak kami semua masih bujang. Usianya hanya dua tahun lebih tua dariku. Namun karena pembawaannya yang kalem dan bersahaja, membuatku sejak awal menghormatinya, segan dan sungkan padanya. Itulah kenapa aku membiasakan diri memanggilnya "mas".

Diskusi kami mengalir lancar, diiringi coretan kami pada kertas sketsa yang aku bawa.

"Hayooo... Ini diminum dulu kopinya... Ada pisang goreng juga, masih panas lho..." suara renyah istri mas Ricky memutuskan diskusi kami.

Alya, istri mas Ricky datang sambil membawa nampan berisi dua gelas kopi panas dan pisang goreng yang masih mengebul harum. Dia kemudian menyusunnya dengan cekatan di meja yang kami gunakan. Terpaksa aku dan mas Danu menyingkirkan dulu kertas coretan kami.

"Silakan diminum kopinya, kak..." kata Alya kepadaku.

"Makasih, dek... Wah kayaknya pas banget nih kopi lawannya pisang goreng..." sahutku.

Sementara aku menikmati kopiku, Alya mendekati suaminya, bertanya ini itu tentang rencana rehab yang sedang kami bahas.

"Kak, ini bisa gak kalo kamar tidurnya dibuatkan kamar mandi di dalam...?" tanya Alya padaku.

Aku yang mendengar Alya bertanya padaku, seketika menoleh padanya. Detik itu juga hatiku terkesiap, tergagap pada sebuah moment yang tak pernah aku sangka.

Alya bertanya sambil matanya menatap padaku.

Tidak... Tidak....

Matanya bukan menatap... Tapi menghujam hingga ke hatiku.

Aku terpana.

Tepatnya, terpesona.

Aku sudah mengenal Alya sejak 4 tahun yang lalu, setahun sebelum mas Ricky mempersuntingnya. Harus aku akui, Alya adalah anak yang sangat cantik, tapi aku selalu menghormatinya, menghargainya seperti adikku sendiri sebagaimana aku menganggap mas Ricky sebagai kakakku. Ribuan kali sudah kami berbicara sambil bertatap mata, entah apa yang salah dengan tatapan yang sekali ini.

Aku tergagap, masih terpesona pada perasaan yang aku rasakan saat mata kami bertemu pandang tadi.

"Gimana, dek...?" tanyaku tergagap.

Alya tersenyum dikulum melihat tingkahku. Sepertinya dia menyadari ada yang salah denganku sekali ini. Wajahnya agak menunduk, sementara matanya tetap menatapku lekat.

"Alya tanya, bisa gak kamar tidurnya dibuatkan kamar mandi di dalam..." katanya sambil tersenyum dikulum.

Astaga...

Senyumnya kenapa manis sekali..., keluhku dalam hati. Aku kembali terpesona pada cara Alya berbicara, tersenyum dan menatapku dalam satu waktu.

Untung mas Ricky masih konsentrasi pada gambar rancangan yang aku buat, tidak memperhatikan percakapanku dengan istrinya.

"Ooo... Bisa..., bisa... Nanti kita bisa atur lagi ukuran kamarnya dengan ruangan di sebelahnya..." jawabku, berusaha menguasai diri.

Tepatnya mencoba normal, jangan berpikir yang tidak-tidak pada istri sahabatku yang aku anggap seperti kakakku sendiri.

Alya kini tampak menahan tawanya melihat tingkahku. Senyumnya semakin indah bagiku, sementara mata kami tetap terpaut erat dalam tatapan.

Aku semakin tak mengerti, kenapa aku semakin terpesona begini.

"Yo wis... Monggo dilanjutkan diskusinya... Tak tinggal dulu ya..." kata Alya sambil tersenyum dikulum, kemudian berdiri dan melangkah ke dapur membawa nampan tadi.

Mataku tak lepas menatapnya... Untung pula mas Ricky masih tak menyadari tingkah kami, sibuk meneliti gambar rancangan rumahnya.

Aku terkesiap saat akan menghilang di balik dinding dapur, Alya menoleh dan menatapku sambil tersenyum manis sekali...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta wanita kutubuku
8.6
Elia menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah gedung perkantoran megah tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, segalanya berubah saat ia dipertemukan dengan Edward, putra dari pemilik perusahaan tersebut. Keduanya mulai menjalin kedekatan intens karena harus mengelola sebuah proyek besar yang sama. Tanpa disadari, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Elia terhadap Edward, dan ternyata sang pewaris kaya itu pun merasakan hal yang sama.
Sampul Novel Gendutnya Istriku
9.2
Pasca menikah dengan Arman, Izzah merasa tertekan karena komentar miring mengenai berat badannya. Meski ia bertekad diet, Arman justru menghalangi demi menjaga kehamilan Izzah yang baru terdeteksi. Sebagai mantan nakes dengan dua anak, Izzah merasa tak perlu hamil lagi, namun bagi Arman yang sempat dituduh mandul, janin ini adalah bukti kejantanannya. Konflik ego pun memuncak antara keinginan Izzah untuk kurus dan ambisi Arman memiliki keturunan.
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat
8.0
Demi menyelamatkan ayahnya dari kanker paru-paru, Gwen Florine terpaksa menerima tawaran Nicholas Kennedy, mantan kekasih yang meninggalkannya sepuluh tahun silam. Nich bersedia menanggung biaya operasi sebesar lima puluh ribu dolar asalkan Gwen bersedia menikahinya. Gwen setuju, namun dengan syarat pernikahan mereka hanyalah kontrak belaka. Di tengah luka lama yang belum sembuh, mampukah Gwen menjaga hatinya agar tidak kembali terjerat pesona sang CEO?
Sampul Novel Gundik Suamiku
9.7
Penampilan luar yang santun tak menjamin kebaikan hati seseorang. Hal ini terbukti saat seorang wanita nekat menghancurkan pernikahan demi menjadi simpanan suamiku. Meski telah berkeluarga, ia justru meninggalkan pasangannya karena terobsesi pada masa lalu. Apa yang memicunya bertindak sejauh itu? Berbekal temuan cincin berlian yang mencurigakan, naluri istriku mulai bergerak untuk membongkar rahasia kelam serta alasan di balik penyatuan kembali hubungan mereka.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Kali Ini, Aku Pilih Pergi
8.6
Unggahan viral mengungkap pengkhianatan yang menghancurkan hati Sofia Jayadi di hari jadi pernikahannya. Sang suami, Bondan, justru membawa putra mereka merayakan ulang tahun wanita lain yang disebut cinta sejatinya. Di tengah dekorasi pesta yang terbengkalai, Sofia menerima telepon penjelasan dari suaminya, sementara sang anak terdengar bahagia bersama wanita itu. Menolak terus terluka, Sofia memutuskan dengan tenang untuk tidak lagi menginginkan suami dan anaknya, lalu memilih pergi.