Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Surat Cinta Tanpa Nama

Surat Cinta Tanpa Nama

Pasca putus dari Niko, Leta dikejutkan oleh temuan surat misterius tanpa pengirim di kolong mejanya. Meski awalnya menganggap metode komunikasi kuno ini aneh di era modern, rasa penasaran Leta memuncak saat surat-surat itu terus berdatangan setiap hari. Tak disangka, pesan-pesan anonim tersebut perlahan membawa pengaruh positif dan perubahan besar dalam hidupnya. Kini, Leta berusaha mengungkap sosok di balik tulisan yang menyentuh jiwanya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Itu dulu,” balas Niko, tidak ada ekspresi yang menjelaskan raut bersalah di sana.

“Sekarang gue, pacarnya.” Ana menyahut, membuat Niko menoleh, namun cowok itu ikut mengangguk, seolah membenarkan ucapan Ana.

Tentu, tentu itu membuat Leta semakin panas, emosinya semakin meletup.

“Jelasin semuanya ke gue! Bilang kalo ini cuma akal-akalan kalian, kan?” Leta menatap kedua remaja itu, rasa sesak semakin menyeruak ke dalam dadanya.

Leta berharap ini semua hanya candaan belaka. Atau bisa saja hanya sebuah prank, bukan?

Tidak ada sahutan, tetapi Ana tampak mengedikkan bahu seakan tidak tahu, lalu Niko hanya diam enggan menatap Leta ataupun menjawab pertanyaan gadis itu.

Leta akhirnya mengembuskan napas kasar, kenyataan itu semua masih tidak bisa dia percaya dengan mudahnya. Terlebih lagi, Niko tidak mau menjelaskan apapun mengenai alasan mengapa semuanya menjadi seperti ini.

Mengapa semua kenyataan tidak terduga itu harus Leta terima, tanpa alasan yang bahkan belum dia ketahui dari Niko, pacarnya?

“Gue rasa, tanpa perlu gue jelasin, lo udah tau status lo sekarang apa?” Niko melontarkan jawaban setelah beberapa saat diam, Ana pun ikut tersenyum miring, tetapi Niko tidak menyadarinya.

Leta yang semula menatap bawah dengan lamunannya, spontan mendongak, memastikan telinganya tidak salah dengar. “Status gue? Pacar lo, kan?”

“Bodoh,” hardik Niko, berdecak pelan.

“Mantan, Let. Secara kan, dia udah jadi pacar gue, artinya lo udah jadi mantan dia, dong,” sahut Ana, membuat Leta mengepalkan tangannya dan menggeram kesal.

“Lo jangan ikut campur! Ini semua pasti ulah lo, kan? Jangan munafik lo!” sentak Leta, Ana pura-pura tidak mendengar, mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Gue minta kita cuma sampe di sini, mulai sekarang lo bukan siapa-siapa gue lagi. Atau perlu, lupain semua masa lalu gue sama lo, anggep aja kita nggak pernah kenal.”

“Apa? L–lo mutusin gue? Cuma demi cewek busuk kayak dia?” Leta menggeleng pelan, tertawa hambar dengan rasa sesak yang menghantam relung dadanya. Leta sekuat mungkin tidak ingin mengeluarkan air mata di depan cowok itu.

“Lo berengsek, Nik! Lo cowok paling jahat yang gue temuin selama hidup! Gue benci sama lo ....” Suara Leta melirih di akhir kalimat. Dia berbalik, melangkah cepat dengan perasaan yang hancur.

Air mata itu meluruh, membasahi kedua pipi Leta bersamaan dengan rasa sakit yang menghantam relung hatinya. Isak tangis terdengar menyakitkan, sesak memenuhi rongga dadanya.

Beruntung toilet itu sepi, membuat Leta bisa mengeluarkan semua air matanya tanpa henti.

Orang mungkin akan menganggapnya cengeng, namun dia sama sekali tidak peduli. Perasaannya saat ini telah hancur, Leta tidak bisa berbohong jika dia kecewa dengan Niko. Dia amat sangat membenci cowok itu mulai detik ini.

Namun, Leta juga tidak bisa berbohong jika dirinya masih cinta dengan cowok itu, hampir setahun bersama, Leta sudah menganggap Niko segalanya, dia tidak akan bisa melupakan semua kebersamaannya dengan mudah.

