Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Selama delapan tahun pernikahan, Rangga telah membawa pulang 99 wanita lain. Kini, wanita keseratus hadir dan merendahkan sang istri di depan suaminya sendiri. Alih-alih membela, Rangga justru membenarkan hinaan tersebut. Setelah dipaksa terjaga semalaman mendengar suara dari kamar mereka, sang istri memutuskan untuk berhenti patuh keesokan paginya. Ia menolak membuatkan sarapan, menyadari bahwa pernikahan kontrak mereka akan segera berakhir dalam waktu tiga hari lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dalam hati aku menjawab pelan, 'Menikah dengan Rangga sama sekali bukan hal yang membahagiakan.'

Sebelum dokter mendorongku masuk ke ruang operasi, aku melihat Rangga berjalan ke arahku sambil menggandeng tangan Coco.

"Kamu gimana?" Dia mengerutkan kening menatapku. "Nyetir saja nggak bisa konsentrasi? Untungnya Coco kali ini nggak kenapa-kenapa."

Dari ruangan sebelah, Coco berkata dengan penuh rasa bersalah, "Semua ini salahku. Aku yang minta Kak Rinoa ngantar aku ke kampus, sampai jadi kecelakaan begini."

Rangga langsung memeluknya dan membujuk dengan lembut, "Bukan salahmu. Kamu juga terluka. Sayang, ayo kubawa makan malam."

Saat itu, dokter datang memberi tahu bahwa ruang operasi sudah siap. Rangga sempat melirikku dengan sedikit terkejut. Namun, perhatiannya langsung kembali teralihkan saat Coco menggandeng lengannya sambil merengek.

Operasinya berjalan lancar. Ketika seorang perawat bertanya apakah aku sudah menghubungi keluarga,

aku terdiam beberapa detik sebelum akhirnya menjawab, "Nggak usah. Aku nggak punya keluarga."

....

Selama dirawat di rumah sakit, aku menyewa perawat pribadi untuk menjagaku. Sementara itu, Rangga setiap hari pergi jalan-jalan bersama Coco.

Coco hampir setiap hari mengirimkan foto-foto kegiatan mereka padaku. Mereka pergi ke pantai, menyelam, melihat langit berbintang di bawah laut. Berfoto mesra dan berciuman di berbagai tempat wisata.

Melihat foto-foto itu, aku tidak merasakan apa pun.

Akhir-akhir ini aku sedang sibuk bersama Anita mempersiapkan studio penelitian biologi. Selama delapan tahun terakhir, di sela-sela waktu luangku, aku membantu Anita dalam pengembangan produk. Dia sudah lama memintaku membuka studio bersamanya, tapi dulu aku belum menyetujuinya.

Banyak teman yang mengatakan bahwa aku menyia-nyiakan delapan tahun hidupku hanya demi pernikahan kontrak. Namun, aku tidak menyesal.

Karena bagiku saat itu, tidak ada yang lebih penting dari ibuku.

Sekarang kontrakku dengan Rangga sudah selesai. Aku benar-benar bebas.

Di hari ketika aku akan keluar dari rumah sakit, Rangga tiba-tiba meneleponku. "Kapan kamu pulang? Rumah sekarang berantakan. Belum keluar dari rumah sakit juga?"

Aku tertawa pelan, lalu menyindir, "Memangnya sekarang pembantu di rumah sudah berhenti kerja?"

Rangga menjawab dengan nada tak sabar, "Kamu tahu sendiri, aku nggak suka orang lain sentuh barang-barangku. Beberapa dokumen perusahaan juga perlu kamu yang bereskan."

Aku melirik jam, baru saja hendak mengatakan bahwa aku sedang tidak ada waktu, tiba-tiba perawat muncul di depan kamar dan memanggilku untuk segera membayar biaya keluar rumah sakit.

Rangga mendengarnya dan langsung menyuruhku cepat pulang. Aku mengabaikannya. Setelah membayar biaya keluar, aku pun naik ke mobil temanku.

Anita menoleh ke arahku dan bertanya, "Sudah bebas?"

Aku tersenyum tipis, lalu menjawab dengan lega, "Semuanya sudah selesai. Tinggal urus surat cerai, habis itu aku pergi."

Anita malah lebih semangat dariku. "Ayo! Urus kontrak dulu, habis itu kita makan hotpot!"

Aku mengangguk setuju.

Saat sedang mendiskusikan detail kontrak dengannya, telepon dari Rangga masuk. Aku melihat sekilas layar ponsel, lalu menutupnya dan membiarkan Anita melanjutkan.

