Sampul Novel Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

8.3 / 10.0
Dalam novel romantis Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi, Bimo yang frustrasi akibat hinaan istrinya memutuskan menerima bantuan tidak biasa dari sang mertua demi keharmonisan ranjang. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik rumah tangga yang rumit di webnovel modern yang penuh intrik ini.
Ringkasan Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi
Harga diri Bimo hancur akibat cemoohan istrinya yang tidak pernah puas dengan performanya di ranjang yang hanya bertahan tiga menit. Demi menyelamatkan pernikahan, Bimo terpaksa menerima tawaran bantuan dari ibu mertuanya. Metode yang awalnya hanya berupa ramuan khusus dan pijatan perlahan berubah menjadi bimbingan langsung yang intim. Situasi kian rumit saat kakak dan adik iparnya turut campur tangan membantu Bimo mengatasi masalah sensitif ini.
Baca Selengkapnya

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi Bab 1

​"Mama akan membantumu agar istrimu puas di atas ranjang. "

​Bimo frustrasi karena terus dihina dan direndahkan istrinya setiap hari karena hanya mampu bertahan selama 3 menit dalam satu ronde permainan. Demi memuaskan hasrat sang istri, Bimo akhirnya menerima tawaran mama mertuanya agar dapat memuaskan hasrat istrinya di atas ranjang.

Awalnya hanya pijatan dan pemberian ramuan khusus, sampai akhirnya mama mertuanya ikut turun tangan mengajari Bimo secara langsung. Apa jadinya saat tak hanya mama mertuanya saja, tapi Bimo juga mendapatkan bantuan dari kakak ipar dan adik iparnya?

Hinaan Istriku

Aroma keringat bercampur dengan parfum mawar samar memenuhi udara kamar pasca pergulatan yang melelahkan. Di bawah temaram lampu, kulit Sella berkilap peluh, namun desah nafasnya yang tidak teratur bukanlah tanda kepuasan, melainkan amarah tertahan.

“Ahh, Mas, jangan keluar dulu dong!” Sella mendesah kecewa saat Bimo, suaminya, cepat keluar sebelum dia dapat meraih klimaksnya.

Bimo melepaskan penyatuan mereka dengan perasaan bersalah karena lagi-lagi sudah membuat sang istri kecewa. Padahal sebelum bercinta, dia sudah meminum obat kuat agar bisa melayani nafsu Sella yang cukup tinggi. ​Namun tampaknya, usahanya masih sia-sia.

Bimo memeluk Sella dan mencoba menghiburnya. “Sayang, maafkan aku. Aku sudah minum obat kuat untuk memuaskanmu, tapi aku malah mengecewakanmu. Kita coba lagi besok, ya?”

“Ck, cuma segitu kemampuanmu, Mas?! Aku bahkan belum pernah merasakan bagaimana nikmatnya klimaks!” seru Sella, kesal setelah Bimo melepaskan penyatuan berdua. “Aku iri mendengar cerita temanku yang baru menikah dengan suami bulenya di Australia itu! Setiap hari temanku selalu mendapatkan kepuasan dari suaminya!”

“Maafkan aku, Sella. Aku sudah berusaha melakukan apa saja agar bisa memuaskanmu di atas ranjang. Aku sudah minum obat kuat dan melakukan gym dua minggu sekali di tengah kesibukan pekerjaanku yang lumayan padat. Aku…” Belum selesai Bimo bicara, Sella sudah lebih dulu menyelanya.

“Aku capek, Mas! Milikmu selalu loyo dan lemas sebelum aku dapat meraih puncak! Masih mendingan aku main sama timun dan terong sekalian!“ hina Sella sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya lalu tidur dengan posisi berbalik memunggunginya.

​Bimo hanya bisa terdiam membisu sambil menundukkan kepalanya dengan wajah bersalah dan malu setelah mendengar keluhan istrinya. Dengan langkah gontai, ia turun dari ranjang lalu memakai pakaiannya dengan cepat sebelum memutuskan untuk keluar dari kamar.

Bimo berjalan menuju ruang tamu dengan langkah berat. Ia memilih untuk menghidupkan laptopnya demi mengalihkan rasa malunya karena gagal memberikan kepuasan pada istrinya.

Sebenarnya, pikirannya benar-benar kacau dan ia sama sekali tidak dapat berkonsentrasi mengingat pertengkarannya dengan Sella barusan. Namun, ia tidak bisa menunda pekerjaannya karena besok adalah deadline tugas kantornya.

Baru saja layar laptopnya menyala, tiba-tiba terdengar derap langkah kaki yang mendekat dari arah dapur.

“Bimo, kamu belum tidur, Nak?” suara lembut itu memecah kesunyian. Mayang, mama mertuanya, muncul sambil membawa secangkir kopi hangat yang aromanya langsung tercium oleh Bimo.

Fokus Bimo seketika teralihkan pada kemolekan tubuh Mayang yang menggoda. Meskipun sudah berkepala empat, mertuanya itu terlihat seperti wanita umur 30-an. Darahnya berdesir ketika melihat dua tonjolan yang tercetak sempurna di balik daster mini yang dipakai wanita itu.

Bimo bisa menebak bahwa Mayang tidak memakai bra sama sekali. Saat sang mertua menunduk meletakkan kopi di atas meja, dia dapat melihat bukit kembarnya dari balik kerah daster yang terbuka. Bukit ranumnya terlihat sangat besar dan menantang, lebih besar dari milik istrinya—ukurannya diperkirakan 38 cup D.

Rasa bersalah langsung menyergapnya. Dia lekas memalingkan pandangannya ke arah lain, tidak seharusnya dia menatap mertuanya seperti tadi.