“G–gue ... salah apa, sih, sama lo, Nik?” lirih Leta di sela-sela isakannya.

Leta mengaku, dia masih terkejut dan tidak menyangka dengan keputusan Niko. Terlampau cepat, mendadak, dan tentu tanpa sepengetahuan dirinya.

Entah sejak kapan terakhir kali Leta melihat senyuman hangat dari Niko, beberapa hari belakangan ini Leta hanya mendapat sikap cuek dari cowok itu.

“Kenapa, sih? Kenapa harus lo?” tanya Leta, menggeleng pelan, kepalanya menunduk membiarkan sisa bulir air matanya terus menetes.

Rasa sayangnya terhadap Niko bukan hanya sebatas omong kosong, Leta memang tidak pernah main-main dengan perasaan. Namun, mengapa dia yang serius mencintai Niko, tetapi dia pula yang harus dipermainkan? Kenapa bukan gadis lain saja?

Seolah, selama ini Niko tidak benar-benar mencintai Leta, seakan hubungan yang mereka jalani sejauh ini hanya sebuah permainan tanpa juara, hanya untuk bersenang-senang, dan jika sudah merasa bosan, dengan seenak hati Niko akan membuangnya.

Sejahat itu, jika Niko memang demikian nyatanya. Niko tidak membalas perasaan Leta, meski Leta mencintai Niko dengan setulus hatinya.

Leta menyadari, mungkin Niko bukan jodohnya, tetapi mengapa harus Leta yang merasakan kekecewaan?

“Gue nyesel cinta sama lo, Nik. Gue emang bodoh bisa sayang sama cowok gila kayak lo. Bener-bener bodoh.” Leta tersenyum miris, membuang napas panjang lalu mengusap sisa air mata di pipinya dengan kasar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Yang Ku Bawa Dalam Rahimku
8.6
Baru seminggu bekerja di kediaman Arsanta, Alesha Devandra mengalami tragedi kelam saat Reiner yang sedang mabuk akibat dikhianati kekasihnya melampiaskan amarah padanya. Alesha yang trauma memilih kabur ke desa, namun ia justru mendapati dirinya hamil. Kini ia terjepit antara menuntut tanggung jawab pada Reiner yang mungkin lupa, atau membesarkan bayinya sendirian di tengah cibiran. Akankah Reiner mengakui darah dagingnya saat rahasia ini terungkap?
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Masa kecil yang penuh kemiskinan dan hinaan mengubah Alena dari gadis lembut menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, adik tirinya yang manja, Alyssa, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS
8.2
Pasca kecelakaan tragis, Safira menderita amnesia dan migrain hebat tiap kali mencoba mengingat masa lalu. Demi menyokong ekonomi ibunya, ia merantau ke kota, namun nahas seluruh hartanya raib dicopet. Di tengah kemalangan, muncul Dexter Jackson yang menolongnya dengan penuh perhatian. Meski Dexter mengaku hanya teman lama, Safira merasa ada ikatan yang jauh lebih dalam di antara mereka. Apa rahasia yang sebenarnya disembunyikan pria yang ia panggil Mas tersebut?
Sampul Novel Gadis Penyuka Hujan
8.5
Seorang siswi SMA terjebak dalam memori kelam masa lalu saat hujan turun membasahi malam yang dingin. Di balik tetesan air itu, ia menyembunyikan kesedihan mendalam dan kenyataan pahit sebagai remaja yang tengah mengandung. Kisah ini mengikuti perjalanan emosionalnya menghadapi luka lama yang kembali terbuka, sembari berjuang menanggung beban hidup yang berat di usia muda. Sebuah narasi tentang duka, rahasia, dan kenyataan yang tak terelakkan.
Sampul Novel Ke(m)bali Mengejar Cinta Pelangi
8.3
Meski terus ditolak, sebuah insiden tak terduga justru menjalin benang merah antara Laskar dan Pelangi. Namun, Pelangi menyadari cintanya tak mungkin dipaksakan karena Laskar telah bertunangan dengan Natalia. Akankah ikatan misterius ini mampu menyatukan mereka, atau justru membuat keduanya kembali menjadi orang asing? Pelangi memahami bahwa meski mulutnya berkata rela, hatinya tetap merasa berat untuk benar-benar melepaskan sosok Laskar dari hidupnya.