Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Surat Cinta Tanpa Nama

Surat Cinta Tanpa Nama

Pasca putus dari Niko, Leta dikejutkan oleh temuan surat misterius tanpa pengirim di kolong mejanya. Meski awalnya menganggap metode komunikasi kuno ini aneh di era modern, rasa penasaran Leta memuncak saat surat-surat itu terus berdatangan setiap hari. Tak disangka, pesan-pesan anonim tersebut perlahan membawa pengaruh positif dan perubahan besar dalam hidupnya. Kini, Leta berusaha mengungkap sosok di balik tulisan yang menyentuh jiwanya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Bisa-bisanya lo nangisin cowok brengsek kayak dia. Bodoh lo, Let.”

Leta tertawa hambar, berdiri dan membuka pintu kamar mandi lalu menuju wastafel. Menatap pantulan dirinya di dalam cermin, Leta berdecak malas, wajahnya begitu sembab akibat menangisi cowok yang bahkan tidak punya perasaan bersalah sedikit pun terhadapnya.

“Sialan, muka gue jelek gara-gara nangisin lo,” decak Leta kesal. Dia menyalakan air kran, kemudian membasuh wajahnya dengan kasar.

“Dasar gila, dia emang cowok gila dan nggak punya hati nurani,” hardik Leta pelan. Bermaksud mengatai Niko meski cowok itu tidak ada di sana.

Selesai membasuh muka, Leta mengambil tisu lalu mengusap wajahnya dan kembali menatap cermin, tampak lebih segar meski sedikit sembab. Sesaat tersenyum, sebelum menghela napas panjang dan mengembuskannya perlahan.

“Gue tau ini sulit, tapi gue nggak mau mereka liat gue lemah. Gimana pun itu, gue harus tetep baik-baik aja,” gumam Leta, disusul dengan sebuah senyum paksa di wajahnya. Leta lalu berbalik, membuka pintu toilet dan berjalan keluar menuju kelasnya.

***

Gadis bernama Nisa itu membulatkan matanya terkejut saat mendengar ucapan Leta yang mengatakan jika dia baru saja putus dari Niko. Syok, Nisa sampai-sampai menutup mulut sembari menggelengkan kepala. Jelas, dia cukup tidak percaya dengan pernyataan Leta.

“Demi apa, sih? Ini gue bener-bener nggak nyangka, Let!”

Leta memutar bola matanya melihat reaksi Nisa. “Biasa aja sih, Nis. Lo kayak nggak tau gue aja.”

“Ya bukan gitu, maksud gue, tuh, ini harusnya jadi hubungan terakhir lo selama di SMA, Let. Jelas lo udah mau setahun pacaran sama Niko, ini rekor, loh. Astaga!” balas Nisa heboh.

Untung saja saat ini masih jam kosong, jika tidak Leta tidak akan tahu bagaimana reaksi teman sekelasnya yang lain. Suara Nisa yang tergolong keras dan cukup ngegas, tidak jarang memang sering membuat Leta malu bukan main. Apalagi, gadis satu bangkunya itu termasuk salah satu jajaran para siswi tukang gosip.

“Apaan, sih? Lo jangan sampe nyebar berita yang nggak-nggak lagi, ya, Nis. Awas aja lo!” ancam Leta sebelum Nisa mengatakan fakta yang tidak benar tentang dirinya dan Niko ke semua orang.

Nisa berdecak kesal menanggapinya. “Suudzon mulu lo. Gue, kan, cuma syok aja, Let. Nggak mungkinlah, gue nyebar berita yang nggak baik ini. Tapi kalo tanpa gue sebarin udah pada tau, yah, itu berarti bukan salah gue.”

“Makanya jangan ember, di sini semua orang juga tau kalo lo tukang gosip,” balas Leta santai. Membuat Nisa mendengkus keras dan langsung membuka buku paketnya dengan kasar. Meski begitu, sedetik saja dia kembali kepo.

“Eh, tapi by the way, gimana ceritanya lo bisa putus? Perasaan, gue nggak pernah liat lo berantem sama dia. Ya, kan?” tanya Nisa setelahnya, buku paket yang dia buka menjadi terlantarkan dalam sekejap.

Leta yang sedari tadi sibuk membolak-balik halaman buku paket seketika menghentikan tangannya. Sejenak terdiam, sebelum akhirnya membuang napas panjang.

Pertanyaan yang Nisa lontarkan sama seperti apa yang ada di benaknya saat ini. Menjadi tanda tanya, mengenai sebab Niko mengakhiri hubungannya.

“Gue emang nggak pernah berantem sama dia, tapi gue rasa akhir-akhir ini sikapnya cuek ke gue. Nggak tau kenapa, gue rasa semua ini karena orang ketiga.”

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LJC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LJC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Adeline telah mencapai batas kesabarannya setelah terus-menerus dianggap remeh oleh Devon. Baginya, pria itu kini lebih buruk dari sampah yang tak bernilai. Ketegangan memuncak di ruang makan saat Devon mendengar hinaan Adeline secara langsung. Dengan amarah yang meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline dan memberikan peringatan keras agar ia tidak mencoba bermain api. Namun, Adeline tidak lagi takut untuk melawan dominasi dingin suaminya tersebut.
Sampul Novel Bukan Mauku Menjomlo
9.4
Menjadi wanita lajang di atas usia tiga puluh tahun membuat Hasmi Azzahra kenyang akan cibiran tetangga. Sebagai perawat di desa, ia sering dicap tidak laku, namun Hasmi memilih tetap santai menghadapi tekanan sosial tersebut. Baginya, pernikahan adalah komitmen panjang yang butuh pertimbangan matang, bukan sekadar asal pilih demi status. Meski rindu akan belahan jiwa, Hasmi tetap teguh menanti jodoh yang tepat sambil bertahan di tengah nyinyiran orang sekitarnya.
Sampul Novel Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari
8.8
Kehidupan Arlina berubah drastis setelah mengetahui dirinya hamil dan harus menikahi dosen mudanya sendiri, Profesor Rexa. Meski awalnya tinggal di kamar terpisah, Rexa perlahan mendekati Arlina dengan berbagai alasan hingga mereka hidup bersama. Di Universitas Sterling, Rexa dikenal sebagai profesor termuda yang misterius karena cincin di jarinya. Identitas Arlina sebagai istri sekaligus dokter bedah jantung hebat akhirnya terungkap di depan kelas saat Rexa memperkenalkannya secara langsung.
Sampul Novel Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
9.5
Lima tahun dipoligami, Elsa berpura-pura tegar demi biaya sekolah adik-adiknya. Di mata Delon dan madunya, Ika, Elsa adalah sosok ikhlas yang sempurna. Namun, di balik senyum itu, ia memendam luka akibat kemandulan dan rasa sakit melihat kebahagiaan suaminya dengan wanita lain. Lebih tragis lagi, Elsa menyembunyikan kanker mematikan yang perlahan menghancurkan tubuhnya. Ia bagai jendela kaca yang tampak utuh namun rapuh, menunggu waktu hingga segalanya pecah berkeping-keping.
Sampul Novel Ketagihan Menjadi Penguntit
9.3
Perjalanan biasa di atas kendaraan umum berubah menjadi awal dari situasi yang menegangkan bagi seorang wanita. Tanpa disadari, sepasang mata milik seorang pria asing terus mengawasinya dengan lekat. Setiap gerak-geriknya dipantau, menuntunnya masuk lebih dalam ke sebuah skenario yang telah dipersiapkan dengan matang. Selangkah demi selangkah, ia berjalan mendekati perangkap yang tak kasat mata. Kisah modern ini memadukan romansa dan misteri yang membuat pembaca penasaran akan takdirnya.
Sampul Novel Kontrak Cinta Terlarang
8.8
Dua tahun membina rumah tangga, Celine harus menelan kenyataan pahit bahwa Alister, suaminya, adalah seorang penyuka sesama jenis. Tekanan keluarga untuk segera memiliki keturunan membuat Alister nekat menyewa pria bernama Jonathan demi menghamili istrinya melalui pernikahan kontrak. Terjebak dalam rencana gila sang suami, Celine kini menghadapi dilema moral yang hebat. Mampukah ia menjalani skenario terlarang ini demi sebuah ekspektasi keluarga yang semu?