Dia menatapku sambil mengangkat dagu, "Sudah benar-benar nggak cinta, ya?"

Anita adalah satu-satunya orang yang tahu bahwa aku sempat punya perasaan pada Rangga. Namun, perasaan itu habis terkikis oleh luka-luka yang terus-menerus dia berikan.

Aku memandangi layar ponsel dengan kosong, lalu berkata pelan, "Ada beberapa orang yang sedari awal memang bukan berasal dari dunia yang sama."

Anita mengangguk setuju.

Setelah kontrak ditandatangani, kami pergi ke restoran hotpot langganan yang dulu sering kami datangi. Saat suapan pertama daging sapi pedas masuk ke mulutku, air mata langsung menggenang di pelupuk.

Anita tertawa melihatku. "Saking enaknya sampai mau nangis, ya?"

Aku tersenyum, tidak menjawab. Sejak bersama Rangga, aku memang tidak pernah lagi menyentuh makanan beraroma kuat seperti ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
9.2
Hidup Danny Laksana hancur setelah dikhianati kekasih dan kehilangan orang tuanya dalam tragedi memilukan. Di tengah luka mendalam, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya adalah ahli waris konglomerat terkaya. Demi menuntaskan dendam pada sang mantan dan mengungkap misteri kematian orang tuanya, Danny memutuskan untuk menikah. Namun, ia tidak menyadari bahwa dalang kriminal yang ia cari selama ini berada sangat dekat di lingkup sekitarnya.
Sampul Novel Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun
8.2
Ryn Laverna harus menghadapi kenyataan pahit saat calon suaminya direbut oleh sahabatnya sendiri. Di tengah rasa dikhianati dan patah hati yang mendalam, takdir membawanya ke arah yang tak terduga. Ryn justru terjebak dalam sebuah kesepakatan pernikahan kontrak selama dua tahun dengan bosnya sendiri. Kini, ia dihadapkan pada ketidakpastian besar: apakah pernikahan kontrak ini akan menjadi kesalahan terburuk dalam hidupnya, atau justru menjadi jalan penyelamat yang ia butuhkan?
Sampul Novel Ditinggal Suami Dinikahi Adik Ipar
8.9
Shifra, yatim piatu yang dinikahi miliarder Elzien Kagendra, harus kehilangan suaminya akibat kecelakaan tragis. Hidupnya berubah menjadi pelayan di rumah mertua hingga sebuah insiden satu malam memaksanya menikahi adik iparnya sendiri. Saat telah memiliki anak, Elzien yang disangka wafat tiba-tiba muncul kembali. Kini Shifra terjebak dalam dilema besar antara cinta pertamanya atau suami kedua yang merupakan ayah dari bayinya. Siapa yang akan dia pilih?
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta, Ini Hanya Kontrak
7.9
Demi menyembunyikan kelemahan pribadinya, Arga Satria Wicaksana memutuskan untuk mencari seorang istri sewaan. Tak disangka, keputusan kontrak tersebut membawa perubahan drastis dalam hidupnya. Penyakit kronis yang telah membelenggu Arga selama bertahun-tahun secara ajaib mulai membaik berkat kehadiran wanita yang ia bayar tersebut. Hubungan formal ini pun menjadi kunci kesembuhan yang selama ini mustahil ia dapatkan dari pengobatan mana pun.
Sampul Novel Kutandatangani Dosa Mereka
9.0
Demi melindungi Hanaya yang hamil, Ferdi tega membujuk tunangannya, Tiara, untuk mengakui kejahatan yang tidak ia lakukan. Mengingat penderitaan di kehidupan sebelumnya—di mana penolakannya berujung pada penjara dan penyiksaan hingga mandul—Tiara kini memilih menandatangani surat pengakuan tersebut. Hanaya segera memfitnahnya di media atas pencurian rahasia dagang Perusahaan Lukito. Namun, plot berbalik saat Rian Lukito selaku penggugat justru mencabut tuntutan di persidangan dan berlutut untuk melamar Tiara.
Sampul Novel Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang
8.2
Setelah ditinggalkan saat miskin, Elton kembali sebagai gembong mafia berkuasa yang memaksa mantan kekasihnya masuk ke dalam pernikahan dingin. Meski publik mengira wanita itu adalah belahan jiwanya, Elton justru kerap membawa wanita lain ke rumah untuk mempermalukannya. Alih-alih cemburu, sang istri hanya mengurung diri dalam keheningan. Sikap dingin ini memicu kemarahan Elton yang tidak menyadari sebuah kenyataan pahit: waktu istrinya di dunia ini hanya tersisa tujuh hari lagi.