Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Suamiku yang Tergila-gila Pada Asistennya

Suami yang berprofesi sebagai direktur rumah sakit kembali membatalkan janji mengunjungi mertua demi operasi darurat fiktif. Kebohongannya terbongkar saat sang istri melihatnya di Instagram sedang membantu di desa asistennya, Nikki. Meski sang suami berdalih hanya membantu dan memintanya menghapus komentar demi menjaga perasaan Nikki, kesabaran sang istri telah habis setelah bertahun-tahun menerima janji kosong. Di Festival Perahu Naga ini, ia mantap mengajukan perceraian untuk mengakhiri pernikahan tujuh tahun mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari Festival Perahu Naga, suamiku yang berprofesi sebagai direktur rumah sakit lagi-lagi berkata bahwa dia mendapat beberapa jadwal operasi darurat. Jadi, dia tidak bisa ikut pergi mengunjungi orang tuaku.

Namun, ketika aku membuka Instagram beberapa saat kemudian, aku melihatnya sedang menyembelih kambing untuk pesta di desa asistennya.

Keterangan di konten itu berbunyi sebagai berikut.

[ Ibu bilang punya menantu seorang dokter memang menyenangkan, menyembelih kambing pun begitu cekatan. ]

Aku hanya mendengus dan menekan tombol like, lalu menuliskan komentar.

[ Namanya juga profesional. ]

Para rekan kerjaku heboh di setiap grup. Semuanya mengira kali ini aku akan mengamuk pada suamiku.

Suamiku langsung menelepon. Aku bisa membayangkan dia sedang mengernyit dengan ekspresi tak sabar di wajahnya sekarang.

Andy berkata, "Ini hari penting di desa Nikki. Aku hanya datang untuk membantu mereka. Apa maksudmu sindir-sindir begitu? Nggak ada laki-laki di keluarganya yang bisa membantu dalam acara besar seperti ini. Aku hanya bantu-bantu, apa yang perlu kamu ributkan?"

"Cepat hapus like dan komentarmu, jangan buat Nikki canggung di rumah sakit. Kamu dengar, 'kan? Setelah pulang nanti, aku baru luangkan waktu untuk menemanimu pulang kampung, oke?" tambahnya lagi.

Selalu alasan yang sama. Andy berulang kali memberiku janji-janji kosong. Kali ini, aku sudah muak dan habis kesabaran.

Setelah hari Festival Perahu Naga berlalu dan surat cerai didapatkan, pernikahan kami selama tujuh tahun pun akan berakhir sepenuhnya.

Tanpa repot-repot menjawab Andy, untuk pertama kalinya aku menutup teleponnya. Sesuai dugaan, dia marah besar. Ponselku segera berdering lagi.

Aku menolak panggilan itu dan langsung memblokir nomornya, persis seperti yang Andy lakukan setiap kali marah padaku.

Orang tuaku menatapku dengan cemas. "Poppy, kamu dan Andy ...."

Melihat pertanyaan di mata mereka, aku hanya tersenyum. Aku menunduk dan menyuap dua sendok nasi sebelum berkata dengan acuh tak acuh, "Kami nggak bisa bersama lagi, lebih baik segera cerai."

Ibu menghela napas, lalu menepuk-nepuk Ayah yang masih linglung. Kemudian, dia memaksakan ekspresi ceria dan mengajak kami makan kembali.

Notifikasi pesan masuk ke ponselku. Nikki mengirimkan permintaan maaf di grup kerja.

[ Aku hanya bergurau dengan kalian. Terima kasih Pak Andy yang murah hati dan nggak mudah tersinggung. Kalau ada yang merasa terganggu, aku minta maaf. ]

Meski kata-katanya bernada menyesal, aku seakan-akan bisa melihat raut pamer di wajah wanita itu. Andy juga segera membalas pesannya.