​“Te… terima kasih, Ma,” ucap Bimo dengan suara tergagap.

Mayang tersenyum lembut. “Iya, sama-sama, Nak. Apa kamu habis bertengkar lagi dengan Sella?”

Pertanyaan dari Mayang itu membuat Bimo ingin mengubur dirinya hidup-hidup. Apakah Mayang mendengar pertengkaran mereka barusan? Harga dirinya benar-benar runtuh di hadapan mama mertuanya itu.

Mayang kemudian melangkah perlahan ke belakang Bimo dan mulai menyentuh pundaknya. “Kamu kelihatannya sangat capek dan tertekan, Bimo. Sini, biar Mama bantu pijat sedikit supaya pikiranmu bisa lebih rileks. Jangan terlalu dimasukkan ke hati ucapan Sella, mungkin dia hanya sedang lelah.”

“Ti… tidak usah, Ma, aku tidak apa-apa kok. Lagian ini sudah malam, Mama istirahat saja,” tolak Bimo dengan suara bergetar karena gugup. Dia merasa kurang pantas jika mama mertuanya itu memijatnya di tengah malam begini.

Namun, Mayang seolah tidak menerima penolakan tersebut dan tetap mulai memijat punggung Bimo dengan gerakan yang mantap namun lembut.

​Tangan Mayang terasa begitu halus, namun setiap sentuhannya membuat seluruh tubuh Bimo bergetar karena rasa tak nyaman.

​“Gimana, Nak Bimo? Pijatan Mama terasa enak, kan?” tanya Mayang dengan nada yang sangat pelan dan menenangkan di telinga Bimo saat pijatannya sudah merambat ke area punggungnya.

​“Iya, Ma… enak sekali,” jawab Bimo lirih, pijatannya memang nikmat hanya saja dia kurang menikmatinya lantaran yang memijatnya adalah mama mertuanya sendiri. Ia mencoba fokus pada layar laptop, namun pikirannya sudah tidak berada di sana lagi.

“Mama punya cara supaya Sella berhenti marah,” bisik Mayang pelan di sela pijatannya.

“Kalau kamu mau… Mama bisa membantumu agar Sella puas di atas ranjang.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6 Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Aurora terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Leandro, pengusaha sawit kaya. Meski hidup mewah, ia menderita akibat dominasi ibu mertua dan kekejaman adik iparnya. Leandro tak pernah memihaknya hingga Aurora merasa terasing. Penderitaannya memuncak saat kakak kandungnya, Ravela, hadir dan mulai menggoda suaminya. Pengkhianatan ini menghancurkan jiwa Aurora, terutama ketika ia menyaksikan Ravela keluar dari kamar Leandro pada suatu malam yang kelam.
Sampul Novel Lelaki Kedua
9.5
Dunia Arimbi Maulida hancur saat Nina, sepupunya, mengungkap pernikahan rahasia dengan Seno, tunangan Arimbi. Pengkhianatan ini terungkap tepat sebelum hari besar mereka akibat kehamilan Nina. Demi menutupi aib keluarga, ayah Arimbi menuntut Ganesha, kakak Seno yang dingin dan gila kerja, untuk menggantikan posisi mempelai pria. Meski Arimbi takut dan membenci Ganesha, ia terpaksa menikah. Kini, ia terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta sementara Seno mencoba mengejarnya kembali.
Sampul Novel Lyana
8.4
Lyana adalah wanita sederhana yang bekerja keras demi menyokong hidup keluarganya di desa. Namun, masa depannya hancur seketika setelah bertemu dengan Justin, seorang pria kaya raya yang memiliki sifat sangat angkuh. Dalam kondisi mabuk berat dan hilang kesadaran, Justin melakukan tindakan keji yang merusak hidup Lyana. Kini, Lyana terjebak dalam nestapa akibat perbuatan Justin. Apakah sang miliarder akan bertanggung jawab, atau justru melarikan diri?
Sampul Novel MINE
8.9
MINE
Hidup Ana berubah drastis setelah berselisih dengan pengusaha dingin yang menjadi pembicara di kampusnya. Meski kesal, Ana terpaksa terus berurusan dengan pria menyebalkan itu. Tanpa disadari, sosok tersebut adalah pria yang selama ini ia nantikan kehadirannya. Perubahan sifat sang pria membuat Ana bimbang antara benci dan puja. Di tengah perasaan yang berkecamuk, hubungan mereka justru dihantam berbagai teror berbahaya. Mampukah mereka bertahan menghadapi ujian?
Sampul Novel Niat Jahat Majikanku
8.4
Melamar sebagai pengasuh, saya diuji langsung oleh Pak Jeff, sang majikan miliarder. Mengaku mengidap gangguan emosi yang hanya bisa ditenangkan dengan susu segar, ia menuntut saya menyediakan hal tersebut setiap hari untuknya dan sang bayi. Demi mempertahankan pekerjaan berharga ini, saya terpaksa menuruti kehendaknya yang intim. Namun, rutinitas rahasia ini akhirnya diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, ia memanggil saya ke ruang kerjanya, mengancam kelangsungan posisi saya.
Sampul Novel SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA
8.5
Hidup Muhamad Andio Alfareza penuh penderitaan akibat kebencian mertuanya. Bekerja sebagai penjual cendol, Dio terus dihina karena kemiskinannya. Beruntung, Marisa sang istri tetap setia mendukungnya. Namun, di balik kesederhanaan itu, Dio menyimpan rahasia besar sebagai pewaris tunggal keluarga terkaya yang tak diketahui siapa pun. Akankah Dio tetap bertahan menghadapi kekejaman mertuanya, atau identitas aslinya akan segera mengubah segalanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan