Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Setelah berkorban menjual rumah warisan dan bekerja keras demi melunasi utang mendiang suaminya, seorang ibu justru dikhianati oleh anak kandungnya sendiri. Di ambang kematiannya akibat kelelahan, ia mengetahui kenyataan pahit bahwa suaminya masih hidup bersama selingkuhannya di luar negeri. Sang putra bahkan sengaja membiarkannya sekarat demi mengincar uang klaim asuransi jiwa senilai 10 miliar. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua. Ia terbangun tepat pada hari suaminya merekayasa kematiannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Melihat putraku yang sedang bersandiwara seperti kehidupan sebelumnya, hatiku pun perlahan-lahan menjadi dingin.

Melihat aku yang tidak bereaksi, Yohan berhenti menangis dan menatapku sambil memanggil, “Ibu?”

Aku tersenyum, lalu berjalan ke samping ranjang pasien Marco dan membuka kain putih yang menutupi tubuhnya. Berhubung gerakanku terlalu mendadak, dokter dan perawat di sekitar tidak sempat menghalangiku.

Wajah Marco yang berbaring di ranjang pasien terlihat segar. Aku bahkan berhasil menangkap jarinya yang sempat bergerak sesaat. Semua ini benar-benar konyol. Namun, akting yang buruk ini malah berhasil menipuku dengan mudah di kehidupan sebelumnya.

Di kehidupan sebelumnya, demi tidak membuat Yohan terguncang, aku tidak membuka kain putih yang menutupi tubuh Marco. Aku juga tidak memperhatikan ekspresi gugup dokter utama yang berdiri di samping.

Aku memandang ke sekeliling dengan tatapan dingin, lalu menatap dokter utama yang berdiri di samping itu. Rumah sakit swasta ini pada dasarnya memang tidak resmi. Setelah dipikir-pikir sekarang, Marco seharusnya sudah menyogok mereka untuk membantunya bersandiwara.

“Ibu! Ngapain kamu!” Yohan buru-buru menghampiriku. Bagaimanapun juga, dia masih belum terlalu dewasa. Matanya memancarkan ketakutan karena khawatir hal ini terbongkar.

“Ayah sudah meninggal. Biarkan saja dia pergi dengan tenang. Jangan ganggu dia lagi.”

“Orang yang sudah mati mana ada perasaan tenang atau nggak,” jawabku dengan tenang. Aku tidak membongkar kebohongannya.

Yohan pun tertegun sejenak, seolah-olah tidak menyangka aku akan berkata seperti itu.

“Ibu, apa maksudmu?”

Aku tidak menanggapinya dan langsung mengeluarkan ponselku untuk menghubungi lembaga donasi organ terdekat.

“Halo? Ada seorang mayat yang organnya mau didonorkan. Benar, di Rumah Sakit Kacinta. Suamiku baru meninggal, jasadnya masih segar. Aku mau tandatangani surat persetujuan donornya. Kalian datang secepat mungkin ya."

Begitu mendengar ucapanku, Yohan langsung membelalak. Setelah aku memutuskan sambungan telepon, dia masih belum tersadar dari keterkejutannya.

“Surat persetujuan donor organ? Ibu, kamu mau ngapain?”

Aku menyimpan ponselku, lalu menjawab dengan santai sambil menatapnya, “Bukannya otak ayahmu alami pendarahan? Tapi, retina, hati, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya masih bagus. Kalau didonorkan, mungkin saja berguna.”

Kebetulan, ada anggota dari lembaga donasi organ itu yang sedang berada di rumah sakit ini. Baru beberapa menit berlalu, ada beberapa orang yang sudah tiba.

“Apa kamu Bu Isabel? Tadi, kamu yang hubungi kami, ‘kan?”

Aku tersenyum tipis, lalu menunjuk ke arah suamiku yang berpura-pura mati dan menjawab, “Benar. Tuh, mayatnya di sana.”