[ Anak muda yang energik adalah hal baik. Nggak perlu minta maaf, hanya manusia picik yang akan merasa terganggu. ]

Faktanya, aku sama sekali tidak merasa terganggu. Aku justru senang bisa berpisah dengan Andy.

Begitu direktur rumah sakit sudah bersuara, para rekan kerjaku segera tahu harus memihak siapa. Satu per satu menimpali di grup.

[ Atmosfer rumah sakit biasanya suram, untung ada Nikki yang sukarela menghidupkan suasana. ]

[ Ternyata Pak Andy nggak hanya ahli menggunakan pisau bedah, tapi juga terampil menyembelih kambing. Nikki beruntung sekali! ]

[ Hahaha! Semua juga seharusnya tahu, siapa satu-satunya manusia picik di rumah sakit kita. ]

Hatiku agak sedih melihat mereka tidak berhenti mencemoohku. Sebab, separuh dari orang-orang yang tengah menjilat Nikki itu pernah aku bimbing secara pribadi.

Dahulu mereka memanggilku guru dengan hangat demi menyenangkan hatiku. Namun, orang-orang yang sama kini mencelaku sebagai manusia picik.

Apa boleh buat, Andy adalah direktur rumah sakit. Sikapnya yang bias pada Nikki membuat wanita itu menjadi sosok paling populer di mata semua orang.

Padahal, rumah sakit bisa sebesar sekarang berkat keterampilanku dan investasi seluruh modal yang kumiliki. Ternyata itu masih tidak sebanding dengan sikap diskriminatif terbuka Andy padaku.

Aku mematikan layar sambil tersenyum getir. Setelah menenangkan emosiku sejenak, aku bersiap untuk lanjut makan bersama orang tuaku.

Siapa sangka, Andy malah menelepon ponsel ibuku.

Ibu menatapku dengan sorot bingung. Aku menghela napas, lalu akhirnya memutuskan untuk menjawab.

Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, aku mendengar suara tanpa emosi Andy berkata, "Apa Poppy di sana? Berikan ponsel padanya, ada yang ingin aku bicarakan."

Saat itu, aku langsung menyesal telah menjawab teleponnya. Andy berani menelepon Ibu untuk mencariku, tetapi dia bahkan tidak menyapanya sama sekali. Dadaku disesaki amarah.

"Ada apa? Langsung saja bicara," ujarku.

Mendengar suaraku, nada bicara Andy langsung berubah dingin. Dia berkata, "Pasien Nikki sebelumnya mengalami infeksi pascaoperasi. Segera kembali ke rumah sakit dan lakukan operasi kedua."

Andy bicara dengan nada memerintah, seolah-olah sedang memerintah seekor binatang. Hatiku mendadak tersulut emosi.

Pasien yang Andy maksud membutuhkan operasi bypass jantung. Kalaupun aku mengoperasinya, aku tidak bisa menjamin persentase keberhasilan melebihi 50%.

Nikki yang mengincar promosi sebagai kepala departemen memohon-mohon agar diizinkan melakukan operasi itu. Aku tahu dia tidak akan berhasil dengan kemampuannya yang tidak memadai, jadi waktu itu aku menolak dengan tegas.

Namun, Andy yang otaknya hanya berisikan Nikki mengalihkan pasien itu padanya tanpa pikir panjang. Saat aku mendebatnya, Andy beralasan bahwa orang baru membutuhkan pengalaman. Dia menyuruhku untuk tidak perhitungan.

Di mata pria itu, nyawa seseorang hanyalah batu loncatan bagi simpanannya. Sekarang begitu ada masalah, aku yang disuruh membereskan kekacauan. Sebenarnya setolol apa aku di matanya?

Aku langsung menolak, "Aku nggak bisa. Orang yang berbuat yang harus bertanggung jawab. Kalau nggak terima, kamu bisa menggantikannya melakukan operasi. Lagian, kamu penjaminnya, bukan?"