Staf itu langsung berujar dengan berlinang air mata, “Terima kasih banyak, Bu Isabel. Orang sebaikmu sudah jarang ditemukan. Aku wakili lembaga kami untuk berterima kasih padamu.”

“Nggak masalah. Waktu masih hidup, suamiku itu orang yang suka menolong orang. Kalau tahu organnya masih berguna setelah meninggal, dia pasti senang.”

Staf itu mengangguk dan berkata, “Hal ini nggak boleh ditunda. Kami bekukan jasad suamimu dulu ya. Nanti, kami baru bawa jasadnya ke rumah sakit dan tangani urusan penandatanganan suratnya. Bagaimana menurutmu?”

Aku menjawab sambil tersenyum berseri-seri, “Tentu saja boleh!”

Melihat staf yang hendak membawa pergi Marco, Yohan pun berseru panik, “Tunggu!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Sampul Novel DANGEROUS LOVE
8.3
Jenar, gadis pendiam yang lugu, tak menyangka kehadirannya di sebuah pesta klub malam akan mengubah takdirnya. Akibat pengaruh alkohol, ia terjebak dalam satu malam panas bersama aktor ternama, Remo. Meski Jenar telah memiliki kekasih, peristiwa itu menghancurkan dunianya. Di sisi lain, Remo yang dikenal playboy dan posesif justru berjanji untuk bertanggung jawab. Akankah Jenar bertahan pada cintanya yang lama, ataukah pesona Remo mampu meluluhkan hatinya selamanya?
Sampul Novel Dua Wajah Suami Romantisku
9.5
Vanessa Putri Ardian menjalin kasih dengan Eksa Susanto, mantan gurunya yang jauh lebih dewasa. Meski penuh lika-liku akibat perbedaan usia, kedewasaan Eksa membawa mereka hingga ke jenjang pernikahan. Namun, konflik rumah tangga mulai muncul saat masalah keturunan dan kehadiran Risang Aditya Sidharta, kembaran Eksa, menguji kesetiaan mereka. Saat wajah yang identik menyukai wanita yang sama, mampukah Eksa tetap menjadi satu-satunya suami bagi Vanessa?
Sampul Novel Kekayaan Tersembunyi: Menjadi Triliuner dalam Semalam
9.7
Setelah dihina dan diputuskan oleh kekasihnya yang berselingkuh di sekolah, Brian Tennant bersumpah untuk bangkit dari kemiskinan. Tak disangka, masa percobaan hidup sederhananya berakhir hari itu juga. Ia terkejut saat mengetahui bahwa keluarganya ternyata adalah pemilik kerajaan bisnis triliunan dolar, bukan sekadar pengusaha biasa. Kini, dengan kekayaan tanpa batas di tangannya, Brian siap membalas dendam kepada semua orang yang dulu merendahkannya.
Sampul Novel Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
8.0
Setahun lamanya Farah ditipu oleh kembaran tunangannya sendiri. Brama, sang kekasih, ternyata sudah menikahi Kirana dan berencana mencuri kornea mata Farah melalui kecelakaan palsu. Penderitaan Farah memuncak saat ia difitnah membunuh kakek Brama hingga dijebloskan ke RSJ. Namun, mereka tidak tahu bahwa Farah adalah Aurora Suryakancana, pewaris takhta bisnis raksasa. Setelah memalsukan kematian, ia bangkit dari kehancuran untuk membalas dendam dan mengambil kembali hidupnya.
Sampul Novel Mas Brewok
8.8
Menyamar sebagai wanita idaman Yusuf Muhammad membawa petaka bagi Nur saat kesuciannya terenggut tanpa sengaja. Meski terpikat oleh karisma Yusuf, Nur terjebak dalam rasa bersalah karena identitas palsunya. Konflik batin menyiksa Nur yang hanya menjadi pengganti sementara di hidup pria itu. Akankah Yusuf tetap menerima cintanya saat kebenaran terungkap, atau justru menuntut balas atas kebohongan ini? Ikuti kisah cinta penuh risiko dalam drama dewasa ini.