"Aku sedang makan bersama Ayah dan Ibu. Mereka kira kamu akan datang, jadi mereka menyiapkan semeja penuh hidangan, sayang sekali kalau nggak dimakan. Kalau nggak ada urusan lain, aku tutup teleponnya sekarang," tambahku.

Saat aku hendak mematikan telepon, Andy tiba-tiba berseru, "Coba saja tutup! Poppy, apa aku sudah terlalu memanjakanmu akhir-akhir ini?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A-PD170
8.1
Winnie harus menelan pil pahit saat Jako membatalkan pertunangan mereka di depan umum, tepat ketika keluarganya jatuh miskin. Terdesak oleh keadaan, ia nekat mengaku tengah mengandung anak Dion, paman Jako yang sangat berpengaruh. Tak disangka, Dion justru menerima klaim tersebut dan mengajaknya bekerja sama. Dimulailah pernikahan kontrak yang penuh dengan intrik, perhitungan matang, serta kesalahpahaman rumit yang menjerat perasaan mereka berdua.
Sampul Novel Aku Bukan Pembantu Kalian
9.2
Sudah lebih dari tujuh bulan lamanya, keluarga iparku menumpang dan hidup layaknya benalu di kediamanku. Mirisnya, mereka justru memperlakukanku seperti seorang pelayan di rumahku sendiri. Di sisi lain, suamiku merasa tidak tega untuk mengusir mereka keluar. Karena kesabaranku telah habis, kini aku memutuskan untuk menyusun rencana cerdik demi membuat mereka merasa tidak nyaman dan segera pergi selamanya dari kehidupanku yang tenang ini.
Sampul Novel Bastard My Stepfather
7.9
Dave Eshan Mahendra akhirnya menyerah pada pernikahan enam tahunnya dengan Dara Caroline. Di balik perselingkuhan istrinya, Dave ternyata memendam rasa pada putri tirinya, Clara. Kabar perceraian ini mengejutkan Clara yang ceria hingga ia mendatangi kantor Dave. Tak disangka, Dave justru menyatakan cinta padanya. Setelah bimbang cukup lama, Clara menerima perasaan itu. Namun, hubungan rahasia ini membawa Clara pada fakta tersembunyi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel GODAAN BIRAHI
9.0
Alex Spencer hanyalah pria pengangguran yang menggantungkan hidup pada istrinya, Tracy. Namun, ia justru terobsesi pada Tessa, istri dari seorang kapten pasukan elit bernama Leo Willborwn. Meski Leo unggul dalam segala hal, kesibukannya bertugas membuat Tessa sering merasa kesepian. Celah inilah yang dimanfaatkan Alex untuk menjerat Tessa dalam pusaran nafsu yang berbahaya. Akankah Tessa mampu bertahan dari godaan birahi yang terus menghimpit kesetiaannya?
Sampul Novel Gue Bukan Perempuan Nakal!
8.3
Terjebak dalam obsesi masa lalu, seorang wanita rela melakukan apa pun demi mendapatkan kembali hati sang mantan kekasih. Keputusannya memicu kehancuran besar, merusak ikatan persahabatan, keharmonisan keluarga, hingga menyakiti pria tulus yang benar-benar mencintainya. Akankah pengorbanan buta ini berakhir dengan kebahagiaan, atau justru menjadi penyesalan abadi? Simak perjuangan emosionalnya dalam menghadapi konsekuensi dari pilihan hidup yang keliru.
Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.
9.7
Pasca kecelakaan, Adrian membangun Nusantara Saga untukku, namun itu hanyalah penjara manipulatif. Dia berselingkuh dengan Dahlia, mencuri identitas virtualku, dan sengaja menghambat kesembuhanku demi kontrol penuh. Setelah dipermalukan secara publik dan dibuang ke air mancur hingga nyaris tewas, aku berhasil bangkit. Kini, dengan kaki yang kembali kuat, aku masuk kembali ke dunianya bukan untuk mengalah, melainkan untuk menghanguskan seluruh kerajaannya.